cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Chimica et Natura Acta
ISSN : 23550864     EISSN : 25412574     DOI : -
Chimica et Natura Acta diterbitkan oleh Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran tiga kali setiap tahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Artikel yang dimuat mencakup Kimia Analisis dan Pemisahan, Kimia Material, Kimia Energi dan Lingkungan, Kimia Organik Bahan Alam dan Sintesis, Biomolekular Pangan dan Kesehatan serta topik-topik lain yang berhubungan dengan ilmu Kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
Karakterisasi Maltodekstrin dari Pati Jagung (Zea mays) Menggunakan Metode Hidrolisis Asam pada Berbagai Konsentrasi Marta, Herlina; Tensiska, Tensiska; Riyanti, Lia
Chimica et Natura Acta Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.249 KB) | DOI: 10.24198/cna.v5.n1.12816

Abstract

Karakteristik pati jagung alami memiliki kekurangan diantaranya tidak larut dalam air dingin, kestabilan yang rendah, terjadinya pengentalan setelah pemasakan dan retrogradasi sehingga aplikasinya menjadi terbatas dalam industri. Cara untuk mengatasi kekurangan tersebut adalah dengan memodifikasi pati jagung menjadi maltodekstrin melalui hidrolisis asam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu hidrolisis yang tepat untuk menghasilkan maltodekstrin dari pati jagung (Zea mays) yang memiliki karakteristik sesuai Standar Nasional Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Variasi lama waktu hidrolisis yang digunakan adalah 20, 25, 30, dan 35 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu hidrolisis 35 menit pada suhu 80ºC dan konsentrasi HCl 1,35% menghasilkan maltodekstrin paling baik dengan nilai DE 16,12, rendemen 75,83%, dan viskositas 65 mpass. Maltodekstrin tersebut memiliki beberapa karakteristik yang sesuai Standar Nasional Indonesia diantaranya derajat asam 1,89%, kadar serat kasar 0,10%, kadar air 8,29%, serta warna putih kekuningan dengan nilai L sebesar 82,90 sedangkan kriteria yang belum sesuai standar diantaranya kelarutan dalam air dingin 86,79%, kadar abu 1,79% dan kehalusan 80 mesh sebesar 55,48%.
IDENTIFIKASI POLIMORFIS MARKA-MARKA MOLEKULER YANG DIDUGA BERKAITAN DENGAN KARAKTER DAYA HASIL TINGGI PADA 30 GENOTIP PADI Carsono, Nono; Lukman, Pradita N.; Damayanti, Farida; Susanto, Untung; Sari, Santika
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.438 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n1.9141

Abstract

Identifikasi marka polimorfis yang diduga berasosiasi dengan karakter daya hasil tinggi sangat penting dilakukan guna aplikasi seleksi berbasis marka dalam rangka perakitan padi berdaya hasil tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi 30 genotip padi yang diduga berdaya hasil tinggi dengan menggunakan marka SSR. Amplifikasi produk PCR dipisahkan dengan menggunakan gel agarose 3% atau polyacrylamide gel electrophoresis (PAGE) 8%. Tingkat keinformatifan marka dapat ditentukan dengan cara penghitungan Polymorphic Information Content (PIC). Hasil analisis menunjukan bahwa marka OSBLE3, RM 282, dan RM 259 memiliki nilai PIC ≥ 0,5. Marka SSR dan marka gen spesifik yang digunakan untuk mengidentifikasi padi berdaya hasil tinggi menunjukkan bahwa tiga genotip padi terseleksi dapat direkomendasikan sebagai tetua donor dalam persilangan diantaranya yaitu genotip #1 (Fatmawati), #3 (Inpari13), dan #30 (IPB 160-F-3-3-1). Marka molekuler yang digunakan dapat memperkirakan tingkat polimorfisme dan juga berguna untuk mengkonfirmasi genotip padi yang berpotensi daya hasil tinggi.
SINTESIS PARTIKEL NANO TITANIUM DIOKSIDA PADA KAIN KATUN DAN APLIKASINYA SEBAGAI MATERIAL SELF-CLEANING Eddy, Diana Rakhmawaty; Lestari, Mastuti Widi; Hastiawan, Iwan; Noviyanti, Atiek Rostika
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.386 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n3.10923

Abstract

Katun merupakan salah satu serat alami yang sering digunakan sebagai bahan pakaian. Namun sebagian besar orang-orang sangat sibuk dengan pekerjaan dan tidak mempunyai waktu untuk membersihkan pakaiannya sehari-hari. Maka dari itu perlu dilakukan pengembangan sifat kain katun yang dapat mendekomposisi sendiri kotoran yang mengenainya, atau self-cleaning. Partikel nano TiO2 dengan sifat fotokatalitiknya mampu memberikan sifat self-cleaning pada kain katun. Sintesis partikel nano TiO2 pada kain katun dilakukan dengan metode sonokimia. Titanium Tetraisopropoksida (TTIP) digunakan sebagai prekursor partikel nano TiO2. Dalam penelitian ini dilakukan variasi konsentrasi TTIP dengan cara memvariasikan volume penambahan TTIP (0,1; 1; 2; 3,1; dan 4,2 mL) untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pengembanan partikel nano TiO2 pada kain katun dan aktivitas self-cleaning-nya. Katun-TiO2 terbukti mempunyai aktivitas self-cleaning yang dapat menghilangkan sendiri noda Rhodamin B baik dengan bantuan sinar matahari maupun lampu UV. Katun-TiO2 2 (volume TTIP 2 mL) mempunyai aktivitas menurunkan konsentrasi larutan Rhodamin B terbaik, yaitu sebesar 96,932% pada lampu UV dan 32,890% pada tempat gelap. Sedangkan kain katun blanko hanya menurunkan konsentrasi larutan Rhodamin B sebesar 8,647% pada radiasi lampu UV dan 2,800% pada tempat gelap. Berdasarkan analisis SEM diketahui bahwa partikel nano telah terdistribusi pada permukaan kain katun walaupun masih terdapat agregrat di beberapa bagian. Analisis XRD menunjukkan bahwa partikel nano TiO2 baik yang terbentuk pada kain katun maupun dalam bentuk padatan mempunyai fase anatase dengan ukuran kristal 14,05 nm.
PENENTUAN PENGARUH PEMANASAN DAN WAKTU PENYIMPANAN GARAM BERIODIUM TERHADAP KALIUM IODAT Sugiani, Hena; Previanti, Popy; Sukrido, Sukrido; Pratomo, Uji
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.906 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n2.9185

Abstract

Iodium merupakan mineral yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang relatif sangat kecil, tetapi mempunyai peranan yang sangat penting untuk pembentukan hormon tiroksin. Iodium selain dapat diperoleh dari garam beriodium, juga dapat diperoleh dari air minum, sayuran dan bahan makanan dari laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar air dalam garam beriodium yang telah beredar dipasaran, untuk mengetahui identifikasi ion-ion mineral yang terdapat dalam garam yang telah direkristalisasi dengan penambahan bahan pengikat, dan untuk mengetahui pengaruh penyimpanan dan pemanasan terhadap kadar iodium dalam garam beriodium. Hasil penelitian kadar iodium diperoleh dari minggu pertama sebesar 62,86 ppm, minggu kedua sebesar 60,95 ppm dan minggu ketiga sebesar 57,17 ppm. Kadar KIO3 dalam garam beriodium menunjukkan bahwa pada setiap minggunya kadarnya lebih tinggi dalam suhu ruang dibandingkan dengan yang sesudah dipanaskan. Sedangkan pada analisis ion mineral yang diukur dengan SSA menunjukkan bahwa konsentrasi Ca2+ dan Mg2+ di setiap minggunya lebih tinggi pada suhu ruang daripada setelah melalui pemanasan.
Validasi Metode RP-HPLC untuk Penentuan Kadar Andrografolid Sebagai Senyawa Penanda pada Campuran Esktrak Purwati, Anisyah Is; Yunianto, Prasetyawan; Supriyono, Agus
Chimica et Natura Acta Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.46 KB) | DOI: 10.24198/cna.v5.n3.16056

Abstract

Andrografolid merupakan senyawa bioaktif dari tanaman sambiloto (Andrographis paniculata) yang berpotensi sebagai bahan obat. Kadar andrografolid dapat ditentukan menggunakan RP-HPLC. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi metode RP-HPLC untuk menentukan kadar andrografolid sebagai senyawa penanda untuk standarisasi formula obat herbal terstandar (OHT) dari campuran ekstrak tanaman sambiloto dan binahong (Andredera cordifolia). Metode RP-HPLC dikembangkan menggunakan kolom Sunfire C18 (150 × 4,6 mm, 5μm) dengan fase gerak asetonitril dan campuran 0,1% asam trifloroasetat dan metanol (90:10) secara elusi gradien serta laju alir fase gerak 1 mL/menit. Deteksi menggunakan detektor PDA pada panjang gelombang 230 nm. Andrografolid dielusi pada waktu retensi 9,77 dengan resolusi puncak 2,14. Respon dari standar andrografolid linear pada rentang konsentrasi 0,031-0,5 mg/mL dengan r2=0,9999. Akurasi dari metode ini, yaitu 94,46% dengan nilai RSD 1,73%. Presisi, limit deteksi (LOD), dan limit kuantisasi (LOQ) yang diperoleh masing-masing, yaitu 3,46%, 0,028 mg/mL, dan 0,096 mg/mL. Metode yang divalidasi ini dapat digunakan sebagai referensi untuk penentuan kadar andrografolid dalam standarisasi obat herbal terstandar dari campuran ekstrak tanaman.
PEMISAHAN MINYAK PELUMAS (BASE OIL) DARI MINYAK BUMI ASAL BANGKO, ROHIL-RIAU DENGAN ZEOLIT A DARI ABU LAYANG Tamboesai, Emrizal Mahidin
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.028 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n2.10673

Abstract

Zeolit A merupakan zeolit sintesis yang mengandung alumina silikat dan membentuk unit tetrahedral. Salah satu bahan yang dapat digunakan untuk mensintesis zeolit A adalah Abu layang merupakan limbah hasil pembakaran bahan bakar batubara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Penelitian ini bertujuan pemanfaatan zeolit A sebagai penyaring molekul (molecular sieve) untuk memisahkan n-parafin dari fraksi-fraksi lain yang ada pada minyak mentah Bangko, Rohil. Sintesis zeolit A dilakukan dengan menggunakan alumunium hidroksida sebagai sumber alumina dan silikon dioksida sebagai sumber silika. Sintesis dilakukan dengan cara mereaksikan natrium silikat dan natrium aluminat melalui proses hidrotermal dalam sistem dengan pH 11-12. melalui peleburan abu layang dengan NaOH pada suhu 500°C. Zeolit dikarakterisasi dengan XRD yang menunjukkan pola difraksi yang menyerupai pola difraksi zeolit A berdasarkan JCPDS no 01-076-0910. Pada spektra FTIR ditunjukkan adanya gugus Si-O-Si dan Al-O-Al pada zeolit. Pada hasil XRF menunjukkan perbandingan Si/Al yaitu 1,3. Fraksinasi minyak bumi Bangko menggunakan silika aktif sebagai fasa diam dan n-heksana sebagai pelarut untuk memisahkan fraksi saturat. Fraksi saturat minyak bumi kemudian difraksinasi menggunakan zeolit A yang bertujuan untuk fraksi n-parafin. Dari kromatogram hasil fraksinasi menggunakan silika aktif dapat dilihat bahwa silika aktif mampu menyaring atom karbon sampai C30. Sedangkan kromatogram hasil molecular sieve menggunakan zeolit A menunjukkan adanya bagian fraksi saturat yang tertahan pada zeolit A, sehingga zeolit A mampu menyaring hanya sampai atom karbon C27. Zeolit A mampu memisahkan n-paraffin dari minyak bumi Bangko yang memiliki efisiensi rata-rata sebesar 98,65 %. Hasil penyaringan dengan Zeolit A tersebut diatas dapat kesimpulan bahwa minyak bumi Bangko, Rohil mengandung minyak pelumas berat.
KARAKTERISASI ADSORPSI BATUBARA MUDA TERMODIFIKASI HIDROGEN PEROKSIDA MENGGUNAKAN METODE KONTINYU TERHADAP METILEN BIRU Yuliani, Galuh; Grandistin, Ghea Gristannia; Mursito, Anggoro Tri
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.131 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n1.9170

Abstract

Kapasitas adsorpsi batubara muda masih lebih rendah bila dibandingkan dengan adsorben lain terutama bila dibandingkan dengan karbon aktif. Pada penelitian ini telah diupayakan peningkatan kapasitas adsorpsi pada batubara muda melalui pengayaan kadar oksigen dipermukaannya. Batubara muda yang digunakan berasal dari daerah Kalimantan, Indonesia, memiliki nilai kalori 5015,41 cal/g, 53,67 % karbon, 6,02 % hidrogen, 38,58 % oksigen, 0,69 % nitrogen, dan 0,12 % sulfur. Uji adsorpsi dilakukan menggunakan metode kontinyu dengan larutan metilen biru sebagai larutan model. Konsentrasi metilen biru ditentukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 664 nm. Data hasil pengujian FTIR menunjukkan batubara muda hasil modifikasi adanya penambahan intensitas pada 1750cm-1 yang menandakan penambahan gugus C=O. Dari hasil uji adsorpsi menunjukkan adanya peningkatan kapasitas adsorpsi pada batubara muda hasil modifikasi yaitu dari 48,59 mg/g menjadi 91,11 mg/g. Dapat disimpulkan bahwa oksidasi menggunakan hidrogen peroksida telah berhasil meningkatkan kemampuan adsorpsi batubara muda.
MODIFIKASI METODE SINTESIS GADOLINIUM DIETILENTRIAMINPENTAASETAT SEBAGAI SENYAWA PENGONTRAS MAGNETIC RESONANCE IMAGING Fauzia, Retna Putri; Mutalib, Abdul; Sodjanaatmadja, Ukun M. S.; Anggraeni, Anni; Bahti, Husein H.
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.647 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n1.10442

Abstract

Magnetic Resonance Imaging (MRI) telah menjadi salah satu teknik yang paling baik dalam diagnosa medis. Pada alat MRI diperlukan suatu contrast agent untuk meningkatkan kontras visual antara jaringan normal dan berpenyakit. Salah satu contrast agent yang telah digunakan adalah Gd-DTPA. Pada saat ini, kebutuhan senyawa pengontras Gd-DTPA di Indonesia ini masih tergantung dari senyawa Gd-DTPA import dengan harga yang mahal. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kondisi optimum hasil sintesis Gd-DTPA yang ekonomis dan layak pakai menggunakan metode sintesis yang sudah dimodifikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah sintesis Gd-DTPA dari Gd2O3 dan DTPA (1:1,1) dengan modifikasi metode sintesis menggunakan waktu refluks selama 1, 2 dan 3 jam dan masing-masing dilakukan sebanyak tiga kali. Kemurnian Gd-DTPA dari Gd bebas ditentukan dengan spektrofotometer sinar tampak, sedangkan kemurnian dari DTPA bebas ditentukan dengan titrasi kompleksometri. Kemudian Gd-DTPA dimurnikan dari Gd bebas melalui kromatografi pertukaran ion menggunakan resin Dowex 50W-X8. Gd-DTPA dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer inframerah. Dari hasil penelitian diketahui bahwa modifikasi sintesis Gd-DTPA yang dilakukan menunjukkan waktu refluks optimum pada waktu 1 jam dengan rendemen sebesar 81,76%, hasil analisis menggunakan Spektrofotometer Visibel menunjukan tidak terdeteksi adanya Gd bebas dan DTPA bebas pada Gd-DTPA hasil sintesis setelah pemurnian, hasil karakterisasi Gd-DTPA dengan spektrometer inframerah menunjukan bahwa Gd-DTPA hasil sintesis identik dengan Gd-DTPA standar.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI SENYAWA 3,3’-BENZILIDENA BIS- 4 – HIDROKSI KUMARIN UNTUK SEDIAAN RADIOTERAPI Setiawan, Duyeh; Rakhmawaty, Diana
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.391 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n3.9161

Abstract

Penelitian yang sedang dikembangkan saat ini adalah senyawa kimia yang memiliki aktivitas biologis anti kanker, salah satunya adalah senyawa turunan kumarin yaitu 3,3’-benzilidena bis-4-hidroksikumarin. Senyawa kumarin dapat membentuk kompleks stabil dengan ion logam valensi tiga yang bersifat radioisotop untuk meningkatkan aktivitas biologinya terhadap anti kanker. Penelitian ini bertujuan melakukan sintesis dan karakterisasi kumarin sebagai ligan untuk disiapkan dalam pembuatan senyawa kompleks kumarin bertanda radioisotop untuk sediaan radioterapi. Senyawa kumarin disintesis dengan cara mereaksikan benzaldehid dan 4-hidroksikumarin melalui reaksi kondensasi. Karakterisasi senyawa kumarin meliputi penentuan titik leleh, FTIR, 1H-NMR, 13C-NMR. Hasil karakterisasi kumarin diperoleh dalam bentuk kristal berwarna putih sebanyak 5,79 g dan rendemen 56,34 %, mudak larut dalam aseton, mempunyai titik leleh 233 °C. Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan dalam pembuatan sediaan radiofarmaka alternatif untuk terapi kanker.
Penggunaan Kombinasi Metode Spektrofotometri Ultraviolet-Visible Dan Analisis Multivariat Untuk Analisis Kandungan Unsur Tanah Jarang Kelompok Sedang Hendrati, Diana; Mutalib, Abdul; Pratiwi, Megasari; Fauzia, Retna Putri
Chimica et Natura Acta Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.747 KB) | DOI: 10.24198/cna.v5.n1.12821

Abstract

Unsur tanah jarang (UTJ) merupakan bahan yang strategis dan memiliki penggunaan yang luas terutama pada bidang industri teknologi. UTJ yang terdiri dari 17 unsur ini memiliki kemiripan sifat sehingga sangat sulit dipisahkan menggunakan metode pemisahan kimia biasa. Akan tetapi pemakaian unsur tanah jarang saat ini menunjukkan kecenderungan yang terus meningkat. Maka dari itu diperlukan suatu metode alternatif yang efisien untuk menentukan kandungan UTJ tanpa melakukan pemisahan terlebih dahulu, seperti kombinasi metode spektrofotometri UV-VIS dan analisis multivariat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan UTJ kelompok sedang tanpa pemisahan kimia dengan menggunakan kombinasi metode spektrofotometri UV-VIS dan analisis multivariat. Sebanyak 33 larutan training set Gd(III), Sm(III), Eu(III), Tb(III) dan Dy(III) disiapkan dan kemudian dianalisis absorbansinya menggunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Data yang diperoleh diolah secara multivariat menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA), Principal Component Regression (PCR), dan Partial Least Square (PLS). Model yang didapat dari metode PCR divalidasi dengan test data. Dari penelitian ini diperoleh hasil nilai akurasi pengolahan data dengan metode PLS lebih baik daripada PCR, dan nilai presisi PLS lebih besar daripada PCR. Nilai % error yang didapat dari pengolahan data dengan PLS untuk unsur Eu sebesar 0,733%, unsur Gd sebesar 35,363%, unsur Sm sebesar 1,854% dan unsur Tb sebesar 5,442%.

Page 5 of 38 | Total Record : 372