cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL DINAMIKA VOKASIONAL TEKNIK MESIN
ISSN : 25487590     EISSN : 25487590     DOI : -
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin (JDVTM) is published by the Department of Mechanical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Yogyakarta. The journal is published twice a year in April and October. Each publication contains articles comprising high quality theoretical and empirical original research papers, review papers, and literature reviews. The scope of study of this journal includes mechanical engineering education, technology and vocational education, learning and curriculum development, learning method development, and learning media. All of the fields study, particularly in mechanical engineering vocational and education. The articles submitted should be attended to the particular topics above.
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
Pengaruh Faktor Psikologis dalam Pemilihan Program Keahlian Teknik Mesin di Sekolah Menengah Kejuruan Dwi Rahdiyanta
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2017): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1223.559 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v2i1.13495

Abstract

The purpose of the study was to determine the effect of psychological factors of students, composed of self-understanding, information literacy, and attitudes, to the choice of entering mechanical engineering study program in Vocational High Schools (VHSs) by Junior High School graduates. The research is a correlational ex post facto study. The population was 1095 students and the sample was 300 students which was sampled using proportional random sampling technique using the Krejcie and Morgan formula. The data were collected through inventories, observation sheets, and documents. The content validity was assessed through expert judgment. The construct validity was assessed using the factor analysis and the reliability using the Cronbach's Alpha formula. The data were analysed using descriptive analysis, regression analysis, and path analysis at a significance level of 0.05. The results show that: (1) There are positive and significant effects of information literacy, self-understanding and attitudes to the choice of mechanical engineering study program in VHSs; (2) Psychological factors, such as information literacy, self-understanding and attitudes, have significant effects, either directly or indirectly, to the choice of mechanical engineering study program in VHSs by Junior High Schools graduates. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor psikologis siswa yang terdiri dari aspek pemahaman diri, penguasaan informasi, dan sikap terhadap pemilihan program keahlian teknik mesin di SMK oleh para lulusan siswa SMP/MTs. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian korelasional dan bersifat ex-post facto. Populasi penelitian berjumlah 1095 orang siswa. Jumlah sampel penelitian sebanyak 300 siswa ditentukan dengan formula Krejcie dan Morgan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan dengan inventori, lembar pengamatan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh yang positif dan signifikan penguasaan informasi, pemahaman diri, dan sikap siswa terhadap pemilihan program keahlian teknik mesin di SMK; (2) Faktor psikologis berupa penguasaan informasi, pemahaman diri dan sikap siswa memiliki pengaruh yang signifikan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam menentukan pemilihan program keahlian teknik mesin di SMK bagi siswa lulusan SMP/MTs
Pengembangan Modul Pengecoran Logam Aluminium untuk Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Afiata Donny Nuryanto; Tiwan Tiwan
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2017): (Oktober)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v2i2.15998

Abstract

The purpose of this research is to develop aluminium casting module and to know the result of its feasibility test. In the development of this module using Research and Development method and feasibility test data obtained using questionnaire and documentation. The data obtained were analyzed using quantitative descriptive analysis in the form of scores (numbers) converted into percentages and categorized according to the scoring scale used. The aluminium casting module is produced by stages: requirements analysis, product creation, validation, product revision, product test, and product trial test analysis. The results of the feasibility test of aluminium casting module according to the material expert obtained a percentage of 76% included in the category very well. According to the media expert, aluminum casting module obtained 83% percentage included in the category very well. According to the teachers, the percentage of 87% and 88% are in the very good category, and the product test result or the student's response test to the aluminium casting module ern a percentage of 78% and 75% is included in the excellent category.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul pengecoran aluminium dan mengetahui hasil uji kelayakannya. Pada Pengembangan modul ini menggunakan metode Research and Development dan data uji kelayakan yang diperoleh menggunakan angket dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk skor persentase dan dikategorikan sesuai dengan skala penilaian yang digunakan. Modul pengecoran logam aluminium dihasilkan dengan tahap-tahap: analisis kebutuhan, pembuatan produk, validasi, revisi produk, uji coba produk , dan analisi hasil uji coba produk. Hasil uji kelayakan modul pengecoran logam aluminium menurut ahli materi memperoleh persentase sebesar 76% termasuk dalam kategori sangat baik. Menurut ahli media modul pengecoran aluminium memperoleh persentase 83% termasuk dalam kategori sangat baik. Menurut guru pengampu memperoleh persentase sebesar 87% dan 88 % termasuk dalam kategori sangat baik, dan hasil uji coba produk atau uji respon siswa terhadap modul pengecoran aluminium memperoleh persentase sebesar 78%  dan 75 % termasuk dalam kategori sangat baik
Pengembangan Tool Holder untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa pada Pembelajaran Praktik Pemesinan Surono Surono; Febrianto Amri Ristadi; Nurdjito Nurdjito; Asnawi Asnawi
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v3i1.19123

Abstract

This research aims to: (1) design a tool holder specified for existing machine tools in Machining Workshop at Mechanical Engineering Education of Universitas Negeri Yogyakarta; (2) Assess the feasibility of the developed design. The research used Research and development (R&D) design incorporating ADDIE Model. Data collection were performed using observation, questionnaire, and documentation. Data were analyzed using descriptive quantitative technique. The results are: (1) tool holder design was suited to the needs of the tools in the workshop, which are mill bits, internal turning tool holder, and tap holder; (2) the overall interpretation are "Agree" that the tool holder is feasible to use in machining practice.Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menciptakan desain tool holder yang disesuaikan dengan mesin perkakas yang ada di bengkel pemesinan Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Universitas Negeri Yogyakarta; (2) mengetahui kelayakan tool holder yang telah dikembangkan. Desain penelitian  yang  digunakan  adalah Penelitian dan Pengembangan/Reseach and Development (R&D) dengan menggunakan ADDIE Model. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) desain tool holder yang dikembangkan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan pemakaian peralatan tersebut di bengkel mesin, yaitu mill bits, holder pahat bubut dalam, dan holder tap; (2) berdasarkan intepretasi data penilaian terhadap tool holder yang telah dikembangkan, secara keseluruhan diperoleh intepretasi "Setuju" bahwa alat (tool holder) tersebut layak digunakan sebagai alat bantu pemegang pahat pada proses pemesinan.
Analisis Kualitas Geometris Hasil Praktik Pemesinan Bubut Siswa SMK Jurusan Teknik Pemesinan Puji Dwi Utomo; Thomas Sukardi; Sudji Munadi
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2017): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v2i1.13509

Abstract

This study aims to determine the geometric quality of lathe machining product and what causes the low geometric quality of the lathe machining practices. This research is a descriptive study using a quantitative approach. Data were obtained by documentation and direct observation of the studied object, and then were processed using descriptive statistical analysis. Results show that the average value of the geometric quality of lathe machining products was relatively low, amounted to 67.14. The aspects that caused deficiencies and low geometric quality are, among others, incorrect spindle speed, incorrect feeds, incorrect depth of cuts, improper use of measuring tools, and lack of awareness ofthe Occupational Safety and Health equipment.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas geometris produk hasil praktik pemesinan bubut dan penyebab rendahnya kualitas geometris hasil praktik pemesinan bubut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan dokumentasi dan pengamatan langsung pada obyek yang diteliti kemudian diolah menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata nilai kualitas geometris hasil praktik pemesinan bubut siswa tergolong rendah yakni sebesar 67,14 serta aspek-aspek yang menjadi penyebab kekurangan dan kelemahan kualitas geometris diantaranya meliputi, kesalahan dalam menentukan putaran mesin, kesalahan dalam menentukan kecepatan gerak pemakanan, tidak tepatnya pengaturan kedalaman pemakanan, kesalahan dalam menggunakan alat ukur serta kurangnya kesadaran akan pentingnya penggunaan perlengkapan K3.
Analisis Variasi Included Angle terhadap Distorsi pada Sambungan Las SMAW Prihatno Kusdiyarto; Riswan Dwi Djatmiko
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v3i1.19112

Abstract

The aim of this study is to determine the effects of included angle dimension on the distortion of carbon steel V-groove butt joint using a single pass welding methods. Specimens being studied were AISI 1025 low carbon steel in the form of 1/2 inch-thick plates. The steels were easily weld and were assumed as homogeneous and isotropic; therefore, three specimens for each treatment are adequate. The experiment treated the v-groove shape as independent variable and the distortion as dependent variable. The results show that there is an effect of v-groove dimensions on the distortion of the carbon steels butt joint.. The distortion and their respective angle dimensions are 0.58Ëš for the 55Ëš angle, 0.78Ëš for the 60Ëš angle, and 1.02Ëš for the 65Ëš angle. The magnitude of the distortions are well below 3Ëš, which is the permissible amount for the butt joint distortion criteria.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dimensi included angle (bentuk kampuh) terhadap distorsi pada sambungan ujung baja karbon dengan metode pengelasan SMAW single pass. Dalam penelitian ini obyek yang diteliti adalah baja karbon rendah type AISI 1025 yang berupa plat strip dengan ketebalan 1/2 inchi. Baja jenis ini merupakan bahan yang mudah dilas dan diasumsikan homogen dan isotropic, sehingga sampel yang diambil cukup tiga buah pada masing-masing perlakuan. Bentuk included angle merupakan variabel bebas dan distorsi adalah variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh dimensi included angle terhadap distorsi pada sambungan ujung baja karbon. Besarnya distorsi pada sambungan dengan dimensi sudut 55Ëš sebesar 0,58Ëš, 60Ëš sebesar 0,78Ëš, 65Ëš sebesar 1,02Ëš. Hal ini memberikan informasi bahwa variasi sudut included angle tersebut menghasilkan distorsi di bawah 3Ëš, sehingga masih termasuk dalam batas yang diijinkan persyaratan kelolosan sambungan las.
Penerapan Metode Pemberian Tugas Pembuatan Mind Mapping untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa Afririo Enanda; Moch Bruri Triyono
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2016): (Oktober)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v1i1.11454

Abstract

This study aimed to study the increase in learning motivation and academic achievement in mechanical technology subject using the mind mapping method. The research was carried out in SMK N 2 Klaten. This classroom action research was conducted in four cycles with study subjects of 35 students. Data were collected using questionnaires and exams observation sheets. Data were analyzed using quantitative descriptive. Results of this research are an average increase of student motivation by 27%, in which the average score of learning motivation is only 58% in the first cycle, increase to  64% in the second cycle, and increased to 79% in the third cycle and then to 82% in the fourth cycle. For student' academic achievement, there is an increase of 68.6%. In the first cycle, the average mastery learning achievement test reached only 31.4% and 82.2% at the second cycle, and then increased to 100% in third and remains 100% in the fourth cycle. Students who pass the fourth exam 4 is 35 students.----------------------------------------------------------------------------------Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya peningkatan motivasi dan prestasi belajar teknologi mekanik menggunakan metode pemberian tugas pembuatan mind mapping. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam empat siklus dengan subyek penelitian adalah 35 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket lembar observasi dan soal ujian.  Analisis data  menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 27% dimana skor rata-rata motivasi belajar pada siklus I hanya sebesar  58% dan siklus II sebesar 64%, kemudian meningkat menjadi 79% pada siklus III dan pada siklus IV menjadi 82%, sedangkan untuk prestasi belajar siswa terjadi peningkatan sebesar 68,6%, pada siklus I rata-rata ketuntasan tes prestasi belajar hanya mencapai 31,4% dan siklus II meningkat menjadi 82,2% kemudian  meningkat menjadi 100%. dan siklus IV tetap pada 100%. Pada siklus IV dengan jumlah siswa yang tuntas ujian 4 mencapai 35 siswa.
Penerapan Perangkat Praktik Pengecoran Aluminium pada Mata Pelajaran Teknologi Mekanik Untuk Siswa SMK Tiyas Dwi Setiawan; Tiwan Tiwan; Arianto Leman
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2017): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v2i1.13501

Abstract

This article presents the application of aluminum casting foundry practice equipment in SMK N 1 Magelang and the evaluation of the learning achievement. The research methods being used was quasi-experiment with Pretest-Posttest Control Group Design. The population of this research was all of the 126 X grade students of Machining department. The sampling using the incidental sampling methods resulting in the choice of MC and MA class, each having 31 students as samples. MC class was selected as a control group and MA was class selected as the treatment group. Data collection was carried out using observation and test and then analyzed using Sign Test. The experiment resulted in 30 students of the treatment group passed the minimum mastery criteria (score 75), while for the control group it is only 10 students. The learning achievements of the treatment group in average was 82.78 which is higher than the control group with an average of 72.43. The increase in the average learning achievements for the treatment group is 37 % while for the control group is 25 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa yang menggunakan perangkat praktik pengecoran aluminium pada mata pelajaran Teknologi Mekanik di SMK. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan Pretest Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Magelang yang berjumlah 126 siswa. Kelas X MC dan X MA dengan masing-masing 31 siswa dipilih menjadi sampel dengan metode sampling insidental. Kelas X MC dipilih sebagai kelompok kontrol dan kelas X MA dipilih sebagai kelompok perlakuan. Data dikumpulkan dengan observasi dan tes, kemudian dianalisis menggunakan uji tanda. Setelah diberikan tindakan diketahui bahwa siswa yang mencapai KKM (75) pada kelompok perlakuan sebanyak 30 siswa, sedangkan pada kelompok kontrol hanya 10 siswa. Rata-rata prestasi belajar kelompok perlakuan adalah 82,78 sedangkan kelompok kontrol 72,43. Peningkatan rata-rata prestasi belajar kelompok perlakuan mencapai 37% sedangkan kelompok kontrol 25%.
Perbandingan Penggunaan Filter Udara Standar dan Racing Terhadap Performa dan Emisi Gas Buang Mesin Sepeda Motor Empat Langkah Agus Fatkhuniam; M. Burhan Rubai Wijaya; Angga Septiyanto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 3 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.994 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v3i2.21410

Abstract

This research aims to determine the performance increase of using racing air filters compared to standard air filters on a four-stroke vehicle. Performance being tested are power, torque and exhaust emissions. This is an experimental research conducted on a Honda Supra X 125 PGM-FI motorcycle. Data were analyzed using descriptive statistics and the collection is presented in the form of tables, graphs, and calculated averages. Results show that racing air filter 1 have a power of 7.35 HP (2.3% increase) and racing air filter 2 have a power of 7,3 HP (1.6% increase). The torque tests shows that Racing filter 1 has a torque of 10,588 Nm and the racing air filter 2 has a torque of 10,585 Nm, while standard filter has only 10.42 Nm. CO gas emissions resulting from the use of racing air filters 1 increased by 28% from standard air filters and for racing air filter 2 CO 2 emissions decreased by 6%. At the exhaust emissions of HC, racing air filters 1 emissions increased by 16% and racing air filter 2 decreased by 9%. Penelitian ini bertujan untuk membuktikan adanya perbedaan filter udara racing dengan filter udara standar terhadap performa kendaraan empat langkah, berupa daya, torsi dan emisi gas buang. Penelitian dilakukan secara eksperimen pada sepeda motor Supra X 125 PGM-FI. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan penyajian data berupa tabel, grafik. Hasil penelitian menunjukkan bhawa perhitungan rata-rata. sebesar 7,35 Hp dengan meningkat 2,3% dan filter udara racing 2 meningkat sebesar 1,6 % menjadi 7,3 HP dibandingkan dari hasil filter udara standar sebesar 7,18 Hp, torsi filter udara racing 1 meningkat sebesar 1,6% menjadi 10,588 N.m dan filter udara racing 2 meningkat 1,5% menjadi 10,585 N.m dibandingkan hasil dari penggunaan filter standar sebesar 10,42 N.m. Emisi gas buang CO yang dihasilkan dari penggunaan filter udara racing 1 meningkatan 28% dari filter udara standar 0,803% menjadi 1,034% dan CO filter udara racing 2  ada penurunan 6% menjadi 0,754% dari CO filter udara standar 0,803%, dengan selisih perbedaan 0,231% dan 0,049% dari penggunaan filter udara standar. Pada emisi gas buang HC filter udara racing 1 terdapat peningkatan sebesar 16% menjadi 142 ppm dari hasil filter standar dan penurunan 9% dari penggunaan filter udara racing 2 sebesar 111 ppm dibandingkan HC yang dihasilkan filter standar sebesar 122 ppm, dengan selisih 20 ppm dan 11 ppm dari HC yang dihasilkan filter udara standar.
Pencapaian Peranan BKK dalam Penyaluran Lulusan Teknik Pengelasan di SMK DIY Darunnajah Darunnajah; Putut Hargiyarto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 3 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.449 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v3i2.21405

Abstract

This research aims to study the achievement of Special Labor Market's roles in the distribution of the welding study program graduates through the management process (planning, organizing, actuating, and controlling), and the obstacles that occurred. This research also study students' perception of the Special Labor Market (BKK) work program. The methods of this research is descriptive research. The instruments for data collection are questionnaire, interviews, and documentation. Data were analyzed using descriptive qualitative analysis. The research samples are the 5 leaders of BKK and 117 class XII students of welding study program. Result of the research indicate the following scores of the management process aspects: planning 85,6%, organizing 78,3%, actuating 80,3%, and controlling 93,1%. The distribution that have been carried out still puts the workforce out of their field of expertise. The obstacles that occurred during the distribution are: graduates are not ready to work out of their hometown or the parents did not give permission for them to work outside their hometown. The overall graduates' perception towards the implementation of labor market work program related to graduates is in the category of "˜good' with a score of 66,5%Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) capaian peranan BKK dalam penyaluran lulusan teknik pengelasan melalui proses manajemen dan 2) persepsi siswa terhadap program kerja BKK yang berhubungan langsung dengan siswa dan alumni. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah 5 Ketua BKK dan 117 Siswa Kelas XII Teknik Pengelasan di wilayah Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukan bahwa skor proses manajemen BKK pada aspek perencanaan 85,6%, aspek pengorganisasian 78,3%, aspek pelaksanaan 80,3%, dan aspek pengendalian 93,1%. Penyaluran yang dilaksanakan masih menempatkan lulusan bekerja di luar bidang keahliannya. Hambatan yang dihadapi adalah terdapat lulusan yang belum siap untuk bekerja di industri luar kota dan orang tua lulusan yang belum memberi ijin lulusan untuk bekerja di industri luar kota. Persepsi siswa secara keseluruhan terhadap pelaksanaan program BKK yang berkaitan dengan siswa dan alumni termasuk dalam kategori baik dengan persentase sebesar 66,5%.
Perbedaan Unjuk Kerja Mesin Menggunakan Electronic Control Unit Tipe Racing dan Tipe Standar pada Sepeda Motor Automatic Rifki Mufti Rahman; Dwi Widjanarko; M. Burhan Rubai Wijaya
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 3 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.139 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v3i2.21411

Abstract

The achievement of electronic-based motorcycle engine or Fuel Injection (FI) has better capability or power compared to conventional system vehicles. This research aims to determine the performance difference of using racing electronic control unit (ECU) compared to standard ECU of an automatic motorcycle. The experiment was carried out on a Honda Vario 125cc motorcycle manufactured in 2013. The research method is experimental research and uses descriptive statistic method. Research findings inform that the maximum torque of the standard ECU is 16.63 Nm at 3500 rpm, and the maximum power is 6.36 KW at 4500 rpm. The racing ECU (Iquteche) has a maximum torque of 22.42 Nm at 2500 rpm, and maximum power of 7.70 kW. The apparent increase in torque is around 36.58 % and in power is around 33.9 %. It can be concluded that the Iquteche ECU provides a more optimized engine performance on an automatic motorcycle.Prestasi mesin sepeda motor berbasis elektronik atau Fuel Injection (FI) memiliki kemampuan atau tenaga yang lebih baik dibandingkan dengan kendaraan sistem konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan unjuk kerja mesin menggunakan Electronic Control Unit tipe racing dan tipe standar pada sepeda motor automatic. Objek penelitian dilakukan pada kendaraan Honda Vario 125cc tahun pembuatan 2013. Penelitian dilakukan dengan menggunkan metode experimental serta analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh data torsi maksimal ECU standar sebesar 16.63 N.m pada putaran 3500 rpm, dan daya tertinggi sebesar 6.36 kW pada putaran 4500 rpm. Sedangkan hasil pengujian menggunakan ECU Iquteche diperoleh torsi tertingi sebesar 22.42 N.m pada putaran 2500 rpm, dan daya tertinggi sebesar 7.70 kW. Selain itu juga diketahui adanya peningkatan torsi mesin sebesar 36.58% dan peningkatan daya sebesar 33.99%, serta diketahui juga bahwa penggunaan ECU Iquteche lebih efektif untuk meningkatkan unjuk kerja mesin pada kendaraan jenis sepeda motor automatic.

Page 4 of 19 | Total Record : 185