cover
Contact Name
Muhammad Ilham
Contact Email
muhammadilham@iainkendari.ac.id
Phone
+6285395492216
Journal Mail Official
jurnalatadib@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kendari Jln. Sultan Qaimuddin, No. 17 Baruga Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan
ISSN : 19794908     EISSN : 25983873     DOI : https://doi.org/10.31332/
Core Subject : Education,
Al-Tadib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan is a forum publishing original articles related to research-based education or Islamic education. It is published by Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kendari (Faculty of Education and Teaching, IAIN Kendari). This journal is for professionals, academics, researchers, and scholars whose empirical work focuses on curriculum, teaching methodology, learning activity, teaching media, learning approaches, learning achievement, character education, evaluation in education and the relationship between Islam and education. Authors are welcomed to submit their manuscripts for publication. Al-Tadib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan publishes articles on education in any area of study twice a year, every June and December. This journal charges no fees for publication.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 224 Documents
Pengaruh Internet dan Media Sosial terhadap Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa Dedyerianto Dedyerianto
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Volume 12 No. 2, 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv12i2.1206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis pengaruh internet (Media Belajar) terhadap Kemandirian Belajar siswa  kelas IPA pada SMA di Kota Kendari; 2) Menganalisis pengaruh internet (Media Belajar) terhadap hasil belajar siswa kelas IPA pada SMA di Kota Kendari; 3) Menganalisis pengaruh sosial media terhadap Kemandirian Belajar siswa  kelas IPA pada SMA di Kota Kendari;  4) Menganalisis pengaruh sosial media terhadap hasil belajar siswa  kelas IPA pada SMA di Kota Kendari; 5) Menganalisis pengaruh kemandirian belajar terhadap Hasil Belajar siswa  kelas IPA pada SMA di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan angket (Kuesioner). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa siswi di empat SMA di Kota Kendari. Teknik penarikan sampel menggunakan sampling jenuh dimana semua populasi digunakan sebagai sampel yang terdiri dari 332 peserta responden. Teknik analisis data untuk menjawab permasalahan pada hipotesis penelitian ini adalah menggunakan analisis jalur. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) internet (media belajar) memiliki pengaruh terhadap kemandirian belajar dengan nilai sig. 0,402 pada p-value 0,000; 2) Internet (Media Belajar) memiliki pengaruh terhadap hasil belajar dengan nilai sig. 0,278 pada p-value 0,000; 3) Sosial media tidak memiliki pengaruh terhadap kemandirian belajar dengan nilai sig. 0,002 pada p-value 0,967; 4) Sosial Media memiliki pengaruh terhadap hasil belajar dengan nilai sig. – 0,163 pada p-value 0,002 dan 5) Kemandirian Belajar tidak memiliki pengaruh terhadap hasil belajar dengan nilai sig. - 0.091 pada p-value 0,111.
IMPROVING STUDENTS’ MOTIVATION THROUGH SHORT STORY IN LEARNING ENGLISH Wa Saripah; Suhartini Syukri
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 10, No 2 (2017): Vol. 10 No. 2, Juli-Desember 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v10i2.627

Abstract

AbstrakSiswa terlihat tidak aktif, tidak ada binar mata antusias, kurang bergairah, stress dan memberi respon negatif lainnya merupakan faktor penghambat pembelajaran Bahasa Inggris yang terjadi di kelas X2 MAN 1 Bombana tahun pelajaran 2014/2015. Melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) masalah ini dicoba untuk diatasi dengan menggunakan short story. PTK dilakukan dalam 2 siklus, dengan tujuan penelitian: mendeskripsikan aktivitas siswa, dan mengetahui respon siswa terhadap proses belajar Bahasa Inggris. Subjek penelitian adalah Siswa Kelas X2 MAN 1 Bombana tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah siswa 23 orang. Data diperoleh melalui observasi, penyebaran angket, dan dokumentasi. Kemudian dianalisilis secara deskriptif kualitatif. Hasil angket motivasi siklus I; 46% dengan kualifikasi rendah. Disiklus II, persentase ini meningkat menjadi 84% dengan kualifikasi tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa meningkat, respon siswa positif dan indikasi kuat motivasinya meningkat.Kata Kunci: cerita pendek; motivasi siswa.
JEJAK KEGEMILANGAN INTELEKTUALISME ISLAM DALAM PENTAS SEJARAH DUNIA (Kontribusi Ilmiah Kaum Mawali Persia pada Periode Klasik) Muh. Ikhsan
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 8, No 1 (2015): Vol. 8 No. 1, Januari-Juni 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v8i1.397

Abstract

AbstrakSejarah dan peradaban Islam senantiasa melibatkan etnis dalam setiaptahapan kemunculan, perkembangan, kemajuan hinggakemundurannya. Artinya sepanjang sejarahnya, dari masa klasiksampai masa modern, peradaban Islam tidak terlepas dari peran etnisdi dalamnya, baik etnis Arab maupun non Arab. Etnis dalam maknasemantiknya dapat mengacu kepada suku, kabilah, klan ataukomunitas sosial yang diikat oleh kesamaan-kesamaan priomordial;kesamaan keturunan atau genealogi (berasal dari darah yang sama)dan kesamaan geografis (wilayah). Secara operasional, etnis jugabermakna suatu entitas kebangsaan, perwujudan dari kesamaanprimordial di atas. Selain etnis Arab, pada kenyataannya etnis nonArab juga ikut berperan secara signifikan dalam proses peradabanIslam tersebut. Bahkan menurut Ibn Khaldun, meskipun pada awalkemunculan dan perkembangannya peradaban Islam itu berada diJazirah Arab, namun bangsa yang lebih banyak perperan dalam prosesperkembangan dan kemajuan peradaban tersebut adalah etnis nonArab. Etnis non Arab inidalam sejarah dan peradaban Islam dikenaldengan al-mawali, khususnya etnis non Arab yang menganut agamaIslam. Di antara al-mawali yang berperan dalam proses peradabantersebut adalah etnis Mawali (Persia), Turki, Afrika dan lainnya. Padamasa Daulah Abbasiyah, peran al-Mawali sangat signifikan. Bahkanberkat kontribusi dan peran signifikan etnis al-mawali, masa daulahini dalam sejarah dan peradaban Islam sering disebut sebagai masapuncak kegemilangan peradaban Islam dan masa keemasan (thegolden age). Masa khalifah al-Ma’mun merupakan masa puncakperadaban Islam, khususnya dalam ilmu pengetahuan dankebudayaan, sehingga memberikan pengaruh konstruktif terhadapkemajuan ilmu pengetahuan awal abad pertengahan dalam dunia Islamdan dalam dunia Barat modern secara umum.Kata kunci: peradaban Islam, intelektualisme Islam, Mawali Persia.
PRINSIP KETELADANAN DALAM PENDIDIKAN KELUARGA MENURUT AL-QUR’AN Syofria Nisda M.A
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Volume 12 No. 1, 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v12i1.1276

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keteladanan dalam pendidikan keluarga berdasarkan surat Al-Ahzab ayat 59. Dalam pendidikan keluarga, keteladanan sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia yang tak lepas dari fitrah manusia itu sendiri. Namun, pada dasarnya semua itu sudah di jelaskan Allah SWT dalam Alquran. Surat AlAhzab ayat 59 menjelaskan bagaimana prinsip keteladanan dalam keluarga dan tahap-tahap dalam keteladanan dalam pendidikan keluarga sekaligus peranan keteladanan dalam pelaksanaan pendidikan agama Islam. Metode penelitian ini adalah library research atau penelitian kepustakaan yaitu dengan membaca buku-buku yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Allah SWT sudah menjelaskan konsep keteladanan dalam pendidikan keluarga yaitu prinsip keteladanan dalam pendidikan keluarga berdasarkan surat Al-Ahzab ayat 59 yang menjelaskan peranan pemakaian jilbab yang disampaikan Rasululullah SAW kepada istri-istrinya, anak-anaknya dan ummat Islam yang dengan penyampaian pemakaian jilbab tersebut mengandung nilai-nilai keteladanan. Ummat Islam dituntut untuk selalu meneladani Rasullullah SAW yang rangkaian perilakunya mengandung nilai-nilai pendidikan. Tahap-tahap dalam pemberian keteladanan berdasarkan surat Al-Ahzab ayat 59, yaitu: dimulai dari sendiri, lingkungan keluarga, dan kaum muslimin (masyarakat). Peranan keteladanan dalam pelaksanaan ajaran Islam diantaranya sebagai metode dakwah dalam pelaksanaan ajaran Islam dengan berdasarkan Alquran. Kata Kunci : Keteladanan, Pendidikan Keluarga, Al-Ahzab
PERANAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Ety Nur Inah
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan 2013: Vol. 6 No. 1 Januari - Juli 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v6i1.299

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial yang hidup berkelompoksaling membutuhkan satu sama lain. Sebagai makhluk sosial danhidup berkelompok dalam kehidupan sehari-hari tentu tidak luputdari interaksi atau komunikasi. komunikasi adalah prosespenyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan atauaudiens baik itu dalam bentuk simbol, lambang dengan harapanbisa membawa atau memahamkan pesan itu kepada masyarakatserta berusaha mengubah sikap dan tingkah laku. Komunikasi jugadigunakan dalam dunia pendidikan dan memiliki peranan yangbegitu penting dalam pendidikan di antaranya, pertama fungsipengawasan, fungsi ini berupa peringatan dan kontrol maupunkegiatan persuasif. Pengawasan dan kontrol ini dapat dilakukanuntuk aktifitas prevensif untuk hal-hal yang tidak diinginkanseperti pemberian bahaya narkoba yang dilakukan melalui mediamasa dan ditunjukan kepada para pelajar dan lebih luas lagi kepadamasyarakat. Kedua fungsi sosial learning, fungsi sosial learning iniadalah melakukan guilding dan pendidikan sosial kepada semuaorang. Fungsi ini memberikan pencerahan kepada masyarakatdimana komunikasi massa itu berlangsung. Dan ketiga fungsipenyampaian informasi. Fungsi ini merupakan proses penyampaianinformasi kepada masyarakat luas umumnya dan khususnyakepada peserta didik dalam hal penyampaian pesan yang berupamateri yang relevan dengan tujuan instruksional pendidikan.Selanjutnya tujuan komunikasi dalam pendidikan, jika kita sebagaipengajar maka kita sering berhubungan dengan pelajar, olehkarena itu, kita bertujuan menyampaikan informasi tentang materipelajaran yang akan diajarkan, agar materi pelajaran yangdisampaikan dapat dimengerti dan dipahami sebagai komunikasiyang kita laksanakan dapat tercapai. Dan ada 6 komponen yangharus digunakan dalam pendidikan yang tidak dapat dipisahkansatu sama lain di antaranya yaitu: sumber (source), komunikator(encoder), pesan (massage), komunikan (decoder), media(channel), effek (hasil).Kata Kunci: Peranan, Komunikasi dan Pendidikan.
ANALISIS PENGETAHUAN DASAR MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 3 KENDARI SEBAGAI GAMBARAN PERSIAPAN SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL Tandri Patih
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 9, No 1 (2016): VOL 9. NO. 1 JANUARI-JUNI 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v9i1.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan memberikan analisis secara deskriptif dan inferensia terhadap Pengetahuan Dasar Matematika (PDM) yang dimiliki oleh siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Kendari sebagai gambaran persiapan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional. Berdasarkan hasil analisis secara deskriptif diketahui bahwa secara keseluruhan PDB, PDGP, PDA, dan PDS siswa SMP Negeri 3 Kendari memiliki rata-rata yang rendah dan dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal untuk mata pelajaran matematika, dimana PDM siswa yang terendah adalah pengetahuan siswa terhadap konsep dasar aljabar (PDA). Hasil analisis inferensia menunjukkan bahwa hanya pengaruh langsung PDB terhadap PDGP dan PDA siswa, serta pengaruh langsung PDA dan pengaruh tidak langsung PDB terhadap PDS siswa saja yang signifikan pada               = 5%. Sedangkan, pengaruh langsung PDA, serta pengaruh tidak langsung PDB terhadap PDGP siswa signifikan pada  = 10%. Kemudian, pengaruh langsung PDB terhadap PDS siswa diketahui signifikan hanya pada  = 20%. Kontribusi masing-masing pengaruh PDM siswa dan nilai R2 yang masih tergolong rendah, mengindikasikan adanya variabel lain yang ikut mempengaruhi masing-masing hubungan PDM siswa, diantaranya yaitu kemampuan komunikasi/ representasi matematik siswa, yang tentu akan berdampak pada rendahnya hasil tes yang mereka peroleh, terlebih lagi pada siswa kelas IX yang akan melaksanakan Ujian Nasional. Kata kunci: PDM, PDB, PDA, PDGP, PDS
DINAMIKA KARAKTERISTIK PENDIDIKAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Studi Analisis Tematik Ayat-Ayat Tentang Pendidikan) Muhammad Hasdin Has
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan No 2 (2014): VOL 7. NO. 2 JULI-DESEMBER 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.322

Abstract

Tulisan ini tentang karakteristik pendidikan perspektif al-Quran dilatarbelakangi oleh berbagai teori pendidikan dan ijtihadpara ilmuan dalam mencari sistem pendidikan terbaik bagi pesertadidik dan perkembangannya juga memunculkan lembaga-lembagapendidikan berlabel agama Islam dari tingkat dasar sampaiperguruan tinggi, kemudian dalam al-Quran terdapat banyak ayattentang pendidikan baik hakikat dan unsur-unsurnya menggugahpenulis untuk melihat sejauh mana konsep pendidikan perspektif al-Qur’an.Tulisan ini adalah library research dengan mengeksplorasiberbagai ayat-ayat tentang pendidikan dalam al-Qur’an sertapetunjuk hadis yang relevan kemudian dianalisis dengan pendekatantafsir tematik sehingga berhasil memunculkan karakteristik dantujuan pendidikan dalam al-Quran.Terdapat tiga term pendidikan dalam al-Quran: tarbiyah,ta’lim dan ta’dib. Kata tarbiyah lebih mewakili pendidikan Islamperspektif al-Quran karena maknanya mencakup mendidik,mengajar, mengasuh, membimbing (Q.S al-Fatihah ayat 2).Kemudian pendidik sesungguhnya adalah Allah Swt melalui rasulrasul-Nya untuk menciptakan insan kamil dengan segala karakterterpujinya (Q.S al-Taubah ayat 128 dan al-Alaq ayat 1-5) olehkarena itu tujuan pendidikan dalam al-Quran adalah memeliharafitrah manusia menuju kesempurnaan (Q.S al-Dzariyat ayat 56).Kata Kunci: Pendidikan, al-Quran, dan
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL KOOPERATIF NUMBER HEAD TOGETHER PADA SISWA KELAS III B MADRASYAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 KONAWE SELATAN La Usaha; Ety Nur Inah; Fatimah Kadir
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 11 No 2, Juli-Desember 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v0i0.1110

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together (NHT). Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah  observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi Sumber Energi dan Bentuk Permukaan Bumi. Ketuntasan belajar siswa pada siklus I mencapai 71,42% dan siklus II mencapai 90,47% dengan nilai rata-rata pada siklus I, 70,85 dan siklus II 78,95 dengan demikian peningkatan hasil belajar dari pra siklus ke siklus I, 23,33%, dan siklus I ke siklus II, 31,37%. Begitu pula dengan aktifitas siswa dan guru, siswa mulai terbiasa dengan metode ini sehingga mereka senang dalam proses pembelajaran dengan berkelompok. Hal ini terlihat ketika siklus II siswa sudah mulai aktif dengan pencapaian hasil belajar rata-rata memperoleh nilai 78,95 dan untuk guru  senang dengan metode ini karena semua siswa kelas IIIb aktif dalam proses belajar mengajar.Kata Kunci : Pendidikan Lingkungan; Pembelajaran; Karakter Peduli Lingkungan  
ASSESSMENT DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Laode Anhusadar
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan 2013: Vol. 6 No. 1 Januari - Juli 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu upaya untuk memanusiakanmanusia. Artinya, melalui proses pendidikan diharapkan terlahirmanusia-manusia yang baik. Standar manusia yang “baik” berbedapada setiap masyarakat, bangsa atau negara. Hal tersebut disebabkanoleh perbedaan pandangan filsafah yang menjadi keyakinannya.Perbedaan filsafah yang dianut dari suatu bangsa akan membawaperbedaan dalam orientasi atau tujuan pendidikannya.Anak usia dini merupakan anak-anak yang berusia 0-8 tahun,di mana pada periode itu jiwa anak-anak masih bersifat utuh bulatatau total dan belum nampak diferensiasi tri sakti manusia yaitupikiran, rasa dan kemauan. Pada masa kanak-kanak segala dorongan,nafsu diperlukan untuk memenuhi segala keinginannnya. Selainadanya kekuatan yang ada dalam jiwanya, anak-anak juga memilikipancaindera yang merupakan sumber kekuatan untuk memasukkanalam luar ke dalam jiwanya.Penyusunan perencanaan, pelaksanaan proses, dan penilaianmerupakan rangkaian program pendidikan yang utuh, dan merupakansatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya.Dalam hal ini, penilaian dapat juga sebagai Assessment. Assessmentdibuat untuk mengetahui kemajuan belajar anak dan sebagai teknikpelaporan. Assessment merupakan cara untuk memantauperkembangan belajar anak melalui pemantauan terus menerus dalamberbagai konteks dan berdasarkan apa yang dapat dekerjakan dandihasilkan.Kata Kunci: Pendidikan, Anak Usia Dini dan Assessment.
Kedudukan Manusia di Dunia (Perspektif Filsafat Pendidikan Islam) Nuryamin Nuryamin
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 10, No 1 (2017): Vol. 10 No. 1, Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v10i1.556

Abstract

Manusia memiliki daya-daya untuk melaksanakan fungsinya, baik sebagai ‘abdi (mu’abbid), khalifah fi al-ardh, maupun immarah fi al-ardh. Sebagai Mu’abbid, manusia dituntut tidak hanya semata-mata dalam konteks ibadah wajib seperti shalat, puasa, zakat, dan lain sebagainya, tetapi juga segala sesuatu aktivitas yang bernilai baik dalam kehidupannya yang dilakukan dengan tujuan pendekatan diri pada penciptanya, Tuhan. Baik sebagai mu’abbid, maupun sebagai khalifah dituntut untuk merefleksikan sifat-sifat Tuhan ke dalam dirinya dan menjadikan sifat-sifat itu aktual dalam berbagai tindakannya. Pengupayaan sifat-sifat Tuhan ini merupakan suatu keniscayaan dalam pembentukan humanitas manusia muslim sebagai potret dan lambang kebaikan dan kebajikan yang mesti selalu ditiru dan diupayakan agar nantinya menjadi sikap diri menuju aktualisasi diri. Ia bertugas untuk menata dunia sedemikian rupa sehingga dapat menjadikan manusia hidup sejahtera, damai, sentosa dan bahagia.Kata kunci: aktualisasi; Mu’abbid; kedudukan; potensi.

Page 11 of 23 | Total Record : 224