cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL DINAMIKA VOKASIONAL TEKNIK MESIN
ISSN : 25487590     EISSN : 25487590     DOI : -
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin (JDVTM) is published by the Department of Mechanical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Yogyakarta. The journal is published twice a year in April and October. Each publication contains articles comprising high quality theoretical and empirical original research papers, review papers, and literature reviews. The scope of study of this journal includes mechanical engineering education, technology and vocational education, learning and curriculum development, learning method development, and learning media. All of the fields study, particularly in mechanical engineering vocational and education. The articles submitted should be attended to the particular topics above.
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
Pengaruh Kuat Arus Listrik Pengelasan Terhadap Kekerasan Lapisan Lasan pada Baja ASTM A316 Dody Prayitno; Harry Daniel Hutagalung; Daisman P.B. Aji
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v3i1.19109

Abstract

Seat and plug are components of control valve that are always in friction contact. The plug usually wears out. One of the efforts in battling this wear is hardfacing, a process of cladding the base metal to increase its surface hardness using SMAW. This research is aimed to investigate the effect of welding current on weld surface hardness. The experiments used stainless steel (ASTM A316) for the plug materials and Stellite 6, which was an electrode with 3.2 mm in diameter, for the filler metal. Flat welding position was used. The current was varied from 120 A to 140 A and then to 160 A. Results of the hardness tests done on the weld surface show that when the welding current was increased from 120 A to 140 A, it increased the surface hardness from 465 HV to 514.7 HV. Subsequent current increase from 140 A to 160 A decreased the surface hardness from 514.7 HV to 423 HV.Sebuah control valve memiliki seat dan plug yang selalu bergesekan, sehingga plug sering mengalami keausan. Salah satu upaya untuk mengurangi keausan dengan cara hardfacing, yaitu penambahan material (cladding) pada logam induk dengan maksud meningkatkan kekerasan permukaan. Penambahan material dapat dilakukan dengan pengelasan SMAW, dimana salah satu parameter yang berpengaruh terhadap kekerasan lapisan lasan adalah besarnya arus listrik pengelasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh arus listrik pengelasan terhadap kekerasan lapisan lasan. Metode penelitian dimulai dengan menyiapkan baja tahan karat (ASTM A316) digunakan sebagai material plug dan material stillite 6 sebagai material penambah yang berupa berupa elektroda berdiameter 3.2 mm. Pengelasan dengan posisi datar dengan variasi arus pengelasan adalah 120 A, 140 A dan 160 A. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan bahwa peningkatan arus lasan dari 120 A ke 140 A meningkatkan kekerasan permukaan lasan  dari 465 HV menjadi 514.7 HV. Peningkatan arus lasan berikutnya dari 140 A ke 160 A menyebabkan terjadinya penurunan kekerasan permukaan lasan dari 514.7 HV menjadi 423 HV.
Pengaruh Strategi Pengorganisasian Elaborasi dan Gaya Kognitif Spasial Mahasiswa Terhadap Hasil Belajar Gambar Mesin Aan Ardian; Zainur Rofiq
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2016): (Oktober)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v1i1.11451

Abstract

The purpose of this study are: (1) to determine the effect of elaboration organization strategy and textbook for students with distinct spatial cognitive style on learning outcomes of Mechanical Drawing course, (2) interaction between the learning strategy and the cognitive style in effect to the learning outcomes of Mechanical Drawing course. The methods being used was quasi experiment with 2 by 2 factorial design and Pretest-Posttest Control Group Design. Research population was all student enrolled in the Mechanical Drawing course. Results show that elaboration learning strategy perform better in the learning outcomes of mechanical drawing compared to using textbook, for students with high spatial cognitive. It also confirmed that there is an interaction between learning strategy and spatial cognitive which affects mechanical drawing skills of the students.--------------------------------------------------------------------------------------Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pengaruh strategi pengorganisasian elaborasi dan buku teks pada mahasiswa yang memiliki gaya kognitif spasial berbeda terhadap hasil belajar mata kuliah Gambar Mesin, (2) interaksi antara strategi pembelajaran dengan gaya kognitif dalam pengaruhnya terhadap hasil belajar mata kuliah Gambar Mesin. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimen yang dilaksanakan dengan rancangan faktorial 2 x 2 dan Prestest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik UNY yang mengikuti perkuliahan Gambar Mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata nilai keterampilan gambar mesin mahasiswa yang diajar dengan strategi pembelajaran Elaborasi sebesar 63,13 dan rerata nilai untuk strategi pembelajaran buku teks sebesar 57,97. Strategi pembelajaran secara elaborasi memberikan hasil keterampilan gambar mesin yang lebih tinggi daripada menggunakan buku teks bagi mahasiswa yang berkemampuan spasial tinggi. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya interaksi antara strategi pembelajaran dan kemampuan spasial yang mempengaruhi keterampilan gambar mesin mahasiswa.
Evaluasi Pelaksanaan Praktik Pembentukan Bahan Bengkel Fabrikasi Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta Arif Marwanto; Aan Ardian; Suyanto Suyanto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2017): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v2i1.13499

Abstract

The implementation of practice-work learning need to be evaluated periodically to determine wether the equipments and the learning methods are appropriate to the main purpose of learning, which is the establishment of learners' competency. The evaluation process in this research was carried out by adopting the CIPP evaluation methods. The research objects are lecturers and students participating in the Material Forming Practice course. Data were collected using documentation, observation and questionnaires and were analyzed using descriptive analysis. The results show that the implementation of Material Forming Practice course in the half semester of academic year 2016/2017 was very successful. Barriers faced by the lecturers were the lack of students' comprehension in flat pattern drawing, mathematical analysis skills, lack of motivation in reading jobsheet, and the lack of students' adaptation to the practice environment. Barriers faced by the students came from the lecturers, workpiece materials, low category workshop conditions, the shop equipments are in moderate category, whereas jobsheets and technicians are in the very low category. The condition of the equipments in terms of quantity is sufficient, but in terms of quality, many still needs repairs and renewals. The students' learning achiements in the midterm semester was the ability to finish 4 jobs with marks as follow: 53% were graded "A", 35% were graded "B"and the remaining 12% were graded "C". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian peralatan dan pelaksanaan pembelajaran dengan tujuan akhir pembelajaran yaitu pembentukan kompetensi mahasiswa. Metode yang digunakan mengadopsi metode evaluasi CIPP. Objek penelitian adalah dosen pengampu dan mahasiswa peserta mata kuliah praktik Pembentukan Bahan tahun ajaran 2016/2017. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan angket. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan praktik Pembentukan Bahan selama setengah semester terlaksana dengan sangat baik. Hambatan yang dialami dosen yaitu kurangnya kemampuan mahasiswa dalam memahami gambar bentangan, analisis matematika, adaptasi dengan lingkungan praktik, dan malas membaca jobsheet. Hambatan mahasiswa dari dosen, bahan, dan kondisi bengkel termasuk kategori rendah, alat termasuk kategori sedang, jobsheet dan teknisi termasuk kategori rendah sekali. Kondisi peralatan secara kuantitas mencukupi, tetapi kualitasnya perlu perbaikan dan peremajaan. Pada pertengahan semester mahasiswa mampu menyelesaikan 4 materi pekerjaan dengan perolehan nilai A sebanyak 53%, nilai B sebanyak 35% dan nilai C sebanyak 12%.
Analisis Faktor-Faktor Penghambat Produktivitas Publikasi Karya Ilmiah Mahasiswa PPs UNY pada Jurnal Internasional Terindeks Pardjono Pardjono; Nuchron Nuchron; Surono Surono; Sulaeman Deni Ramdani
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2017): (Oktober)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v2i2.16002

Abstract

This research aims to reveal the inhibiting factors affecting the productivity of scientific papers publication of UNY graduate school students on indexed international journals, and students' expectation for the school administration to increase that productivity. This is a survey research carried out by the Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta (PPs UNY), involving 74 respondents. Data were obtained by means of questionnaire and were analyzed using descriptive statistical analysis. The results can be stated as follows. 1) The inhibiting factors came from external factors, namely busy workload, the high cost of international publishing, limited resource and access to printed journals subscription, and limited resource of online journals subscription. 2)  Students' expectation to increase the productivity of indexed international journals publication are improvement in the dissemination of the program, access to information and services, English writing course, free translation, establish cooperation and networking, and subscription of online and printed journals.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: 1) faktor penghambat produktivitas mahasiswa dalam publikasi karya ilmiah pada jurnal internasional terindeks, 2) harapan mahasiswa kepada pengelola kampus untuk meningkatkan produktivitas publikasi karya ilmiah dalam jurnal internasional terindeks. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang dilakukan di Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (PPs UNY) dengan responden berjumlah 74 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian dijelaskan sebagai berikut. 1) Faktor penghambat publikasi karya ilmiah pada jurnal internasional terindeks bersumber dari faktor eksternal yaitu kesibukan kerja, besarnya biaya, terbatasnya langganan jurnal cetak, terbatasnya langganan jurnal online, dan terbatasnya akses jurnal cetak. 2) Harapan Mahasiswa PPs UNY untuk meningkatkan produktivitas publikasi karya ilmiah dalam jurnal internasional terindeks yaitu perbaikan dan peningkatan dalam sosialisasi, akses informasi dan layanan, pelatihan penulisan dan bahasa Inggris, bantuan alih bahasa secara gratis, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, serta langganan jurnal online dan cetak
Relevansi Kompetensi Teknik Gambar Manufaktur di SMK Terhadap Kebutuhan Industri Ahmad Nur Arifin; Febrianto Amri Ristadi
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2017): (Oktober)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v2i2.15997

Abstract

This research aims to identify the relevance of competency of manufacture drawing subject at SMK Muhammadiyah 2 Jatinom compared to the industrial competency needs. The research is a descriptive research. The subjects of the study were students, a teacher of manufacture drawing subject, and drafters working in the manufacturing industry. Questionnaires were used as data collection method. Data were analyzed using statistical descriptive analysis by percentages. The result shows that the relevance of competency of manufacture drawing subject to the industrial competency needs is 74.3%, which is in the category of "medium" relevancy. The learning materials of manufacture drawing subject being taught to the students is 52.3% (highly relevant), while the learning materials itself is 47.7% (medium relevancy).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui relevansi kompetensi mata pelajaran Teknik Gambar Menufaktur di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom dengan kebutuhan kompetensi di industri. Penelitian ini merupakan peneltian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa, guru Teknik Gambar Menufaktur dan drafter pada industri manufaktur.  Metode pengumpulan data menggunakan angket. Analisa data yang digunakan adalah statistik analisis deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relevansi kompetensi mata pelajaran Teknik Gambar Menufaktur di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom terhadap kompetensi kebutuhan industri adalah sebesar 72% dan termasuk dalam kategori cukup relevan. Materi yang sudah diperoleh oleh siswa tentang mata pelajaran TGM 52,3% yang termasuk kategori sangat relevan, sedangkan 47,7% materi yang diperoleh siswa termasuk kategori cukup relevan.
Pola Pendidikan Karakter Siswa SMK Berbasis Pesantren Syukri Fathudin Achmad Widodo; Wahiddin Abbas
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v3i1.19122

Abstract

The purpose of this research are: 1) to determine the concept of character education pattern in SMK Syubbanul Wathon, and 2) to determine factors affecting Character Education Pattern of SMK Syubbanul Wathon students. The research is a descriptive research with a qualitative approach. The research was carried out in SMK Syubbanul Wathon Pondok Pesantren API Tegalrejo in the Magelang district. Data were collected using participative observations, thorough interviews, and documentation. Data validation were ensured by maintaining credibility, transferability, dependability and conformability. Result shows that the school's character education pattern is based on akhlakul karimah which main traits are autonomy and modesty. It becomes the character and soul of students (santri) in their social life. The boarding school integrates Salafi teaching, with a more modernized facility and management.  Factors affecting the education pattern are students' social background and their behavior outside the boarding school.Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui gambaran pola pendidikan karakter siswa SMK Syubbanul Wathon dan, 2) mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi Pola Pendidikan Karakter siswa SMK Syubbanul Wathon. Penelilitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.  Penelitian dilaksanakan di SMK Syubbanul Wathon  Pondok Pesantren API Tegalrejo Kab.Magelang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan partisipatif, wawancara mendalam, pengumpulan dokumen. Keabsahan data dilakukan dengan cara menjaga kredibilitas, transferabilitas, depandebilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pembinaan karakter siswa SMK Subbanul Wathon berbasis pada akhlakul karimah yang berciri pada kemandirian dan kesederhanaan.  Hal tersebut menjadi watak, jiwa siswa (santri) SMK Subbanul Wathon,  dalam mengarungi kehidupan masyarakat. Integrasi pendidikan ala pondok pesantren Salaf, fasilitas dan manajemen yang cukup moderen. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pola pembinaan siswa SMK Subbanul Wathon diantaranya: latar belakang sosial siswa dan kebiasaan-kebiasaan siswa saat berada di luar lingkungan pondok
Pemanfaatan Software Berbasis Matrik dalam Perhitungan Konstruksi Statis Tak Tentu pada Mekanika Teknik Lanjut Khotibul Umam
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2016): (Oktober)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v1i1.11458

Abstract

Along with the rapid development of personal computers, the use of computer software for various purposes is also increased. The calculation in engineering mechanics course, especially in the process of calculating statically indeterminate structures, the use of matrix is essentials. Matrix calculation were once considered less favorable, particularly in higher order matrices. It became much easier and much faster after the use of computer software capable of processing the matrix calculation. The advantages of using computer software for matrix calculation can also be used for engineering calculations in general.--------------------------------------------------------------------------------------Sejalan dengan pesatnya perkembangan komputer pribadi, penggunaan perangkat lunak komputer untuk berbagai keperluan juga semakin meningkat. Pada perhitungan mata kuliah mekanika teknik, terutama pada proses perhitungan konstruksi statis tak tentu, penggunaan matrik yang sebelumnya dianggap sebagai perhitungan yang kurang menguntungkan, terutama pada matrik yang berordo tinggi, menjadi jauh lebih mudah dan cepat dengan bantuan perangkat lunak komputer yang berkemampuan mengolah matrik. Manfaat dari pemanfaatan perangkat lunak ini dapat digunakan sebagai alat bantu perhitungan matrik keperluan teknik secara umum. Penggunaan perangkat lunak komputer berbasis matrik pada proses perhitungan konstruksi statis tak tentu mempunyai beberapa keuntungan dibanding dengan metode lainnya yaitu: (a) membutuhkan pemahaman yang lebih mudah, (b) tingkat akurasi bisa didapat sesuai dengan keinginan, (c) kecepatan penyelesaian yang tinggi.
Implementasi Problem Based Learning dalam Peningkatan Aktifitas dan Kognitif Siswa SMK Bernardus Agus Munadi; Endri Triwiyono
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v3i1.19110

Abstract

This study aims to improve students' learning activeness and cognitive-learning outcomes using Problem-Based Learning (PBL) on the 2013 Curriculum. The research was a two-cycle action research, conducted in an oxygen-acetylene welding (OAW) practice of SMK Teknik Fabrikasi Logam. There were four stages in each cycle, namely planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected by means of observations using checklists and rating-scale instruments and were analyzed descriptively. The result of PBL implementation show that: (1) students' activeness is improved by 11.20%; (2) students' cognitive-learning outcomes is improved by 5.32%. The cognitive outcomes improvement can be broken down into memorization (86.97%), comprehension (77.68%), application (78.77%), analysis (79.61%), evaluation (77.97%) and synthesis (79.16%); (3) the percentages of students who passed the minimum mastery criteria on the cognitive aspects is 91.31%; and (4) PBL is in line with the scientific approach of the 2013 CurriculumPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dan kemampuan hasil belajar kognitif siswa SMK Teknik Fabrikasi Logam pada pembelajaran las oksi-asetillin dengan menggunakan metode Problem-Based Learning (PBL) sesuai Kurikulum 2013. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan instrumen checklist dan rating scale. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penerapan metode PBL pada pembelajaran Las Oksi Asetilin dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran siswa sebesar 11,20%; 2) peningkatan hasil belajar aspek kognitif setelah menerapkan metode PBL adalah sebesar 5,32% dengan tingkat capaian kemampuan aspek kognitif sebagai berikut: mengingat 86,87%; memahami 77,68%; menerapkan 78,77%; menganalisa 79,61%; menilai 77,97%; dan mencipta 79,16%; 3) siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal pada hasil belajar aspek kognitif setelah menerapkan metode PBL sebesar 91,31%; dan 4) Metode PBL selaras dengan pendekatan saintifik pada Kurikulum 2013.
Faktor-Faktor Penghambat Keterlaksanaan Kurikulum 2013 pada Kompetensi Keahlian Teknik Fabrikasi Logam di SMK Muhammad Sholeh Ridho; Sentot Wijanarka
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2016): (Oktober)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v1i1.11452

Abstract

The purpose of the research was to describe the many factors which pose as obstacles in the implementation of the 2013 curriculum in the TFL skills competency at SMK N 1 Seyegan Sleman Yogyakarta. These factors include teacher, infrastructure, lesson material and student. This research is a qualitative descriptive research. Data were collected by means of observation, interview and document analysis. Data were analyzed using the Miles and Huberman's interactive model which includes presentation of data, reduction of data, and conclusion. Result shows that factors which pose as obstacles to implementing the 2013 curriculum can be viewed from several aspects: In the aspect of teachers, there is lack of socialization and lack of readiness of teachers. In infrastructure aspects, equipment do not meet the standards, and lack of workshop space, lack of safety equipment, many types of equipment had worn out, and lack of blank material for practice. In the aspect of teaching materials, there are no teaching materials or special module for TFL skills competency. In the aspect of students, obstacles are the long class hours, and inadequate equipment and tools leaving the students become unproductive.----------------------------------------------------------------------------------Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor yang menghambat keterlaksanaan kurikulum 2013 pada kompetensi keahlian TFL di SMK N 1 Seyegan Sleman Yogyakarta meliputi aspek guru, sarana prasarana, bahan ajar serta peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data mengggunakan observasi, wawancara dan pencermatan dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah Faktor-faktor yang menghambat keterlaksanaan kurikulum 2013 dilihat dari beberapa aspek yakni; dari aspek  guru ialah kurangnya kegiatan sosialisasi dan kurangnya kesiapan guru. Pada aspek sarana prasarana ialah peralatan praktik belum memenuhi standar, kurangnya ruang bengkel, belum lengkapnya perlengkapan keamanan, peralatan sudah banyak yang telah usang, serta kurangnya bahan untuk praktik. Pada aspek bahan ajar ialah belum adanya bahan ajar/modul khusus pada kompetensi keahlian TFL. Pada aspek peserta didik ialah  jumlah jam pelajaran yang bertambah panjang.
Pengembangan Media Pembelajaran pada Kompetensi Dasar Membaca Gambar Menerapkan Sistem Koordinat Berbasis Adobe Flash Rika Dewi Indriyani; Tiwan Tiwan; Dwi Rahdiyanta
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2017): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v2i1.13500

Abstract

This research aimed to design and assess the feasibility of Adobe Flash aided learning media for CNC Turning subject, specifically for the coordinate system topic. The research was a research and development study using the Four-D models of development. Four-D model consists of 4 steps, namely define, design, develop, and disseminate. The instrument being used on this research was closed questionnaires with 4 choices Likert scale. The questionnaires were validated by expert evaluation. Data were collected from the 32 respondents. Data, which were quantitative and qualitative, were analyzed using descriptive analysis technique. The result shows that the learning media meets the teachers' and students' needs and expectation. For the feasibility level, the contents expert gave an average score of 3.37 which can be categorized as "very good". The expert in media gave an average score of 3.45 which is in the "very good" category. The Teacher of the respective subject gave an average score of 3.38 and is categorized as "very good". Students respond well with a score of 3.47 were given, which can be categorized as "very good". Tujuan penelitian ini adalah merancang media pembelajaran berbantuan adobe flash untuk mata pelajaran CNC Turning dengan sistem koordinat. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan Four-D Models yang terdiri dari 4 tahap yaitu define, design, develop, dan disseminate. Instrumen yang digunakan berupa angket dengan skala Likert 4 pilihan jawaban. Angket divalidasi oleh ahli evaluasi. Pengambilan data dilakukan kepada 32 responden. Data kualitatif dan kuantitatif yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan telah disesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan dari guru dan siswa. Tingkat kelayakan media pembelajaran menurut ahli materi mendapatkan rerata nilai sebesar 3,37 dengan kategori "sangat baik". Hasil validasi ahli media memperoleh rerata nilai sebesar 3,45 dengan kategori "sangat baik". Hasil validasi guru pengampu memperoleh rerata nilai sebesar 3,38 dengan kategori "sangat baik". Berdasarkan penilaian respon siswa diperoleh rerata sebesar 3,47 dengan kategori "sangat baik".

Page 3 of 19 | Total Record : 185