cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 848 Documents
Smart Wellness Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Lebih Baik di Kampung Pemulung Pulosari Kota Malang Rachmy Rosyida Ro'is; Kumoro Asto Lenggono; Lulu’ul Badriyah; Dandy Arie Pramudya; Ni Made DwiAstini Sucita; Tiara Rachmanissa; Bima Sutan Putra Bahari; Siti Sartika Sari
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i2.29060

Abstract

Pekerja informasi seperti pemulung merupakan kelompok rentan yang kerap diabaikan dalam isu kesehatan masyarakat. Karakteristik pekerjaan yang berat, terutama mengangkat beban dengan postur tidak ergonomi, membuat pekerja pemulung mengalami keluhan muskuloskeletal dan penyakit degeneratif. Selain itu, rendahnya kesadaran terhadap pemeriksaan kesehatan dasar memperburuk kondisi ini. Program Smart Wellness dilaksanakan di Kampung Pemulung Pulosari Kota Malang pada Januari 2025 dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan dasar (tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat), edukasi mengenai penyakit akibat kerja dan penyakit tidak menular, serta pelatihan ergonomi dengan media video. Metode kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, survei lokasi, pemeriksaan kesehatan, sosialisasi, penerapan video ergonomi, dan evaluasi. Hasil kuesioner pada 17 responden menunjukkan bahwa 82,4% memiliki tingkat pengetahuan baik mengenai GCU dan pencegahannya, sedangkan 17,6% masih dalam kategori kurang. Analisis uji Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest (p=0,053), meskipun rata-rata peringkat posttest lebih tinggi. Hal ini menegaskan bahwa Smart Wellness berperan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan kerja dan pencegahan penyakit.
Pemberdayaan Kampung Adat Cireundeu melalui Inovasi Motif Batik Berbasis Budaya dan AI Dewi Shintya Pratiwi; Yudha Prambudia
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i2.29805

Abstract

Kampung Adat Cireundeu memiliki potensi budaya yang belum teroptimalkan karena tingkat wawasan dan keterampilan warga dalam menciptakan motif batik khas Cireundeu masih rendah. Akibatnya, kain batik yang digunakan pada acara adat masih bergantung pada produk batik dari kampung adat lain. Hal ini mengurangi otentisitas simbolik identitas budaya lokal Cireundeu karena representasi visual batik tidak lahir dari nilai-nilai budaya Cireundeu sendiri. Selain itu, atraksi wisata yang ada hanya berupa musik, tari, dan olahan singkong, sehingga dapat menurunkan daya tarik desa dalam jangka panjang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keberdayaan warga dalam memenuhi kebutuhan kain, penguatan identitas visual Cireundeu, dan diversifikasi atraksi wisata. Target tersebut dapat dicapai melalui program intervensi partisipatif dimana peserta dilatih secara intensif melalui pelatihan teknik stilasi dan penggunaan Artificial Intelligence untuk penciptaan motif batik, teknik batik dan sistem produksi. Hasil program meliputi tiga motif dan prototipe batik serta diversifikasi atraksi wisata. Metode pendekatan Participatory Action Research dilaksanakan dalam 5 tahapan kegiatan. Program  ini berhasil memberikan dampak nyata pada mitra dimana pada aspek pengetahuan terjadi peningkatan sebesar 104,5% sedangkan keterampilan sebesar 82%. Peningkatan tersebut membuktikan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas peserta sehingga menjadi lebih berdaya dalam membangun desa wisata secara berkelanjutan. Kampung Adat Cireundeu memiliki potensi budaya yang belum teroptimalkan karena tingkat wawasan dan keterampilan warga dalam menciptakan motif batik khas Cireundeu masih rendah. Akibatnya, kain batik yang digunakan pada acara adat masih bergantung pada produk batik dari kampung adat lain. Hal ini mengurangi otentisitas simbolik identitas budaya lokal Cireundeu karena representasi visual batik tidak lahir dari nilai-nilai budaya Cireundeu sendiri. Selain itu, atraksi wisata yang ada hanya berupa musik, tari, dan olahan singkong, sehingga dapat menurunkan daya tarik desa dalam jangka panjang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keberdayaan warga dalam memenuhi kebutuhan kain, penguatan identitas visual Cireundeu, dan diversifikasi atraksi wisata. Target tersebut dapat dicapai melalui program intervensi partisipatif dimana peserta dilatih secara intensif melalui pelatihan teknik stilasi dan penggunaan Artificial Intelligence untuk penciptaan motif batik, teknik batik dan sistem produksi. Hasil program meliputi tiga motif dan prototipe batik serta diversifikasi atraksi wisata. Metode pendekatan Participatory Action Research dilaksanakan dalam 5 tahapan kegiatan. Program  ini berhasil memberikan dampak nyata pada mitra dimana pada aspek pengetahuan terjadi peningkatan sebesar 104,5% sedangkan keterampilan sebesar 82%. Peningkatan tersebut membuktikan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas peserta sehingga menjadi lebih berdaya dalam membangun desa wisata secara berkelanjutan.
Edukasi Pangan Fungsional untuk Pencegahan Arthritis di Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Baturusa Sulvi Purwayantie
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arthritis sering terjadi pada wanita muda aktif-paruh baya, terutama bila yang terserang panggul, tulang punggung, dan lutut, dan menimbulkan rasa sakit sampai inflamasi. Kasus ini dapat terjadi secara alami karena peningkatan umur (penuaan sendi tulang) maupun tidak disengaja karena terjatuh, cedera, terkilir, dsb. Bila terjadi secara akut, berpotensi tinggi bahwa wanita tidak dapat bergerak secara maksimal dan mobilitas dapat terhambat, sehingga wanita tidak dapat bekerja. Masalah ini dapat terjadi pada Dharma Wanita Persatuan di BPDAS, Provinsi Bangka Belitung. Zat gizi utama yang memelihara kesehatan tulang-sendi adalah kalsium dan vitamin C untuk mengaktifkan pembentukan kolagen sendi, sedangkan radang dapat diturunkan dengan fitokimia pembentuk sel imun tubuh. Ketiga bahan ini dapat disediakan dari daun kelor dan bunga kuncup ungu. Tujuan: edukasi menangani arthritis dengan pangan fungsional. Metode: pendekatan cross-sectional dengan instrumen kuesioner sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Data pendukung: umur, pendidikan, Berat Badan/Tinggi Badan, glukosa darah, asam urat dan kolesterol, dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil: mencapai sasaran perubahan pengetahuan dari 39,85% menjadi 60,15%, terjadi kenaikan pengetahuan 50,94%. Faktor yang memengaruhi peserta dalam menjawab kuesioner dengan benar: umur paruh baya (54,73%) , pendidikan S-2 dan SMA yang sudah paruh baya (25,17%) dan status gizi sehat (35,93%). Prevalensi arthritis perlu diwaspadai pada wanita tekanan darah tinggi (63,64%) dan kolesterol tinggi (55,71%).
Pelatihan Rancang Bangun Roket Air Berbasis Arduino dari Barang Bekas Sebagai Media Edukatif Fisika Larasati Rizky Putri; Kiar Vansa Febrianti; Sentot Novianto; Ika Wahyu Utami; Bambang Cholis Su’udi; Muhammad Doris; Amrullah Gilang Ibrahim; Ahmad Roqy Mustafidan; Jeevan Kristori
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.27376

Abstract

Tim Dosen Laboratorium Fisika, Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Kamis, 30 Mei 2024, bertempat di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kota Tangerang. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SMP dalam merancang, membangun, dan menggunakan roket air berbasis Arduino sebagai media edukatif Fisika. Kegiatan disajikan melalui pelatihan dan demonstrasi yang mencakup prinsip kerja roket air dengan memanfaatkan Hukum Newton, Momentum, dan Tekanan. Penggabungan Arduino memungkinkan roket air dikendalikan secara otomatis sekaligus memperkenalkan pemrograman dasar. Melalui pemanfaatan barang bekas, pelatihan ini mendukung keberlanjutan lingkungan dan menawarkan solusi pembelajaran yang ekonomis. Hasil pelatihan menunjukkan mayoritas guru mampu memahami penggunaan Arduino dalam pembelajaran Fisika dan mengaitkannya dengan materi relevan. Alat peraga ini dinilai mampu meningkatkan keterlibatan serta pemahaman konsep ilmiah peserta didik secara mendalam. Guru-guru peserta juga menunjukkan motivasi tinggi untuk mengadopsi alat peraga tersebut dalam praktikum di sekolah masing-masing.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Inovasi Minuman Fermentasi Pisang Berbasis Kearifan Lokal Desa Ile Boli Maximianus Ardon Bidi; Mikael Thomas Susu; Frans Bapa Tokan; Yohana Fransiska Medho
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.28061

Abstract

Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal menjadi strategi penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan menciptakan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan komoditas pertanian. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Ile Boli dalam melakukan hilirisasi pisang melalui inovasi minuman fermentasi berbasis kearifan lokal sekaligus mendorong pengembangan usaha masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Juni 2024 di Desa Ile Boli Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas petani pisang pengrajin atau kelompok usaha perempuan atau ibu rumah tangga dan pemuda. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi persiapan sosialisasi pelatihan praktik pengolahan pendampingan monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan dan keterampilan praktik peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 30% menjadi 70% dan keterampilan praktik dari 40% menjadi 90%. Kegiatan juga menghasilkan 100 botol minuman fermentasi pisang dengan harga jual awal Rp10.000 per botol dan nilai penjualan awal sebesar Rp1.000.000 serta mendorong terbentuknya tiga kelompok usaha masyarakat. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hilirisasi pisang melalui inovasi berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan kapasitas masyarakat menciptakan nilai tambah komoditas lokal dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi desa. Keberlanjutan pengembangan produk masih memerlukan pendampingan dalam standardisasi produksi pengujian keamanan produk pengemasan legalitas manajemen usaha dan pemasaran.
Pelatihan Kader PKK Sidomakmur sebagai Inisiasi Pojok Konseling Pencegahan Kanker Payudara Dwi Sri Handayani; Diah Nur Anisa; Hari Akbar Sugiantoro; Areindra Putra Wicaksana; Klarisa Puput Kintamani; Juli Suhaidi; Khairil Qalbi Alfiansyah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.28210

Abstract

Kasus tumor dan kanker payudara ibu PKK Sidomakmur sampai tahun 2025 adalah tiga perempuan dan satu meninggal. PKK Sidomakmur sebagai mitra belum pernah mendapatkan informasi dan pelatihan tentang pencegahan dan skrining kanker payudara. Solusi permasalahan melalui pelatihan kader tentang skrining dan konseling. Tujuan pelatihan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan skrining, manajemen stres dan konseling kader sebagai inisiasi pojok konseling pencegahan kanker payudara dalam upaya menurunkan kasus kanker payudara. Metode dengan edukasi dan latihan skrining risiko kanker payudara, konseling dan manajemen stres. Peserta meliputi 6 kader skrining, 6 kader konseling dan 11 kader manajemen stres. Materi pelatihan konsep dan skrining risiko kanker payudara, teknik konseling, komunikasi teraupetik dan manajemen stres. Hasil pengetahuan skrining meningkat dari kategori kurang (50%)  dan cukup (50%) menjadi 3 dari 6 kader kategori tinggi (50%). Pengetahuan komunikasi teraupetik meningkat dari 6 kader kategori kurang (100%) menjadi 4 dari 6 kader kategori cukup (66,67%). Kader  mampu mempraktikkan ketrampilan teknik konseling seperti mendengarkan, konfrontasi dan memberikan informasi. Hasil manajemen stres meningkat 6 dari 11 kader kategori tinggi (54,55%) menjadi 100% kategori tinggi. Pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan skrining risiko kanker payudara,  manajemen stres dan teknik konseling. Kader yang terlatih menjadi komponen penting dalam inisiasi pojok konseling pencegahan risiko kanker payudara.
Inovasi Pengelolaan Bank Sampah Digital melalui Nabung Sampah Online untuk Pemberdayaan Lingkungan Pucakwangi Naajihah Mafruudloh; Faricha Maf'ula; Moch Fattahur Razaq
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.28369

Abstract

Kegiatan pelatihan digitalisasi Bank Sampah di Perumahan Bukit Pucakwangi Islamic Residence (BPWIR)  dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Selama ini, proses administrasi bank sampah masih dilakukan secara manual sehingga sering menimbulkan kendala dalam pencatatan, perhitungan saldo tabungan, serta pelaporan hasil pengelolaan sampah. Melalui program pendampingan ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan website digital yang dirancang khusus untuk mendukung sistem operasional bank sampah. Pelatihan dilakukan secara partisipatif dengan metode praktik langsung, diskusi, dan simulasi pencatatan transaksi digital. Kemudian pendampingan juga dilakukan secara bertahap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep digitalisasi, menggunakan teknologi dengan baik, serta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penerapan teknologi dalam pengelolaan sampah. Hal ini ditunjukan pada hasil pre-test yakni 70.58 dan post test 80.73. Artinya, pemahaman peserta meningkat signifikan baik secara teori, struktur organisasi, dan tata kelola. Kegiatan ini sekaligus menjadi kelanjutan pendampingan yang telah dilakukan sejak tahap inisiasi, sehingga mendukung keberlanjutan program pengelolaan lingkungan berbasis digital. Dengan adanya digitalisasi, Bank Sampah BPWIR diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta memberikan layanan yang lebih efektif kepada masyarakat.
Difusi Inovasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Komunikasi Partisipatif Petani Tomat Lembang Bagus Aditya Susanto; Heni Nuraeni Zaenudin; Muhammad Fathur Rozak; Kokom Siti Komariah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.28510

Abstract

Penerapan praktik pertanian berkelanjutan seringkali terhambat oleh kesenjangan antara kesadaran petani dan implementasi praktisnya. Di kawasan agropolitan Lembang, praktik pembakaran limbah pertanian yang tidak berkelanjutan masih terjadi, menunjukkan kegagalan dalam difusi teknologi alternatif. Kondisi ini menciptakan ketergantungan pada pupuk kimia mahal dan mengancam keberlanjutan agrikultur lokal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengakselerasi adopsi inovasi teknologi tepat guna melalui kerangka teori difusi inovasi, dengan memberdayakan petani untuk mengubah limbah menjadi aset produktif. Metode yang digunakan adalah desain kuantitatif one-group pre-test-post-test yang dilaksanakan pada tanggal 21 September 2025. Intervensi dalam bentuk lokakarya partisipatif dilaksanakan sebagai saluran komunikasi utama untuk memperkenalkan teknologi pengomposan ember tumpuk kepada 16 orang petani tomat beef yang tergabung dalam Asosiasi Agrotani Lembang. Analisis data menggunakan uji-t sampel berpasangan menunjukkan keberhasilan intervensi dalam melewati tahap pengetahuan dan persuasi. Hasilnya adalah peningkatan skor pemahaman rata-rata yang signifikan secara statistik, dari 45,8 pada pre-test menjadi 88,5 pada post-test. Disimpulkan bahwa lokakarya partisipatif merupakan strategi komunikasi yang sangat efektif untuk memulai proses difusi, dengan membangun sikap positif dan kepercayaan diri di kalangan petani yang sangat penting untuk keputusan adopsi dan penyebaran inovasi lebih lanjut dalam sistem sosial mereka.
Inovasi Hijau: Daur Ulang Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cair Organik di Lingkungan Pesantren Larasati Rizky Putri; Sentot Novianto; Supriyadi; Ika Wahyu Utami; Sally Cahyati; Sofia Debi Puspa; Harry Munandar; Kiyoshi Irisawa; Daniel
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.28578

Abstract

Pengelolaan minyak jelantah di lingkungan pesantren masih menjadi tantangan, karena sebagian besar limbah tersebut dibuang langsung ke saluran air dan berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri serta pengelola Pesantren Daarul ’Uluum Lido Bogor dalam mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun cair organik yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan dengan pendekatan partisipatif, meliputi sosialisasi, demonstrasi, serta praktik langsung pembuatan sabun cair organik. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta penyebaran kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata post-test peserta, disertai partisipasi aktif dalam sesi praktik dan diskusi. Berdasarkan instrumen kuesioner evaluasi, 100% peserta sangat setuju bahwa kegiatan ini menambah pengetahuan tentang daur ulang minyak jelantah, 97% sangat setuju bahwa metode penyampaian menarik dan interaktif, serta 90% sangat setuju merasa termotivasi untuk menerapkan pengetahuan tersebut di lingkungan pesantren. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan peserta untuk mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai guna. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi dalam membangun budaya inovasi hijau dan dapat menjadi model pengembangan green pesantren yang mandiri dan berwawasan lingkungan.
Lokakarya Reflektif–Partisipatif untuk Penguatan Wawasan Kebinekaan Global Guru Sekolah Dasar Toto Subroto; Rudi Adi Nugroho; Asep Herry Hernawan; Abih Gumelar; Gymnastiar Nur Hambali; Yulia Puspita
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.28943

Abstract

Masyarakat dengan berbagai keragaman di dalamnya menyimpan potensi positif dan negatif, baik di skala nasional maupun global. Berbagai kasus di masyarakat menunjukkan potensi negatif yang semakin menguat, khususnya terkait kasus intoleransi, tidak terkecuali di dunia pendidikan. Guru yang merupakan elemen penting dalam dunia pendidikan perlu mendapatkan penguatan terkait wawasan kebinekaan global agar lebih mampu menangkal potensi intoleransi di dunia pendidikan, khususnya di sekolah. Lokakarya reflektif-partisipatif ini bertujuan untuk memberikan penguatan sekaligus bimbingan teknis bagi para guru SD terkait implementasi wawasan kebinekaan global di sekolah. Peserta kegiatan ini adalah guru-guru SD di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di SDN Pancasila dan diikuti oleh 21 peserta. Kegiatan lokakarya terlaksana dengan efektif. Kegiatan dikemas dengan sangat interaktif dan peserta sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Berdasarkan berbagai dokumen yang dihasilkan peserta dapat disimpulkan bahwa wawasan kebinekaan global para peserta meningkat yang dapat dilihat pada kemampuan peserta dalam mengaplikasikan konsep-konsep tentang kebinekaan global yang telah terima. Peserta menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam mengidentifikasi berbagai potensi di sekolah untuk menguatkan budaya toleransi di sekolah. Selain itu, peserta menunjukkan kemampuan dalam penyusunan rencana peguatan budaya toleransi terhadap berbagai keragaman di sekolah.