cover
Contact Name
Satria Kamal Akhmad
Contact Email
satriakamalakhmad@stitradenwijaya.ac.id
Phone
+6287761577535
Journal Mail Official
redaktur@jurnal.stitradenwijaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Pekayon 1 No 99/A Kranggan Mojokerto
Location
Kota mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Progressa: Journal of Islamic Religious Instruction
ISSN : 25799665     EISSN : 25799673     DOI : https://doi.org/10.32616/pgr
Progressa, a periodic scientific publication since 2017 published 2 (two) times a year using a peer-reviewed system in article selection. Scientific work on research results, surveys, and literature review closely related to the field of Islamic religious education viewed from various perspectives: Development of Education, Educational Psychology, Education, Sociology of Education, Religion, interreligious relations (Pluralism) or comparative studies of Islamic Education.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2025): Februari" : 7 Documents clear
Konsep Pendidikan Klasik dan Modern Perspektif Ibn Khaldun dan Muhammad Abduh Anam, Ahsanul
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.496.1-12

Abstract

Ibnu Khaldun sebagai tokoh dan pembaharu di dalam pembahasan pendidikan dan pengajaran termasuk pembahasan yang bersifat historis, dan pembahasan Ilmu Jiwa Pendidikan dan Pengajaran. Selanjutnya penulis komparasikan dengan tokoh pemikir modern yaitu Muhammad Abduh. Menurut sebagai tokoh yang mewakili konsep pendidikan klasik Ibnu Khaldun, ilmu pengetahuan dan ilmu pembelajaran adalah pembawaan manusia karena adanya kesanggupan berpikir. Dalam proses belajar manusia harus sungguh-sungguh dan memiliki bakat. Dalam mencapai pengetahuan yang beraneka ragam, seseorang tidak hanya membutuhkan ketekunan, tapi juga bakat. Seseorang perlu mengembangkan keahliannya dibidang tertentu. Ibnu Khaldun membagi pendidikan menjadi tiga: (1) Ilmu lisan yaitu Ilmu bahasa dan sastra, (2) Ilmu Naqli yaitu Ilmu yang bersumber pada al-Qur’an dan Hadits, (3) Ilmu Aqli yaitu Ilmu yang berdasarkan pada akal. Sedangkan program pembaharuan pendidikan yang diajukan Muhammad Abduh adalah: memahami dan menggunakan ajaran Islam dengan benar, sebagai salah satu fondasi utama untuk mewujudkan kebangkitan masyarakat. Dia mengkritik sekolah-sekolah modern yang didirikan oleh misionaris asing, juga mengkritik sekolah-sekolah yang didirikan pemerintah. Menurutnya, di sekolah-sekolah  misionaris yang didirikan bangsa asing (al-madrasah al-ajnabiyyah) siswa dipaksa untuk mempelajari kristen, sementara itu di sekolah-sekolah pemerintah, siswa tidak diajar agama Islam sama sekali. Muhammad Abduh membagi pendidikan menjadi dua, yaitu: Ibadah dan Muamalat.
Antara Otentisitas Humanisme Islam dan Nihilisme Modern: Rekonstruksi Filosofis untuk Pendidikan Islam Alamsyah, Anas Amin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.497.13-26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konstruksi filosofis pendidikan Islam dengan menekankan humanisme Islam sebagai respons terhadap tantangan nihilisme modern. Penguatan nilai-nilai humanistik Islam dalam pendidikan menjadi krusial untuk mengatasi krisis nilai akibat pandangan sekuler dan materialistik. Studi ini mengajukan tiga pertanyaan utama: (1) bagaimana analisis filosofis membedakan humanisme Islam dari nihilisme modern? (2) bagaimana pendidikan Islam dapat memanfaatkan humanisme Islam untuk mengatasi dampak nihilisme terhadap moral dan spiritualitas? (3) model pendidikan berbasis humanisme Islam seperti apa yang dapat diterapkan dalam pendidikan kontemporer? Melalui pendekatan kualitatif dan analisis dialektis, penelitian ini mengkaji pemikiran filosofis terkait serta mengembangkan model pendidikan berbasis humanisme Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humanisme Islam menyediakan dasar nilai dan makna hidup yang kuat, memungkinkan pendidikan menjadi sarana membangun karakter, kecerdasan, dan spiritualitas pelajar untuk menghadapi tantangan era modern.
Mendobrak Hambatan: Tantangan dan Strategi Mahasiswa Jurusan Non-Inggris dalam Menguasai Bahasa Inggris Rachmawati, Siti Amalia
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.498.27-38

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi tantangan dan strategi mahasiswa jurusan non-Inggris dalam menguasai bahasa Inggris, dengan menekankan pentingnya bahasa Inggris sebagai bahasa global dalam komunikasi, pendidikan, dan kemajuan karir. Terlepas dari meningkatnya permintaan akan kemahiran berbahasa Inggris, mahasiswa jurusan non-Inggris menghadapi tantangan yang unik, termasuk terbatasnya paparan, kurangnya motivasi, dan kesulitan pengucapan. Tantangan-tantangan ini diperparah dengan faktor psikologis seperti kecemasan dan keraguan diri. Untuk mengatasi hambatan ini, mahasiswa menggunakan berbagai strategi, termasuk pembelajaran mandiri, penggunaan teknologi dan aplikasi pembelajaran bahasa, dan praktik pembelajaran yang mendalam. Pembelajaran mandiri menumbuhkan disiplin dan motivasi, sementara teknologi, terutama platform seperti YouTube dan aplikasi seperti Duolingo, menyediakan sumber daya yang mudah diakses dan menarik. Pembelajaran imersif, melalui konsumsi media, interaksi sosial, dan praktik yang konsisten, meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis. Temuan ini menyoroti perlunya pendekatan yang disesuaikan untuk mendukung mahasiswa jurusan non-Inggris dalam mencapai kemahiran berbahasa Inggris, dengan menekankan peran perangkat digital, kolaborasi dengan teman sebaya, dan pengalaman imersif. Studi ini menggarisbawahi pentingnya mengatasi tantangan-tantangan ini untuk meningkatkan peluang akademis dan profesional siswa di dunia global.
Membangun Kecerdasan Spiritualitas dan Intelektualitas Santri dengan Balutan Multiple Intelegence Khatin, Lilih Solih; Fauzi, Fauzi
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.499.39-49

Abstract

Salah satu pendekatan efektif dalam pembelajaran adalah model berbasis kecerdasan majemuk, yang berfokus pada pengembangan potensi individu secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk membahas peran strategis pendidikan di pondok pesantren dalam membentuk karakter generasi muda yang seimbang antara kecerdasan spiritual dan intelektual. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Tujuannya adalah mengeksplorasi penerapan model berbasis kecerdasan majemuk ini dalam pendidikan agama Islam guna meningkatkan perkembangan spiritual dan intelektual santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini berdampak positif pada motivasi belajar santri serta menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis. Selain itu, pendekatan ini berkontribusi terhadap pembentukan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Meski menghadapi tantangan seperti keterbatasan metode adaptif dan fasilitas, model ini berpotensi memperkuat pendidikan Islam yang komprehensif, mendukung generasi yang beriman sekaligus unggul secara akademik.
Pembelajaran Kooperatif Berbasis Zona Proksimal untuk Mengatasi Kesenjangan Prestasi Bahasa Arab di SD Islam Insan Kamil Tuban Cahyani, Mei Mutiara; Maftuhah, Maftuhah
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.500.50-62

Abstract

Penelitian ini membahas efektivitas metode pembelajaran kooperatif dalam mengatasi kesenjangan prestasi belajar Bahasa Arab di sekolah tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif secara signifikan mendorong partisipasi aktif siswa, terutama bagi mereka yang sebelumnya kurang percaya diri.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif adalah strategi yang efektif untuk menciptakan lingkungan kelas inklusif yang mendukung pemberdayaan semua siswa. Disarankan untuk lebih intensif mengembangkan dan mengaplikasikan model pembelajaran kooperatif yang beragam serta menyediakan pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.
Tranformasi Kelembagaan Pesantren Tremas Adaptasi dan Inovasi di Era Digital Khoeron, Khoeron; Maftuhah, Maftuhah; Tobroni, Tobroni; Faridi, Faridi
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.501.63-76

Abstract

Pesantren Tremas Pacitan, salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, telah berkontribusi signifikan dalam pembentukan ulama dan tokoh agama selama lebih dari dua abad. Namun, arus modernisasi dan perkembangan global menimbulkan tantangan besar dalam menjaga relevansi dan efektivitas perannya sebagai institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi kelembagaan Pesantren Tremas melalui adaptasi kurikulum, teknologi, kemandirian ekonomi, dan manajemen kelembagaan untuk merespons tantangan tersebut. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren telah mengintegrasikan pendidikan agama dan umum, memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran dan dakwah digital, mengembangkan unit usaha mandiri, serta mengadopsi praktik manajemen modern. Meskipun terdapat hambatan berupa resistensi perubahan dan keterbatasan infrastruktur, transformasi ini memperkuat daya saing pesantren di era globalisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi strategis tersebut dapat menjadi model bagi pesantren lain dalam menjaga keseimbangan antara inovasi dan pelestarian nilai tradisional Islam.
Generasi Z dan Resistensi terhadap Pancasila: Dekonstruksi Narasi Krisis Berdasarkan Social Identity Theory Taufiqurrahman, Muhammad
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.520.77-86

Abstract

Pancasila menghadapi tantangan baru di era digital, terutama di kalangan Generasi Z yang tumbuh dalam lingkungan media sosial. Generasi ini cenderung menunjukkan resistensi terhadap simbol ideologis formal, yang sering disalahartikan sebagai krisis ideologi. Namun, resistensi tersebut lebih tepat dilihat sebagai pergeseran identitas sosial dari negara ke komunitas digital. Studi ini mendekonstruksi narasi krisis ideologi dan menganalisis relasi Gen Z dengan nilai-nilai Pancasila menggunakan pendekatan Social Identity Theory melalui metode literature review. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti keadilan sosial, kemanusiaan, dan demokrasi masih hadir dalam kesadaran Gen Z, meskipun tidak selalu terasosiasi langsung dengan Pancasila. Tantangan utama terletak pada cara negara mengkomunikasikan ideologi tersebut. Diperlukan pendekatan pendidikan Pancasila yang lebih kontekstual, digital, dan partisipatif agar sesuai dengan identitas sosial Generasi Z.

Page 1 of 1 | Total Record : 7