cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
ISSN : 14125889     EISSN : 26140578     DOI : https://doi.org/10.30651/didaktis.v24i1
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Changes Of Future Education Model Ro'ifah Ro'ifah
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.781 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v19i3.3552

Abstract

Technology is rapidly changing the world around us. It develops so fast that it can answer almost every person question instantly. Many drivers such as global connectivity, smart machines, and new media are reshaping how people think, what shapes, and how people learn and develop skills in the future. Many people feel disturbed that technology will replace human intelligence. In fact, there are concerns for some teachers that there will be no students teaching again in the future because technology might take over many of the tasks and abilities teachers have taught students for decades. But what does this mean for future education? When we begin to rely more and more on computers to answer our questions, it will make us lose the ability to answer ourselves. Education will never disappear. It will only take a different model. Slowly but surely, all levels of education will change the educational model. There are eight things that will shape the future of education for the next twenty years; diverse times and places, personalized learning, free choice, project based, field experience, changes in completed exams, student ownership, and more important guidance.
Penggunaan Media Gambar dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IV di SD Negeri 3 Ranomeeto Apriani Safitri; Kabiba Kabiba
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.733 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v20i1.4139

Abstract

Media pembelajaran berupa gambar merupakan alat bantu yang dapat digunakan guru dalam proses pembelajaran dengan tujuan untuk membentuk pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Sehingga peran dari seorang guru yang memiliki keahlian, ketepatan dan kemampuan dalam penggunaan media tersebut sangat berpengaruh pada terbentuknya minat belajar pada peserta didik. Penelitian ini bertujan untuk mendeskripsikan penggunaan media gambar dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di SD Negeri 3 Ranomeeto. Jenis penilitian ini adalah penelitian kualitatif yakni peneliti menggambarkan penggunaan media gambar dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di SD Negeri 3 Ranomeeto melalui wawancara mendalam pada informan penelitian yang didukung dengan proses pengamatan dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru kelas IV, 3 orang guru mata pelajaran dan  seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 21 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan alur, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan tahap verifikasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi guru dalam menggunakan media gambar dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di SD Negeri 3 Ranomeeto yakni; menyesuaikan materi dengan gambar yang akan digunakan, merancang media gambar yang akan digunakan mengingat keterbatasan media, menyusun langkah-langkah dalam menggunakan media gambar, menyesuaikan langkah-langkah pembelajaran berdasarkan RPP, referensi dan tujuan pembelajaran yang telah disusun sebelumnya.
Dampak Perkuliahan Praktikum Hisab Awal Waktu Salat dan Arah Kiblat Terhadap Kehidupan Beragama Mahasiswa Agus Solikin
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.675 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v19i3.3412

Abstract

Salat yang merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dalam pelaksanaannya senantiasa mengikuti aturan yang ada. Aturan tersebut diantaranya terkait dengan aturan waktu pelaksanaan dan arah kiblatnya. Dua aturan tersebut dalam prodi ilmu falak dikaji dalam mata kuliah praktikum hisab awal waktu salat dan arah kiblat.Berangkat dari tersebut di atas, maka penelitian ini dirancang dengan tujuan untuk mengetahui Evaluasi Dampak Perkuliahan Praktikum Hisab Awal Waktu Salat dan Arah Kiblat Terhadap Kehidupan Beragama Mahasiswa . Guna mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini dirnacang dalam penelitian kuantitatif diskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi Ilmu Falak Fakultas Syariah Dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya tahun akademik 2017/2018/Selaras dengan tujuan tersebut, dan berdasarkan analisis dalam penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa mata kuliah praktikum hisab awal waktu salat dan arah kiblat terhadap memberikan dampak kepada mahasiswa dalam kehidupan beragama paling kuat dalam pengetahuan, dibandingkan dalam wilayah untuk melakukan sesuai dengan tori yang dipelajari ketika salat. 
Efektivitas Program Beasiswa Bidikmisi di Universitas Negeri Surabaya Dwi Harmani Astuti D.; Amin Fauzi; Samsuruhuda H.
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.666 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v19i3.3586

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penyelenggaraan rogram beasiswa bidikmisi di Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam terhadap data yang ditemukan dan dihadapi peneliti. Metode pengumpulan data penelitian melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dan dideskripsikan untuk mengetahui bagaimana efektifitas program beasiswa Bidikmisi di Universitas Negeri Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Universitas Negeri Surabaya telah berperan sebagai pelaksana kebijakan pemerintah memberikan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Efektivitas program bidikmisi di Universitas Negeri Surabaya didasarkan atas capaian beberapa tujuan bidikmisi yaitu (1) pemerataan akses pendidikan, (2) lulus tepat waktu, dan (3) meningkatkan prestasi. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan sudah efektif. Faktor penghambat yang ditemui dalam pengelolaan bidikmisi di Unesa antara lain kurangnya koordinasi antara pengelola dengan pihak-pihak terkait, kurangnya informasi dan komunikasi yang diberikan kepada penerima bidikmisi, masih belum terlaksananya monitoring dan evaluasi, dan kurangnya komitmen penerima bidikmisi atas tanggungjawabnya sebagai penerima bidikmisi.
Teknologi Informasi dan Komunikasi Pada Pendidikan Dasar: “Tinjauan Kritis dan Implikasinya” Arif Mahya Fanny
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.266 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v20i1.4464

Abstract

Kajian literatur ini bertujuan meninjau implikasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada pendidikan dasar secara kritis pada jurnal ilmiah hasil dari penelitian yang relevan tentang penggunaan TIK dalam pendidikan. Pada khususnya kajian ini untuk meninjau manfaat integras dan hambatan dan tantangan yang dihadapi pada penggunaan TIK serta faktor keberhasilan dalam mengintegrasikan TIK yang mempengaruhi percaya diri guru untuk menggunakan TIK saat proses pembelajaran dan juga keharusan sekolah dalam mendukung penggunaan TIK oleh tenaga pendidik. Guru dapat memperhatikan karakteristik perkembangan peserta didik di sekolah dasar, sebab siswa usia SD berada pada tingkat berpikir konkrit. Dengan dukungan penggunaan TIK dapat meningkatkan kualitas belajar dan mengajar karena dengan TIK materi mampu disajikan dalam bentuk yang lebih kongkrit. Didukung dengan pendekatan pengajaran yang sesuai perkembangan sisiwa dan juga dukungan teknis supaya memungkinkan guru mempertahankan budaya yang sekaligus memfasilitasi pembelajaran dengan teknologi yang sesuai era perkembangan masa kini.
Pemanfaatan Nilai-Nilai Filosofis Punakawan Dalam Upaya Penguatan Karakter Mahasiswa Ilham Syahrul Jiwandono; Khairunisa Khairunisa
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.948 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v20i1.4466

Abstract

Perkembangan zaman telah menyebabkan terjadinya degradasi moral yangdialami oleh mahasiswa. Terdapat berbagai indikasi terjadinya degradasi moral di lingkungan kampus. Diperlukan berbagai upaya untuk mengantisipasi permasalahan tersebut. Banyak media yang dapat digunakan untuk menumbuhkan karakter dalam rangka mengatasi permasalahan degradasi moral, baik yang bersifat konvensional maupun modern. Salah satu media konvensional yang dapat dipakai adalah wayang, khususnya Punakawan. Banyak nilai filosofis yang terkandung dalam pertunjukan wayang yang dapat membentuk dan menumbuhkan karakter mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media wayang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai upaya untuk menumbuhkan karakter mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara tidak terstruktur, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) telah terjadi degradasi moral di lingkungan kampus dengan salah satu bukti hilangnya sopan santun antaran mahasiswa dan dosen. (2) media wayang merupakan media yang sangat cocok untuk membentuk karakter mahasiswa karena banyak nilai yang terkandung di dalamnya.  (3) nilai filosofis yang terkandung dalam media wayang.
Implementasi Nilai Musyawarah pada Pancasila Melalui Metode Diskusi Kelas dalam Pembelajaran PPKn Kelas IX di SMP Negeri 3 Krian Sidoarjo Suhartono Suhartono
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v19i3.4487

Abstract

Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia, terdiri atas lima sila. Nilai musyawarah adalah salah satu nilai yang terkandung dalam sila Pancasila. Metode diskusi kelas merupakan salah satu metode pembelajaran yang akrab digunakan siswa untuk mengungkapkan pendapat dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian yang dilakukan di kelas IX SMP Negeri 3 Krian bertujuan untuk menentukan nilai musyawarah pada Pancasila, yang dapat diimplementasikan dalam metode diskusi kelas. Adapun untuk menentukan hambatan implementasi nilai-nilai pertimbangan dalam metode diskusi kelas, serta untuk menentukan hambatan implementasi nilai-nilai pertimbangan dalam metode diskusi. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi (metode diskusi kelas). Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan mendapatkan kesimpulan. Hasil penelitian ada enam pertimbangan musyawarah yang bisa diimplementasikan seperti mengutamakan kepentingan masyarakat, tidak memaksakan paksaan, keluarga baik hati, berdasarkan tanggung jawab, taat aturan, punya rasa tanggung jawab tuhan. Prosedur atau langkah implementasi nilai musyawarah dalam metode diskusi kelas seperti: berbagi tugas, memilih sumber masalah, siswa cerdas, reaksi sumber masalah dan kesimpulan pingsan implementasi dalam metode diskusi kelas seperti, siswa bot, pasif siswa, siswa memaksakan keinginan mereka, siswa menaruh minat pada yang pertama.
Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar “Kajian Analitis Dalam Prespektif Filsafat” Wahyu Susiloningsih
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.591 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v20i1.4488

Abstract

Pendidikan adalah suatu sistem dimana satu komponen dalam pendidikan saling terkait dengan komponen yang lain. Ada beberapa komponen dalam pendidikan yang dibutuhkan dalam membentuk suatu sistem pendidikan. Salah satu komponen utama dalam pendidiikan di Indonesia adalah guru. Guru sangat berpengaruh dalam peningkatan kualitas pendidik. Merujuk pada UU nomer 14 tahun 2005 tentang guru yang berbunyi, guru   adalah   pendidik   profesional   dengan   tugas   utama   mendidik,  mengajar,  membimbing,  mengarahkan,  melatih,  menilai,  dan  mengevaluasi  peserta  didik  pada  pendidikan  anak  usia  dini  jalur  pendidikan  formal,  pendidikan  dasar,  dan pendidikan menengah. Tujuan guru mengajar peserta didik antar lain untuk bisa menjadi lebih baik dari segi prilaku, sikap dan membentuk karakter sejak dini. Negara Indonesia memiliki semboyan “Bhineka Tunggal Eka” yang artinya beraneka ragam tapi tetap satu jua. Semboyan tersebut membuktikan bahwa indonesia merupakan negara plural baik budaya, agama, dan silsilahnya. Ketika di implementasikan dalam pembentukan karakter peserta didik maka dibutuhkanlah pendidikan multikultural sebagai pendekatan dalam memenuhi kebutuhan peserta didik minoritas diantara peserta didik mayoritas. Pendidikan multikultural merupakan dampak dari postmodern. Dimana aliran filsafat eksistensialisme sangat memuja keberadaan  manusia sebagai individu yang bersifat otentik. Aliran filsafat ini menghidupkan kembali humanisme yang tenggelam dalam saintisme dunia modern yang dipandang mematikan kebebasan manusia. Melalui landasan tersebut implementasi dalam dunia pendidikan dapat diwujudkan melualui berbagai pembelajaran seperti; berbentuk bidang mata pelajaran dan berbentuk program kegiatan peserta didik.
The Effect Of Using Digital Storytelling On Students’ Intrinsic Motivation For Learning Vocabulary Tri Jampi Setiyorini
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.095 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v20i1.4336

Abstract

In elementary school, vocabulary is the key factors in language learning. However, many students still have a lack of intrinsic motivation in learning vocabulary. Thus, it affects their vocabulary mastery. To overcome this problem, the researcher uses the digital storytelling to improve students’ intrinsic motivation for learning vocabulary. This research aims at analyzing the effect of using digital storytelling on students’ intrinsic motivation for learning vocabulary and describing the benefits of digital storytelling to improve students’ intrinsic motivation for learning vocabulary. The type of this research is descriptive case study. The subjects of the study are 22 students of 2C of SD Teladan Yogyakarta in the academic year of 2017/2018. The researcher uses close-ended questionnaire and interview to collect the data. The study shows that there was significant difference before and after using digital storytelling towards students’ intrinsic motivation in learning vocabulary. From the result of the questionnaires, after using digital storytelling, students’ intrinsic motivation for learning vocabulary is higher. Based on the result of interviews, digital storytelling can improve students’ intrinsic motivation for learning vocabulary due to interesting media and exciting learning situation
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPS Topik Interaksi Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar Siti Ismiati; Nasution Nasution; Waspodo Tjipto Subroto
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.668 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v20i2.4773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model Problem Based Learning yang berkualitas baik. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Bahan Ajar Siswa (BAS), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan Tes Keterampilan Berpikir Kritis (TKBK). Subjek uji coba penelitian adalah 35 siswa di SDN Karah III Surabaya. Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran dengan model Problem Based Learning berupa Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Bahan Ajar Siswa (BAS), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan Tes Keterampilan Berpikir Kritis (TKBK) yang valid, praktis, dan efektif. Hasil validasi menunjukkan perangkat yang dikembangkan valid dengan kriteria sangat baik. Kepraktisan pada uji coba lapangan mencapai kategori sangat baik.. Keefektifan perangkat yang dikembangkan terlihat dari meningkatnya hasil pada tes keterampilan berpikir kritis dengan diperoleh N-gain 0,70 termasuk dalam kategori tinggi.