cover
Contact Name
Tanendri Arrizqiyani
Contact Email
p3m@stikes-bth.ac.id
Phone
+6281321180268
Journal Mail Official
jkbth@stikes-bth.ac.id
Editorial Address
Jl.Cilolohan No 36 Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : https://dx.doi.org/10.36465
Core Subject : Health,
This is the an open access journal specialized in Nursing Sciences, Health Analyst, Pharmacy and other relevant fields JKBTH was registered e-ISSN: 2621-4660 with SK no. 0005.26214660/JI.3.1./SK.ISSN/2018 and p-ISSN : 1979-004X with SK no. 0005.07/Jl.3.02/SK.ISSN/2008. JKBTH which was established in 2019 and published 2 (two) times a year in February and August, has been accredited by Directorate General of Higher Education (DGHE) Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2018)" : 14 Documents clear
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR DERMATOPHYTA PADA SELA-SELA JARI KAKI PETUGAS KEBERSIHAN DI TASIKMALAYA Khusnul, Khusnul
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.573 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.304

Abstract

Indonesia yang beriklim tropis mempunyai daya dukung yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme, baik yang menguntungkan dan merugikan. Salah satu mikroorganisme yang merugikan adalah jamur. Jamur dapat tumbuh dengan baik pada kondisi lingkungan yang lembab serta dapat tumbuh dimana saja, termasuk jamur patogen yang tumbuh di manusia. Jamur patogen dapat tumbuh dibagian tubuh tertentu pada manusia dan akan menimbulkan penyakit, seperti halnya Tinea pedis yang termasuk kedalam penyakit Dermatophyta. Salah satu faktor terinfeksi dari jamur tersebut adalah pola hidup bersih serta aktifitas yang berhubungan dengan limbah rumah tangga. Tujuan dari penelitian  ini untuk mengetahui keberadaan jamur Dermatophyta yang menginfeksi sela-sela jari kaki petugas kebersihan yang bertugas di kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 20. Pengumpulan data primer dilakukan dengan pemeriksaan langsung jamur secara makroskopis dan mikroskopis, serta data sekunder diperoleh dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 20 orang petugas kebersihan didapatkan 8 orang (40%) terkena infeksi jamur Dermatophyta terdiri dari jamur Trichophyton rubrum sebanyak 15%, Trichophyton mentagrophytes sebanyak 15%, Microsporum gypseum sebanyak 5%, dan Epidermophyton floccosum sebanyak 5%,  selain itu juga ditemukan pertumbuhan jamur lain  yaitu pada 12 orang (60%) terdiri dari Aspergillus sp sebanyak 35%, Penicillium sp sebanyak 5%, Rhizopus sp sebanyak 15%, dan Fusarium sp sebanyak 5%.
STRATEGI PETUGAS KESEHATAN DI DALAM LAYANAN KESEHATAN ANAK TERKAIT KEARIFAN LOKAL DI AREA KERJA PUSKESMAS TUMBANG SAMBA Sujana, Treesia
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.952 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.305

Abstract

Kearifan lokal merupakan tradisi turun-temurun yang sebagian masyarakat masih menggunakan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, yang mengacu pada pengalaman dan keterampilan turun-temurun. Praktik kesehatan yang terkait kearifan lokal pada anak ditemukan di area kerja Puskesmas Tumbang Samba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  melihat gambaran strategi petugas kesehatan di dalam layanan kesehatan anak yang terkait dengan kearifan lokal masyarakat di area kerja Puskesmas Tumbang Samba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam. Data dari hasil wawancara yang telah diperoleh dianalisa dengan mengunakan model Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2017, selama 3 bulan di 13 desa yang masuk area kerja Puskesmas Tumbang Samba. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa tenaga kesehatan  memiliki peran sebagai edukator, pelaksana program dan pemberi layanan kesehatan, untuk memfasilitasi tradisi yang ada di masyarakat petugas kesehatan melakukan pemantawan ke rumah-rumah atau kunjungan rumah, disela-sela pengobatan tenaga kesehatan memberikan edukasi kepada pasien dan memberikan penyuluhan pada kelas ibu hamil baik sebelum dan setelah melahirkan.
KINETIC SOLUBILITY OF MEBENDAZOLE NANOCRYSTAL Dzakwan, Muhammad
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes BTH Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.333 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.299

Abstract

MBZ nanosuspensions were produced by high pressure homogenization and transformed into dry powder by lyophilization. MBZ nanocrystals were intensively evaluated regarding their physicochemical properties with respect to particle size analyses, crystallinity and kinetic solubility. The particle size was determined by photon correlation spectroscopy (PCS. DSC and X-ray diffraction were used to study the crystalline state of MBZ nanocrystals. In a period of 1 week, the kinetic solubility was determined using a shaker water bath at 37O C. DSC and X-ray diffraction analyses showed that lyophilized MBZ nanocrystals prepared by high pressure homogenization remained in crystalline state. Lyophilized MBZ nanocrystals could be re-dispersed completely in water and the kinetic solubility in water increased 9 fold, from 60,57 ηg/ml to 598 ηg/ml
GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PHBS RUMAH TANGGA DI RW 04 DESA JAYARAGA KECAMATAN TAROGONG KIDUL KABUPATEN GARUT TAHUN 2017 Rosidin, Udin
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes BTH Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.132 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.309

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya pergeseran pola penyakit, dari penyakit infeksi dan malnutrisi ke penyakit non infeksi. Konsep transisi epidemiologi tersebut menggambarkan adanya kecenderungan dominasi penyakit degenaritf yang sangat di tentukan oleh perilaku masyarakat. Perilaku masyarakat yang sangat tepat untuk mengatasi penyakit degeratif ini adalah dengan melaksanakan PHBS. PHBS dapat dilaksanakan dengan baik apabila masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk melaksanakannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari gambaran pengetahuan masyarakat tentang PHBS di RW 4 Desa Jayaraga Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Rancangan penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan coss sectional. Responden diberi beberapa pertanyaan tentang indikator PHBS kemudian data dianalisa univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil Penelitian menunjukan responden rata rata berumur 50 tahun, Jenis kelamin responden 85,5 % perempuan, Pendidikan responden 47,8 % SLTA, Pekerjaan Responden 73,9 % bekerja, Responden merata bertempat tinggal di empat RT. Pengetahuan Responden tentang PHBS terbagi dalam katagori pengetahuan baik sebanyak 36,2 %, pengetahuan cukup 39,2 % dan pengetahuan kurang 24,6 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kelompok umur responden yang memiliki pengetahuan baik berada pada kelompok umur dewasa akhir yaitu sebesar 37,5 %. Jenis kelamin perempuan memiliki pengetahuan baik 34,4 % Pendidikan SMA dan PT sebagian besar memiliki pengetahuan baik, yaitu SMA 48,4 % dan PT 40 %. Responden pada kelompok bekerja sebagian besar memiliki pengetahuan baik yaitu sebesar 41,2 % . Responden yang bertempat tinggal di RT 2 (47,1 %) dan RT 4 (42,1 %) memiliki pengetahuan baik.
PENGALAMAN MENJADI IBU DI USIA DINI DI DESA LEO-LEO RAO, KECAMATAN MOROTAI SELATAN BARAT, KABUPATEN PULAU RAO, PROVINSI MALUKU UTARA Nusawakan, Arwyn Weynan
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes BTH Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.689 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.306

Abstract

Pernikahan yang ideal bagi seorang perempuan adalah umur 21-25 tahun hal ini dikarenakan pada usia tersebut organ reproduksi perempuan sudah berkembang dengan baik dan matang. Namun pada kenyataannya masih banyak kita jumpai pernikahan pada usia dini atau dibawah umur, padahal perkawinan yang sukses membutuhkan kedewasaan tanggungjawab secara fisik maupun mental untuk bisa mewujudkan harapan yang ideal dalam kehidupan berumah tangga. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pengalaman menjadi ibu di usia dini di Desa Leo-Leo Rao, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten pulau Rao, Provinsi Maluku Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara, dan validasi data menggunakan triangulasi teknik yaitu mengobservasi keseharian partisipan. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan pada Mei 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang menikah diusia dini mengalami ketidaksiapan untuk menjadi ibu, dikarenakan usia ibu yang masih muda. Ibu juga dapat mengalami permasalahan saat kehamilan dan persalinan seperti melahirkan sebelum waktunya (prematur), perdarahan dan keguguran akibat kondisi fisik ibu yang belum siap untuk melakukan persalinan. Disisi lain ibu juga mengalami kesusahan saat akan memberi ASI terhadap bayinya karena ibu tidak tahu bagaimana cara memposisikan bayi saat menyusui, dan beberapa ibu mengalami ASI tidak keluar. Pengetahuan mengenai IMD (Inisiasi Menyusui Dini) juga masih sangat kurang karena rata-rata tingkat pendidikan ibu hanya sampai tingkat SD dan SMP.
GAMBARAN DEPRESI LANSIA PENDERITA REMATIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAROGONG KABUPATEN GARUT Maulana, Indra
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.083 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.301

Abstract

Masalah kesehatan kronis atau penyakit yang sering dijumpai pada lansia antara lain gangguan persendian (artritis, gout dan penyakit kolagen) sirkulasi darah (hipertensi, kelainan pembuluh darah, gangguan pembuluh darah di otak dan ginjal), gangguan metabolisme hormonal (diabetes mellitus, klimakterium dan ketidakseimbangan tiroid), dan berbagai macam neoplasma. Dari berbagai masalah kesehatan itu ternyata gangguan kardiovaskuler menempati urutan pertama dalam pola penyakit masyarakat usia >55 tahun (Household Survey on Health, Dept. Of Health, 1996). Dan Rematik merupakan ancaman terbesar kesehatan lansia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah insidensi penyakit Arthritis pada lansia, salah satunya Rematik. Selain berdampak pada gangguan fisik, Rematik juga mengakibatkan ganguan psikis pada penderitanya, diantaranya depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tingkat depresi lansia penderita Rematik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sample yang diambil berjumlah 30 orang dengan cara pengambilan sample menggunakan metode total sampling. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa lansia dengan kategori tidak depresi sebanyak 47%, depresi ringan 40%, depresi sedang 13%, dan depresi berat 0%. Variasi tingkat depresi lansia tidak terlepas dari persepsi masing-masing lansia terhadap penyakit yang dideritanya. Namun tingkat depresi ini harus diperhatikan mengingat kasus depresi dapat membawa penderitanya ke dalam gangguan jiwa yang lebih berat. Yang berakhir pada penurunan kualitas hidup lansia penderita Rematik.Untuk menangani masalah tingkat depresi lansia penderita Rematik perlu adanya peningkatan kegiatan perawatan lansia di Puskesmas baik promotof, preventif, kuratif dan rehabilitatif dengan melibatkan keluarga.
KANDUNGAN MINERAL MAKRO (NATRIUM DAN KALSIUM) DALAM AIR ZAMZAM YANG BEREDAR DI KOTA TASIKMALAYA Hernawan, Edi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes BTH Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.802 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.310

Abstract

Air zamzam merupakan air yang emmiliki keistimewaan dan keutamaan dan hanya terdapat di Mekah, Saudi Arabia sehingga setiap Jemaah haji dari berbagai Negara berburu air tersebut untuk oleh-oleh. Hal tersebut menyebabkan munculnya aturan mengenai pembatasasn membawa air zamzam bagi Jemaah. Oleh karena itu, di berbagai Negara khususnya Indonesia muncul toko oleh-oleh haji yang menyediakan air zamzam yang kualitasnya masih dipertanyakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan mineral yang terkandung pada air zamzam yang beredar di Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis mineral yang terkandung pada air zamzam yang beredar di Kota Tasikmalaya adalah neutron activation analysis (NAA) secara kualitatif dan kuantitatif. Mineral yang diteliti adalah 6 mineral makro yaitu natrium, kalsium, magnesium, klorida, sulfat, bikarbonat. Hasilnya mineral yang diteliti berada di bawah nilai LOD.
PERSEPSI ANAK USIA 9-12 TAHUN TENTANG KESEHATAN INDIVIDU TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU HIDUP SEHAT DI KABUPATEN BOYOLALI Nugroho, Kristiawan
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes BTH Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.807 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.307

Abstract

Melakukan gaya hidup sehat bagi sebagian anak usia (9-12 tahun) masih dianggap sebagai kegiatan yang sulit untuk dilakukan. Kegiatan yang meskipun terlihat sederhana namun bisa berdampak buruk pada kesehatan jika tidak dilakukan dengan benar. Mengetahui persepsi anak tentang kesehatan individu terhadap sikap dan perilaku hidup sehat yang dapat menjadi pendorong untuk melakukan gaya hidup sehat. Penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data primer dan data sekunder. Responden berjumlah 12 siswa kelas V SD di Kabupaten Boyolali yang dipilih secara purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Kebiasaan perilaku yang buruk masih dilakukan responden yaitu jajan sembarang, namun sebagian besar responden sudah melakukan beberapa sikap dan perilaku yang baik seperti makan sayur, buah, berolahraga, dan melakukan kebersihan diri serta lingkungan. Para responden mampu mengidentifikasikan pengertian kesehatan individu serta mampu menjelaskan sikap dan perilaku hidup sehat yang harus dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat.
PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI PEMBIMBING KLINIK TERHADAP KINERJA DALAM MEMBIMBING PRAKTEK KLINIK DI RSUD dr.SLAMET GARUT TAHUN 2015 Shalahuddin, Iwan
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.142 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.302

Abstract

Kinerja pembimbing praktek klinik yang optimal akan berkontribusi menghasil  lulusan  pendidikan  keperawatan  yang  dapat  dipergunakan  menjadi tenaga profesional  bidang keperawatan.  Namun saat ini masih dijumpai adanya kendala mengenai lulusan pendidikan keperawatan. Kegiatan pembelajaran praktek klinik sangat penting bagi mahasiswa program pendidikan keperawatan. Pembelajaran klinik merupakan jantungnya  proses  pendidikan  pada program  pendidikan  keperawatan. Kinerja  pembimbing  praktek  klinik  dipengaruhi  kompetensi  profesional yang dimiliki, motivasi berprestasi yang dapat mendorong perilaku pembimbing praktek klinik dalam proses pembelajaran praktek. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui  pengaruh  kompetensi  dan  motivasi  pembimbing  klinik  terhadap  kinerjanya  dalam  membimbing  praktek  klinik  di RSUD Kabupaten Garut. Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  analitik  non  exsperimen dengan pendekatan yang dipergunakan adalah cross sectional. Hasil penelitian berdasarkan  hasil uji statistik variabel kompetensi pembimbing klinik terhadap  kinerja pembimbing  praktek klinik diperoleh nilai koefisien regresi sebesar 1,164, artinya setiap kenaikan 1% kompetensi pembimbing klinik akan diikuti dengan kenaikan kinerja pembimbing  praktek klinik sebesar 1,164 % karena parameter pada nilai koefisien tersebut positif. Pada uji t diperoleh nilai t hitung 8,024 > 2,423 t tabel dengan tingkat kepercayaan 99%  atau α  = 1 %. Sehingga   dapat   menunjukkan   adanya   pengaruh   positif   dan   signifikan kompetensi pembimbing klinik terhadap kinerja pembimbing praktek klinik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI PADA LANSIA DI KAMPUNG HONJE LUHUR KELURAHAN SUKAGALIH WILAYAH KERJA PKM PEMBANGUNAN KECAMATAN TAROGONG KIDUL KABUPATEN GARUT TAHUN 2017 DA, Iceu Amira
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.208 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.311

Abstract

Hipertensi yaitu keadaan dimana tekanan darah seseorang sistolnya lebih dari 120 mmhg dan diastolenya lebih dari 80 mmhg. Penyebab hipertensi salah satunya adalah kebiasaan makan yang  kurang  baik  terutama  tidak  memperhatikan  fak tor  diet  hipertensi.  Lansia  sering mengkonsumsi garam yang berlebih pada masakannya. Diet sangat penting untuk menurunkan tekanan  darah  namun  kenyataannya  lansia  masih  banyak  yang  tidak  patuh  terhadap  diet hipertensi, disebabkan karena kurang pengetahuan mengenai diet hipertensi.Desain  penelitian  yang  digunakan  yaitu  descriptif  correlational    dengan  pendekatan  cros sectional  pada  lansia  yang  menderita   hipertensi.  Jumlah  responden  dalam  penelitian  ini sebanyak 99 orang lansia ( total sampling) yang mendeita hipertensi.Hasil penelitian menunjukan bahwa lansia yang berpengetahuan kurang dan patuh pada diet hipertensi sebanyak 34 orang (34.34% ), sedangkan lansia yang berpengetahuan kurang dan tidak patuh terhadap diet hipertensi seban yak 9 orang (9%), lansia yang berpengetahuan baik dan  patuh  terhadap  diet  hipertensi  sebanyak  45  orang(  45,45%),  sedangkan  lansia  yang berpengetahuan baik dan tidak patuh terhadap diet hipertensi sebanyak 11 orang (11.11%).Analisis  data  menggunakan  uji  Pearson  Chi  Square  dengan  nilai  korelasi  sebesar  0.029  dan nilai p value <   artinya ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan diet hipertensi .Berdasarkan pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet hipertensi pada lansia di Kp. Honje Luhur.

Page 1 of 2 | Total Record : 14