Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Serang Raya dengan ISSN 2599-0020 (Cetak) dan ISSN 2599-0012 (Online). Jurnal ini memuat artikel-artikel pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup Diklat dan Pemasaran yang dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, UKM dan masyarakat sekitar; Pemberdayaan masyarakat; Akses Sosial; Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa; Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; Program Pemberdayaan Masyarakat; Program Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat
Articles
223 Documents
Peningkatan Pemahaman Petani Tentang Konservasi Tanah dan Air di Bayongbong, Garut
Shantosa Yudha Siswanto;
Marenda Ishak Sangjaya Sule;
Ichsan Nurul Bari;
Dani Lukman Hakim
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2605
Pemahaman petani yang rendah tentang konservasi tanah dan air akan membuat lahan pertanian rentan terhadap erosi yang pada akhirnya menurunkan produktivitas lahan pertanian. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman kepada para petani di daerah tersebut tentang pentingnya penerapan konservasi tanah dan air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan dengan pentingnya pemahaman konservasi tanah dan air bagi petani di Desa Karyajaya dan Panembong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Berdasarkan hasil data kuesioner yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa pada awalnya peserta penyuluhan memiliki pengetahuan yang minim tentang wawasan konservasi tanah dan air, khususnya dampak erosi dan metode yang bisa digunakan dalam menurunkan terjadinya erosi. Setelah dilakukan penyuluhan, terlihat peningkatan wawasan serta keinginan petani untuk menjaga lingkungan pertanian agar terhindar dari dampak erosi.
Insentif Pajak: Solusi Tepat bagi UMKM di Masa Pandemi Covid-19
Yuli Agustina;
Amaliah Rahman;
Filianti Filianti
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2618
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan bagi UMKM agar dapat memanfaatkan program Insentif Pajak yang diberikan Pemerintah pada UMKM di masa Pandemi COVID-19. Kegiatan ini berguna untuk memberikan wawasan, pemahaman dan juga keterampilan bagi UMKM yang taat pajak dan mampu memanfaatkan kesempatan bebas pajak di masa Pandemi COVID-19. Metode pelaksanaan dilakukan melalui (1) Sosialisasi dan pemahaman taat pajak UMKM; (2) Pendampingan perhitungan dan pemanfaatan insentif pajak UMKM dan; (3) Pelaporan Insentif Pajak UMKM. Hasil pendampingan menunjukkan rata-rata pelaku UMKM belum sadar pajak untuk melakukan pelaporan pajak atas aktivitas usahanya. Kesempatan pemanfaatan insentif pajak memang tidak banyak diketahui pelaku usaha UMKM sehingga hal ini sesuai dengan data dirjen pajak yang menyatakan bahwa hanya 9 persen UMKM Indonesia yang telah memanfaatkan program insentif pajak di masa Pandemi COVID-19. Melalui kegiatan pendampingan ini, mampu mendorong para pelaku UMKM di Malang Raya dan Kabupaten Blitar untuk mulai sadar pajak dengan aktivitas mendaftar sebagai wajib pajak, menghitung hutang pajak dan memanfaatkan program insentif pajak UMKM di masa Pandemi COVID-19. Selanjutnya, diharapkan para pengusaha UMKM menjadi lebih taat pajak dan secara continue melaporkan kondisi keuangan dan lapor pajak dengan kondisi usaha apapun.
Penguatan Ekowisata Melalui Pelatihan Trainer Outbound di Desa Selorejo, Kabupaten Malang
Yogi Dwi Satrio;
Andi Basuki;
Januar Kustiadi
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i1.2621
Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang merupakan salah satu desa wisata yang memiliki banyak potensi yang seharusnya dapat menjadi alternatif kunjungan wisata masyarakat luar. Dari segi pengelolaan wisata yang ada di Desa Selorejo masih sangat terbatas dan bersifat tradisional. Untuk dapat meningkatkan daya tarik wisatawan, diperlukan tambahan fasilitas pendukung dan juga perbaikan secara internal guna menghasilkan SDM yang berkualitas. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk memberikan pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PGD), Pemberian materi bentuk-bentuk permainan outbound berbasis alam, Pemberian materi tentang pemasaran wisata bedengan dan penambahan fasilitas titian tali untuk menunjang tempat wisata. Program pengabdian ini dimulai dari kegiatan sosialisasi mengenai rencana pelaksana kegiatan pengabdian. Kegiatan berikutnya yakni pelaksanaan rencana kegiatan yang mana peserta diberikan beberapa bentuk pelatihan dan kemudian mereka melakukan simulasi layaknya melayani wisatawan dengan mengimplementasikan dari hasil kegiatan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini direspon positif oleh peserta dan mereka berkomitmen untuk mengaplikasikan segala ilmu yang didapatkan dari program pelatihan yang telah dilaksanakan. Setelah kegiatan ini dilaksanakan, wisata bedengan kini memiliki tambahan fasilitas permainan outbound titian tali. Selain itu, peserta pelatihan yang berjumlah 15 orang, mengalami peningkatan kemampuan dalam Penanganan Gawat Darurat (PGD), mengetahui beberapa bentuk permainan outbound, dan mampu memaksimalkan penggunaan media sosial untuk promosi tempat wisata.
Pendampingan Rubrik Penilaian BDR bagi Guru SD Kota Bengkulu Semasa Pandemi Covid-19
Endang Widi Winarni;
Daimun Hambali;
Endina Putri Purwandari
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i1.2622
Kejadian Pandemi COVID-19 mengakibatkan kegiatan pembelajaran siswa dilaksanakan di rumah atau Belajar Dari Rumah (BDR). Keadaan penanggulangan darurat bencana dengan adanya Kejadian Luar Biasa COVID-19 ini memaksa guru dan warga sekolah untuk menyesuaikan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan kondisi siswa dan orang tua di rumah. Hal ini menyebabkan, kualitas BDR di setiap keluarga berbeda-beda, karena tidak adanya rubrik penilaian proses dan belajar siswa yang standar untuk setiap orang tua untuk mencapai proses belajar yang bermakna selama masa darurat COVID-19. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SD dalam pembuatan rubrik penilaian proses dan hasil belajar siswa yang terstandarisasi sebagai panduan/pedoman bagi orang tua menjalankan kebijakan BDR. Kegiatan pendampingan guru ini menggunakan metode social learning dengan empat fase yakni fase perhatian, fase retensi, fase reproduksi, dan fase motivasi. Sasaran kegiatan adalah Gugus SD Se-Kota Bengkulu. Melalui rubrik ini dapat mewujudkan prinsip penilaian yang transparan, objektif, adil, efisien, dan akuntabel. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) peningkatan pengetahuan guru paling tinggi pada aspek implementasi penugasan siswa saat BDR secara terintegrasi. (2) peningkatan pengetahuan rubrik pada aspek ketepatan jawaban dan kemunculan gagasan lain/baru. (3) peningkatan keterampilan paling tinggi pada aspek menentukan tema penugasan/proyek mingguan.
Pemahaman Warga RW. 03 Talang Putri Palembang Terhadap Manfaat dan Efek Samping Bahan Kimia Sintetis
Dian Kharismadewi;
Erna Yuliwati;
Sri Martini;
Elfidiah
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2624
Bahan kimia sintetis rumah tangga yang dipergunakan secara tidak tepat dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan. Minimnya pengetahuan masyarakat akan bahaya yang ditimbulkan dan kurangnya informasi teknis penggunaan menjadi salah satu faktor terpaparnya bahan kimia berbahaya secara langsung. Hal ini terjadi pada masyarakat di wilayah RW. 03 Talang Putri Plaju Palembang, dimana penggunaan boraks dalam pengenyal bakso masih mudah dijumpai. Hasil analisa awal tingkat pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan efek samping bahan kimia sintetis rumah tangga yaitu 38%. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih bijaksana dalam menggunakan bahan kimia sintetis rumah tangga sesuai dengan peruntukannya. Penyuluhan dilakukan melalui metode paparan, tanya jawab, pengisian kuesioner, dan demo pendeteksian bahan kimia berbahaya pada makanan menggunakan zat antosianin yang terdapat pada ubi jalar ungu. Hasil kegiatan PkM meningkatkan pemahaman masyarakat akan manfaat dan efek samping bahan kimia sintetis rumah tangga sebesar 62%. Kegiatan PkM ini dapat meluruskan kesalahpahaman yang umum terjadi di masyarakat di wilayah mengenai pemanfaatan bahan kimia sintetis.
Peningkatan Kapasitas dan Kemampuan Bisnis Online: Studi Kasus Makeupuccino
Marenda Ishak Sonjaya Sule;
Shantosa Yudha Siswanto
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i1.2627
Makeupuccino merupakan salah satu bisnis online makeup yang saat ini berkembang pesat. Bisnis online seharusnya mampu meraih laba optimal dengan perkembangan teknologi, terlebih pada masa pandemi justru kurang optimal dirasakan. Hal ini yang menjadi evaluasi terhadap kemampuan dan kapasitas SDM yang ada. Kemampuan dan kapasitas yang dimaksud adalah pemanfaatan media sosial yang kurang optimal, kurang terkoordinasinya promosi dan ketersediaan barang, serta konsep dan perencanaan marketing masih terbatas. Berdasarkan analisis media sosial, seperti instagram insight, keyhole, dan sosial blade menunjukkan bahwa tingkat engagement dan follower Makeupuccino belum teroptimalkan dengan baik. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan dan pengembangan SDM dalam pengelolaan content atau materi, serta pendampingan SDM dalam pengelolaannya. Peningkatan dan pengelolaan dilakukan pada SDM agar media sosial yang dikelola Makeupuccino menjadi lebih terarah dan terkoordinasi. Hal ini dilakukan pada media sosial, baik Instagram dan youtube channel Makeupuccino. peningkatan hasil kegiatan pengabdian berpengaruh pada perbaikan kualitas SDM dan jumlah followers, like, subscribe, comment, serta engagement pada media sosial yang dikelola Makeupuccino.
Pendampingan Pembuatan dan Aplikasi Pelet Pupuk Limbah Biogas untuk Tanaman Perkebunan
Reni Astuti Widyowanti;
Sunardi Sunardi;
Titin Setyorini;
Rengga Arnalis Renjani
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i1.2632
Penggunaan pupuk organik perlu ditingkatkan untuk mengurangi konsumsi pupuk anorganik. Salah satu bahan organik yang ketersediaannya melimpah, mudah diperoleh dan terjaga kontinuitasnya adalah kotoran sapi yang dapat diolah menjadi biogas. Salah satu limbah biogas adalah slurry padat yang masih mengandung nutrisi atau zat hara untuk tanaman tetapi pemanfaatannya belum optimal. Melalui pemanfaatan teknologi, limbah biogas dapat dimanfaatkan menjadi produk yang mempunyai nilai tambah, salah satunya menjadi pelet pupuk organik. Tujuan dari program pengabdian adalah: (1) melakukan sosialisasi, memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat khususnya Kelompok Tani Ternak Bulu Andini tentang pembuatan pupuk pelet organik dari limbah biogas. (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya Kelompok Tani Ternak Bulu Andini untuk mengaplikasikan pelet pupuk organik dari limbah biogas dalam pembibitan beberapa tanaman perkebunan, yaitu kopi, kakao, dan pala. Metode kegiatan yang dilakukan antara lain: survey, pelatihan in class, praktik, dan pendampingan. Pengabdian masyarakat ini menghasilkan peningkatan pengetahuan kelompok ternak untuk meningkatkan nilai tambah slurry biogas melalui transfer ilmu pengolahan pelet pupuk yang dapat diaplikasikan pada tanaman perkebunan. Program pengabdian ini juga mampu memberikan peningkatan kemampuan kepada masyarakat mengenai pemberian pupuk pelet ke tanaman perkebunan dengan teknis aplikasi yang tepat.
Pompa Air Tenaga Surya untuk Irigasi Persawahan bagi Masyarakat Desa Karang Rejo, Pesawaran, Lampung
Herman Halomoan Sinaga;
Diah Permata;
Noer Soedjarwanto;
Nining Purwasih
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i1.2633
Salah satu sumber energi terbarukan yang banyak tersedia di Indonesia adalah energi matahari. Energi matahari dapat dikonversikan menjadi energi listrik melalui konversi langsung sel-surya. Metode konversi energi matahari menjadi energi listrik disebut dengan sistem pembangkit listrik tenaga surya (matahari). Energi yang dihasilkan pembangkit listrik tenaga surya dapat dipergunakan untuk menggerakkan pompa air. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan implementasi pemasangan pompa air irigasi bagi masyarakat Desa Karang Rejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Pemilihan didasarkan atas terjadinya kekeringan yang mengakibatkan gagal panen padi masyarakat Desa Karang Rejo pada tahun 2019 yang diakibatkan curah hujan yang sangat rendah. Sistem Pompa air tenaga surya yang dikembangkan menggunakan panel sel surya berkapasitas 200 WP. Baterai dengan kapasitas total 90 AH dipergunakan untuk menyimpan energi listrik yang dihasilkan dan dipergunakan untuk menyuplai daya ke pompa air DC berdaya 60 Watt. Hasil pengujian memperlihatkan pompa mampu menyuplai air sebesar 29 liter per menit dengan head 4 meter.
”Wisata Hammock” Sebagai Upaya Mengembangkan Ekowisata Bedengan di Desa Selorejo Kabupaten Malang
Januar Kustiandi;
M. Hasyim Ibnu Abbas;
Yogi Dwi Satrio;
Mochammad Galih S Wicaksono
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i2.2634
Sektor pariwisata telah berkembang pesat, bahkan telah menjadi sektor tercepat perkembangannya dalam aktivitas ekonomi dunia. Pariwisata merupakan sektor yang diunggulkan dan dijadikan kunci penting untuk pembangunan wilayah suatu negara sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dibentuknya desa wisata yang ada di Indonesia telah menunjukkan adanya pembangunan daerah dan aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, tidak semua daerah di Indonesia memiliki desa wisata yang mampu menopang hidup masyarakatnya. Hal tersebut juga dihadapi oleh Desa Selorejo yang berada di Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang merupakan salah satu desa wisata di provinsi Jawa Timur. Program Pengabdian ini memiliki tujuan untuk membangun dan mengembangkan Wisata Bedengan agar dapat menambah daya tarik wisatawan melalui kegiatan pelatihan dan juga penyediaan fasilitas pendukung. Kegiatan ini diawali dengan persiapan guna untuk menyiapkan segala kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan. Kegiatan berikutnya yakni memberikan pembekalan dan pelatihan sekaligus dilakukan simulasi berdasarkan materi yang telah disampaikan. Pada tahap akhir dilakukan evaluasi bersama dengan memberikan umpan balik dari hasil pelaksanaan program ini. Secara keseluruhan, program ini mendapat respon positif dan pihak pengelola sangat antusias dan mereka berjanji akan lebih giat dan lebih bersemangat dalam mengembangkan Wisata Bedengan.
Pelatihan Pembuatan Lampu Penerangan Jalan Swaenergi di Dusun Kecapi, Padang Cermin
FX Arinto Setyawan;
Helmy Fitriawan;
Umi Murdika;
Afri Yudamson
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v5i1.2636
Lampu penerangan jalan merupakan salah satu fasilitas utama yang dibutuhkan suatu daerah. Sayangnya karena keterbatasan energi listrik yang dihasilkan, tidak semua daerah mendapatkan fasilitas ini. Pengabdian ini bertujuan membagi pengetahuan mengenai pembangkit listrik skala mikro bertenaga surya (Swaenergi) untuk diaplikasikan untuk penerangan jalan. Pada pengabdian ini dilakukan pelatihan cara merangkai komponen-komponen yang dibutuhkan dalam lampu jalan swaenergi yang terdiri dari panel surya, Battery Control Regulator (BCR), Aki, dan lampu DC serta cara perawatannya. Materi pelatihan berisikan mengenai pembangkit listrik skala mikro bertenaga surya, komponen yang diperlukan dalam pembuatan lampu penerangan jalan swaenergi, cara perawatan komponen agar lampu penerangan ini lebih awet, dan cara pembuatan atau perangkaian lampu penerangan jalan swaenergi. Keberhasilan pelatihan diukur berdasarkan peningkatan nilai pre-test dengan post-test. Pada pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai penggunaan pembangkit listrik skala mikro bertenaga surya untuk diaplikasikan pada lampu penerangan jalan. Peningkatan pengetahuan diindikasikan dari peningkatan nilai pre-test sebesar 4,07 menjadi 9,07 pada post-test. Perakitan lampu penerangan jalan swaenergi ini dibantu oleh mahasiswa teknik elektro angkatan 2016 dan 2017 dan berhasil dipasang di dusun Kecapi, Padang Cermin, Lampung.