cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
ISSN : 14125889     EISSN : 26140578     DOI : https://doi.org/10.30651/didaktis.v24i1
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS TEMATIK INTEGRATIF: SEBUAH ALTERNATIF MODEL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SMK DWIJANI RATNADEWI
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 9, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.694 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v9i2.250

Abstract

ABSTRACTModel Pembelajaran Bahasa Inggris TI adalah merupakan suatu kegiatanpembelajaran bersinergis antar beberapa disiplin ilmu secara terintegrasi dan berdasar pada tema yang sama dan dalam konteks pembelajaran yang serupa dengan tujuan penguasaan suatu kompetensi lulusan yang sama. Dengan dasar pendekatan Contextual dan Communicative pembelajaran TI membuat para siswa belajar di dunianyasendiri, yaitu sesuai dengan bidang keahlian yang ditekuni mereka, karena model pembelajaran ini adalah model pembelajaran bahasa Inggris tentang kompetensi kejuruan mereka sendiri. Model pembelajaran ini tidak membawa pikiran siswa ke tempat lain karena pembelajaran ini memiliki tema yang sama, sehingga memudahkan siswa  berkonsentrasi untuk memahami materi belajar. Disinilah terlihat suatu sinergipembelajaran yang efektif yang dapat diciptakan sebagai alternatifpembelajaran Bahasa Inggris (dan mata pelajaran lain) untuk menjawab keresahan para guru maupun masyarakat pengguna lulusan atau users SMK atas hasil belajar yang kurang memuaskan.
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Arfin Arfin; Lidya Dewi Anggraeni
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.321 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v17i1.1552

Abstract

Kepala sekolah sebagai pemimpin tertinggi yang sangat berpengaruh dan menentukan kemajuan sekolah dalam mengupayakan peningkatan prestasi belajar siswa melalui starategi kepemimpinan Kepala Sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SD Negeri 09 Mandonga Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah deskriptif Kualitatif dengan subjek penelitian yaitu Kepala Sekolah, 7 orang Guru, dan 52 siswa kelas V (lima) SD Negeri 09 Mandonga Kota Kendari, yang ditentukan dengan mengunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan tiga cara yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan alur, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan tahap verifikasi. Pengujian kredibilitas data dilakukan dengan pendekatan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SD Negeri 09 Mandonga Kota Kendari yaitu melakukan bimbingan dan konseling sebagai bentuk nasehat dan motivasi oleh Kepala Sekolah mengenai cara belajar yang efektif, mengumpulkan data nilai siswa sebagai bentuk perhatian dan kontrol  Kepala Sekolah kepada siswa dan guru, melakukan diagnosis terhadap data siswa sebagai bentuk uapaya menggali informasi, dan melakukan prognosis melalui program terencana sesuai kebutuhan siswa yaitu bimbingan belajar tambahan, melibatkan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler, membentuk kelompok belajar siswa, dan program pendampingan keluaga bermasalah.
Mengkostruksi Luas Selimut Bola Erlin Ladyawati
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 16, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.21 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v16i3.1465

Abstract

Guru matematika dianjurkan untuk memikirkan dan melakukan usaha yang kreatif agar dapat “meng-konkret-kan” objek matematika yang abstrak itu sehingga dapat mudah ditangkap atau dipahami oleh siswa. Contohnya kegiatan ilmiah dalam mengkonstruksi konsep luas selimut bola melalui konsep bangun datar. Bola merupakan salah satu contoh bangun ruang sisi lengkung selain tabung dan kerucut. Setelah menemukan benda konkret dari bola, siswa mulai memikirkan bagaimana model yang dapat digunakan untuk menemukan luas permukaan bola melalui beberapa bangun datar. Jika kita membuat bangun datar lingkaran dengan diameter sama dengan diameter belahan bola maka akan diperoleh empat lingkaran. Jika kita membuat bangun datar persegi panjang, yang panjangnya sama dengan keliling belahan bola dan lebarnya sama dengan diameter belahan bola. Jika kita membuat bangun datar jajar genjang, yang alasnya sama dengan keliling belahan bola dan tingginya sama dengan diameter belahan bola. Jika kita membuat bangun datar segitiga yang alasnya sama dengan keliling belahan bola dan tingginya sama dengan dua kali diameter belahan bola. kita membuat bangun datar layang-layang, yang diagonalnya berturut-turut sama dengan keliling belahan bola dan dua kali diameter belahan bola.
Peningkatan Pembelajaran IPA Melalui Model Pembelajaran Nyata dengan Penilaian Autentik Assesment pada Siswa Kelas V SDN Wotansari Tahun Pelajaran 2017/2018 Wahyudi Wahyudi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.829 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i2.1602

Abstract

Untuk dapat mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya dengan membahasnya dengan orang lain. Bukan hanya itu kita juga perlu “mengerjakannya”  yakni penggambarkan sesuatu dengan cara kita sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkan  keterampilan, dan mengerjakan tugas menuntut pengetahuan yang telah kita dapatkan, utamanya dalam hal pembelajaran terhadap siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan prestasi belajar pendidikan IPA  setelah diterapkan  Strategi Pembelajaran Nyata, serta ingin mengetahui pengaruh Strategi Pembelajaran Nyata terhadap peningkatan prestasi dan motivasi belajar materi pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan tindakan (Action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Sasaran penelitian  ini adalah siswa kelas V SDN Wotansari Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik  Tahun Pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi  kegiatan belajar mengajar. Dari hasil  analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai III yaitu, siklus I (75,50%), siklus II (82,50%), siklus III (100,00%). Simpulan  dari penelitian ini adalah metode pembelajaran Nyata dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa  kelas V SDN Wotansari Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik  Tahun Pelajaran 2017/ 2018., serta Strategi  ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran IPA.
Pembelajaran Matematika dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada Siswa SD Roy Saputro
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.217 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v17i1.1558

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil prestasi belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD berdasarkan jenis kelamin, mendeskripsikan hasil prestasi belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD berdasarkan prestasi akademik dan mendeskripsikan perbedaan hasil prestasi belajar siswa berdasarkan jenis kelamin dan berdasarkan prestasi akademik terhadap pembelajaran model kooperatif STAD. Di dalam penelitian ini menggunakan pendekatan  kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitia yaitu kelas 4 SD dengan rincian 24 siswa kelas 4-A dan 24 siswa kelas 4-B yang berasal dari kelas yang berbeda. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan statistik Uji-t pada α = 5 %. Jadi thitung < ttabel maka ini Ha ditolak. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan penerapan pembelajaran matematika pada hasil prestasi belajar dengan model pembelajaran kooperatif STAD pada berdasarkan jenis kelamin dan prestasi akademik.
Diagnosis Kesulitan Peserta Didik dan Upaya Pemberian Scaffolding dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Rio Febrianto Arifendi; Elita Mega Selvia Wijaya
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.311 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i1.1398

Abstract

Penelitian kualitatif ini untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa MTs Muhammadiyah 1 Malang serta upaya pemberian scaffolding dalam menyelesaikan masalah geometri. Penelitian diawali dengan memberikan masalah geometri kepada 27 siswa, selanjutnya jawaban mereka dikelompokkan berdasarkan benar atau salah. Setelah itu dipilih masing-masing dua subjek dengan kemampuan baik, sedang, dan kurang. Data diperoleh dari hasil jawaban siswa saat mengerjakan tes, wawancara, dan pemberian scaffolding. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan siswa adalah 1) memahami masalah dan mengaitkan ketentuan yang diberikan, 2) menghitung perkalian bilangan desimal dan pecahan, 3) menentukan strategi menyelesaikan masalah, dan 4) menuliskan kesimpulan. Scaffolding dilakukan pada masing-masing subjek karena kesulitan yang berbeda-beda.
The Montessori’s Values in Teaching English to Young Learners (TEYL) Aprilian Ria Adisti
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.334 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i2.1488

Abstract

Teaching English to Young Learner (TEYL) becomes so popular today since the needs of facing globalization era. The Montessori Method one of the best educational methods for children based on the child development theory of Dr. Maria Montessori. The essence of the Montessori Method is to make the child an independent learner. This research uses descriptive qualitative method which aims to describe the implementation of Montessori’s values into Teaching English to Young Learners at Aisyiyah Kindergarten, Karanganyar. The subjects of this research are English teacher and 26 students in this school. Based on the results of the research, it was concluded that the application of Montessori's values in TEYL is able to increase students' interest and enthusiasm in learning English.
Meningkatkan Pemahaman Anak Tentang Konsep Pecahan Sederhana pada Siswa Kelas III dengan Menggunakan Media/Alat Peraga dari Benda Konkret Maupun Gambar-Gambar arifin arifin
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 17, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.117 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v17i3.1597

Abstract

Pembelajaran Matematika tidak lagi mengutamakan pada penyerapan melalui pencapaian informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Untuk itu aktivitas peserta didik perlu ditingkatkan melalui latihan-latihan atau tugas Matematika dengan bekerja kelompok kecil dan menjelaskan ide-ide kepada orang lain (Hartoyo, 2000: 24). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode Media/Alat Peraga Dari Benda Konkret Maupun Gambar-Gambar, serta untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode Media/Alat Peraga Dari Benda Konkret Maupun Gambar-Gambar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VI Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (NIP. ,74%), siklus II (NIP 76,00%), siklus III (NIP. 86%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode metode Media/Alat Peraga Dari Benda Konkret Maupun Gambar-Gambar dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas III SDN I Balongpanggang Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik Tahun Pelajaran 2016/2017 serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Matematika.
Peran Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SMU Negeri 1 Wundulako Kabupaten Kolaka Propinsi Sulawesi Tenggara Rahmawati Rahmawati
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.539 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i3.1848

Abstract

Implementasi kurikulum 2013 mencakup tiga kegiatan pokok yakni pengembangan program, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi. Perubahan empat elemen utama yang ditonjolkan termasuk diantaranya adalah Standar Kompetensi Lulusan, standar isi, standar proses, dan standar penilaian. Implementasi kurikulum 2013 diharapkan mampu menghasilkan insan produktif, kreatif, dan inovatif untuk bersaing dalam dunia internasional. Peran guru dalam implementasi kurukulum sangat penting guna meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan out put yang berkualitas serta mampu bersaing di Era-Globalisasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMU Negeri 1 Wundulako Kabupaten Kolaka Propinsi Sulawesi Tenggara bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam implementasi kurikulum 2013 di SMU Negeri 1 Wundulako Kabupaten Kolaka Propinsi Sulawesi Tenggara. Penentuan subjek penelitian ini informan yang akan dijadikan sebagai sumber untuk mendapatkan informasi dalam penelitian ini adalah wakil kepala sekolah bagian kurikulum, guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa peran guru dalam implementasi kurikulum 2013 seperti; Peran guru dalam implementasi kurikulum 2013 di SMU Negeri 1 Wundulako secara umum sudah berajalan dengan baik, hal tersebut terlihat dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Perencanaan pembelajaran meliputi: penyusunan program tahunan, program semester, Silabus serta penyusunan RPP yang disesuaikan dengan aturan baru yang berpedoman pada silabus. Dalam pelaksanaan pembelajaran; tercakup dalam kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan penutup, pendekatan saintifik, penggunaan media pembelajaran, dan penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi. Sedangkan evaluasi pembelajaran dilakukan dengan penilaian otentik untuk menilai mulai dari awal pembelajaran/input, proses, dan output pembelajaran. Penilaian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu melalui pengamatan, penilaian diri sendiri, penilaian siswa dan penilaian antar siswa dengan menggunakan teknik penilaian yang bervariasi.
Persepsi Siswa Tentang Pelaksanaan Bimbingan Konseling Sumarni Sumarni
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.042 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i3.1873

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah Pelaksanaan bimbingan dan konseling seharusnya direspon positif oleh siswa, karena layanan ini sangat menguntungkan dan dapat membantu mereka dalam menyelesaikan masalahnya namun kondisi di lapangan menunjukkan banyak siswa yang tidak merespon positif akan keberadaan layanan bimbingan dan konseling. Pelayanan Bimbingan dan Konseling  memfasilitasi pengembangan peserta didik, secara individual, kelompok atau klasikal, sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, perkembangan, kondisi, serta peluang-peluang yang dimiliki. Pelayanan ini juga membantu mengatasi kelemahan dan hambatan serta masalah yang dihadapi peserta didik. Tujuan akhir yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa tentang pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 6 Sengkang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 siswa yang diambil secara acak dari setiap tingktan. Dari hasil prsentasi yang didapat secara keseluruhan diperoleh rata – rata 74% dengan kategori Cukup Baik.

Page 8 of 30 | Total Record : 299