Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Folklore Dewi Sekardadu Sebagai Upaya Transmisi Nilai Bagi Siswa Sekolah Dasar Niswatin Niswatin; Sugiantoro Sugiantoro; Suhartono Suhartono
SEMINAR NASIONAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Folklore adalah cerita rakyat yang diwariskan secara turun temurun baik secara lisan maupun isyarat, Folklore Dewi Sekardadu ibunda Sunan Giri sangat terkenal di kalangan masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya transmisi nilai bagi siswa sekolah dasar melalui folklore Dewi Sekardadu, karena situs Dewi Sekardadu berada di desa tempat tinggal siswa di Desa Kepetingan, Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, subyek penelitian adalah 20 siswa sekolah dasar, sedangkan informan terdiri dari guru, orang tua, dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi secara langsung, interview, dan dokumen. Teknik analisis data menggunakan tahapan data, reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa folklore Dewi Sekardadu mengandung pendidikan nilai yakni nilai tanggung jawab dalam bentuk pengorbanan dan kasih sayang orang tua terhadap anaknya, serta nilai religius yaitu bersyukur kepada tuhan YME karena masih memiliki orang tua yang selalu memberi perhatian dan kasih sayang, sehingga sebagai seorang anak harus taat, patuh, dan berbakti kepada orang tua.
Implementasi Metode Diskusi Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Ppkn Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Waru Suhartono Suhartono; Sugiantoro Sugiantoro; Niswatin Niswatin
SEMINAR NASIONAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi belajar mengajar memberi kesempatan kepada siswa untuk berpikir kritis, kreatif, percaya pada diri sendiri, berani mengemukakan pendapatnya dan berlatih bersifat positif, serta mampu berinteraksi sosial. Diskusi kelompok salah satu metode dari sekian banyak metode yang ada strategi pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru. Penelitian ini memaparkan tentang “adakah pengaruh implementasi metode diskusi terhadap peningkatan prestasi belajar PPKn siswa kelas VII SMP Negeri 3 Waru. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan One Group Pre-test Post-test Design. Populasinya siswa kelas VII SMP Negeri 3 Waru yang berjumlah 288 siswa. Sampel dua kelas (kelas B dan kelas I), Jadi sampel berjumlah 64 siswa. Hasil deskripsi analisis menggunakan program SPSS for windows versi 16.0. teknik analisis uji-t. Hasil analisis uji t dua sampel berpasangan, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Jadi T hitung < T tabel, maka Ho diterima, dan H1 ditolak. Artinya tidak terdapat pengaruh hasil belajar PPKn siswa kelas VII B dan kelas VII I, antara sebelum dan sesudah diberikan Metode diskusi. Pembahasan penelitian kelas VII B uji awal 33 siswa tidak tuntas dengan rata-rata 37,12 %. Proporsi ketuntasan uji akhir yang dicapai semua siswa tuntas 100% dengan rata-rata 90,37%. prosentase ketuntasan siswa pada uji awal dan uji akhir meningkat dari 37,27 % menjadi 94,22 %. Pembahasan penelitian kelas VII I untuk uji awal 31 siswa tidak tuntas dengan rata-rata 37,74 %. Proporsi ketuntasan uji akhir yang dicapai semua siswa tuntas 100% dengan rata-rata 91,20%. Jadi prosentase ketuntasan siswa pada uji awal dan uji akhir meningkat dari 37,74 % menjadi 91,20 %. Hasil analisis deskriptif bahwa ketuntasan individual sebesar 100%. Rata-rata proporsi jawaban benar siswa pada penelitian ini untuk kelas VII B yaitu sebesar 90,37% dan kelas VII I yaitu sebesar 91,20 %. Hal ini berarti baik secara individual maupun klasikal belajar siswa sudah tuntas.
Implementasi Nilai Musyawarah pada Pancasila Melalui Metode Diskusi Kelas dalam Pembelajaran PPKn Kelas IX di SMP Negeri 3 Krian Sidoarjo Suhartono Suhartono
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v19i3.4487

Abstract

Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia, terdiri atas lima sila. Nilai musyawarah adalah salah satu nilai yang terkandung dalam sila Pancasila. Metode diskusi kelas merupakan salah satu metode pembelajaran yang akrab digunakan siswa untuk mengungkapkan pendapat dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian yang dilakukan di kelas IX SMP Negeri 3 Krian bertujuan untuk menentukan nilai musyawarah pada Pancasila, yang dapat diimplementasikan dalam metode diskusi kelas. Adapun untuk menentukan hambatan implementasi nilai-nilai pertimbangan dalam metode diskusi kelas, serta untuk menentukan hambatan implementasi nilai-nilai pertimbangan dalam metode diskusi. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi (metode diskusi kelas). Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan mendapatkan kesimpulan. Hasil penelitian ada enam pertimbangan musyawarah yang bisa diimplementasikan seperti mengutamakan kepentingan masyarakat, tidak memaksakan paksaan, keluarga baik hati, berdasarkan tanggung jawab, taat aturan, punya rasa tanggung jawab tuhan. Prosedur atau langkah implementasi nilai musyawarah dalam metode diskusi kelas seperti: berbagi tugas, memilih sumber masalah, siswa cerdas, reaksi sumber masalah dan kesimpulan pingsan implementasi dalam metode diskusi kelas seperti, siswa bot, pasif siswa, siswa memaksakan keinginan mereka, siswa menaruh minat pada yang pertama.
Tumbuh Kembang Nilai-nilai Keislaman di Kalangan Siswa-Siswi SMA di Surabaya Utara Hartono Hartono
Islamica: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 1 (2010): September
Publisher : Postgraduate Studies of Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.4 KB) | DOI: 10.15642/islamica.2010.5.1.129-141

Abstract

This paper discusses the highly controversial issues in the northern part of Surabaya; an issue that has attracted the attention of both parents and teachers alike, the issue of High School students? attachment to the values of Islam. Many worried that given their attitude, these students have no concern whatsoever with the basic principles of Islam. This paper will show the otherwise by investigating carefully the notion of career choice among these students. This specific field of investigation has not received proportional attention from any field researcher apart from its significance both to the state of our education and moral conduct. The paper first argues that the attitude of these students is more complicated than many have assumed. It then tries to show that religious values are in fact the strongest determinants in students making their career choice. This theory comes as a serious challenge to many baseless assumptions that as a religion Islam has lost its influence over its younger followers. This research is done in different areas in the northern part of Surabaya. The questionnaires are distributed at random representing each area proportionally. The data are collected through these questionnaires based on the theory of Holland RIASEC.
Pengaruh penerapan metode learning by conversation dan kepercayaan diri terhadap prestasi belajar mata pelajaran bahasa Inggris Irene Iswindarti; Rufii Rufii; Hartono Hartono
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 8, No 2 (2020): December
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v8i2.38823

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar hingga saat ini belum efektif. Pada kenyataannya banyak permasalahan terkait dengan pelaksanaan pengembangan pembelajaran bahasa Inggris. Padahal, perkembangan itu sendiri sangat bermanfaat bagi siswa SD, sehingga dapat meningkatkan kemampuannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah metode eksperimen dengan desain Factorial Group Design (FGD) dengan 2 kategori. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan two way anova, dengan bantuan komputer yaitu: program SPSS for Windows versi 24. Hasil penelitian dapat disimpulkan, yaitu: 1.) Ada perbedaan hasil belajar bahasa Inggris antara metode learning by conversation dan metode konvensional siswa kelas 4 St. SDK. Mary; 2.) Tidak ada perbedaan hasil belajar bahasa Inggris antara siswa kelas 4 SDK St. Mary dengan kepercayaan diri tinggi dan kepercayaan diri rendah; dan 3.) Tidak ada interaksi metode dengan kepercayaan diri terhadap prestasi belajar bahasa inggris.AbstractThe implementation of English learning in elementary schools until now has not been effective. In reality, there are many problems related to the implementation of the development of learning English. The research method used in this class action research is an experimental method with a Factorial Group Design (FGD) design with two categories. The data analysis technique in this research uses Two Way Anova, with the help of a computer called the SPSS for Windows version 24 program. The results of the study can be concluded: 1.) There is a difference in English learning achievement between the Learning by Conversation method and the conventional method of Grade 4 students of St. SDK. Mary; 2.) There is no difference in English learning achievement between high self-confidence and low self-confidence of students of grade 4 SDK St. Mary; 3.) There is no interaction of methods with confidence in learning achievement in English.
Problem Based Learning with ICT Based with Learning Creativity to Improve History Learning Achievement Erna Sukestini; Achmad Noor Fatirul; Hartono Hartono
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 53 No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.577 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v53i1.24127

Abstract

The teaching and learning process were boring and made students’ participation in the classroom learning activities less enthusiastic that could make students’ achievement’ decreased. The main objective of this study was to analyze the effect of the Problem Based Learning model-based ICT with students' creativity on historical learning achievement. This research was a quasi-experimental study with a factorial design. The samples of this study were 4 classes, and each class consist of 34 students and total 170 students. The instrument used were learning outcome tests in the form of multiple-choice questions and creativity tests in the form of essay questions. The data on this study were analyzed using inferential statistics with the Two Way Anova technique formula. The results of this study obtained Fcount = 28,908 with a significance value of 0,000 less than 0,05, obtained Fcount = 4,623 with a significance value of 0,033 less than 0,05, the obtained Fcount = 6,060 with a significance value of 0,015 less than 0,05. From the result of this study, it can be implied to improve historical learning achievement, problem-based learning models can be used as an alternative model to create an interactive learning environment.
Peningkatan kesadaran pentingnya pendidikan keluarga melalui pelatihan parenting di Desa Kauman Kecamatan Sedayu Kabupaten Gresik Suhartono Suhartono; Atnuri Atnuri; Bernadetta Budi Lestari
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 16 No. 1 (2020): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v16i1.2238

Abstract

[Bahasa]: Keluarga merupakan lingkungan awal bagi anak yang memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Oleh karenanya, pemahaman tentang pentingnya parenting sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan keluarga. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya parenting dalam keluarga yang merupakan tanggungjawab bersama dari orang tua, masyarakat, sekolah, dan pemerintah. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Desa Kauman, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dengan ceramah, diskusi, dan games. Materi yang diberikan dalam pelatihan ini meliputi pengertian, aturan, penerapan parenting yang tepat, pihak-pihak yang harus berperan dalam terwujudnya parenting, dan bahaya yang ditimbulkan jika parenting dilakukan secara tidak tepat. Hasil kegiatan ini menunjukkan pemahaman peserta terhadap parenting sebelum dilaksanakan kegiatan adalah sebesar 16%. Setelah mengikuti pelatihan dalam PKM ini, pemahaman peserta terhadap parenting adalah sebesar 83%. Hasil ini menunjukkan kegiatan PKM ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang parenting yang bekontribusi pada kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan keluarga. Kata Kunci: parenting, orang tua, masyarakat, pemerintah [English]: Family is the initial environment for children who have a strategic role in supporting the delivery of education. Therefore, an understanding of the importance of parenting is needed to improve the quality of family education. This community service program aims to provide the parents an understanding of the importance of parenting in the family as a shared responsibility of parents, community, schools, and government. This progam was conducted in Kauman Village, Sedayu District, Gresik Regency. The method used was training with lectures, discussions, and games. The material provided in this training included the understanding, rules, proper application of parenting, parties who must play a role in the realization of parenting, and the dangers posed if parenting is done incorrectly. The results showed that participants' understanding of parenting before the training was 16%. After attending the training, participants' understanding of parenting was 83%. This shows that this program increases parents’ understanding of parenting that contributes to community awareness of the importance of family education. Keywords: parenting, parents, society, government
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Pratikum Melalui Pendekatan Discovery Berbasis Inkuiri dan Gaya Kognitif Terhadap Hasil Belajar Siswa Eko Sugiarto; Hartono Hartono; Subandowo Subandowo
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.207 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1357

Abstract

Pemilihan model atau metode pembelajaran yang sesuai untuk materi pelajaran tertentu, karakteristik materi pelajaran, dan karakteristik peserta didik (gaya kognitif) terhadap pencapaian hasil belajar. Penelitian eksperimen ini dengan desain treatment by level 2x2. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 2 kelas eksperimen dan 2 kelas kontrol, masing-masing kelas berjumlah 38 peserta didik baik dari SMP Negeri 17 Surabaya maupun dari SMP Negeri 16 Surabaya, yang secara empirik dipandang cukup homogen serta memiliki karakter yang relatif sama. Instrumen yang digunakan terdiri dari 2 instrumen yaitu (1) instrumen untuk mengukur gaya kognitif dan (2) instrumen untuk mengukur hasil belajar. Instrumen yang pertama adalah Group Embedded Figures Test (GEFT) untuk mengukur gaya kognitif, sedangkan instrument yang kedua adalah tes pengetahuan awal (pre-test) dan setelah perlakuan (post-test) yang terdiri dari 20 soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai probabilitas signifikansi  <  0,05 maka kesimpulan H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini terbukti;  (1) Ada perbedaan antara model pembelajaran pratikum melalui pendekatan discovery berbasis inkuiri dengan model pembelajaran pratikum tanpa melalui pendekatan discovery berbasis inkuiri pada materi sistem gerak pada manusia terhadap hasil belajar kelas 8 pada tahun pelajaran 2018-2019 di SMP Negeri 17 dan SMP Negeri 16 Surabaya; (2) Ada perbedaan antara gaya kognitif tinggi atau field Independence (FI) dan gaya kognitif rendah atau dependence (FD) pada materi sistem gerak pada manusia terhadap hasil belajar kelas 8 pada tahun pelajaran 2018-2019 di SMP Negeri 17 dan SMP Negeri 16 Surabaya; (3) Ada interaksi antara model pembelajaran pratikum melalui pendekatan discovery berbasis inkuiri dan gaya kognitif terhadap hasil belajar kelas 8 pada tahun pelajaran 2018-2019 di SMP Negeri 17 dan SMP Negeri 16 Surabaya.
KONTRIBUSI MULTIFAKTOR PADA PELATIHAN STRATEGI SELF-MANAGEMENT UNTUK MENGEMBANGKAN SIKAP AKTUALISASI DIRI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Hartono Hartono; Mudhar Mudhar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.315 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1667

Abstract

Sikap aktualisasi diri guru bimbingan dan konseling merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan dalam upaya mewujudkan pelayanan bimbingan dan konseling yang bermutu kepada peserta didik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi multifaktor yaitu faktor penghargaan, pujian, dan suasana kerja terhadap pengembangan sikap aktualisasi diri guru bimbingan dan konseling setelah mengikuti program pengabdian kepada masyarakat. Metode pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan model pelatihan strategi self-management yang dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu tahap pertama pendalaman materi, tahap kedua simulasi, dan tahap ketiga pemberian tugas yang diikuti oleh peserta yaitu guru bimbingan dan konseling SMP dan SMA sederajat. Pada tahap pendalaman materi, peserta pengabdian menunjukkan perilaku aktif dalam mencermati materi yang dipresentasikan oleh narasumber melalui pertanyaan, tanggapan, dan argumentasi yang kritis. Pada tahap simulasi, secara kelompok peserta pengabdian melakukan praktik self-management pada konseling kelompok dan bimbingan kelompok yang teramati dan mendapatkan balikan dari narasumber. Sedangkan pada tahap penugasan, peserta pengabdian diberikan tugas untuk mengembangkan model verbatim praksis strategi self-management dalam konseling kelompok melalui google form. Setelah kegiatan selesai tim pengabdian melakukan evaluasi kepada peserta dengan menggunakan kuesioner melalui google form yang hasilnya menunjukkan bahwa kontribusi faktor penghargaan sebesar 80,26%, faktor pujian sebesar 83,66%, dan faktor suasana kerja sebesar 97,05% terhadap pengembangan sikap aktualisasi diri guru bimbingan dan konseling. 
Model Pembelajaran Problem Based Learning, Inkuiri Terbimbing, dan Learing Creativity Berpengaruh Terhadap Prestasi Belajar Matematika Tutut Winarti; Achmad Noor Fatirul; Hartono Hartono
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i3.29063

Abstract

Hasil penilaian akhir semester 2, menunjukkan bahwa 30% peserta didik yang mendapatkan nilai di atas kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan, yaitu 75, sedangkan 70% peserta didik mendapatkan nilai di bawah kriteria ketuntasan belajar, hal ini disebabkan karena metode serta model pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik masih didominasi ceramah dan latihan soal. Adapun tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengkaji hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika dengan mencari pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Guided inquiry, dan kreativitas terhadap prestasi belajar matematika. Jenis penelitian ini yakni kuasi eksperimen (Quasi-Experimentation) dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPA yang tersebar dalam 5 kelas paralel berjumlah 170 siswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data nilai tes yang diperoleh melalui tes prestasi belajar dan tes kreativitas siswa. Hasil penelitian ini memperoleh skor rata-rata pada kelas Problem-based learning sebesar 76,84 dan skor rata-rata prestasi belajar pada kelas Inkuiri terbimbing sebesar 70,96. Hal ini terjadi karena PBL mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan signifikansi prestasi belajar matematika antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PBL dan kelompok yang dibelajarkan dengan model Guided Inquiry, terdapat perbedaan signifikansi prestasi belajar matematika antara kelompok yang memiliki kreativitas tinggi dan kelompok yang memiki kreativitas rendah, serta terdapat Interaksi yang signifikansi antara model pembelajaran (PBL dan Guided Inquiry) dan kreativitas belajar terhadap prestasi belajar matematika.