cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 297 Documents
ANALISIS KARAKTERISTIK KEKERASAN VERBAL DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM LAMBE_TURAH Agustini, Rina; Nurislami, Firdausya
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5352

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pemakaian bahasa yang dapat menimbulkan benturan-benturan sosial. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan karakteristik kekerasan verbal dalam kolom komentar akun instagram lambe_turah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, studi kepustakaan, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu bentuk kalimat yang mengandung karakteristik kekerasan verbal. Dilihat dari isi kolom komentar pada postingan akun instagram lambe_turah ditemukan ada 5 komentar yang termasuk kedalam sub fokus kajian tindakan mengucilkan atau mempermalukan, ada 2 komentar yang termasuk kedalam sub fokus kajian tidak sayang dan dingin, ada 6 komentar yang termasuk kedalam sub fokus kajian kebiasaan mencela. Karakteristik kekerasan verbal pada kolom komentar akun instagram lambe_turah yaitu kebiasaan mencela, karena komentar yang terdapat pada kolom komentar postingan akun tesebut didominasi oleh kalimat-kalimat berupa celaan. Kalimat pada kolom komentar telah melanggar norma kesantunan berbahasa yang menyebabkan adanya benturan social dan terjadinya kekerasan verbal.
IDENTITAS ETNIS DALAM CERPEN “SORE SEBELUM KENDURI” (CULTURAL STUDIES DALAM CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS) Febria, Rhani; Handayani P, Wilda Sri Hastuti; Marsela, Jeny
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5565

Abstract

Identitas etnis merupakan bentuk karya sastra yang dikontruksi secara budaya. Masuknya budaya asing (barat) di Indonesia pada era globalisasi menimbulkan sikap upaya mempertahankan identitas etnis ini sendiri atau bahkan sikap negatif dari pengaruh budaya lain yang timbul di masyarakat. Identitas etnis mencakup beberapa dimensi, yaitu: (1) identifikasi diri; (2) pengetahuan tentang budaya etnis (tradisi, adat istiadat, nilai, dan perilaku); dan (3) perasaan tentang menjadi bagian dari kelompok etnis tertentu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkonstruksikan unsur struktural cerpen melalui pendekatan cultural studies dengan kajian critical discourse analysis (CDA) untuk mendeskripsikan bagaimanakah identitas etnis dalam cerpen “Sore Sebelum Kenduri” serta memahami fenomena identitas etnis secara lebih komprehensif dengan melihat identitas etnis sebagai refleksi sejarah atau kontruksi sosial, dan bagaimana relasi kuasa dibangun dalam teks. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengunduh cerpen melalui e-paper media online Republika, kemudian mendeskripsikan, menganalisis, dan menafsirkan berdasarkan unsur struktural cerpen, cultural studies, critical discourse analysis (CDA). Pada tahap CDA identitas etnis dilihat dari unsur linguistik melalui tata bahasa (aspek gramatikal) yang menggambarkan sistem kekerabatan dan gotong royong. Pada dimensi praktik wacana tahap produksi teks memperlihatkan latar belakang penulis dan interpretasi yang dihubungkan dengan proses produksi dan konsumsi teks yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan. Pada dimensi praktik sosial budaya pada aspek (situasional,institusional,sosial) memperlihatkan budaya kenduri yang masih mengakar dengan memaparkan berbagai peristiwa yang membawa pengaruh bagi masyarakat.
KEARIFAN LOKAL UNGKAPAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT LUBUK LANDUA DI NAGARI AUR KUNING KECAMATAN PASAMAN KABUPATEN PASAMAN BARAT Widia, Widia; Hartati, Yulia Sri; Zulfitriyani, Zulfitriyani
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kearifan lokal yang terdapat pada ungkapan kepercayaan masyarakat Lubuk Landua di Nagari Aur Kuning Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat. Jenis penelitian iniadalah penelitian kualitatif. Data diperoleh dari masyarakat dan bahan kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, teknik rekam dan teknik catat untuk memeproleh data dari narasumber. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu dengan memasukan data yang diperoleh dalam tabel inventaris. Teknik pengabsahan data yang digunakan adalah tringulasi. Hasil dari penelitian ini terdapat tiga nilai kearifan lokal uangkapan kepercayaan masyarakat Lubuk Landau di Nagari Aur Kuning Kecamanatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat yaitu berkaitan dengan nilai (1) nilai religi, (2) nilai estetika, dan (3) nilai moral. Kata Kunci: kearifan lokal, folklor, ungkapan This research aims to describe the local wisdom contained in the expressions of belief of the Lubuk Landua community in Nagari Aur Kuning, Pasaman District, West Pasaman Regency. This type of research is qualitative research. Data was obtained from the community and library materials. Data collection techniques were carried out using observation, interviews, recording techniques and note-taking techniques to obtain data from sources. The data analysis technique used is by entering the data obtained in the inventory table. The data validation technique used is triangulation. The results of this research show three local wisdom values as expressed by the beliefs of the Lubuk Landau community in Nagari Aur Kuning, Pasaman District, West Pasaman Regency, namely those related to (1) religious values, (2) aesthetic values, and (3) moral values. Keywords: local wisdom, folklore, ungkapan  
PENGEMBANGAN MODEL INQUIRY BERBASIS EKSPRIMEN PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Pohan, Jusrin Efendi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5583

Abstract

kaidah dan unsur teks argumentasi. Untuk menghasilkan itu, guru hendaknya melakukan kiat atau cara dalam membelajarkan teks argumentasi tersebut. Namun, pembelajaran menulis teks argumentasi belum optimal, terlihat dari hasil belajar siswa yang belum mampu menulis teks argumentasi dengan baik. Dalam hal ini, solusi yang dapat ditawarkan dalam permasalahan ini adalah penerapan model menulis teks argumentasi berbasis inqury dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model menulis teks argumentasi berbasis inquiry yang memiliki validitas yang tinggi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri atas penelitian pendahuluan, perancangan prototipe, dan evaluasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling memperoleh 40 siswa sebagai uji coba model yang dikembangkan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan dokumen. Instrumen penelitian berupa angket, lembar observasi dan tes. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif, yakni mendeskripsikan hasil tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan nilai validitas diperoleh rata-rata 90,92% dalam kategori sangat baik, praktikalitas sebesar 93,22%, dan efektivitas sebesar 92,21%. Hal ini menunjukkan bahwa model menulis teks argumentasi valid atau dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Selain itu, model menulis teks argumentasi dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut, model menulis teks argumentasi berbasis inquiry dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran bahasa Indonesia. Kata Kunci: Argumentasi, Model inquiry, Eksprimen The achievement of learning to write argumentative texts is to produce students who are able to write argumentative texts according to the rules and elements of argumentative texts. To produce this, teachers should use tips or methods in teaching the argumentative text. However, learning to write argumentative texts is not yet optimal, as can be seen from the learning outcomes of students who are not yet able to write argumentative texts well. In this case, the solution that can be offered to this problem is the application of an inquiry-based argumentative text writing model in Indonesian language learning. This research aims to produce a model for writing inquiry-based argumentative texts that has high validity. This research uses the Plomp development model which consists of preliminary research, prototype design, and evaluation. The sampling technique was carried out using purposive sampling to obtain 40 students as a test of the model developed. The data collection method was carried out using questionnaires and documents. Research instruments include questionnaires, observation sheets and tests. The data analysis technique used in this research is a descriptive analysis technique, namely describing the results of data tabulation. The research results showed that the validity value obtained was an average of 90.92% in the very good category, practicality was 93.22%, and effectiveness was 92.21%. This shows that the model for writing argumentative texts is valid or can be applied in Indonesian language learning. Apart from that, the argumentative text writing model can increase student learning activities. Based on this, the inquiry- based argumentative text writing model can be used as an alternative for learning Indonesian. Keywords: Argumentative, Inquiry model, Ekspriment
ANALISIS PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA DALAM ALBUM PROSA PEREMPUAN YANG MEMESAN TAKDIR Yuniarti, Lisa; Noprina, Winda; Gusriani, Atika; Yanti, Zherry Putria; Yunanda, Dwike Awdya
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana psikologi tokoh dalam album prosa Perempuan Yang Memesan Takdir karya W. Sanavero. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan hasil analisis data dengan cara studi pustaka. Analisis Psikologi Sastra dalam "Album Prosa Perempuan yang Memesan Takdir" karya W. Sanavero menyoroti dimensi psikologis yang kaya dan mendalam dari karakter-karakter perempuan yang dijelajahi dalam album prosa. Pendekatan psikologi sastra digunakan untuk merinci konflik batin, motivasi, dan perkembangan karakter yang tergambar dalam setiap cerita, membuka jendela ke dalam kehidupan psikologis perempuan dengan cara yang intim dan mencerahkan. Untuk menampilkan keberagaman pengalaman perempuan dari berbagai lapisan masyarakat, dan analisis psikologi sastra menjadi kunci untuk memahami interaksi kompleks antara faktor-faktor latar belakang dan pengaruh psikologis terhadap penokohan. Analisis psikologi sastra memberikan kontribusi signifikan dalam menghadirkan keaslian dan kemanusiaan dalam album prosa, membentuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang perjalanan psikologis perempuan dan memperkaya apresiasi kita terhadap kekayaan sastra yang dihadirkan oleh W. Sanavero. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan adanya kekerasan, beban pekerjaan lebih dan stereotip mengenai gender yang melatarbelakangi konflik batin, motivasi dan perkembangan karakter tersebut. Kata Kunci: Psikologi Sastra, Pendekatan, ProsaThis research aims to find out the psychology of the characters in the prose album Women Who Order Destiny by W. Sanavero. This research is a type of descriptive research. The research method used is descriptive qualitative by describing the results of data analysis by means of literature study. Analysis of Literary Psychology in W. Sanavero's "Prose Album of Women Who Ordered Destiny" highlights the rich and deep psychological dimensions of the female characters explored in the prose album. A literary psychology approach is used to detail the inner conflicts, motivations, and development of the characters depicted in each story, opening a window into the psychological lives of women in an intimate and enlightening way. To show the diversity of women's experiences from various levels of society, and psychological analysis of literature is the key to understanding the complex interaction between background factors and psychological influences on characterization. Literary psychological analysis makes a significant contribution in presenting authenticity and humanity in the prose album, forming a more comprehensive understanding of women's psychological journeys and enriching our appreciation of the literary riches presented by W. Sanavero. Based on the results of the analysis, it was found that there was violence, excessive work load and stereotypes regarding gender which were the background to the inner conflict, motivation and character development. Keywords: Psychology of Literature, Approaches, Prose
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN WRITE AROUND DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NARATIF SISWA FASE E SMA NEGERI 3 PARIAMAN Tatalia, Ricci Gemarni; Nisja, Indriani; Helda, Trisna
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5598

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan siswa dalam menulis teks, khususnya teks naratif. Siswa sulit mengembangkan ide, gagasan, kreativitas dalam menulis teks teks naratif begitu juga dengan mengalihwahanakan teks yang ada ke bentuk naratif. Salah satu model pembelajaran yang membantu siswa dalam pembelajaran menulis adalah write around. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran write around dalam pembelajaran menulis teks naratif siswa fase E SMA Negeri 3 Pariaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan pedoman wawancara. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa fase XE.1 SMA Negeri 3 Pariaman yang berjumlah 36 siswa. Data penelitian ini berupa hasil pengamatan aktivitas siswa di kelas dalam pembelajaran menulis teks naratif dan hasil wawancara dengan guru Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, aktivitas siswa dalam pembelajaran meningkat, siswa antusias, dan siswa bisa mengungkapkan kembali pemahaman terhadap materi yang diajarkan. Kedua, berdasarkan hasil wawancara dengan guru Bahasa Indonesia, diketahui bahwa model pembelajaran write around efektif digunakan untuk menulis teks naratif. Hal itu berdasarkan hasil belajar yang menunjukkan rata-rata nilai 76, 38 yang berada pada kualifikasi baik. Kata kunci: implementasi, model pembelajaran write around, teks naratif This research is motivated by students' ability to write texts, especially narrative texts. Students find it difficult to develop ideas, ideas, creativity in writing narrative texts as well as translating existing texts into narrative form. One of the learning models that help students in learning to write is write around. Therefore, this study aims to describe the implementation of the write around learning model in learning to write narrative texts for phase E students of SMA Negeri 3 Pariaman. This type of research is qualitative research with descriptive research design. The instruments in this research are observation sheets and interview guidelines. The source of data in this research is phase XE.1 students of SMA Negeri 3 Pariaman, totaling 36 students. The data of this study are the results of observations of student activities in the classroom in learning to write narrative texts and the results of interviews with Indonesian language teachers. The results showed that first, students' activities in learning increased, students were enthusiastic, and students could express their understanding of the material taught. Second, based on the results of interviews with Indonesian language teachers, it is known that the write around learning model is effectively used to write narrative text. It was based on the learning outcomes that showed an average score of 76, 38 which was in the good qualification. Keywords: implementation, write around learning model, narrative text 
ANALISIS PEYORASI DAN AMELIORASI DALAM CERITA RAKYAT BARIDIN SURATMINAH Pamungkas, Trian; Asteka, Pipik
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i2.5988

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena peyorasi dan ameliorasi dalam cerita rakyat “Baridin dan Ratmina,” dengan fokus pada perubahan makna dan penilaian terhadap karakter dan elemen cerita dalam konteks sosial dan budaya. Peyorasi, yang merujuk pada proses penurunan nilai atau kualitas yang melekat pada suatu entitas. Sedangkan ameliorasi yaitu proses peningkatan atau perbaikan makna atau penilaian, diteliti untuk memahami bagaimana karakter dalam cerita rakyat ini dipersepsikan dari waktu ke waktu. Cerita rakyat “Baridin dan Ratmina” merupakan salah satu karya sastra lisan yang mencerminkan nilai-nilai budaya dan norma sosial masyarakatnya. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode analisis wacana dan teori perubahan makna dalam studi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan persepsi terhadap karakter dan elemen cerita mencerminkan dinamika sosial serta perubahan nilai-nilai budaya masyarakat yang mengisahkan cerita ini. Proses peyorasi dan ameliorasi ini tidak hanya memberikan wawasan tentang perubahan dalam cara masyarakat melihat cerita rakyat tetapi juga tentang bagaimana cerita rakyat itu sendiri berfungsi sebagai medium untuk penyesuaian nilai-nilai budaya.Kata kunci: Peyorasi, Ameliorasi, Cerita Rakyat This research examines the phenomenon of pejoration and amelioration in the folk tale "Baridin and Ratmina," with a focus on changes in meaning and assessment of characters and story elements in social and cultural contexts. Pejoration, which refers to the process of reducing the inherent value or quality of an entity. Meanwhile, amelioration, namely the process of increasing or correcting meaning or assessment, is researched to understand how the characters in this folklore are perceived from time to time. The folktale "Baridin and Ratmina" is a work of oral literature that reflects the cultural values and social norms of the community. The analysis was carried out using discourse analysis methods and the theory of meaning change in literary studies. The research results show that changes in perceptions of the characters and story elements reflect social dynamics and changes in the cultural values of the society that tells this story. This process of pejoration and amelioration not only provides insight into changes in the way society views folklore but also into how folklore itself functions as a medium for adapting cultural values.Keywords: Pejoration, Amelioration, Folklore