cover
Contact Name
Muhammad Ilham
Contact Email
muhammadilham@iainkendari.ac.id
Phone
+6285395492216
Journal Mail Official
jurnalatadib@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kendari Jln. Sultan Qaimuddin, No. 17 Baruga Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan
ISSN : 19794908     EISSN : 25983873     DOI : https://doi.org/10.31332/
Core Subject : Education,
Al-Tadib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan is a forum publishing original articles related to research-based education or Islamic education. It is published by Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kendari (Faculty of Education and Teaching, IAIN Kendari). This journal is for professionals, academics, researchers, and scholars whose empirical work focuses on curriculum, teaching methodology, learning activity, teaching media, learning approaches, learning achievement, character education, evaluation in education and the relationship between Islam and education. Authors are welcomed to submit their manuscripts for publication. Al-Tadib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan publishes articles on education in any area of study twice a year, every June and December. This journal charges no fees for publication.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS ARGUMENTATIF MELALUI MODEL HALAQAH Amiruddin Amiruddin
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 9, No 1 (2016): VOL 9. NO. 1 JANUARI-JUNI 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v9i1.501

Abstract

Hasil-hasil penelitian terdahulu menyatakan bahwa kemampuan menulis di beberapa subjek pendidikan ternyata masih rendah dan bahwa keterampilan menulis, khususnya menulis argumentatif itu dianggap sulit untuk dikuasai. Alternatif yang ditawarkan adalah penggunaan model halaqah ilmiah (MH). Masalah penelitian yang dinyatakan ini adalah (1) Apakah ada peningkatan keterampilan menulis argumentatif siswa dengan menggunakan MH? (2) Apakah penerapan MH efektif menanggulangi kesulitan menulis argumentatif? (3) Bagaimanakah respon guru terhadap MH? (4) Apakah MH dapat membentuk kepribadian menulis? Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui  keefektifan model halaqah bagi peningkatan kemampuan menulis argumentatif, (2) menggambarkan sistem atau desain dan proses penerapan model halaqah dalam proses pembelajaran menulis argumentatif, (3) memperoleh gambaran respon guru terhadap MH sebagai sebuah model pembelajaran yang diharapkan menjadi alternatif solutif bagi peningkatan keterampilan menulis argumentatif, (4) mengetahui kepribadian menulis yang terbentuk melalui MH. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Desain Kelompok Pembanding Pretes-Postes Beracak. Analisis kualitatif digunakan untuk data-data dari tulisan argumentatif siswa, hasil angket, wawancara, dan observasi, sedangkan program SPSS versi 17 digunakan untuk menganalisis data kuantitatif dari hasil tes awal dan tes akhir dari model halaqah ilmiah (MHI), model halaqah tradisional (MHT), dan model konvensional (MKonv). Dari hasil penelitian dibuktikan bahwa MH dapat meningkatkan keterampilan menulis argumentatif siswa. MHI lebih baik dalam meningkatkan keterampilan menulis argumentatif daripada MHT dan MKonv.                                                                         Kata Kunci: model pembelajaran, halaqah, menulis argumentative
Analisis Perbandingan Karakter Menghargai Prestasi Siswa Sekolah Menengah Atas Arif Rahman Hakim
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Volume 13 Nomor 1 2020
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv13i1.1563

Abstract

Penelitian survei ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana perbandingan sikap siswa sekolah menengah atas terhadap pendidikan karakter menghargai prestasi. Survei yang menggunakan metode komparatif ini dilaksanakan pada 890 siswa sebagai populasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 58 siswa kelas XII IPA di salah satu sekolah menengah atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berpartisipasi dalam penelitian ini memiliki karakter yang baik dalam menghargai prestasi. Mengingat pentingnya penerapan pendidikan karakter pada siswa pada setiap jenjang pendidikan, sangat diharapkan adanya peningkatan kesadaran siswa dalam menghargai prestasi. 
KETERAMPILAN MENGELOLA KELAS DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PROSES PEMBELAJARAN St. Fatimah Kadir
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan No 2 (2014): VOL 7. NO. 2 JULI-DESEMBER 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.315

Abstract

Keragaman latar belakang siswa dan kemampuan belajarnyamenjadi fokus dalam mengelola kelas. perbedaan kemampuan dankecendrungan yang dimiliki siswa berkaitan dengan sikap belajarsiswa, kondisi seperti ini menjadi bagian yang terpenting yang harusdiperhatikan karena aktivitas belajar banyak ditentukan oleh sikapbelajar peserta didik. Ketika pembelajaran dimulai peserta didiksering menunjukkan sikap penolakan berarti siswa kurang bisamerespon pembelajaran yang dilakukan oleh guru ketika siswamenunjukkan sikap menerima berarti secara emosional ada kesediaanuntuk menerima pembelajaran yang dilakukan oleh guru kenyataanseperti ini diperlukan kemampuan mengelola kelas dengan baik agartercipta kondisi belajar yang kreatif, aktif, menyenangkan, gembiradan berbobot.Pengelolaan kelas terdiri dari dua kata; pengelolaan dan kelas.Pengelolaan diambil dari akar kata “kelola” yang diberi awalam“pe” dan akhiran “an” berati pengelolaan adalah pengaturan danpenataan kegiatan. Kelas adalah tempat untuk memperolehtransformasi ilmu pengetahuan bagi siswa yang berlangsung secarakondusif, dialogis, dan menyenangkan.Kelas diartikan juga sekelompok orang yang melakukankegiatan bersama untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dari guru.Dengan demikian pengelolaan kelas adalah keterampilan guru untukmenciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan mengendalikanjika terjadi gangguan dalam pembelajaran. Kelas ketika dikelolasecara baik akan menimbulkan kehangatan dan antusiasme belajarpeserta didik.Kata Kunci: Pembelajaran, mengelola kelas, dan guru.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP Lukman Sani
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 11 No 2, Juli-Desember 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v0i0.979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan rata-rata peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis (KBKM) siswa yang diajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional; (2) Mengetahui perbedaan rata-rata peningkatan KBKM siswa yang diajar dengan model pembelajaran TTW dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Kendari yang terdiri dari 7 kelas paralel. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Penentuan kelas eksperimen dan kontrol dilakukan dengan random kelas dan diperoleh kelas VIII5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII6 sebagai kelas kontrol.. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji hipotesis menggunakan Uji Beda Dua Rata-rata (Uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa:(1) Rata-rata peningkatan KBKM siswa yang diajar dengan model pembelajaran TTW adalah 0,3925 (sedang) dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 0,2933 (rendah); (2) Secara signifikan rata-rata peningkatan KBKM siswa yang diajar dengan  model pembelajaran TTW lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata peningkatan KBKM siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis Matematis; Model Pembelajaran Think Talk Write. 
RELEVANSI KURIKULUM PERBANKAN SYARI’AH DENGAN DUNIA KERJA (Analisis Kurikulum Program Studi Perbankan Syari’ah STAIN Sultan Qaimuddin Kendari) Akmal Akmal
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan 2014: Vol. 7 No. 1 Januari - Juli 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i1.247

Abstract

Analysis of curriculum study program of STAIN Kendari Islamic banking to its relevance to the world of work insustri sharia compliance with the industrial market pragmatism sharia. The composition and structure of the study program curriculum is designed on Islamic banking filosafi "Bee Smart" which comprises: main course competencies (MKU) 56%, 21% charged basic subjects (MKD), 12% of subjects supporting the rest of MKL. Semester credit units (credits) to be solved Islamic banking department of student totaled 145 credits consisting of 28 credits MKD, MKU 93 credits, 18 credits MKP, MKL, 12 credits. Learning tool is equipped with a technology-based instructional media and completeness of lab planning and mini sharia banks. SDM is supported 37 faculty lecturer sharia and Islamic economics, 6 lecturers Prodi with sharia-based educational qualifications, which amount will be increased to 16 lecturers in 2019.Constraints Prodi Islamic banking is a common obstacle that opens PTAI department / department of banking / economy sharia with the nomenclature of which the HR people and the implementation of the curriculum tend to charge Fiqh Muamalat concepts and theories. While the industrial market pragmatism requires the implementation of sharia more technical curriculum, the Faculty of Economics and Business nomenclature Islam is more appropriate, such as the status of the plan over STAIN be IAIN Sultan Qaimuddin Kendari nomenclature Faculty of Economics and Business Islamic adjusted.Keywords: Curriculum, Prodi Islamic banking, shariah industry workforce.
KONFIRMASI NILAI-NILAI KARAKTER PADA ANAK USIA DINI Leliy Kholida
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 10, No 1 (2017): Vol. 10 No. 1, Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v10i1.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara institusi pendidikan program penitipan anak usia dini seharian (full day) dalam berkomunikasi dengan orangtua tentang pembentukan karakter di masa kanak-kanak mereka.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan model studi kasus, penulis menggunakan pengumpulan data dengan cara observasi pembelajaran di SPS Batik Mangunan Kalitirto kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, wawancara, reduksi data serta studi dokumentasi buku penghubung dua anak didik program penitipan anak usia dini seharian (full day). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cara SPS Batik ini dalam berkomunikasi dengan orang tua anak didik mereka dengan memfasilitasi buku Penghubung sebagai dokumentasi  dan sebagai sarana untuk memberitahu kejadian yang dialami anak, materi apa saja yang diberikan di sekolah dalam masa penanaman karakter di masa kanak-kanak, ini merupakan salah satu dokumentasi yang langsung bisa dibaca oleh orang tua yang mungkin saja tidak bisa berkomunikasi langsung secara intensif dikarenakan kesibukannya. Kata Kunci: Anak Usia Dini; Pendidikan Karakter.
FENOMENA BULLYING DALAM PENDIDIKAN Masdin Masdin
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan No 2 (2013): VOL 6. NO. 2 JULI-DESEMBER 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v6i2.306

Abstract

Bullying merupakan perilaku yang tidak diinginkan,agresif dikalangan anak-anak usia sekolah yangmelibatkan ketidakseimbangan kekuasaan antarapembully dan korbannya, perilaku selalu diulang.Bullying, ketika seseorang atau sekelompok orangberulang kali mencoba untuk menyakiti seseorang yanglemah, seperti memukul, menendang, atau denganmenggunakan nama panggilan yang kurang baik,mengejek, menghina serta menggoda atau dengancemoohan seksual, menyebarkan rumor atau mencobauntuk membuat orang lain menolak seseorang. Bullyingsebagai "tindakan negatif secara fisik atau lisan yangmenunjukkan sikap permusuhan.Kara Kunci: Bullying, kekuasaan dan permusuhan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIIA SMPN 1 KALAENA KECAMATAN KALAENA KABUPATEN LUWU TIMUR Susilowati Susilowati; Muhammad Hajarul Aswad A; Hasri Hasri
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 1, Januari-Juni 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v11i1.945

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang valid dan efektif untuk meningkatkan kreativitas belajar matematika siswa kelas VIIA SMPN 1 Kalaena Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan. Model pengembangan yang digunakan adalah mengadopsi model 4D Thiagarajan Sammel yang terdiri dari 4 tahap yakni Define, Design, Develop, dan Disseminate. Karena keterbatasan waktu penelitian, maka tahapan yang dilakukan hanya sampai pada tahap Develop. Pengumpulan data dilakukan kepada 33 orang siswa di kelas VIIA SMPN 1 Kalaena dengan mengujicobakan LKS. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa LKS, lembar observasi aktivitas siswa, dan penyebaran angket terkait respon siswa. Berdasarkan hasil analisis valdiitas diperoleh bahwa LKS dinyatakan valid. Berdasarkan lembar observasi aktivitas siswa, LKS juga dinyatakan efektif untuk diterapkan. Hasil angket mengenai respon siswa menyebutkan bahwa 81,39% siswa setuju dengan penerapan LKS dalam pembelajaran di kelas. Kreativitas siswa juga mengalami peningkatan dari 6,7% - 15,15% menjadi 15,15% - 45,46%. Penelitian ini menemukan bahwa LKS yang telah dikembangkan memenuhi kriteria valid dan efektif dan dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas belajar matematika siswa kelas VIIA SMPN 1 Kalaena Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan. Kata Kunci: Kreativitas Belajar; Matematika; Pengembangan LKS.
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN SARAPAN PAGI, DUKUNGAN ORANG TUA, FASILITAS SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 01 GUNUNG SARI KEC. BONEGUNU KAB. BUTON UTARA Jumarddin La Fua; Ratna Umi Nurlila
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 9, No 2 (2016): Vol. 9 No. 2 Juli-Desember 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v9i2.511

Abstract

Prestasi belajar adalah kemampuan seorang siswa dalam melakukan kegiatan belajar sesuai dengan bobot yang dicapainya. Prestasi belajar tidak semata-mata ditentukan oleh tingkat kemampuan intelektualnya, faktor-faktor lain yang mempengaruhi seperti kebiasaan sarapan pagi, dukungan orang tua, dan fasilitas sekolah serta faktor-faktor yang turut mempengaruhi prestasi belajar. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan prestasi belajar khususnya yang berkaitan dengan kebiasaan sarapan pagi, dukungan orang tua, dan fasilitas sekolah pada usia sekolah di Sekolah Dasar Negeri 01 Gunung Sari Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara.            Jenis penelitian yang di gunakan adalah survai analitik dengan mengunakan pendekatan cross sectional yaitu penelitian yang melakukan  pengukuran variable independent dan dependent secara bersamaan pada satu saat tertentu. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah  siswa  SDN 01 Gunung Sari kelas ( III, IV, dan V) yang berjumlah 85 siswa. Sampel penelitian ini 46 di tentukan dengan mengunakan rumus Slovin. Tehnik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial mengunakan uji statistic Square (X²) dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,01). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara kebiasaan sarapan pagi, dukungan orang tua, fasilitas sekolah dengan prestasi belajar siswa di SD Negeri 01 Gunung Sari kecamatan bonegunu kabupaten buton utara. Dengan mengunakan uji chis quare antara kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar di peroleh nilai p = 0,002, untuk dukungan orang tua di peroleh nilai p = 0,000, dan untuk fasilitas sekolah di peroleh nilaiu p = 0,006.Kata Kunci:  Prestasi Belajar, Kebiasaan Sarapan Pagi, Dukungan Orang Tua, Dan Fasilitas Sekolah
MENYUSUN DAN MENGANALISIS TES HASIL BELAJAR Abdul Kadir
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 8, No 2 (2015): Vol. 8. No. 2, Juli - Desember 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v8i2.411

Abstract

Tes merupakan suatu bentuk alat evaluasi untuk mengukur seberapa jauhtujuan pengajaran telah tercapai,jadi berarti evaluasi terhadap hasilbelajar.Tes yang baik harus memenuhui beberapa persyaratan, yaitu; harusefisien, harus baku, mempunyai norma, objektif, valid (sahih), dan reliabel(andal). Untuk memperoleh tes yang memenuhi persyaratan tersebut makates yang telah dibuat perlu dianalisis. Analisis tes dimulai dari saatmenyusun tes dimana tes yang disusun harus berdasarkan Silabus/SAPsetiap mata pelajaran, membuat kisi-kisi terlebih dahulu, baru kemudianmenyusun soal sesuai kaidah-kaidah penyusunan soal berdasarkan jenis soalyang diinginkan. Bentuk tes pilihan ganda sukar atau mudahnya suatu soalbukan semata-mata ditentukan oleh materi soal, akan tetapi ditentukan jugaoleh teknik penyusunannya. Pedoman umum penulisan butir soal tes pilihanganda adalah; 1) Butir soal harus sesuai dengan indikator, 2) Pokok soal danpilihan jawaban harus dirumuskan secara jelas, singkat, padat, dan tegas,sehingga perumusan tersebut hanya mencakup pernyataan yang diperlukansaja, 3) Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar,4)Pokok soal dan pilihan jawaban tidak mengandung pernyataan yang bersifatnegatif ganda, 5) Pilihan jawaban yang merupakan kunci jawaban harusmenunjukan kebenaran mutlak dan terbaik, 6) Pilihan jawaban harushomogen dan logis secara materi dan bahasa, 7) Panjang rumusan pilihanjawaban harus relatif sama, 8) Pilihan jawaban sebaiknya jangan memakaibunyi “semua pilihan jawaban di atas salah “atau “semua pilihan jawaban diatas benar”, dan 9) Pilihan jawaban berbentuk angka harus disusunberdasarkan urutan kecil ke besar atau sebaliknya. Tes yang telah disusunperlu diuji coba terlebih dahulu kepada peserta lain sebelum diujikan kepadapeserta yang sebenarnya.Selanjutnya setiap peserta uji coba diambil skornyamasing-masing dan ditabelkan, kemudian hitung validitasnya,tingkatkesukaran, dan daya beda.Sebagai kesimpulan dari analisis tes adalah bahwadari sejumlah tes yang disusun maka soal yang diambil adalah soal-soalyang valid, indek kesukaran sedang, daya beda baik dan baik sekali.Soalyang tidak memenuhi kriteria ini dibuang (tidak dipakai).Oleh sebab itujumlah soal yang disusun harus melebihi jumlah soal yang diinginkan.Kata Kunci: validitas, reliabilitas, tes, hasil belajar

Page 3 of 22 | Total Record : 220