cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
ISSN : 14125889     EISSN : 26140578     DOI : https://doi.org/10.30651/didaktis.v24i1
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Hubungan Pola Interaksi Sosial dengan Motivasi Belajar Siswa Pahenra Pahenra; Arfin Arfin; Reni Reni
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.53 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v17i1.1557

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang hubungan antara pola interaksi pembelajaran dengan motivasi belajar Geografi siswa di SMAN 3 Raha. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui ada tidaknya hubungan antara pola interaksi pembelajaran dengan motivasi belajar pada siswa di SMAN 3 Raha. Populasi dan sampel dari penelitian ini adalah seluruh siswa di SMA Negeri 3 Raha. Sehingga sampel berjumlah 68 orang. Teknik analisis data digunakan dua mekanisme, yakni dengan teknik analisis secara deskriptif dan teknik analisis statistic nonparametric dengan menggunakan rumus rank spearman. Berdasarkan hasil pengujian korelasional melalui teknik uji korelasi tata jenjang atau Rank Order Spearman Rho (p) diperoleh nilai koefisien rs = 0,56, yang menunjukkan koefisien korelasi yang cukup kuat. Selanjutnya, berdasarkan analisis uji signifikansi yang dilakukan, menunjukkan bahwa kisaran indeks thitung > ttabel atau  thitung (5,5) > ttabel  (2,000) dengan db (N-2) = 66. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel Pola Interkasi Pembelajaran (variabel bebas X) secara signifikan memiliki hubungan yang cukup kuat dengan variabel Motivasi Belajar Siswa (variabel terikat Y). Pada unit populasi siswa di SMA Negeri 3 Raha. Disimpulkan bahwa minat dan motivasi belajar merupakan faktor yang menentukan tingkat prestasi belajar siswa.
Penerapan Strategi Investigasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Dimensi Tiga di SMA Elita Mega Selvia Wijaya; Rio Febrianto Arifendi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.714 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i1.1399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan strategi investigasi yang dapat meningkatkan pemahman siswa pada pokok bahasan dimensi tiga siswa kelas X di SMA. Jenis penelitian ini adalah PTK. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X-2 SMA Negeri 1 Lawang. Data yang dikumpulkan antara lain bersal dari hasil pekerjaan siswa secara tertulis, wawancara, observasi dan catatan lapangan. Pembelajaran matematika dengan strategi investigasi yang dapat meningkatkan pemahaman siswa materi dimensi tiga adalah 1) pemberian masalah, 2) menyusun, 3) memproses, 4) mengorganisir dan menganalisis data, 5) membuat dugaan, 6) memeriksa dugaan, dan 7) verbalisasi dugaan. Strategi investigasi dapat meningkatkan pemahaman siswa dikarenakan pendekatan ini meningkatkan sistem penyimpanan informasi siswa terhadap konsep-konsep dasar materi pembelajaran sampai dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hasil observasi aktivitas guru dan siswa pada siklus I dan siklus II berada pada kategori baik. Hasil belajar siswa yang memenuhi Ketuntasan Belajar Minimal (KBM)  pada siklus I dan siklus II adalah 66,67% dan 77,78%. Dengan demikian, pemahaman siswa mengalami peningkatan.
Peningkatan Pembelajaran Pkn Melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Kolaborasi pada Siswa Kelas V SDN Ngasin Tahun Pelajaran 2016/2017 Da'i Da'i
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 17, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.018 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v17i3.1598

Abstract

Untuk dapat mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya dengan membahasnya dengan orang lain. Bukan hanya itu kita juga perlu “mengerjakannya” yakni penggambarkan sesuatu dengan cara kita sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkan  keterampilan, dan mengerjakan tugas menuntut pengetahuan yang telah kita dapatkan, utamanya dalam hal pembelajaran terhadap siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah (a) ingin mengetahui apakah terjadi peningkatan prestasi belajar pendidikan kewarganegaraan  setelah diterapkan  Strategi Pembelajaran Kolaborasi. (b) ingin mengetahui pengaruh Strategi Pembelajaran Kolaborasi terhadap peningkatan prestasi dan motivasi belajar materi pelajaran Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan tindakan (Action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Sasaran penelitian  ini adalah siswa kelas V SDN Ngasin Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik  Tahun Pelajaran 2016/2017. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi  kegiatan belajar mengajar. Dari hasil  analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai III yaitu, siklus I (75,50%), siklus II (82,50%), siklus III (100,00%). Simpulan  dari penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa  kelas V SDN Ngasin Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik Tahun Pelajaran 2016/2017, serta Strategi  ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Kewarganegaraan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS XII IPS SMA NEGERI 3 SURABAYA MENGGUNAKAN PENDEKATAN COOPERATIVE LEARNING S. W. Embun Waty
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 7, No 3 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.019 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v7i3.252

Abstract

ABSTRAKTeching speaking is not very easy to handle, while the result is not always satisfied and significant. One of the reasons for teachers not to teach speaking is that in the national test, speaking is not examined. Another important reason is that teacher are not very. Enthusiastic to teach speaking because it needs time to prepare and it’s time consumingto handle in a class of to students or more. This research tries to give alternative in teaching speaking through cooperative learning. Studentare divided into groups of 4 students. Each group has to prepare a text with the theme they can select themselves. The text they have writtenhas to be presented in front of the class, while the other students of the class are to respond by giving questions, comments, opinions, or suggestion. The group which presents has to answer the questions or responds the comments. Through this activity the teacher can make the evaluation on the grammar/structure, pronounciation, accuracy, fluency, and also the vocabulary, while the cooperative learning strategy can make the students happy, cooperate and share with other members of their group, and the most important thing that students are motivated to speak much and feel confident. They are motivated to produce more talksthrough the theme which is usually actual and popular among them such as culture, drugsabuse, motor racing.
Keterampilan Dasar Guru untuk Menciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan Hasma Hasma
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.725 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v17i1.1555

Abstract

Keterampilan dasar guru dalam mengajar di kelas merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh para guru, dengan tujuan agar pembelajaran di kelas dapat terwujud pembelajaran yang baik dan menyenangkan. Keterampilan mengajar atau membelajarkan merupakan kompetensi pedagogik yang cukup kompleks karena merupakan integrasi dari berbagai kompetensi guru secara utuh dan menyeluruh. Penelitian yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Baito Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan delapan keterampilan dasar mengajar guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di Kelas V SD Negeri 1 Baito Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan. Penentuan subjek penelitian ini informan yang akan dijadikan sebagai sumber untuk mendapatkan informasi dalam penelitian ini adalah guru. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa pelaksanaan delapan keterampilan dasar mengajar guru seperti; 1) keterampilan bertanya; 2) memberi penguatan; 3) mengadakan variasi; 4) menjelaskan; 5) membuka dan menutup pelajaran; 6) membimbing diskusi kelompok kecil; 7) mengelola kelas; serta 8) mengajar kelompok kecil dan perorangan, dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan telah dilakukan sehingga proses pembelajaran berjalan dengan baik dan menyenangkan.
Pengembangan Instrumen Validasi Media Berbasis Lingkungan Sekitar Fitroh Setyo Putro Pribowo
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.142 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i1.1355

Abstract

Kerucut pengetahuan ( cone experience ) edgar dale menyatakan bahwa pengetahuan siswa melalui visual saja 10%, audio visual 20%, lihat gambar dan diagram 30%, serta melakukan langsung 90% pengetahuan dapat diterima. Dengan kata lain penggunaan media pembelajaran dapat mengaktifkan siswa selama proses pembelajaran dan memberikan dampak yang cukup signifikan dalam pemerolehan pengetahuan. Dilihat dari jenisnya media pembelajaran dibagi menjadi dua yaitu media bydesign dan media by utility. Penelitian ini bertujuan untuk 1 ) menghasilkan indikator instrumen validasi media pembelajaran berbasis lingkungan sekitar, 2) menghasilkan instrumen validasi media pembelajaran berbasis lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan R&D model 4D tiagarajan dkk yang dimulai dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Instrumen validasi media yang dihasilkan pada penelitian ini adalah instrumen validasi produk media dan buku panduan oleh ahli media dan ahli materi.  
Upaya Meningkatkan Belajar Siswa Melalui Metode Pembelajaran Kolaboratif Mata Pelajaran IPS pada Siswa Kelas III SDN Babatan Tahun Pelajaran 2016/2017 Suminah Suminah
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.873 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i2.1605

Abstract

Pembelajaran IPS tidak lagi mengutamakan pada penyerapan melalui pencapaian informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Untuk itu aktivitas peserta didik perlu ditingkatkan melalui latihan-latihan atau tugas IPS dengan bekerja kelompok kecil dan menjelaskan ide-ide kepada orang lain. (Hartoyo, 2000: 24). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya Pembelajaran Kolaboratif, serta untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan Pembelajaran Kolaboratif. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas III Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis diperoleh bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (6NIP. ,00%), siklus II (76,00%), siklus III (NIP. NIP. ,00%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pembelajaran Kolaboratifdapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas III SDN Babatan Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik Tahun Pelajaran 2016/2017 serta Media  Pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPS. 
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Pembelajaran Mata Pelajaran Matematika dan IPS Pada Siswa Kelas V SDN Sedapurklagen Tahun Pelajaran 2015/2016 Jasmanto Kurniawan
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 17, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.895 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v17i3.1594

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode Penemuan, dan ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan Media Pembelajaran. Pembelajaran Matematika dan IPS tidak lagi mengutamakan pada penyerapan melalui pencapaian informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Untuk itu aktivitas peserta didik perlu ditingkatkan melalui latihan-latihan atau tugas matematika dengan bekerja kelompok kecil dan menjelaskan ide-ide kepada orang lain. (Hartoyo, 2000: 24). Penelitian ini berdasarkan permasalahan tentang bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya media pembelajaran, serta bagaimanakah pengaruh metode Penemuan terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (NIP., 70,00%), siklus II (76,00%), siklus III (NIP.,83,00%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VI SDN  Sedapurklagen Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik Tahun Pelajaran 2015/2016 serta Media Pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika dan IPS.
Penanaman Pendidikan Karakter Melalui Multiple Intelligences di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang Delora Jantung Amelia
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.539 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i1.1439

Abstract

Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang sangat penting untuk mengatur tingkah laku  peserta didik khususnya siswa pada tingkat Sekolah Dasar. Pada tingkat Sekolah Dasar merupakan  usia yang sangat bagus sekali untuk menanamkan pendidikan karakter. Pada usia di tingkat Sekolah Dasar yang mana usianya masih tergolong usia pembentukan karakter. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat menganalisis penanaman pendidikan karakter melalui Multiple Intellegences Di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi kepada siswa, wawancara kepada guru dan kepala sekolah, pengisian angket serta dokumentasi. Penelitian ini memiliki indikator yang digunakan sebagai pedoman pencapaian penanaman pendidikan karakter melalui multiple intellegences. Dengan begitu kita dapat mengetahui pendidikan karakter apa saja yang dapat termuat melalui multiple intelligences. Hasil penelitian ini diharapkan dapat diterapkan oleh para guru sekolah dasar agar dapat menanamkan pendidikan karakter sejak usia tingkat Sekolah Dasar.
Pengelolaan Supervisi Akademik Oleh Pengawas Sekolah Dasar Guna Meningkatkan Profesionalisme Pendidik di Lingkungan TK/SD se Kecamatan Balongpanggang Artin Artin
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 17, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.827 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v17i3.1608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan supervisi akademik oleh pengawas; bagaimana pelaksanaan supervisi akademik oleh pengawas; dan bagaimana tindak lanjut dari pelaksanaan supervisi akademik. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif dengan menggunakan teknik analisis tabel frekuensi. Metode yang dipakai dalam pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode populasi, dimana populasinya adalah 42 pengawas TK/SD se- Kecamatan Balongpanggang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket (kuesioner) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas terhadap TK/SD se-Kecamatan Balongpanggang tergolong pada tingkatan cukup, pernyataan pengawas tersebut didukung oleh para guru yang menyatakan bahwa pengawas telah melaksanakan bimbingan dalam hal perencanaan supervisi akademik. Pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas terhadap TK/SD se-Kecamatan Balongpanggang tergolong pada tingkatan cukup. Pernyataan pengawas tersebut didukung oleh para guru yang menyatakan bahwa pengawas telah melaksanakan bimbingan dalam hal pelaksanan supervisi akademik. Tindak lanjut supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas terhadap TK/SD se-Kecamatan Balongpanggang tergolong pada tingkatan cukup. Pernyataan pengawas tersebut didukung oleh para guru yang menyatakan bahwa pengawas telah melaksanakan bimbingan dalam hal tindak lanjut supervisi akademik.

Page 6 of 30 | Total Record : 299