cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Chimica et Natura Acta
ISSN : 23550864     EISSN : 25412574     DOI : -
Chimica et Natura Acta diterbitkan oleh Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran tiga kali setiap tahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Artikel yang dimuat mencakup Kimia Analisis dan Pemisahan, Kimia Material, Kimia Energi dan Lingkungan, Kimia Organik Bahan Alam dan Sintesis, Biomolekular Pangan dan Kesehatan serta topik-topik lain yang berhubungan dengan ilmu Kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK BIJI NYAMPLUNG (Callophyllum innophylum L.) DENGAN METODE ULTRASONOKIMIA Bintang, Muh. Taufiq M.; Aisyah, Aisyah; Saleh, Asri
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.415 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n2.9199

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang yang membutuhkan suplai energy namun ketersediaannya semakin menipis. Oleh karena itu, energi alternatif diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi. Salah satu sumber energi alternative yang sedang dikembangkan adalah biodiesel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk optimalisasi konversi pembentukan biodiesel dan menentukan komponen biodiesel yang terbentuk. Biodisel pada penelitian ini diproduksi dari minyak biji nyamplung (Callophyllum innophyllum L.) dengan mereaksikan dengan methanol dengan rasio 1:6 menggunakan KOH 0,5% sebagai katalis dan direaksikan menggunakan metode ultrasonik kimia dengan variasi waktu 45, 60 atau 75 menit. Biodiesel yang dihasilkan kemudian dianalisis dengan menggunakan FTIR sehingga dapat menunjukkan spectrum ester asam lemak panjang. Biodiesel juga dianalisis dengan GC-MS dan hasilnya menunjukkan bahwa komponen utamanya adalah metil oleat, metil palmitat, metil sterarat dan metil linoleat.
Alga Merah (Gracilaria coronopifolia) sebagai Sumber Fitohormon Sitokinin yang Potensial Rachman, Saadah Diana; Mukhtari, Zakiyah; Soedjanaatmadja, R. Ukun M.S.
Chimica et Natura Acta Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.557 KB) | DOI: 10.24198/cna.v5.n3.16060

Abstract

Alga  merah (Gracilaria coronopifolia) merupakan tanaman tingkat rendah berupa thallus yang tidak memiliki daun, akar dan batang sejati serta sebagian besar tumbuh pada batu di terumbu karang. Alga merah selain mengandung beberapa senyawa organik seperti polisakarida, vitamin, dan berbagai senyawa bioaktif, juga merupakan tanaman yang mengandung fitohormon sitokinin yang cukup potensial dan bermanfaat untuk pembuatan pupuk hormon/biostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi sitokinin dari alga merah G. coronopifolia, serta mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman padi (Oryza sativa). Isolasi dan identifikasi sitokinin dimulai dengan proses maserasi menggunakan metanol 80%, ekstraksi dengan etil asetat, kromatografi adsorpsi, kromatografi lapis tipis preparatif, dan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) fase terbalik menggunakan kolom nukleosil ODS. Keaktifan isolat sitokinin diuji hayati dengan menggunakan bioindikator padi, dengan mengukur panjang tajuk dan berat kering tajuk tanaman uji.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang tajuk dan berat kering tanaman uji dengan penambahan isolat sitokinin sebesar 19,6 ppm masing-masing meningkat sebesar 22,12% dan 10,49%. Hasil KCKT dari sitokinin hasil isolasi menunjukkan waktu retensi yang sama dengan standar sitokinin (trans-zeatin) yaitu 8,28 menit. Kadar sitokinin yang terdapat dalam Gracilaria coronopifolia adalah 6,26 × 10-2 mg/g berat kering.
TRANSFORMASI MENGGUNAKAN Agrobacterium tumefaciens PADA TUNAS DAUN Kalanchoe mortagei DAN Kalanchoe daigremontiana 1 DAN 2 Dewanto, Hamami Alfasani; Suhandono, Sony
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.284 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n2.10679

Abstract

Cocor bebek adalah tumbuhan sukulen yang mampu memproduksi tunas adventif (reproduksi vegetatif) pada tepian daunnya. Kemampuan reproduksi vegetatif ini menghasilkan tanaman yang sama dalam waktu yang singkat, sehingga memungkinkan untuk dijadikan sebagai bioreaktor protein rekombinan. Transformasi dilakukan menggunakan Agrobacterium tumefaciens pada tunas daun cocor bebek dari spesies Kalanchoe mortagei dan Kalanchoe daigremontiana. Optimasi dilakukan mencakup: galur A. tumefaciens, kerapatan optis dari kultur A. Tumefaciens, konsentrasi acetosyringone, teknik ko-kultivasi, pH medium dan komposisi medium ko-kultivasi. Hasil optimasi transformasi secara transien menunjukan bahwa perbedaan galur A. tumefaciens, kerapatan optis, konsentrasi acetosyringone menghasilkan ekspresi transien yang relatif sama secara kualitatif. Berdasarkan uji GUS teknik ko-kultivasi dengan infiltrasi vakum dan pH medium 5,5 menghasilkan ekspresi transien lebih baik dibandingkan dengan perendaman dan pH medium 7,0. Medium ko-kultivasi M9 menghasilkan ekspresi transien yang lebih baik dibandingkan dengan medium ½MS0. Tunas daun K. daigremontiana 2 menunjukan ekspresi transien yang lebih baik dibandingkan K. mortagei dan K. daigremontiana 1.
KARAKTERISASI ZAT WARNA DAUN JATI (Tectona grandis) FRAKSI METANOL:n-HEKSANA SEBAGAI PHOTOSENSITIZER PADA DYE SENSITIZED SOLAR CELL Baharuddin, Aminuddin; Aisyah, Aisyah; Saokani, Jawiana; Risnah, Indah Ayu
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.049 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n1.9174

Abstract

Penyedia energi saat ini masih didominasi oleh sumber energi yang tidak dapat diperbaharui seperti batubara, minyak bumi dan gas alam. Semakin lama sumber energi ini akan semakin menipis jumlahnya di alam sehingga dibutuhkan sumber energi terbarukan. Salah satu sumber energi yang potensial dikembangkan di Indonesia adalah DSSC (Dye Sensitized Solar Cell). Dalam penelitian ini digunakan zat warna daun tumbuhan Tectona grandis sebagai photosensitizer. Zat warna diperoleh dari proses ekstraksi menggunakan alat ultrasonik dengan pelarut metanol. Pengujian DSSC dilakukan pada zat warna dalam keadaan asam (pH 6) dan keadaan basa (pH 11) serta pada hasil pemisahan KKCV menggunakan eluen n-hexana-metanol (8:2, 5:5, dan 2:8). Nilai efisiensi paling tinggi diperoleh pada hasil KKCV n-hexana:metanol 5:5 yakni sebesar 0,05127%. Karakterisasi dilakukan pada zat warna yang miliki efisensi paling tinggi dengan menggunakan UV-Vis, FTIR dan GC-MS. Hasil analisis UV-Vis menunjukkan adanya serapan pada panjang gelombang 522 nm yang merupakan daerah serapan khas antosianin. Pada pengujian FTIR didapatkan beberapa gugus fungsi yang teridentifikasi sebagai –OH, C-H, dan C=C. Hasil analisis dengan GC-MS menunjukkan fragmen puncak pada m/z 287. Secara umum hasil karakterisasi tersebut besesuaian dengan salah satu pigmen antosianin yaitu sianidin.
EKSFOLIASI LAPISAN H2BaBi2Ti4O13 DAN UJI AKTIVITAS KATALITIKNYA PADA PEMBENTUKAN ETIL ASETAT Noviyanti, Atiek Rostika
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.849 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n1.9134

Abstract

Penggunaan asam cair sebagai katalis di industri kimia sekurang-kurangnya menimbulkan dua masalah yaitu biaya produksi (karena asam tidak bisa digunakan ulang) dan masalah limbah yang dapat mencemari lingkungan. Kondisi ini mendorong pencarian pengganti asam cair dengan suatu katalis asam padat yang memiliki kestabilan tinggi dan merupakan suatu asam Brønsted kuat. Penelitian ini bertujuan memperoleh suatu asam kuat berupa lembaran H2BaBi2Ti4O13 yang tereksfoliasi (EHBBT). Lembaran EHBBT diperoleh dari eksfoliasi lapisan asam H2BaBi2Ti4O13 yang sebelumnya dikonversi dari fasa Aurivillius (BaBi4Ti4O15, BBT) melalui pelepasan lapisan bismutoksida. Struktur, morfologi dan luas permukaan EHBBT dikarakterisasi dengan difraksi sinar-X, SEM, dan metode BET. Luas permukaan lapisan HBBT adalah 21,072 m2g-1, dan lembaran EHBBT mencapai 57,53 m2g-1. Aktivitas katalitik lembaran EHBBT dibuktikan pada reaksi pembentukan etil asetat dengan indeks refraksi 1,3625. Pada umumnya material yang dihasilkan memiliki aktivitas katalitik yang lebih tinggi dibandingkan material yang tidak dieksfoliasi. Kebanyakan material hasil eksfoliasi juga dapat digunakan berulang tanpa mengurangi kinerjanya.
PERUBAHAN SIFAT FISIKOKIMIA TEPUNG SORGUM SETELAH HIDROLISIS PARSIAL DENGAN ENZIM α-AMILASE DARI Bacillus Sp. (TERMAMYL®) Fadhlillah, Muhammad; Ishmayana, Safri; Idar, Idar; Soemitro, Soetijoso; Subroto, Toto
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.479 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n1.10444

Abstract

Salah satu upaya untuk memperbaiki sifat tepung adalah dengan menggunakan perlakuan enzimatik dengan enzim α-amilase. Sifat fisikokima tepung sorgum yang sudah dihidrolisis sebagian dapat mengalami perubahan. Penelitian kelompok kami sebelumnya menunjukkan bahwa α-amilase komersial (Termamyl®) memiliki kemampuan untuk mendegradasi tepung sorgum. Pada penelitian ini sifat tepung sorgum yang telah didegradasi ditentukan yaitu mencakup volume pengembangan, viskositas, dan kristalinitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan volume pengembangan sebesar 60% pada suhu 95°C, penurunan suhu pembentukan pasta dari 80-85°C menjadi 70-75°C, dan pengurangan refleksi kristalit yang menunjukan perubahan kristalinitas dari semikristalin menjadi amorf pada tepung sorgum terhidrolisis bila dibandingkan dengan tepung sorgum sebelum hidrolisis.
DILEMA ANTARA HOBI DAN BISNIS PERDAGANGAN BURUNG SERTA KONSERVASI BURUNG Iskandar, Johan
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.834 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n3.9165

Abstract

Paper discusses result of study on the development of hobby on bird keeping, bird song contest, bird trade business, and conservation strategy for bird sustainable use, based on case study undertaken in the Bandung urban and surrounding areas. The combination of qualitative and quantitative method with descriptive analysis was used in this study. The result of study shows that based on direct inventory it was recorded 96 bird species of 24 families which were being kept by thirty respondents. Among the total species, 29 species and races were recorded as dominant, namely anis merah (Zoothera citrina), murai batu (Copsychus malabaricus), ciblek (Prinia familiaris), several races of kenari (Serinus canarinus), several races of lovebird (Agapornis spp), bentet/toed (Lanius schach), several races of pleci/burung kacamata (Zosterops palpebrosa), robin (Leothrix sp), and perkutut (Geopelia striata). Nowadays, the hobby of bird keeping in the cages has tended to increase caused of development of regular song bird contest in the local, regional and national level. Based on this study, it was recorded that fiveteen bird species have commonly entertained in the local song bird contests by the bird lovers in Bandung urban and surrounding areas. Development of the increasing bird keeping hobby and song bird contests have tended to develop bird trading in the urban bird markets and increasing bird hunting in the villages. Therefore, the activity of bird keeping hobby, song bird contests, and bird trading have been dilemma. On the one hand, these activities have provided some benefits. For example, it has developed the bird trading business and bird captive breeding undertaken by the bird lover communities and providing some economic benefits. On the other hands, these activities have affected to dramatically bird population decrease in nature due to increasing bird hunting in villages. Even some rare birds have high risk to be decrease and maybe disappear in some village areas in the near future. Therefore, to sustainable utilize bird species for fulfilling the hobby of bird keeping, bird contests and bird trading purpose; the conservation effort based on community participation is essentially needed.
Isolasi, Validasi Metode dan Optimasi Awal Proses Ekstraksi Senyawa Penanda Eurycomanon dari Akar Tanaman Pasak Bumi (Eurycoma longifolia) Yunianto, Prasetyawan; Nurhadi, Nurhadi; Supriyono, Agus
Chimica et Natura Acta Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.57 KB) | DOI: 10.24198/cna.v5.n2.14690

Abstract

Pasak Bumi (Eurycoma longifolia) secara etnofarmakologi digunakan sebagai obat herbal tradisional yang digunakan untuk afrodisiak dan vitalitas. Eurycomanon digunakan sebagai senyawa penanda dari ekstrak akar pasak bumi, namun kadar yang diperbolehkan dalam ekstrak pasak bumi sesuai standar Malaysia pada kisaran 0,8–1,5%, karena sifatnya yang toksik. Senyawa eurycomanon sebagai senyawa penanda dari  pasak bumi masih jarang dan harganya cukup mahal. Oleh karena itu, sangat diperlukan isolasi eurycomanon dan validasi metode analisanya serta proses ekstraksinya. Proses isolasi diawali dengan ekstraksi metode maserasi menggunakan pelarut metanol terhadap akar pasak bumi yang sudah dibuat serbuk. Hasil ekstraksi dipekatkan dan difraksinasi dengan pelarut air dan metanol secara bertahap dari 0% - 100% metanol mengunakan kolom resin stiren-divinilbenzen. Fraksi target dicek menggunakan UPLC-MS dan dilakukan isolasi lebih lanjut dengan HPLC semi preparatif menggunakan kolom RP C-18. Hasil isolasi dicek kemurnian dan spectrum UV-nya dengan HPLC analitis dengan detektor PDA (photo diode array) dan dilakukan elusidasi stuktur dengan NMR. Hasil isolat yang terkonfirmasi sebagai eurycomanon dilakukan validasi metode analisa dan digunakan untuk menganalisa hasil optimasi awal proses ekstraksi. Fraksi target diperoleh dari fraksi 25% metanol dan disolasi lebih lanjut menggunakan HPLC semi preparatif. Isolat yang diperoleh telah dikonfirmasi dengan elusidasi stuktur NMR sebagai senyawa eurycomanon dari akar pasak bumi dengan kemurnian 96%. Metode analisa diperoleh dengan menggunakan HPLC secara gradien elusi (asetonitril:air) pada  detektor UV 254 nm dengan kolom RP C-18, 150 x 46 mm, 5 µm. Kajian awal proses menunjukkan bahwa ekstraksi terbaik untuk akar pasak bumi dengan kadar etanol 30% pada suhu 50°C. Kajian ini dapat digunakan sebagai pembanding proses esktraksi akar pasak bumi yang berbeda dengan Buku Pedoman  Teknologi Formulasi Sediaan berbasis Ekstrak dari BPOM tahun 2013 Volume 2, yaitu menggunakan sistem maserasi dengan pelarut etanol 96% dengan perbandingan 1:10.
POTENSI ENZIM α-AMILASE DARI Bacillus Sp. (TERMAMYL®) UNTUK PEMROSESAN TEPUNG SORGUM Fadhlillah, Muhammad; Soemitro, Soetijoso; Subroto, Toto
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.666 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n3.9218

Abstract

Tepung sorghum merupakan salah satu sumber karbohidrat non gluten yang dapat digunakan sebagai pengganti gandum. Sayangnya, makanan berbahan dasar sorgum seperti roti sorgum memiliki kecenderungan penurunan kualitas tekstur lebih cepat selama penyimpanan. α-Amilase rutin digunakan dalam pembuatan roti gandum sebagai antifirming untuk menghasilkan kualitas yang lebih baik. Pada penelitian ini dilakukan penentuan karakter enzim α-amilase komersial (Termamyl®) serta menentukan potensinya untuk digunakan dalam pemrosesan tepung sorgum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Termamyl® memiliki kemampuan untuk memecah pati mentah. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa tepung sorgum yang diberi perlakuan Termamyl® mengubah bentuk granula pati sorgum dan juga mengurangi kandungan amilosa sebesar 27%.
POLA SEGREGASI PEWARISAN KARAKTER BUTIR KAPUR DAN KANDUNGAN AMILOSA BERAS PADA GENERASI F2 BEBERAPA HASIL PERSILANGAN PADI (Oryza sativa L.) Carsono, Nono; Eldikara, Ranggi; Sari, Santika; Damayanti, Farida; Rachmadi, Meddy
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.889 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n2.9156

Abstract

Mutu beras merupakan salah satu faktor yang menentukan tingkat penerimaan konsumen terhadap suatu varietas. Persilangan dan seleksi merupakan salah satu kegiatan pemuliaan tanaman untuk merakit tanaman guna memperolah genotip padi yang memiliki kualitas beras tinggi. Untuk menentukan metode seleksi mana yang paling efektif untuk suatu karakter, terutama mutu beras perlu adanya informasi bagaimana karakter tersebut dikendalikan dan diwariskan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi pola pewarisan beberapa karakter mutu beras, antara lain butir kapur, dan kandungan amilosa. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari sampai September 2012 di Laboratorium Analisis Tanaman dan Bioteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Bahan yang digunakan pada penelitian ini yaitu 300 butir beras F2 hasil persilangan Ciherang x Pandanwangi, Pandanwangi x Ciherang, Ciherang x Basmati, dan Basmati x Ciherang. Sedangkan untuk masing-masing tetua digunakan Ciherang, Pandanwangi, dan Basmati. Sebanyak 20 butir beras digunakan untuk pengujian karakterbutir kapur dan 5 butir beras untuk pengujian kandungan amilosa. Berdasarkan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov sebaran data untuk karakter bentuk beras kedua seri persilangan, sedangkan uji segregasi menggunakan metode Chi-kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter butir kapur dan kandungan amilosa diwariskan secara simplegenic, sehingga proses seleksi dapat dilakukan pada generasi awal, khususnya pada hasil persilangan Ciherang x Pandanwangi dan Pandanwangi x Ciherang, sedangkan untuk persilangan Ciherang x Basmati dan Basmati x Ciherang, kedua karakter diwariskan secara kuantitatif. Latar belakang genetik tetua menentukan pola pewarisan karakter kandungan amilosa.

Page 4 of 38 | Total Record : 372