cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman
ISSN : -     EISSN : 24776300     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel konseptual yang berkaitan dengan bidang ilmu bimbingan dan konseling, pendidikan, dan psikologi pendidikan..
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
PROFESI GURU BIMBINGAN dan KONSELING DI ERA GLOBALISASI BERBASIS PENELITIAN Jarkawi Jarkawi
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 1, No 2 (2015): December, 2015
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.824 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v1i2.370

Abstract

Guru adalah suatu pekerjaan yang menuntut keahlian dalam melakukan suatu pekerjaan dan memiliki langkah langkah yang standar setiap tindakannya, memiliki dan menguasai berbagai teori sesuai dengan bidang keahliannya dan memiliki ketrampilan dasar dalam bidang dan pekerjaan sebagai seorang guru professional termasuk guru bimbingan dan konseling seperti yang tertuang di dalam  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional diktum poin c yakni. Sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevasi dan efesiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuia dengan tuntutan perubahan kehidupan local, nasional, dan global sehingga diperlukan pembaruan pendidikan secara terencana, terarah dan berkesinambungan ini artinya tuntutan akan suatu perubahan sebagai akibat globalisasi mendapat perhatian dan sekaligus sebagai driver force untuk melakukan perubahan dalam bidang pendidikan.Seorang guru BK tentu sebagai profesional dengan kejujurannya mengakui kelemahannya dalam melakukan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) sebagai salah satu usaha guru BK berperan serta dalam meningkatkan mutu layanan BK menjadi lebih baik bermakna dan mulia. Berusaha melakukan PTBK yang bermutu adalah sesuatu yang orgensi bagi keprofesionalan guru BK apalagi menjadikannya sebagai basis dalam meningkatkan  profesi ini sangat membantu untuk pengembangan profesi dan berani keluar dari Convort Zone yang menghambat akan perubahan dunia pendidikan serta dunia bimbingan dan konseling Zi Orga. 2003 (Taufik.2009;7)
KARAKTERISTIK BIMBINGAN DAN KONSELING PADA SETTING PENDIDIKAN DALAM TINJAUAN AL QUR’AN SURAH AL MU’MINUUN AYAT 57-61 Ali Rachman
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 3, No 1 (2017): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.26 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v3i1.1042

Abstract

Karakteristik bimbingan dan konseling dalam setting pendidikan memiliki perbedaan dengan setting yang lain. Pada setting pendidikan, pendekatan bimbingan dan konseling memiliki keragaman dan keunikan yang tersendiri. Spesfikasi yang dimaksud tentu saja menyelaraskan antara bidang pendidikan dan kepentingan peserta didik sebagai manusia yang berkembang secara psikologis dengan optimal secara seimbang. Tentunya pemahaman ini begitu kompleks membutuhkan landasan yang kokoh pula. Dalam pendekatan bimbingan dan konseling Islam, landasannya mengacu pada karakteristik: (1) Kolaborasi utuh dengan proses pendidikan, dalam rangka menjamin pewarisan nilai dan ajaran Islam sehingga setiap peserta didik mengacu pada surah Ath Thuur ayat 21  dan, (2) Bimbingan dan konseling merupakan konseptualisasi implementasi pendidikan mengacu pada surah  Ali Imran ayat 37. Secara utuh dan integral karakteristik bimbingan dan konseling pada Al Mu’minuun ayat 57- ayat 61, dengan ini mengacu pada: (1) Pengembangan kepribadian, sikap dan perilaku, (2) Beriman kepada Allah Swt secara menyeluruh, (3) Terbebas dari segala kemusyrikan, dan (4)  Membentuk konseli menjadi pribadi yang memiliki semangat rela berkorban._______________________________________________________________ Characteristics of guidance and counseling in educational settings have differences with other settings. In the educational setting, the guidance and counseling approach has its own diversity and uniqueness. The specification in question of course aligns the field of education and the interests of learners as human beings who develop psychologically with optimal balance. Surely this understanding is so complex requires a solid foundation as well. In the approach of guidance and counseling of Islam, the basis refers to the characteristics: (1) Collaboration intact with the educational process, in order to guarantee the inheritance of Islamic values and teachings so that each learner refers to surah Ath Thuur verse 21 and, (2) Guidance and counseling is a conceptualization Implementation of education refers to Surah Ali Imran verse 37. Intact and integral characteristics of guidance and counseling on Al Mu'minuun verse 57 verse 61, hereby refers to: (1) Development of personality, attitude and behavior, (2) Faith in God Swt thoroughly, (3) Free from all idolatry, and (4) Establish a counselee into a person who has the spirit of willing to sacrifice.
MANAJEMEN PENDIDIKAN MADRASAH ALIYAH BINAAN PESANTREN DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER PESERTA DIDIK Mariyatul Qibtiyah
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 2, No 1 (2016): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.346 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v2i1.670

Abstract

Educational success is only measured by cognitive domain, and barely measured from affective andpsychomotoric domains, thus fostering character and moral are neglected. There are many youngpeople, pupils and students that can not be expected to become the good skill of human resourcesbut they are to be a burden of development. The aim of this research is to formulate a conceptualmodel of educational management of character development. The research method is descriptivemethod. Locations of the research are MA Salafiyah Syafiiyah Tebuireng Jombang, MA Nurul JadidPaiton Probolinggo and MA Darusshulah Jember. The procedure of this research through threephases: orientation studies, general exploration and exploration centered. In this study theresearcher herself as a key instrument in collecting primary data and secondary data. Techniques ofdata collection through: in-depth interviews, participant observation and documentation studies.The research results showed that the planning is done to internalize the character values in theformulation of the vision, mission, objectives, syllabus and lesson plans and the entire program ofactivities that lead to the formation of character. Organizing done through the delegation of tasksbased on skill and profession of each teacher in various seminars, MGMP and workshops.Implementation of education are implemented integratedly among intra-curricular activities, extracurricularand pesantren activities. The strategy emphasizes the exemplary education, habituationand parenting. The principles taught in instilling character are through the process of knowledge(knowing), do (doing) and finally to familiarize (habituation). Assessment is done through programassessment, process and outcome. Output generated the character of learners. The Conclusion are;The success of the MA in planting character values can not be separated from the role of kyai,institutional leaders and chaplains (ustadz) in providing role models and guidance to the learnersto put it mildly solely seek the blessing of Allah, besides influenced by education managementdevelopment of good character, and values of best practices developed in pesantren throughhabituation life or ro'an mutual cooperation, brotherhood, freedom of thought, simplicity of life,independence and akhlakul karimah. Recommendations to the pesantren leaders, headmaster,teachers and education to continuously improve the development of character educationmanagement better. To the head of the government it is time to give attention to a balanced and fairMA significantly assisted pesantren has managed to produce graduates who are more character(noble).
PENGARUH KEMANDIRIAN DALAM BELAJAR DENGAN PERESTASI BELAJAR DAN PERANSERTA DALAM TUGAS KELUARGA Nurdin Adyi
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 1, No 2 (2015): December, 2015
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v1i2.366

Abstract

Ada tiga tujuan utama dari pendidikan dasar, yakni (1) mempersiapkan peserta didik bagi perannya di masa yang akan dating, (2) mengembangkan sika, pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk tugas keluarga dan masyarakat, dan (3) memenuhi persyaratan melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. Untuk mewujudkan ketiga tujuan tersebut di Sekolah Dasar (SD) diberlakukan kurikulum yang salah satu azas pelaksanaannya adalah azas kemandirian dalam belajar. Sesuai dengan azas tersebut, dalam penelitian ini dikaji tentang pengaruh antara kemandirian dalam belajar dengan prstasi belajar dan peran serta dalam tugas keluarga. Populasi penelitian ini adalah murid  Kelas VI Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang bejumlah 1629 orangs Sedangkan sampel ditetapkan dengan tehnk proporsional area random sampling sebanyak 159 orang. Dari hasil analisis dengan tehnik regresi simultan disimpulkan  bahwa tingkat kemdirian dalam belajar berpengarih positif dengan tingkat prestasi belajar dan peranserta dalam tugas keluarga.
PERILAKU SEKSUAL REMAJA PENGGUNA SMARTPHONE (STUDI KASUS DI MA RAUDLATUL HIDAYAH MA’ARIF NU 03 LAMPUNG TIMUR) Meitasari Meitasari
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 3, No 1 (2017): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.853 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v3i1.1037

Abstract

Penggunaan smartphone dikalangan remaja memberikan dampak pada perilku seksual remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku seksual remaja yang menggunakan smartphone dalam kehidupan sehari-harinya dan mengapa hal tersebut terjadi, serta bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan puhak terkait objek penelitian dalam mengawasi, mengontrol, dan menangani permasalahan yang berkaitan dengan perilaku seksual remaja pengguna smartphone. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode studi kasus yang mana penelitian studi kasus adalah suatu strategi riset, penelaahan empiris yang menyelidiki suatu gejala dalam latar kehidupan nyata. Strategi ini dapat menyertakan bukti kualitatif yang bersandar pada berbagai sumber dan perkembangan sebelumnya dari proposisi teoretis. Studi kasus dapat menggunakan bukti baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif.________________________________________________________________ The using smartphone in adolescents affect to their sexual behavior. This research aims to find out adolescents sexual behavior of smartphone user in dailylife and why was that’s happened and aimed to find out how the responsible party react in supervising, controlling, and overcoming the issues related to sexual behavior of adolescent smartphone users. The method of this research is case study. Case study is a research strategy, empirical investigation to real life situation. This strategy could including qualitative evidence which depent on various sources and the development of past theoritical preposition. A case study could using both qualtative or quantitative evidences.
STARTEGI INTERVENSI PENGEMBANGAN KARAKTER REMAJA DALAM SISTEM NILAI MENUJU INDONESIA EMAS jarkawi jarkawi
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 2, No 1 (2016): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.367 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v2i1.668

Abstract

Masa remaja merupakan suatu tahapan perkembangan dari awal remaja pada rentang usia kronologis13/14 tahun sampai dengan akhir remaja pada usia kronologis 18/19 tahun. Perkembangan remaja yangoptimal akan membentuk karakter bermutu dan kompetitif namun apabila perkembangan remajaterhambat perkembangannya karena ketidak mampuan dalam suatu kompleksitas kehidupan tentu akanmembentuk karakter yang kurang baik. Remaja dalam perkembangan karakternya akan dihadapkanpada suatu pilihan menerima atau menolak untuk melakukan sesuatu dengan dasar pemikiran, persepsiatau suatu landasan nilai dalam suatu sistem nilai, baik itu nilai teologis, etis, estetis, fisiologis, logisdan teleologis yang dipilihnya ini akan tumbuh dan berkembang dalam suatu rule life sistem (RLS)remaja seiring dengan gerakan soisial sebagai dampak globaliasi dan kemajuan ilmu pengetahuan danteknologi imformasi. Untuk perkembangan karakter remaja berumutu dan kompetitif di era globaliasiperlu suatu strategi intervensi Psikoeducation value dengan SGDPK (small grouf discussion) agarremaja dapat memberdayakan potensi dirinya untuk belajar dan berpikir yang bermutu dan kompetitif.Konsep ini untuk menjadi suatu bahan pemikiran dalam mengembangkan karakter remaja dalam suatusitem nilai serta sebagai bahan kajian kebijakan publik yang strategis dalam mengembangkan karakterremaja menuju Indonesia emas.
TELAAH AWAL POTENSI BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM SETTING REHABILITASI Muhammad Andri Setiawan
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 3, No 1 (2017): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.448 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v3i1.1043

Abstract

Pada dasarnya bimbingan dan konseling dalam setting pendidikan telah lama berkembang di Indonesia. Namun hal tersebut bukan berarti bahwa bimbingan dan konseling hanya terfokus pada setting pendidikan saja. Masih banyak setting lain yang digali dalam perjalanannya karena pendekatan bimbingan dan konseling erat kaitannya dengan dinamika manusia. Salah satu setting bimbingan dan konseling yang potensial adalah setting rehabilitasi. Bidang ini sangat potensial digarap karena telah ada penelitian yang dilakukan sebelumnya terhadap setting ini walaupun skop yang diteliti tetap mempertahankan pendidikan. Selain itu, di dalam berbagai peraturan dan perundang-undangan pemerintah Indonesia secara implisit maupun eksplisit telah mengemukakan peranan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu, penulis mengemukakan telaah awal potensi bimbingan dan konseling dalam setting rehabilitasi.________________________________________________________________ Basically guidance and counseling in educational setting has long been developed in Indonesia. But that does not mean that guidance and counseling only focus on the educational setting. There are many other settings unearthed in its journey because the approach of guidance and counseling is closely related to human dynamics. One setting of potential counseling and counseling is the setting of rehabilitation. This field is potentially cultivated because there has been previous research on this setting even though the scope studied retains education. Moreover, within the various laws and regulations of the Indonesian government it has implicitly and explicitly put forward the role of guidance and counseling. Therefore, the authors propose an initial review of the potential guidance and counseling in the setting of rehabilitation.
PEMANFAATAN TEKONOLOGI INFORMASI (TI) DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING SEBAGAI REPRESENTASI BERKEMBANGNYA BUDAYA PROFESIONAL KONSELOR DALAM MELAYANI SISWA Sumarwiyah Sumarwiyah; Edris Zamroni
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 2, No 1 (2016): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.682 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v2i1.882

Abstract

Tantangan era millennial yang diperkuat dengan diberlakukannya Masyarakat Ekkonomi ASEAN adalah bagaimana memanfaatkan teknologi sebagai tools yang memperlancar pekerjaan manusia. Bimbingan dan konseling adalah salah satu bidang yang menangkap peluang tersebut dalam pelaksanaan layanannya. Upaya ini merupakan wujud pembudayaan profesionalisasi berbasis teknologi pada konselor dalam melayani siswa.
MODEL KONSELING BERBASIS BUDAYA GUSJIGANG: KERANGKA KONSEPTUAL MODEL KONSELING BERBASIS KEARIFAN BUDAYA LOKAL KUDUS Edris Zamroni
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 1, No 2 (2015): December, 2015
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v1i2.367

Abstract

This article discusses the development of a conceptual framework gusjigang counseling model as a form of local wisdom Kudus Regency society. Gusjigang is fiolosofi life teachings of the Sunan Kudus that teaches people to be good at behaving, smart thinking and could trade. Gusjigang counseling model is also affedted with the nuances of Islamic counseling that emphasizes the values of Islamic religious teachings in the order of the famous Kudus religious communities. The counseling goal is to develop a noble character to humans, fosters systematic and scientific thinking skills as well as improve the tenacity, creativity, ability to innovate in order to survive.
UPAYA KONSELOR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI KORBAN BULLYING DILIHAT DARI PERSPEKTIF PENDEKATAN KONSELING SOLUTION FOCUSED BRIEF THERAPHY Kushendar Kushendar; Hartika Utami Fitri
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 2, No 2 (2016): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.871 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v2i2.1033

Abstract

Fenomena bullying menjadi masalah yang hampir terjadi di setiap sekolah, banyak faktor yang menyebabkan seseorang menjadi korban bullying, alasannya karena dianggap lemah, aneh, bodoh dan sebagainya. Intimidasi yang terjadi pada korban bullying di sekolahberdampak buruk bagi dirinya, salah satunya penurunan prestasi akademik karena rendahnya motivasi. Motivasi berprestasi adalah bentuk sikap yang harus dimiliki oleh setiap siswa terutama pada korban bullying, dengan motivasi berprestasi tinggi diharapkan siswa dapat bangkit dari kesulitan dan dapat membuktikan bahwa ia memiliki prestasi yang baik di bidang akademik. Salah satu strategi yang dapat dilakukan konselor adalah dengan melakukan konseling dengan menggunakan pendekatan konseling Solution Focused Brief Theraphy dengan menggunakan prinsip klien fokus pada solusi bukanpada masalah. Dengan pelayanan konseling menggunakan pendekatan SFBT, diharapkan siswa mampu meningkatkanmotivasi berprestasi dalam rangka peningkatan kompetensi maupun prestasi akademik.________________________________________________________________ The phenomenon of bullying becomes an almost common problem in public schools, many factors that cause a person to be the victim of bullying, the reason is because they considered weak, weird, stupid and so on. Intimidation that happened to victim bullying in school because bad impact for one of them decrease of academic achievement because of low motivation. Achievement motivation is a form of attitudes that must be owned by every student and especially on the victim of bullying, with high achievement motivation is expected that students will be able to rise from adversity and can prove that he has a good achievement in the academic field. One strategy that counselors can do is to counsel using the counseling approach of Solution Focused Brief Theraphy using the client's principle of focusing on solutions rather than problems. With counseling services using the SFBT approach, students are expected to improve achievement motivation in order to increase competence and academic achievement.

Page 2 of 25 | Total Record : 246