cover
Contact Name
Arfan Amrin
Contact Email
Arfan Amrin
Phone
-
Journal Mail Official
jep@stiem.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391529     EISSN : 2580524X     DOI : https://doi.org/10.35906/jep
Jurnal Ekonomi Pembangunan dengan nomor ISSN 2339-1529 (cetak) dan 2580-524X (online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari-Juni & Juli-Desember) oleh Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Palopo. Jurnal Ekonomi Pembangunan memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang Ekonomi Pembangunan (Perencanaan dan Analisis Pembangunan; dan Bisnis. Jurnal ini menerima penyerahan naskah dengan berbagai topik dan tidak terbatas pada perencanaan anggaran sektor publik; perencanaan pembangunan desa; analisis kebijakan publik dan regional; akuntansi; manajemen investasi; perbankan; manajemen keuangan; pajak daerah dan retribusi; serta bisnis dan hukum bisnis.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
ANALISA PENDAPATAN MANISAN KULIT SEMANGKA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI TAMBAH LIMBAH KULIT SEMANGKA Sukarno Sukarno; Imam Sofii; Uswatun Chasanah
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v6i2.619

Abstract

ABSTRAKSemangka  mempunyai nama Latin Citrullus  lanatus, masuk dalam suku Cucurbitaceae yang merupakan tanaman rambat yang cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis. Namun untuk kulit semangka sering dibung begitu saja, padahal kulit semangka dapat diolah menjadi beragam jenis makanan atau camilan, misalnya manisan atau selai. Tujuan penelitian adalah untuk menguraikan estimasi pendapatan usaha pengolahan kulit semangka menjadi produk manisan kulit semangka sebagai upaya peningkatan nilai tambah limbah buah semangka. Penelitian dimulai dari analisis kandungan gizi pada kulit semangka hingga pembuatan produk manisan kulit semangka sampai pada pengumpulan data- data yang mendukung dalam analisa pendapatan usaha manisan kulit semangka. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan dan praktek langsung pengolahan manisan kulit semangka dan wawancara untuk melengkapi informasi tentang objek penelitian. Dan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah, buku, internet dan studi literatur yang terkait dengan penelitian. Analisa pendapatan suatu usaha merupakan hasil selisih antara penjualan dengan total pengeluaran usaha.Kemudian dilakukan analisa tingkat kelayakan inovasi dengan analisis R/C rasio, jika R/C 1 layak untuk diterapkan, jika R/C < 1 inovasi tersebut tidak layak untuk diterapkan sebagai upaya peningkatan nilai tambah limbah kulit semangka. Berdasarkan hasilo uji diperoleh hasil bahwa usaha pembuatan manisan semangka ini layak untuk dilakukan karena analisis rasio R/C menunjukkan 5,7 atau R/C>1.Kata Kunci: Analisa Pendapatan, Kulit Semangka, Manisan ABSTRACT Watermelon has the Latin name Citrullus lanatus, included in the Cucurbitaceae family, a vine suitable for planting in tropical and subtropical areas. However, watermelon skin is often wrapped just like that, even though watermelon skin can be processed into various types of food or snacks, such as sweets or jam. The research objective was to describe the estimated income from the watermelon skin processing business to become candied watermelon skin products to increase watermelon waste's added value. The research started from analyzing the nutritional content of watermelon skin to the manufacture of candied watermelon skin products to the collection of supporting data in analyzing the income of the watermelon skin candied business. The types of data used in this study are primary data and secondary data. Preliminary data were obtained through direct observation and practice of processing watermelon skin sweets and interviews to complete information about the research object. And secondary data obtained from government agencies, books, the internet, and literature studies related to research. Analysis of a business's income is the result of the difference between sales and total business expenses. Then an analysis of the feasibility of innovation is carried out with an R / C ratio analysis if R / C 1 is feasible to apply if R / C <1, the invention is not possible to be implemented as an effort an increase in the added value of waste watermelon skin. Based on the test results, it was found that the business of making candied watermelon was feasible because the R / C ratio analysis showed 5.7 or R / C> 1.Keywords: Income Analysis, Watermelon Skin, Sweets
PENINGKATAN EKO-EFISIENSI USAHA DENGAN PENERAPAN ENVIRONMENTAL MANAGEMENT ACCOUNTING (EMA) Nuramal Nuramal; Muzdalifah Muzdalifah
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v6i2.578

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini  menggunakan  eko-efisiensi  usaha  pada  rumah  sakit  dengan  menerapkan environmental management accounting sebagai bentuk tanggung jawab rumah sakit  mengatasi limbah operasional. Adapun tujuan penelitian ingin mengetahui  kegiatan-kegiatan eko-efisiensi usaha yang dilakukan oleh R.S Ibnu Sina YW-UMI Makassar dalam penerapan environmental management accounting dan mengetahui bentuk pelaporan akuntansi biaya lingkungan pada laporan yang di buat oleh R.S Ibnu Sina YW-UMI Makassar. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dalam paradigma interpretif yang lebih memfokuskan pada interpretasi seseorang dalam sebuah simbol. Sumber data yakni hasil wawancara data primer dengan Kepala Bagian Instalasi Keselamatan&Kecelakaan  Kerja (K3) Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI, data sekunder mengobservasi mengenai biaya-biaya lingkungan yang dikeluarkan.  Hasil penelitian menemukan bahwa kegiatan eko-efisiensi pada rumah sakit Ibnu Sina YW UMI telah memperhatikan lingkungan sekitar dan masyarakatnya karena limbah klinis maupun non medis telah dikelola dengan baik. Environmental management accounting (EMA) telah memberikan informasi pengelolaan limbah pada eko-efisiensi material, air dan energi listrik.  Bentuk laporan biaya lingkungan sudah diketahui dan namun belum dikelompokkan sesuai dengan kualitas biaya lingkungan yang ada.Kata Kunci: eko-efisiensi, environmental management accountingABSTRACTThis study uses eco-efficiency of business in hospitals by implementing environmental management accounting as a form of hospital responsibility in dealing with operational waste. This research is a type of qualitative research in an interpretive paradigm which focuses more on the interpretation of a person in a symbol. The research objectives want to know the activities of eco-efficiency of business carried out in the application of environmental management accounting and to know the form of environmental cost accounting reporting on reports made by R.S Ibnu Sina YW-UMI Makassar. The data source is the results of primary data interviews with the Head of the Installation of Safety & Work Accidents (K3) at the Ibnu Sina YW-UMI Hospital, secondary data observes the environmental costs incurred. The results of the study found that the eco-efficiency activities at the Ibnu Sina YW UMI hospital paid attention to the surrounding environment and society because clinical and non-medical waste had been well managed. Environmental management accounting (EMA) has provided waste management information on the eco-efficiency of materials, water and electrical energy. The form of environmental cost reports is known and but has not been grouped according to the quality of existing environmental costs.Key Word : eco-efficiency, environmental management accounting (EMA)
ANALISIS KEMAMPUAN DAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN JENEPONTO Choiroel Woestho; Ari Sulistyowati; Rycha Kuwara Sari
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v6i2.625

Abstract

ABSTRAKPembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah memerlukan proses perencanaan dan penganggaran yang berbasis money follow function. Hal tersebut merupakan cerminan efektifitas dalam pengelolaan keuangan daerah sehingga dapat menunjang keberhasilan otonomi daerah. Penelitian ini bertujuan buat mengetahui rasio kemandirian keuangan wilayah serta rasio kemampuan keuangan daerah dan bagaimana pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jeneponto selama rentang tahun 2000 – 2019. Analisis data menggunakan dua jenis. Pertama, melihat rasio kemandirian keuangan daerah, rasio kemampuan keuangan daerah, kedua melihat pengaruh rasio kemandirian keuangan daerah dan rasio kemampuan keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil yang diperoleh adalah, rasio kemandirian keuangan daerah masih rendah sekali dengan rentang 0% - 25% dengan pola hubungan instruktif. Sementara hasil rasio kemampuan keuangan daerah masih sangat kecil dengan rentang 0% - 10%. Untuk hasil regresi linier berganda, baik uji-t dan uji F, rasio kemandirian keuangan daerah dan rasio kemampuan keuangan daerah mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Kata Kunci : Kemampuan Keuangan Daerah; Kemandirian Keuangan Daerah; Pertumbuhan Ekonomi ABSTRACTDevelopment carried out by local governments requires a money-based planning and budgeting process to follow functions. This is a reflection of the effectiveness of regional financial management so that it can support the success of regional autonomy. This study aims to determine the ratio of regional financial independence and the ratio of regional financial capacity and how it affects economic growth in Jeneponto Regency during the period 2000 - 2019. Data analysis used two types. First, look at the ratio of regional financial independence, the ratio of regional financial capacity, secondly, look at the effect of the ratio of regional financial independence and the ratio of regional financial capacity to economic growth using multiple linear regression. The results obtained are, the ratio of regional financial independence is still very low with a range of 0% - 25% with a pattern of instructive relationships. Meanwhile the results of the ratio of regional financial capacity are still very small with a range of 0% - 10%. For the results of multiple linear regression, both the t-test and the F test, the ratio of regional financial independence and the ratio of regional financial capacity has an influence on economic growth. Keywords: Regional Financial Capability;  Regional Financial Independence;  Economic growth
PERANCANGAN MODEL UNTUK PERAMALAN TINGKAT PERTUMBUHAN PEMBIAYAAN MELALUI METODE JARINGAN SARAF TIRUAN DI BNI SYARIAH Orfyanny S Themba; Susianah Mokhtar
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v6i2.587

Abstract

ABSTRAKTren perkembangan pembiayaan di Indonesia mulai meningkat namun cenderung melambat dari tahun ke tahun. Peramalan pertumbuhan pembiayaan pada bank syariah menjadi hal yang menarik karena naik turunnya pembiayaan akan berdampak pada perekonomian Indonesia. Tujuan dari penelitian ini melakukan peramalan pertumbuhan pembiayaan dalam jangka waktu setahun melalui metode Jaringan Saraf Tiruan pada data Bank BNI Syariah dari tahun 2015 sampai dengan 2019. Hasil dari peramalan diharapkan memberi informasi bagi bank untuk menunjang pengambilan keputusan dan menyiapkan strategi meningkatkan pembiayaan sehingga semakin besar laba yang akan diperoleh. Model peramalan dibuat berdasarkan metode peramalan dan ditujukan untuk digunakan pada aplikasi peramalan pembiayaan. Model Jaringan Saraf Tiruan memiliki nilai akurasi peramalan yang tinggi karena memiliki nilai error RMSE, MAPE yang minimum. Dari hasil peramalan menggunakan model Jaringan Saraf Tiruan menunjukkan terjadi peningkatan pembiayaan pada setiap bulannya untuk akad murabahah, mudharabah, musyarakah dan qardh. Hanya pembiayaan yang menggunakan ijarah yang mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pembiayaan murabahah masih tetap mendominasi dibanding akad mudharabah, musyarakah, qardh dan ijarah selama tahun 2020 Kata Kunci: Jaringan Saraf Tiruan ;PembiayaanABSTRACT Trend of financing development in Indonesia is starting to increase but tends to slow down from year to year. It is interesting to forecast the growth of financing in Islamic banks because the up and down of financing will have an impact on the Indonesian economy. The purpose of this study to forecast financing growth within a year through the Neural Network method on BNI Syariah Bank data from 2015 to 2019. The results of the forecast are expected to provide information for banks to support decision making and prepare strategies to increase financing so that greater profits that will be obtained. The forecasting model is made based on the forecasting method and is intended for use in financing forecasting applications. The Artificial Neural Network Model has a high value of forecasting accuracy because it has a minimum error value of RMSE, MAPE. The results of forecasting using the Artificial Neural Network model show an increase in financing every month for murabahah, mudharabah, musyarakah and qardh contracts. Only financing using ijarah has experienced a drastic decline compared to previous years. Murabahah financing still dominates over the mudharabah, musyarakah, qardh and ijarah contracts during 2020Keyword: Arificial Neural Network ;Financing
PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN KOMITE AUDIT TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN Erma Setiawati; Eskasari Putri; Nanda Devista Devista
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.749

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilas, ukuran perusahaan, kepemilikan institusional, dan komite audit terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling, sehingga diperoleh 84 perusahaan manufaktur selama 3 tahun. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode regresi logistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan institusional, dan komite audit tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan.Kata kunci: profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan institusional, komite audit, ketepatan waktu pelaporan keuanganAbstractThis study aims to determine the effect profitability, firm size, institutional ownership and audit committee to the timeliness of financial reporting on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange period 2017-2019. Sampling method used in this research is purposive sampling, so that obtained 84 manufacturing companies for period 3 years. Data used in the study is a secondary data. Analysis data technique used is logistic regression method. The result shows that profitability, firm size, institutional ownership and audit committee not significant to the timeliness of financial reporting.Keywords: profitability, firm size, institutional ownership, audit committee, timeliness of financial reporting
PENGARUH PAJAK DAN TUNNELING INCENTIVE TERHADAP INDIKASI MELAKUKAN TRANSFER PRICING (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN LQ-45 YANG TERINDEKS DI BURSA EFEK INDONESIA) Silma Taqiya Maulani; Ismet Ismatullah; Rinaldi Rinaldi
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.682

Abstract

ABSTRAKSalah satu indikasi perusahaan melakukan transfer pricing adalah menginginkan laba yang tinggi dengan membayar pajak yang rendah. Struktur kepemilikikan juga mempengaruhi manajemen untuk mengalihkan kekayaan kepada mereka sendiri atau pemegang saham mayoritas. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pajak dan tunneling incentive terhadap indikasi melakukan transfer pricing pada perusahaan LQ 45 yang terindeks di  Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan LQ-45 yang terdaftar secara konsisten selama periode 2015-2019 dengan metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap indikasi transfer pricing, sementara tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing. Hal ini dibuktikan dengan nilai probabilitas 0.05 lebih kecil nilai probabilitas variabel pajak atau 0,05 < 0,13. Sementara nilai probabilitas 0.05 lebih besar dari nilai probabilitas variabel Tunneling incentive atau 0,05 > 0,01. Kata Kunci : Pajak, Tunneling Incentive, Transfer Pricing ABSTRACTOne indication of a company doing transfer pricing is wanting high profits by paying low taxes. The ownership structure also influences management to transfer wealth to themselves or the majority shareholder. This study aims to examine the effect of taxes and tunneling incentives on indications of transfer pricing on LQ 45 companies indexed on the Indonesia Stock Exchange. The research sample used in this study was LQ-45 companies that were consistently registered during the 2015-2019 period with the purposive sampling method. The results of this study indicate that taxes have no significant effect on transfer pricing indications, while tunneling incentives have a significant effect on transfer pricing. This is evidenced by the probability value of 0.05 which is smaller than the probability value of the tax variable or 0.05 < 0.13. While the probability value of 0.05 is greater than the probability value of the Tunneling incentive variable or 0.05 > 0.01.                                               Keywords: Tax, Tunneling Incentive, Transfer Pricing
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KOTA PAYAKUMBUH Defi Fradila Sari; Erwin Erwin; Afrizal M
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.769

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah: 1) Menjelaskan ruang lingkup partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (PK-RTLH) di Payakumbuh. 2) Menganalisis faktor pendukung dan penghambat partisipasi dalam pelaksanaan program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (PK-RTLH) di Payakumbuh. Penelitian ini dilakukan di Kota Payakumbuh. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Februari 2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan penelitian berjumlah 22 orang yang terdiri dari 17 informan kunci dan 5 informan biasa. Berdasarkan hasil penelitian bentuk partisipasi masyarakat dalam perencanaan Peningkatan Mutu Rumah Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni adalah; a) Pembentukan kelompok penerima bantuan; b) Buka nomor rekening untuk penerima manfaat; c) Memanfaatkan sumber daya lokal. Bentuk partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Program Peningkatan Kualitas Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni: a) Partisipasi berupa pendampingan dari pekerja; b) Partisipasi dalam bentuk bantuan material; c) Partisipasi dalam bentuk keterampilan atau keahlian. Faktor yang memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi adalah internal (intrinsik) dan eksternal (ekstrinsik). Dalam partisipasi juga terdapat faktor-faktor yang menghambat masyarakat untuk berpartisipasi, yaitu: a) Faktor ekonomi; b) Pengaruh modernisasi sehingga muncul individualisme; c) Informasi program tidak menjangkau seluruh elemen masyarakat.Kata kunci: Pembangunan, Partisipasi, Rumah, Miskin ABSTRACTThe objectives of this study are: 1) To explain the scope of community participation in planning and implementing Improvement of Quality of Non-Habitable Homes (PK-RTLH) in Payakumbuh. 2) To analyze the enabling and inhibiting factors of participation in the implementation of the Improvement of the Quality of Uninhabitable Homes (PK-RTLH) program in Payakumbuh. This research was conducted in the City of Payakumbuh. The time of the study was conducted in January to February 2020. This study used a qualitative method. There were 22 research informants consisting of 17 key informants and 5 ordinary informants. Based on the results of research the form of community participation in the planning of Improvement of the Quality of Rehab Homes for Non-Habitable Homes are; a) Formation of groups of aid recipients; b) Open account numbers for beneficiaries; c) Utilizing local resources. Forms of community participation in the implementation of the Improvement Program for the Quality of Rehabilitation of Non-Habitable Homes: a) Participation in the form of assistance from workers; b) Participation in the form of material assistance; c) Participation in the form of skills or expertise. Enabling factors for the community to participate are internal (intrinsic) and external (extrinsic). In participation there are also factors that inhibit people from participating, namely: a) Economic factors; b) The effect of modernization so that individualism emerges; c) Program information does not reach all elements of the community.Keywords: Development, Participation, House, Poor
ANALSISIS DISPARITAS PENDAPATAN ANTAR WILAYAH DI DAERAH PENYANGGA SURABAYA Dwi Reza Khusnul Khuluk; Sri Muljaningsih; Kiki Asmara
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.762

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya disparitas antar Daerah, serta mengetahui sektor-sektor yang mnejadi basis dari daerah-daerah tersebut yang nantinya dapat dikembangan oleh Pemerintah Daerah yang bersangkutan, dan juuga mengklasifikasikan daerah Kabupaten/Kota yang berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan juga pendapatan perkapita masinh-masing daerah. meenggunakan metode analisis Location Quontient (LQ), Shift-Share (SS), Tipologi Klassen, Indeks Williamson, dan juga pembuktian hipotesis Kuznets “U” Terbalik.  daiantara 6 Kabupaten/Kota yang ada di daerah penyangga Surabaya terdapat 1 wilayah yang termasuk kedalam daerah tertinggal, tingkat disparitas di daerah penyangga Surabaya sesuai Indeks Williamson sebesar 0,90. Hipotesis Kuznets tentanng teori “U” terbalik tidak berlaku di wilayah ini, hal ini berarti seiting bertambahnya pembangunan tidak mengurangi tingkat ketimpangan di daerah penyangga Surabaya yang memiliki tingkat disparitas yang tinggi Kata Kunci: Ketimpangan Pendapatan antar daerah; Indeks Williamson; Tipologi Klassen; Hipotesis Kuznet ABSTRACTThis research aims to find out and analyze the magnitude of disparity between regions, knowing the sectors that are the basis of these areas that can later be developed by the local government concerned, and also to classify districts / cities based on economic growth and income per capita of each region. using Location Quontient (LQ), Shift-Share (SS), Klassen Typology, Williamson Index, and also proof of The Reverse Kuznets "U" hypothesis. Among of 6 districts / cities in the buffer zone of Surabaya there is 1 area that belongs to the lagging area, the level of disparity in the buffer area of Surabaya according to the Williamson Index of 0.90. Kuznets hypothesis tentanng the theory of "U" upside down does not apply in this region, this means that the increase in development does not reduce the level of inequality in the buffer area of Surabaya which has a high level of disparity.  Key Words:   Income inquality, Indeks Williamson, Tipologi Klassen, Hipotesis Kuznet
ANALISIS PENGGUNAAN DANA TATA KELOLA DESA (STUDI KASUS DI KECAMATAN IV NAGARI BAYANG UTARA KABUPATEN PESISIR SELATAN) Miftahul Fikri Iasra; Erwin Erwin; Wahyuni Syarfi
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.768

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dana Desa dari segi aspek, khususnya 1) Partisipasi. 2) Transparansi. 3) Akuntabilitas. 4) Efektivitas. Penelitian ini dilakukan di 6 Nagari di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis-jenis catatan yang diperoleh dalam pembelajaran ini diambil dari dua sumber, terutama informasi fundamental dan data sekunder. Teknik analisis data yang diperoleh dalam mencari tahu dianalisis dengan menggunakan analisis evaluasi fakta kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat dibuktikan dari 1) Penerapan transparansi oleh pemerintah nagari cukup baik dalam Pengelolaan Dana Desa. 2) Implementasi Akuntabilitas dalam Pemerintahan Penggunaan dana Desa oleh pemerintah desa cukup baik. 3) Pelaksanaan partisipasi pemerintah desa yang ada belum maksimal pada saat adanya Undangan Nagari Musrembang untuk menentukan arah pengembangan nagari dalam penggunaan dana desa, belum 100% tetapi baru menyentuh 71,4% masyarakat yang hadir di musrembang nagari. 4) Penerapan efektifitas pengelolaan dana desa yang dilakukan oleh pemerintah desa di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan telah melaksanakan efisiensi dan penghematan dalam penggunaan dana dan alokasi dana lebih berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kata kunci: Tata Kelola. Dana DesaABSTRACTThe purpose of the study is to describe of Village Funds in terms of aspects, in particular 1) Participation. 2) Transparency. 3) Accountability. 4) Effectiveness. This research was conducted in 6 Nagari in District IV Nagari Bayang Utara, Pesisir Selatan Regency. The types of notes obtained in this study were taken from two sources, mainly fundamental information and secondary data. The data analysis technique obtained in finding out was analyzed using qualitative fact evaluation analysis. The results of the research that have been carried out can be proven from 1) The implementation of transparency by the nagari government is quite good in Village Fund Management. 2) Implementation of Accountability in Government The use of Village funds by the village government is quite good. 3) The implementation of existing village government participation has not been maximized at the time of the Nagari Musrembang invitation to determine the direction of nagari development in the use of village funds, not yet 100% but only touching 71.4% of the people who attend the Nagari Musrembang. 4) The implementation of the effectiveness of village fund management carried out by the village government in District IV Nagari Bayang Utara, Pesisir Selatan Regency has implemented efficiency and savings in the use of funds and the allocation of funds is more oriented to the interests of the community.Keywords: Governance. Village Fund
PENGARUH PENDAPATAN RUMAH TANGGA DAN PENGELUARAN RUMAH TANGGA TERHADAP STABILITAS KEUANGAN RUMAH TANGGA PADA PELAKU WIRAUSAHA DI OBYEK WISATA DANAU CIPONDOH Heny Ratnaningtyas; Nurbaeti Nurbaeti; Anita Swantari
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.767

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan rumah tangga dan pengeluaran rumah tangga terhadap stabilitas keuangan rumah tangga pada pelaku wirausaha di obyek wisata Danau Cipondoh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan bantuan program Eviews 7. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampling jenuh, dimana populasi sama dengan sampel yaitu berjumlah 31 orang dengan menyebarkan kuisioner kepada pelaku wirausaha yang ada di Obyek Wisata Danau Cipondoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendapatan rumah tangga dan pengeluaran rumah tangga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel stabilitas keuangan rumah tangga. Sementara nilai Adjusted R2 yang didapat sebesar 83,41%, yang menunjukan bahwa kemampuan variabel bahwa variabel pendapatan rumah tangga dan pengeluaran rumah tangga dalam menjelaskan variabel stabilitas keuangan dalam rumah tangga adalah sebesar 83,41%, sisanya sebesar 16,59%, dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.  Kata Kunci:        Pendapatan Rumah Tangga, Pengeluaran Rumah Tangga, Stabilitas Keuangan Dalam Rumah Tangga ABSTRACTThis study aims to determine household income and household expenditure on financial stability in the household of entrepreneurs in Lake Cipondoh tourism objects. The sample in this study amounted to 31 people by distributing questionnaires to entrepreneurs in Cipondoh Lake Tourism Object. The method used in this research is multiple regression analysis using the Eviews 7 program. The results of the multiple regression equation research show that the variables of household income and household expenditure partially have a significant effect on the variable of household financial stability. Meanwhile, the adjusted R2 value is 83.41%, which indicates that the variable ability of household income and household expenses in explaining household financial stability variables is 83.41%, the remaining 16.59% is explained by other variables outside of this study.Keywords: Household Income, Household Expenditures and Financial Stability in Households

Page 8 of 23 | Total Record : 224