cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
Pendampingan Digitalisasi Al-Qur'an dalam Meningkatkan Literasi Membaca Dan Literasi Digital Pada Santri Tahfidz Al-Qur'an Mamlu’ah, Aya; Rohmawati, Ulva Badi’; Khumaini, Fahmi; Jalil, Abdul
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28405

Abstract

Pengabdian ini berfokus pada digitalisasi Al-Qur'an untuk meningkatkan membaca dan literasi digital di kalangan santri tahfidz di Kecamatan Senori, kegiatan pengabdian masyarakat selama kurang lebih enam bulan. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 30 santri melalui pelatihan digitalisasi Al-Qur'an untuk meningkatkan membaca dan literasi digital menggunakan aplikasi Memo Qur'an. Metode implementasi termasuk sosialisasi melalui pembelajaran dan diskusi untuk meningkatkan pengetahuan peserta, pelatihan praktis menggunakan simulasi untuk meningkatkan keterampilan aplikasi, dan implementasi teknologi untuk membantu santri menerapkan Al-Qur'an digital dalam proses pembelajaran mereka. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan penerapan Al-Qur'an digital. Skor pra-tes, awalnya antara 50% dan 55%, menunjukkan pemahaman awal yang terbatas. Namun, skor pasca-tes naik menjadi 80% -90%, Keberhasilan ini menyoroti efektivitas program dalam memfasilitasi transfer pengetahuan, pengembangan keterampilan, dan internalisasi nilai terkait penggunaan aplikasi Memo Qur'an untuk digitalisasi Al-Qur'an . Pendekatan pesantren digital berfungsi sebagai langkah penting dalam meningkatkan membaca dan literasi digital di antara santri. Sehingga program ini berhasil mengintegrasikan teknologi digital ke dalam menghafal Al-Qur'an, secara signifikan meningkatkan keterampilan membaca dan literasi digital santri tahfidz Al-Qur’an melalui pelatihan praktis dan bimbingan berkelanjutan.
Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa dan Kebakaran Siswa Madrasah Aliyah Jabal Noer Widowati, Elok; Muharrom Al-Haromainy, Muhammad; Alghiffary, Rizqi; Fauzan Akbari, Muhamad; Dwi Sutrisno, Rahmat
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28421

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana alam, khususnya gempa bumi dan kebakaran, karena letaknya di pertemuan tiga lempeng tektonik dunia. Kondisi ini menuntut adanya kesiapsiagaan yang memadai, terutama di lingkungan sekolah yang padat aktivitas. Madrasah Aliyah Jabal Noer Sidoarjo memiliki bangunan bertingkat dengan akses evakuasi yang terbatas, lorong sempit, serta minimnya fasilitas proteksi kebakaran, sehingga menimbulkan kerentanan tinggi apabila terjadi bencana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa serta guru dalam menghadapi potensi gempa bumi dan kebakaran. Metode yang digunakan berupa survei kondisi eksisting bangunan, penyusunan dan pemasangan peta jalur evakuasi, pemasangan rambu dan poster himbauan, sosialisasi materi kebencanaan, demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada hampir seluruh aspek, meliputi pemahaman definisi mitigasi, prosedur evakuasi, titik kumpul, pemakaian APAR, serta kesadaran akan keselamatan dan kesehatan kerja. Siswa juga menunjukkan sikap lebih positif terhadap pentingnya pelaksanaan simulasi bencana secara rutin. Dengan demikian, program pelatihan ini berhasil mencapai tujuan pengabdian sekaligus menumbuhkan budaya sadar bencana yang berpotensi berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Pemberdayaan Guru TK di PKG Markisa melalui Literasi Digital untuk Branding dan Peningkatan Reputasi Sekolah Prasetyaningrum, Eka; Zai, Serika; Hayati, Sari; Nurahman; Riansyahputra, Muhammad; Rahadian, Muhammad David
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28452

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi digital bagi guru taman kanak-kanak dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan sekolah untuk memperkuat branding serta reputasi di tengah masyarakat. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan media digital untuk promosi sekolah, mencakup pengelolaan media sosial, desain grafis, penulisan copywriting, serta pembuatan video promosi. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi, pelatihan, workshop, praktik langsung, dan pendampingan kepada 20 guru dari 10 sekolah mitra yang tergabung dalam PKG Markisa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru, dengan rata-rata kenaikan 43% pada enam aspek utama, serta terciptanya produk digital berupa akun media sosial aktif, foto kegiatan sekolah dan video promosi sekolah. Selain itu, kegiatan ini mampu menumbuhkan kepercayaan diri guru dalam mengelola branding sekolah secara mandiri. Kesimpulannya, program ini berhasil memberdayakan guru melalui literasi digital untuk mendukung branding dan peningkatan reputasi sekolah, serta berpotensi menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Pemberdayaan UMKM Syariah Binaan PINBAS Yogyakarta melalui Digitalisasi Model Bisnis dan Strategi Berkelanjutan Thahira, Agniya; Rimbasari, Ana; Rizal, Muhammad; Maharani, Vuan
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28533

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan transformasi digital pada UMKM binaan PINBAS Yogyakarta melalui pendekatan participatory action research. Kegiatan dilaksanakan selama tujuh minggu dengan melibatkan 15 UMKM dari sektor kuliner, kerajinan, dan fashion muslim. Metode intervensi mencakup lima tahapan: assessment, perencanaan strategis, implementasi, monitoring, dan keberlanjutan. Program berfokus pada optimalisasi website, pelatihan manajemen keuangan, penyusunan Business Model Canvas (BMC), dan pembangunan ekosistem digital terintegrasi. Hasil menunjukkan peningkatan traffic website rata-rata 45%, 53% mitra mengalami kenaikan omzet 15-30%, 100% mitra mampu mengelola website secara mandiri, dan 73% mitra konsisten menggunakan sistem pencatatan keuangan. Terbentuknya komunitas belajar "PINBAS Digital" menjadi tulang punggung keberlanjutan program. Program ini membuktikan bahwa pendekatan co-creation yang mengintegrasikan hard technology (website, template digital) dan soft technology (pelatihan, pendampingan) efektif dalam menciptakan transformasi digital yang berkelanjutan bagi UMKM.
Pelatihan Pengembangan Handicraft Inovatif untuk Meningkatkan Kreativitas UKM Al Manshurien Bangkalan Yasir, Mochammad; Sahru Romadhon, Ahmad; Fajar Sidik, Rahmad
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28536

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Al Manshurien di Desa Gili Timur, Bangkalan merupakan salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat, namun terdapat tantangan yang dihadapi terkait keterbatasan inovasi produk handicraft jamu. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kapasitas inovasi mitra melalui pelatihan pengembangan handicraft inovatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi kebutuhan mitra, pemberian pelatihan desain dan inovasi produk, pendampingan praktik pembuatan produk, hingga evaluasi hasil karya. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya pemahaman mengenai strategi pengemasan produk menarik dan bernilai jual tinggi; adanya peningkatan kreativitas UKM dalam menciptakan variasi produk baru inovatif dari aspek desain, motif, dan fungsi Simpulan kegiatan ini adalah pelatihan pengembangan handicraft dapat meningkatkan kreativitas mitra dan memperkuat identitas produk jamu menarik. Implikasi kegiatan ini adalah perlunya keberlanjutan program pendampingan pemasaran produk inovatif UKM secara luas bagi masyarakat.
Pemberdayaan Ekonomi Petani Jeruk melalui Produksi Eco-Enzyme Berbasis Limbah Organik di Desa Mandastana Purwanto, Aris; Padjrin, M Awaluddin; As-shiddiq, Hasbi; Ariadi, Herman; Latifah, Nor; Hasani, Najwi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28545

Abstract

Eco-enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik, terutama kulit jeruk, gula, dan air, yang diproses selama kurang lebih tiga bulan. Fermentasi ini menghasilkan cairan berwarna cokelat dengan aroma khas yang mengandung enzim serta senyawa bioaktif bermanfaat. Produk eco-enzyme memiliki beragam fungsi, antara lain sebagai pembersih alami, pupuk organik cair, desinfektan, pengusir serangga, dan pengharum ruangan. Pemanfaatan limbah kulit jeruk menjadi eco-enzyme memiliki nilai strategis karena mampu mengurangi timbulan sampah organik rumah tangga, menekan pencemaran lingkungan, serta menghasilkan produk ramah lingkungan dengan nilai ekonomis. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, pelatihan pembuatan eco-enzyme tidak hanya meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga, tetapi juga membuka peluang usaha kecil berbasis lingkungan. Dengan demikian, eco-enzyme berbasis kulit jeruk dapat menjadi solusi sederhana, murah, dan berkelanjutan dalam mendukung pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga maupun komunitas.
Program Less Hazard: Edukasi Pemilahan Limbah B3 untuk Peningkatan Pengetahuan Pemulung Kampung Pulosari Ro'is, Rachmy Rosyida; Sulistyorini, Anita; Laksana, Dian Puspitaningtyas; Pramudya, Dandy Arie; Putra Bahari, Bima Sutan; DwiAstini Sucita, Ni Made; Rachmanissa, Tiara
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.29062

Abstract

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) berisiko tinggi terhadap lingkungan dan keselamatan kerja. Pemulung sebagai pekerja informal kerap terpapar langsung limbah berbahaya tanpa perlindungan memadai. Kondisi ini terlihat di Kampung Pulosari, Kota Malang, Di kawasan tersebut, pemulung masih mencampur limbah organik, anorganik, dan B3 serta jarang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menilai efektivitas edukasi pemilahan limbah B3 dalam meningkatkan pengetahuan pemulung serta mengidentifikasi kesenjangan antara pengetahuan dan praktik di lapangan. Metode pengabdian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan rancangan pretest–posttest tanpa kelompok kontrol yang melibatkan 20 pemulung. Instrumen berupa kuesioner digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan, dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank serta analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata peringkat (mean rank) skor pengetahuan dari 17,36 pada pretest menjadi 19,64 pada posttest. Meskipun terdapat tren kenaikan skor, perbedaan tersebut secara statistik ditemukan tidak signifikan (p = 0,503; U = 141,500; Z = -0,670). Sebanyak 75% responden memiliki kategori pengetahuan baik setelah intervensi, namun praktik di lapangan masih rendah, ditunjukkan dengan tetap adanya pencampuran limbah dan minimnya penggunaan APD. Berdasarkan hasil uji statistik, edukasi menunjukkan tren peningkatan skor pengetahuan, namun secara statistik belum signifikan dalam memberikan perubahan yang kuat. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan saja belum cukup untuk mengubah perilaku secara instan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berkelanjutan melalui penyediaan APD, rambu keselamatan, dan dukungan fasilitas agar pengetahuan dapat terimplementasi dalam praktik aman sehari-hari.