cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 756 Documents
The Effect of Composition and Sintering Temperature on the Characteristics of xCu-yNi-5 wt.%W Alloy as a Candidate Electrode Material Dwiki Rifhardi Siregar; Muhammad Farhan Azmi; suprianto suprianto; Muhammad Akhsal
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4124

Abstract

Paduan berbasis Cu banyak digunakan sebagai komponen kelistrikan seperti elektroda. Terdapat beberapa komponen yang dioperasikan pada lingkungan temperatur tinggi, kondisi ini menyebabkan terjadinya penurunan kekuatan paduan logam yang pada akhirnya menyebabkan kegagalan pada komponen tersebut. Permasalahan ini dapat diminimalisir melalui usaha peningkatan kekuatan tanpa mengabaikan penurunan konduktivitas listrik paduan berbaasis Cu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio komposisi Cu/Ni dan temperatur sintering terhadap sifat mekanis dan konduktivitas listrik paduan Cu-Ni-5 wt.%W. Sintesis model paduan Cu-Ni-W dilakukan menggunakan teknik metalurgi serbuk menggunakan serbuk dengan kemurnian tinggi. Proses pencampuran serbuk menggunakan horizontal milling, dilanjutkan kompaksi pada temperatur ruang untuk mendapatkan green material diikuti proses sintering pada temperatur 770-870oC. Bulk material yang diperoleh dari proses sintering dilakukan karakterisasi dengan berbagai cara diantaranya pengujian kekerasan Vickers, tekan, konduktivitas listrik, dan observasi mikrostruktur. Hasil penelitian diperoleh  peningkatan rasio Cu/Ni dan temperatur sintering cenderung meningkatkan sifat mekanis, namun penambahan Ni hingga 30 wt.% menyebabkan penurunan konduktivitas listrik.
Analysis of the Effect of Using a Truck Cover and Wind Deflector on the Drag Coefficient of Trucks Moch Miqdar Efendi; Arasy Fahruddin; Windarta Windarta; Edi Widodo; Iswanto Iswanto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4193

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan tutup bak dan deflektor angin terhadap koefisien drag (Cd) pada truk menggunakan simulasi terowongan angin. Penelitian meliputi empat konfigurasi: truk tanpa modifikasi, truk dengan tutup bak, truk dengan deflektor angin, dan kombinasi keduanya. Variabel bebas meliputi jenis modifikasi dan kecepatan angin (7 m/s, 8,5 m/s, 10 m/s), sedangkan variabel yang terikat adalah nilai koefisien drag (Cd). Hasil percobaan menunjukkan bahwa kombinasi tutup bak dan deflektor angin memberikan penurunan Cd paling signifikan hingga 34% dibandingkan kondisi tanpa modifikasi, diikuti oleh penggunaan individu tutup bak (16%) dan deflektor angin (24%). Penurunan CD ini mengurangi gaya drag secara signifikan, meningkatkan efisiensi aerodinamika, serta mengurangi konsumsi bahan bakar. Dengan demikian, modifikasi ini direkomendasikan sebagai solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi kendaraan niaga dan mendukung ekosistem.
Investigation of the Influence of Plate Thickness on Orifice Flow Using the Computational Fluid Dynamics Method Mokhammad Bahtiar Rivai; James Julian; Fitri Wahyuni; Riki Hendra Purba
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4286

Abstract

Piping systems provide effective fluid distribution and are crucial to industrial operations. Despite their effectiveness, flow control devices like orifice plates can result in significant pressure drop that can lower system efficiency and wear out the system’s mechanical components. This study aims to optimize orifice plate design by examining the effect of plate thickness on flow characteristics using Computational Fluid Dynamics (CFD). Simulations were conducted on orifice plates with thicknesses ranging from 1.5T to 3.0T under Reynolds numbers from 10⁴ to 10⁶. Results show that increasing the thickness reduces pressure loss, with the 3T configuration achieving a 1.35% reduction compared to the baseline. Improvements are linked to a higher discharge coefficient (Cd), shorter flow reattachment distance (Xr), smaller recirculation zones, and reduced velocity through the orifice throat. These findings suggest that geometric modifications can enhance flow performance and reduce the risk of mechanical damage in piping systems.
Pengaruh Variasi Temperatur Torefaksi Terhadap Karakteristik Wood Pellet dari Limbah Furnitur Kayu Campuran Agus Apriyanto; Amrul Amrul; Hadi Prayitno; Hanifah Nurjanah Iskandar
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh proses torefaksi pada wood pellet berbahan limbah furniture campuran terhadap nilai kalor dan sifat kimia sampel. Sampel wood pellet terdiri dari 80% kayu keras (Meranti, Merbau, Ulin, Mahoni, Keruing) dan 20% kayu lunak (Sengon, Pinus), diproses melalui torefaksi pada temperatur 250°C, 275°C, dan 300°C selama 30 menit. Pengujian nilai kalor dilakukan untuk menentukan peningkatan energi, dan analisis proximate serta ultimate dilakukan untuk mengetahui perubahan sifat kimia. Hasil menunjukkan bahwa nilai kalor meningkat secara signifikan setelah proses torefaksi, dengan peningkatan tertinggi pada temperatur 300°C mencapai 5.161 kkal/kg atau naik sekitar 32,3% dibandingkan nilai kalor awal 3.902 kkal/kg. Uji proximate menunjukkan peningkatan kandungan karbon tetap dan abu, serta penurunan kadar air dan zat volatil. Uji ultimate menunjukkan peningkatan kadar karbon hingga 60,19% dan penurunan kadar oksigen hingga 26,61% pada temperatur 300°C. Selain itu, torefaksi meningkatkan sifat hidrofobik wood pellet, terbukti dari ketahanan terhadap perendaman air yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa torefaksi pada temperatur tinggi (300°C) secara efektif meningkatkan kualitas energi dan kestabilan wood pellet, menjadikannya alternatif bahan bakar biomassa yang lebih efisien dan tahan terhadap kelembapan. 
ANALYSIS OF THE EFFECT OF TEMPERATURE AND HEATING TIME ON ASTM A572 STEEL AS A MATERIAL FOR MAKING INCINERATOR COMBUSTION CHAMBER ON THE RATE OF CORROSION Eko Nugroho; Nurlaila Rajabiyah; Untung Surya Dharma; Latif Kristian
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.4297

Abstract

Corrosion is the degradation of metal quality caused by a reaction between the environment and the material. Generally, corrosion problems are caused by water. However, there are several factors other than water that influence the corrosion rate, such as temperature. An increase in temperature in a corrosive system will increase the rate of corrosion. This is caused by an increase in the active energy of the particles involved in the corrosion reaction. The aim of this research was to determine the effect of temperature and firing time on the corrosion rate of ASTM A 572 steel material. The research method used was experimental, using ASTM A 572 steel plates measuring 5 cm wide and 7 cm long with a thickness of 5 mm with the heating process used being 3 hours, 5 hours and 7 hours at temperatures of 600oC, 650oC and 700oC. The results of the research on the effect of temperature and firing time on the corrosion rate of ASTM A 572 steel material showed that the lowest average corrosion value was 0,3947 mm/year with a testing time of 3 hours at a temperature of 600oC. Then the highest average corrosion value was obtained, namely 8,0937 mm/year with a testing time of 7 hours at a temperature of 700oC
Analisis Efisiensi Termal PLTGU Muara Karang Blok 2 Menggunakan Sankey Diagram pada Beban 135 MW Muhammad Ridwan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4302

Abstract

The growing demand for electricity requires a proportional increase in power generation to ensure a stable supply for both public and industrial needs. To maintain this stability, Gas and Steam Power Plants (PLTGU) must operate in optimal condition. Thermal efficiency plays a crucial role in determining the plant’s ability to generate electricity effectively. This study aims to analyze the thermal efficiency of PLTGU UP Muara Karang Block 2 at a 135 MW load using the Sankey Diagram approach. This method provides a comprehensive visualization of energy flow and system efficiency. The analysis is based on the First Law of Thermodynamics, focusing on key components such as the compressor, gas turbine, combustor, and other essential elements. The results show an increase in thermal efficiency from 84.92% to 86.40% after an overhaul. This improvement reflects better heat distribution to the main components, indicating more optimal energy conversion. Additionally, the reduction in heat loss signifies an overall enhancement in energy efficiency.
Pengembangan dan Optimasi Sistem Pendinginan Mesin Pembakaran Internal dengan Penggunaan Material Phase Change Material (PCM) untuk Meningkatkan Efisiensi Bahan Bakar dan Mengurangi Emisi Gas Buang pada Kendaraan Bermotor Zus tian Zustian; Ella Aprilliyah; Rama Abimanyu
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4306

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan Phase Change Material (PCM) dalam sistem pendingin mesin pembakaran internal untuk meningkatkan efisiensi pendinginan, mengurangi buangan gas emisi, dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PCM dapat mengurangi berat sistem, mempercepat waktu pemanasan, serta meningkatkan efisiensi termal dan kinerja sirkulasi mesin. Teknologi ini juga berkontribusi dalam pengurangan pengurangan bahan bakar dan emisi berbahaya, serta memberikan keuntungan signifikan bagi industri otomotif, termasuk pengurangan biaya perawatan dan perpanjangan umur komponen. Penelitian ini menggunakan simulasi CFD-FEM dan pengujian siklus WLTP dan NEDC untuk menghasilkan analisis yang lebih akurat, yang mengonfirmasi keunggulan PCM dalam sistem pendingin. Dengan aplikasi PCM pada berbagai jenis mesin, penelitian ini menawarkan solusi lebih ramah lingkungan, mengurangi emisi COâ‚‚, dan mengoptimalkan kinerja mesin kendaraan.
Produksi dan Karakteristik Briket Limbah Ampas Kopi dan Tempurung Kelapa sebagai Energi Alternatif Terbarukan Fefi Nur Afifah; Erry Ika Rhofita; Shinfi Wazna Auvaria
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4331

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi dan isu lingkungan penyebab perubahan iklim, mendorong minat untuk memanfaatkan limbah perkebunan seperti ampas kopi dan tempurung kelapa sebagai briket. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak perbandingan komposisi ampas kopi dan tempurung kelapa (25:75%, 50:50%, dan 75:25%) dan adalah jumlah molases sebagai perekat (5 dan 10%). Evaluasi eksperimental tersebut difokuskan pada karakteristik proksimat briket seperti kadar air, kadar abu, kadar zat volatil, dan kadar karbon tetap, serta nilai kalor briket yang telah diproduksi. Hasilnya menunjukkan bahwa briket dengan komposisi 25% arang kopi dan 75% tempurung kelapa dengan perekat 5% menghasilkan nilai kalor tertinggi 30.02 MJ/kg; dan secara tidak langsung berpengaruh terhadap kadar karbon briket. Sebaliknya, nilai kadar air, kadar abu, dan kadar zat volatil tertinggi pada komposisi bahan yang sama teapi menggunakan 10% perekat yaitu sebesar 2.74%, 4.68% dan 59.05%, secara berturut-turut. Temuan ini menyoroti kualitas briket secara signifikan dipengaruhi oleh jumlah perekat tertentu. Dengan demikian, studi ini menunjukkan potensi briket limbah biomassa sebagai sumber energi yang layak dan berkelanjutan, menawarkan manfaat ekonomi dan lingkungan melalui pemanfaatan yang efektif untuk mengurangi emisi karbon.
Wave Tank Skala Laboratorium dengan Pembuat Ombak Tipe Piston Deny Murdianto; Rusli Jerius; Marhadi Budi Waluyo; Hadi Santoso
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4342

Abstract

Pembangkit listrik tenaga gelombang laut sangat memungkinkan untuk dikembangkan di Indonesia. Selain memiliki potensi wilayah perairan yang sangat luas, penelitian terkait pembangkit listrik tenaga gelombang laut juga sudah banyak dilakukan dan terus dikembangkan hingga saat ini. Sebagai langkah awal sebelum melakukan penelitian lebih lanjut, dibuatlah wave tank skala laboratorium sebagai media untuk mengamati karakteristik gelombang. Tinggi dan panjang gelombang merupakan salah satu parameter yang dijadikan tolak ukur dalam penelitian ini. Desain pembuat ombak tipe piston dengan ukuran tangki yang sudah ditentukan, yaitu panjang 150 cm, lebar 35 cm, dan tinggi 35 cm dibuat sedemikian hingga dengan menghitung beban mekanik. Metode penelitian yang digunakan ialah perancangan teknik. Hasil rancang bangun menghasilkan mesin wave tank model piston dengan ukuran rangka, yaitu panjang 155 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 122 cm yang digunakan untuk menopang tangki, motor listrik, dan wavemaker. Jenis penggerak yang digunakan yaitu model piston dengan satu kecepatan putaran yang diatur oleh dimmer. Tinggi gelombang yang dihasilkan bervariasi mulai dari 1,1 cm – 2,5 cm sedangkan panjang gelombang yang dihasilkan bervariasi juga yaitu, 10,5 cm – 20,5 cm.
Optimalisasi Panel Surya dengan Sirip Pendingin untuk Pengembangan Kapal Listrik Berbasis Energi Terbarukan di Sungai Mahakam Binyamin Binyamin
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4355

Abstract

Penggunaan energi surya melalui panel fotovoltaik semakin meluas sebagai solusi penyediaan listrik untuk kebutuhan domestik dan sistem penerangan jalan. Salah satu tantangan utama dalam optimalisasi panel surya adalah kenaikan suhu operasional akibat tingginya intensitas radiasi matahari, yang berdampak langsung pada penurunan kinerja konversi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan sirip pendingin berbahan aluminium pada panel surya, dengan variasi sudut kemiringan sirip sebesar 30° dan 45°, serta dibandingkan dengan kondisi tanpa sistem pendinginan, dalam menurunkan suhu kerja panel. Pendinginan dibantu oleh aliran udara untuk meningkatkan efisiensi perpindahan panas. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa konfigurasi sirip pada sudut 30° menurunkan suhu panel menjadi 43,60°C pada iterasi ke-13, setara dengan reduksi temperatur sebesar 3,13%. Sementara itu, sudut 45° menghasilkan suhu akhir 41,80°C dengan efisiensi penurunan suhu sebesar 6,68%. Sebagai perbandingan, panel tanpa pendingin mengalami suhu tertinggi mencapai 44,40°C. Secara umum, penggunaan sirip pendingin terbukti mampu menurunkan suhu panel, dengan sudut 45° memberikan performa pendinginan yang lebih baik dibandingkan sudut 30°, meskipun selisih hasilnya tidak terlalu signifikan.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2026): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin (in Progress) Vol 15 No 1 (2026): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 14 No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 12 No 1 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2023): Jurnal TURBO Vol 11, No 1 (2022): Jurnal TURBO Volume 11 Nomor 1 Juni 2022 Vol 11 No 2 (2022): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2022): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 11 No 1 (2022): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2021): Jurnal TURBO Juni 2021 Vol 10 No 2 (2021): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 10, No 2 (2021): Jurnal TURBO Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Turbo Desember 2020 Vol 9, No 1 (2020): Jurnal TURBO Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Turbo Desember 2019 Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 7, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Juni 2018 Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 2 (2017): Desember 2017 Vol 6, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 5, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 5, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 4 No 2 (2015): Desember 2015 Vol 4, No 2 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 1 (2015): Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 2 (2014): Desember 2014 Vol 3, No 1 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Juni 2014 Vol 2, No 2 (2013): Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 2 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 1 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1, No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1, No 1 (2012): Juni 2012 More Issue