cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 297 Documents
KEARIFAN BUDAYA LOKAL DALAM TAYANGAN SI BOLANG DAN RAGAM INDONESIA TRANS 7 SEBAGAI WAWASAN PESERTA DIDIK DI KABUPATEN MAJALENGKA Ima Siti Rahmawati; Heni Fauziah Hidayat
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 2, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.275 KB)

Abstract

Program tayangan Si Bolang dan Ragam Indonesia merupakan program tayangan yang disiarkan oleh salah satu televisi swasta yaitu Trans7. Program tayagan Si Bolang merupakan program yang sifatnya mendidik bagi anak-anak, dan program Ragam Indonesia pun merupakan tayangan yang kaya akan nilai edukasi, karena dalam kedua tayangan tersebut terdapat nilai-nilai budaya dan ciri khas suatu daerah di Nusantara. Penelitian ini dilakukan untuk menambah wawasan anak-anak khususnya peserta didik mengenai nilai-nilai budaya yang ada di daerahnya maupun daerah lain. Kata kunci: Kearifan Budaya Lokal, Si Bolang, Ragam Indonesia
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS DAN MEMBACA MELALUI IMPLEMENTASI KULTUR LITERASI SISWA SMP Teti Sobari; Dede Abdurrakhman; Iis Siti Salamah Azzahra
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.687 KB)

Abstract

Kemampuan literasi sangat dibutuhkan dalam menghadapi era industri saat ini. Melalui kemampuan menulis siswa dapat mentranfer informasi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan. Tujuan penelitian ini yaitu (1) implementasi kultur literasi dalam pembelajaran kemampuan menulis dan membaca, (2) implikasi implementasi kultur literasi dalam meningkatkan kemampuan menulis, (3) kendala dalam implementasi kultur literasi dalam meningkatkan kemampuan menulis dan membaca. Metode yang digunakan yaitu metode quasi eksperimen. Teknik penelitian yang digunakan adalah tes, angket, dan wawancara. Sampel penelitian yaitu siswa. Hasil penelitian menunjukkan Implementasi kultur literasi dilaksanakan terintegrasi dengan gerakan literasi sekolah yang sudah dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan baik. Hasil Implikasi kultur literasi menunjukkan bahwa diketahui nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 < 0,05 maka ho ditolak dan ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada atau terdapat perbedaan rata-rata antara hasil belajar Pre tes dengan Post tes yang artinya ada pengaruh penggunaan perlakuan untuk meningkatkan hasil belajar dalam menulis teks cerita fantasi di siswa SMP kelas VII. Kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kultur literasi adalah 1) sarana perpustakaan tidak tertata baik karena tidak ada petugas khusus di perpustakaan; 2) ketersediaan buku bacaan di perpustakaan masih minim; 3) dukungan dari guru mata pelajaran lain masih minim; 4) masih ada siswa yang belum memahami pentingnya kultur literasi bagi peningkatan kemampuan menulis, dan 5) kemampuan berpikir kritis masih lemah.Kata kunci: kultur literasi, kemampuan menulis, kemampuan membaca
TEKS EKSPLANASI SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI KELAS XI SMAN 5 BANDUNG (Kajian Deskiptif Kualitatif terhadap Fungsi, Struktur dan Kaidah Kebahasaan dalam Proses Pembelajaran Berbasis Genre) Elsan Nasrillah; Engkos Kosasih; Khaerudin Kurniawan
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.742 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta di lapangan bahwa teks eksplanasi merupakan jenis teks yang baru dipelajari dalam mata pelajaran bahasa Indonesia sejak diberlakukan kurikulum 2013. Hal tersebut mengakibatkan peserta didik maupun guru belum terlalu memahami konsep atau teori teks eksplanasi dan bahan ajar teks eksplanasi masih kurang. Tujuan penelitian ini, yaitu (1) mendeskripsikan fungsi teks eksplanasi karangan peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Bandung; (2) mendeskripsikan struktur teks eksplanasi karangan peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Bandung; (3) mendeskripsikan kaidah kebahasaan teks eksplanasi karangan peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Bandung; dan (4) mengembangkan bahan ajar teks eksplanasi berdasarkan hasil kajian teks eksplanasi karangan peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu teks eksplanasi yang ditulis oleh peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Bandung. Data penelitian ini berupa hasil analisis fungsi, struktur, dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut. Pertama, fungsi yang ditemukan pada teks eksplanasi karangan peserta didik, yaitu memaparkan proses, memparakan alasan, memaparkan akibat, memaparkan solusi, dan memaparkan cara. Kedua, struktur yang ditemukan pada teks eksplanasi karangan peserta didik, yaitu pernyataan umum, paragraf penjelas, dan kesimpulan. Ketiga, Kaidah kebahasaan yang ditemukan pada teks eksplanasi karangan peserta didik, yaitu keterangan waktu, konjungsi kronologis, konjungsi kausalitas, kata tunjuk, kata kerja pasif, dan kata sandang penghubung. Keempat, pengembangan bahan ajar teks eksplanasi dari hasil kajian teks eksplanasi karangan peserta didik yang berupa handout. Kata kunci: analisis tekstual, teks eksplanasi, bahan ajar
STRUKTUR KEPRIBADIAN TOKOH DALAM NOVEL SUNSHINE BECOMES YOU KARYA ILANA TAN Nega Ferdiant Nugraha
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 2, No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.025 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Struktur Kepribadian Tokoh dalam Novel Sunshine Becomes You Karya Ilana Tan. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini yaitu permasalahan perilaku remaja yang sudah terpengaruhi perkembangan zaman, sehingga mengurangnya sopan santun, saling menghargai dan bersosialisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh dalam novel Sunshine Becomes You karya Ilana Tan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Sunshine Becomes You karya Ilana Tan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif sehingga diperoleh simpulan sebagai berikut. Dalam struktur kepribadian tokoh penulis mengambil teori dari Sigmud Freud. Terdapat tiga aspek struktur kerpibadian diantaranya adalah, Id yang merupakan aspek biologis, Ego yang merupakan aspek psikologis, dan Superego yang merupakan aspek sosioligis. Ketiga aspek tersebut mempunyai masing-masing karakteristik yaitu dalam Id terdapat insting dan energi psikis, dalam Ego terdapat karakteristik tokoh untuk memperoleh energi dari id dan mengetahui subjektif dan objektif, dan dalam Superego terdapat kata hati yang menghukum tingkah laku yang salah serta ego ideal yang mengganjar tingkah laku yang baik. Saran bagi guru Bahasa Indonesia, jika memerlukan bahan ajar tambahan  mengenai cerminan perilaku yang baik, maka struktur kepribadian tokoh dari novel Sunshine Becomes You karya Ilana Tan dapat menjadi alternatif lain untuk menambah bahan ajar agar lebih variatif. Kajian mengenai struktur kepribadian tokoh juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal kepribadian yang baik dan bisa menjadi contoh dan cerminan sebagai anak bangsa yang baik. Kata Kunci: struktur kepribadian, tokoh, novel
NILAI-NILAI BUDAYA DALAM ANTOLOGI CERPEN INDONESIA-MALAYSIA DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA Pipik Asteka; Yulia Ningsih; Suryo Ediyono
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.281 KB)

Abstract

 Pembelajaran apresiasi sastra merupakan pembelajaran yang sangat penting dalam upaya menumbuhkan dan mengembangkan kepribadian peserta didik. Salah satu karya sastra yang bisa dijadikan sebagai bahan ajar apresiasi sastra di SMA adalah cerpen. Terutama cerpen yang memiliki segudang budaya dan ilmu yang dapat dijadikan contoh, sebagai pelajaran serta pengalaman peserta didik, sehingga tidak ada alasan untuk meninggalkan apalagi melupakan kebudayaan yang ada hanya karena perubahan kemajuan zaman. Nilai-nilai budaya sangat sesuai diajarkan kepada peserta didik karena mengandung nilai sejarah dan kebudayaan masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai pengetahuan dan pengalaman belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan nilai-nilai budaya dalam Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia. (2)Mendeskripsikan kesesuaian antara unsur nilai-nilai budaya dalam Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia dengan kriteria bahan ajar apresiasi sastra di SMA.Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis menganalisis karya sastra yang berorientasi pada teks, kemudian memaparkan makna yang diperoleh dari cerpen yang dikaji.Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia memiliki struktur pembangun karya sastra dan unsur nilai-nilai budaya yang dapat dipelajari, sehingga dapat membantu peserta didik meningkatkan wawasan khazanah kebudayaan. Nilai-nilai budaya yang terdapat dalam cerpen Ki Pawon  Karya Heri Nurdiansyah berupa tempat-tempat bersejarah yang merupakan bukti toponimi legenda Sang Kuriang; nilai-nilai budaya dalam cerpen Pudarnya Impian Uma’ Karya Khoiriyyah Azzahro berupa sistem perdagangan masyarakat di Pulau Kalimantan yang menggunakan alat transportasi berupa jukung dan rumah lanting; nilai-nilai budaya dalam cerpen Periaku Untuk Ibu Pertiwi Karya Mohd. Ali Salim yaitu perjuangan dan cita-cita masyarakat Sarawak untuk kemerdekaan bumi Sarawak; dan nilai-nilai budaya dalam cerpen Dang Sari Padi Menguning Karya S.M. Zakir yaitu sistem kepercayaan mistis masyarakat Melayu yang menghormati alam.Kata kunci: nilai budaya, antologi cerpen, bahan ajar, apresiasi sastra. 
NALURI KEMATIAN TOKOH ABDUL GHANI ZAHID DALAM NOVEL MENCARI PEREMPUAN YANG HILANG KARYA IMAD ZAKI TERJEMAHAN ZURIYATI Agus Hariyana; Zuriyati Zuriyati
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.882 KB)

Abstract

Tujuan penelitian yang membahas tentang dinamika kepribadian iini adalah untuk mendeskripsikan naluri kematian yang melingkupi kehidupan mental dalam wadah alam bawah sadar, yang merupakan bagian dari energy seksual (libido). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, yaitu dengan mendeskripsikan atau menggambarkan tentang naluri kematian seorang tokoh dalam sebuah teks sastra berupa novel. Adapun sampel yang digunakan adalah purposive samping, novel berjudulMencari Perempuan yang hilang karya Imad Zaki penerjemah Zuriyati. Istrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Hasil yang didapat adalah terungkapnya naluri kematian melalui tindakan dan ucapan tokoh Abdul Ghani Zahid. Kendati pada mulanya yang berkembang adalah naluri kehidupan (Eros) namun pada perkembangan selnajutnya naluri kematian (Thanatos) yang dominan. Kata Kunci: naluri kematian, naluri kehidupan, dinamika kepribadian, psikologi sastra
CITRA FISIK, PSIKIS, DAN SOSIAL TOKOH UTAMA PEREMPUAN DALAM NOVEL HUJAN DAN TEDUH KARYA WULAN DEWATRA Rahmah Purwahida
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 2, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.18 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui citra fisik, psikis, dan sosial tokoh utama perempuan dalam novel Hujan dan Teduh karangan Wulan Dewatra dengan menggunakan pendekatan kritik sastra feminis. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian ini berdasarkan 120 data yang berpotensi ditemukan citra fisik, psikis, dan sosial tokoh utama perempuan, yaitu 102 data yang menunjukkan aspek fisik tokoh utama perempuan ditinjau berdasarkan aspek fisik, terdiri atas: jenis kelamin, usia, keadaan tubuh, dan ciri wajah terdapat 17 data (16,6%). Citra tokoh utama perempuan ditinjau berdasarkan aspek psikis, terdiri atas: mentalitas, ukuran moral, dapat membedakan yang benar dan salah, temperamen, keinginan, perasaan pribadi, sikap, perilaku, dan tingkat kecerdasan terdapat 71 data (69,6%). Citra tokoh utama perempuan ditinjau berdasarkan aspek sosial, terdiri atas: pekerjaan, peran dalam masyarakat, tingkat pendidikan, pandangan hidup, kepercayaan, ideologi, bangsa, suku, dan kehidupan pribadi terdapat 14 data (13,7%). Citra tokoh utama perempuan ditinjau berdasarkan aspek psikis menjadi data yang paling dominan karena fokus pengarang yang memperlihatkan perubahan citra psikis di dalam diri tokoh utamanya. Kesimpulan penelitian ini adalah citra fisik, psikis, dan sosial tokoh utama perempuan dalam novel Hujan dan Teduh karangan Wulan Dewatra memperlihatkan suatu pandangan sosial terhadap perempuan.Kata kunci: citra fisik, psikis, dan sosial tokoh utama perempuan, novel Hujan dan Teduh, kritik sastra feminis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DENGAN MEDIA MEME TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X SMAN 88 JAKARTA Siti Ansoriyah; Muhammad Dawut
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.964 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Jingsaw dengan media Meme terhadap keterampilan menulis siswa. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen. Desain yang digunakan  pretest  posttest control group. Sampel penelitian dengan random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan menulis teks anekdot. Berdasarkan hasil penelitian metode Jingsaw dengan menggunakan media Meme terhadap kemampuan menulis teks anekdot sangat berpengaruh, sehingga metode ini dapat diaplikasikan sebagai salah satu alternatif metode pembelajaran dalam menulis teks anekdot karena metode ini dapat membimbing siswa untuk saling bekerja sama dan menciptakan ide dalam menulis teks anekdot dengan pilihan kata yang kreatif.  Selain itu, penggunaan metode Jingsaw dengan menggunaan media Meme ini dapat memudahkan siswa dalam menulis teks anekdot, media yang digunakan pada metode ini sebagai daya imajinasi siswa dalam menulis teks anekdot, bahwa terdapat pengaruh positif model pembelajaran jigsaw dengan media meme terhadap keterampilan menulis anekdot pada siswa kelas X SMAN 88 Jakarta. Kata Kunci: keterampilan menulis, teks anekdot, model pembelajaran jigsaw, media meme
UNSUR SEMIOTIK PADA KUMPULAN PUISI MELIHAT API BEKERJA KARYA M. AAN MANSYUR Linda Amalia
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 2, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.13 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan zaman semakin pesat puisi selalu ditulis dan dibaca, meskipun puisi itu indah karena ditulis dengan ekspresi yang tidak langsung oleh penyair, maka tidak semua pembaca memahami sepenuhnya pesan yang disampaikan penyair terutama dalam segi ketandaannya. Penelitian mengenai unsur semiotik pada sebuah karya sastra puisi ini dilakukan demi kepentingan akademik dan pembelajaran bahasa Indonesia supaya lebih baik, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur semiotik pada kumpulan puisi Melihat Api Bekerja karya M. Aan Mansyur. Manfaat penelitian ini dibagi yakni manfaat praktis sendiri dibagi kedalam tiga bagian yaitu bagi peneliti, bagi siswa, dan bagi guru. Fokus kajian pada penelitian ini adalah unsur semiotik pada kumpulan puisi Melihat Api Bekerja Karya M.Aan Mansyur yang aspek kajiannya yaitu ikon, indeks dan simbol. Sebagai alat ukur yang digunakan adalah teori semiotik menurut Charles Sanders Pierce. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil kajiannya akan lebih menekankan pada penjelasan mengenai bagaimana unsur semiotik pada kumpulan puisi Melihat Api Bekerja Karya M. Aan Mansyur. Adapun langkah-langkahnya yaitu membaca kumpulan puisi Melihat Api Bekerja Karya M.Aan Mansyur; mengkaji puisi berdasarkan semiotik menurut Charles Sanders Pierce; kemudian mendata unsur semiotiknya. Sumber data adalah kumpulan puisi Melihat Api Bekerja Karya M. Aan Mansyur, dan teknik pengumpulan data dimulai dari studi pustaka, dokumentasi, sampai pada analisis. Kemudian penelitian ini diolah dengan tiga tahapan, diantaranya reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sehingga hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah unsur semiotik. Kata Kunci : unsur semiotik, ikon, indeks, simbol
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS BERITA DENGAN METODE KOOPERATIF MEMBACA DAN MENGARANG TERINTEGRASI BERORIENTASI PENGALAMAN BELAJAR (Studi Eksperimen pada Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Galuh Ciamis) Sofiatin Sofiatin
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.744 KB)

Abstract

ABSTRAKMahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Galuh (UNIGAL) menggangga menulis berita merupakan keterampilan menulis yang sulit. Mereka juga jarang membaca surat kabar, sehingga mereka kurang mengenal bahasa berita (bahasa jurnalistik). Tujuan penelitian eksperimen kuasi ini adalah untuk menjelaskan proses metode kooperatif pembelajaran membaca dan mengarang berorientasi pengalaman belajar diterapkan pada pembelajaran menulis berita mahasiswa, menilai profil tulisan berita mahasiswa, dan membuktikan metode pembelajaran ini berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menulis berita mahasiswa. Penelitin ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen quasi.Adanya penerapan metode kooperatif pembelajaran membaca dan mengarang atau yang disebut dengan metode CIRC yang berorientasi pengalaman belajar, berpengaruh  terhadap peningkatan kemampuan menulis berita mahasiswa yang dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas hasil prates 35,65 dan nilai rata-rata kelas hasil postes 84,14. Melalui uji t–test, diketahui hasil t hitung 14,350 melalui taraf kesalahan 0,05 lebih besar dari t tabel 2,048. Jika t hitung lebih besar dari t tabel, maka H1 diterima dan Ho ditolak. Selain itu, peningkatan kemampuan lebih baik pada kelas eksperimen terhadap kelas kontrol, dibuktikan dengan uji t-tes sample related dimana hasil t hitung 2,588 melalui taraf kesalahan 0,05 lebih besar dari t tabel 2,003. Jika t hitung lebih besar dari t tabel maka H1 diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu, metode CIRC berorientasi pengalaman belajar diharapkan dapat diimplementasikan pada mata kuliah Bahasa Jurnalistik Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra di perguruan tinggi manapun. Kata Kunci: Metode kooperatif, pengalaman belajar, kemampuan menulis berita.

Page 4 of 30 | Total Record : 297