cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020): Mei" : 7 Documents clear
Analisis Kualitas Layanan Pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mandiri di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu Tahun 2019 Desi Ratnasari; Misnaniarti Misnaniarti; Yuanita Windusari
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.628 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.48366

Abstract

Latar Belakang: RSUD Sekayu merupakan bagian dari fasilitas layanan kesehatan yang berkewajiban memberikan pelayanan berkualitas sesuai dengan harapan pasien. Penilaian IKM RSUD Sekayu saat ini belum spesifik menggambarkan kualiatas pelayanan dari sisi harapan dan kenyataan layanan pasien JKN Mandiri serta belum dapat memperlihatkan prioritas kategori pelayanan yang akan  ditingkatkan/diperbaiki. Tujuan: Menganalisis kualitas, terutama layanan rawat jalan berdasarkan 5 dimensi mutu pelayanan (service quality) terhadap peserta JKN Mandiri. Metode: Metode yang digunakan yaitu cross sectional dengan 151 responden. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner berskala likert. Data dianalisis berdasarkan Importance Performance Analiysis dan Gap Analysis. Hasil: Rendahnya tingkat kepuasan pasien pada pelayanan Rawat Jalan (47,7%) dengan tingkat kesesuaian rata-rata 76,89% dan gap rata-rata -1. Pasien cenderung kurang puas terhadap pelayanan berorientasi pada proses (Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy) dan cenderung puas pada dimensi yang berorientasi pada hasil (Tangible). Diagram kartesius memetakan 10 atribut pada kuadran A, 11 atribut pada kuadran B, 6 atribut pada kuadran C dan 10 atribut pada kuadran D. Kesimpulan: Secara umum kualitas layanan pasien JKN Mandiri di RSUD Sekayu cukup baik pada dimensi Tangible, Responsivenes dan Assurance, sedangkan dimensi Empathy dan Reliability masih dinilai kurang. Perlu ada upaya perbaikan mutu layanan dari semua dimensi mengingat keterkaitan antara dimensi pelayanan.
Implementasi Aplikasi Wifi TB Berdasarkan Persepsi Kemudahan dan Kemanfaatan di Kota Semarang Arif Kurniadi; Evina Widianawati; Edi Jaya Kusuma; Marko Ferdian Salim
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.641 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.50483

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu dari sepuluh penyakit penyebab kematian di dunia. Kasus TB yang ditemukan harus dicatat dan dilaporkan oleh setiap fasilitas pelayanan kesehatan sesuai format yang ditentukan.Tujuan: Mengetahui pengaruh persepsi kemanfaatan, kemudahan dan kendala terhadap implementasi penggunaan aplikasi Wifi TB.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Semarang dengan melibatkan dokter praktik mandiri dan dokter klinik pratama sebagai responden sebanyak 129 orang pada tahun 2019.Hasil: Responden yang mengisi angket sebanyak 129 orang, 60% belum menggunakan aplikasi dan 40% sudah menggunakan aplikasi. Berdasarkan hasil skor angket dengan skala 1 – 5, diketahui skor persepsi kemanfaatan dan kemudahan adalah 4, skor kendala penggunaan adalah 2, skor implementasi penggunaan 3,8 serta skor efektivitas dan kepuasan adalah 4. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai sig F= 0,000 dan R-square= 70,1%, artinya persepsi kemanfaatan, kemudahan dan kendala penggunaan aplikasi secara bersama-sama berpengaruh siginifikan terhadap implementasi penggunaan aplikasi Wifi TB sebesar 70,1%.Kesimpulan: Persepsi kemanfaatan, kemudahan dan kendala penggunaan mempengaruhi implementasi penggunaan aplikasi sebesar 70,1%. Disarankan kepada pengembang program dan dinas terkait untuk selalu memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada pengguna aplikasi Wifi TB.
‘Resik’ sebagai Sistem Informasi untuk Identifikasi Berkas Rekam Medis Ganda di Rumah Sakit Umum Daerah X Daerah Istimewa Yogyakarta Nuryati Nuryati; Annisa Maulida Ningtyas; Guntur Budi Herwanto; Widhi Sulistiyo
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.995 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.51442

Abstract

Latar Belakang: Di salah satu RSUD X DIY masih terdapat potensi duplikasi nomor rekam medis dan diharapkan untuk segera dilakukan identifikasi untuk menangani masalah tersebut. Diperlukan sebuah mekanisme standar yang digunakan untuk melakukan identifikasi kesamaan data rekam pasien di rumah sakit yang bertujuan untuk menghilangkan duplikasi data rekam medis. Mekanisme tersebut dituangkan dalam sebuah framework untuk mendeteksi duplikasi rekam medis yang diberi nama ”RESIK”.Tujuan: Menerapakan framework ”RESIK” di salah satu RSUD X DIY untuk mengidentifikasi terjadinya duplikasi rekam medis.Metode: Metode identifikasi duplikasi rekam medis menggunakan pairwise comparison. Kriteria yang dikomparasikan adalah 100.000 data sosial  pasien yang ada pada database SIMRS di RSUD X DIY. Identifikasi potensi duplikasi menggunakan data nomor rekam medis,  nama, tanggal lahir, jenis kelamin, dan alamat pasien.Hasil: Dari 100.000 data sosial pasien, ditemukan bahwa terdapat 413 berkas rekam medis yang terindikasi duplikasi (0,413%). Dari 413 berkas rekam medis, ditemukan sebanyak 407 pasien (98,547%) memiliki dua nomor rekam medis berbeda, 5 pasien (1,211%) memiliki 3 nomor rekam medis berbeda, dan 1 pasien (0,242%) memiliki empat nomor rekam medis berbeda. Kesimpulan: Framework ”RESIK” terbukti dapat mengidentifikasi adanya duplikasi nomor rekam medis di RSUD X DIY.
Gambaran Kejadian dan Tingkat Kecemasan pada Lanjut Usia Rindayati Rindayati; Abdul Nasir; Yuni Astriani
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.158 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.53948

Abstract

Latar Belakang: Lanjut usia merupakan tahap terakhir dari proses pertumbuhan seorang manusia. Pada lanjut usia terjadi perubahan baik secara biologis, emosional maupun psikososial yang berpotensi memunculkan masalah kesehatan, dimana salah satunya adalah terjadinya kecemasan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian dan tingkat kecemasan pada lanjut usia.Metode: Desain pada penelitian ini adalah deskriptif, dengan populasi lanjut usia sesuai dengan kriteria inklusi dan kegiatan Posyandu dilakukan di Desa Wedani Cerme Gresik, pada 23 Juni 2018 dimana lanjut usia turut mengunjungi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 41 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale. Etical Approvel oleh Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga nomor 771-KEPK, 23 April 2018.Hasil: Hasil penelitian ini 56% tidak terjadi kecemasan dan 44% terjadi kecemasan, dimana seluruhnya dengan tingkat kecemasan ringan.Kesimpulan: Kemunduran yang terjadi pada lanjut usia dapat mengakibatkan kecemasan pada sebagian orang, dan tidak pada sebagian yang lain. Perhatian, rasa aman dan penyediaan fasilitas kesehatan sangat penting diberikan kepada lanjut usia untuk mencegah terjadinya kecemasan dan solusi bagi yang mengalami kecemasan.
Pengaruh Kebisingan terhadap Tekanan Darah, dengan Stres Kerja sebagai Variabel Mediator Sumardiyono Sumardiyono; Reni Wijayanti; Hartono Hartono; Maria Theresia Sri Budiastuti
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.324 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.54088

Abstract

Latar Belakang: Kebisingan lingkungan kerja merupakan stresor penyebab stres kerja pada tenaga kerja. Stres kerja menyebabkan kenaikan tekanan darah yang menjadi penyebab hipertensi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tidak langsung antara kebisingan terhadap tekanan darah melalui variabel mediator stres kerja.Metode: Penelitian dilakukan secara observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional, pada populasi pekerja perempuan yang terpapar kebisingan lingkungan kerja di industri tekstil. Jumlah subjek penelitian sebanyak 139 orang yang diambil secara random. Uji statistik menggunakan model analisis jalur yang dihitung menggunakan software AMOS versi 22.Hasil: Rerata skor variabel stres kerja = 22,1 point, tekanan darah sistolik = 131,7 mmHg dan diastolik = 88,1 mmHg. Pada model analisis jalur dihasilkan ada hubungan langsung antara kebisingan dengan stres kerja (kenaikan 1 point kebisingan meningkatkan 0,5 point skor stres kerja), dan ada hubungan tidak langsung antara kebisingan dengan tekanan darah melalui variabel mediator stres kerja (kenaikan kebisingan 1 point secara tidak langsung meningkatkan tekanan darah, masing-masing adalah sistolik sebesar 1,8 point dan diastolik sebesar 0,8 point).Kesimpulan: Ada hubungan positif secara tidak langsung antara kebisingan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik melalui stres kerja sebagai variabel mediator.
Penatalaksanaan Efektif dalam Rangka Peningkatan Pertumbuhan Anak pada Kasus Stunting Riskiana Putri; Rosmita Nuzuliana
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1194.761 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.54930

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode emas pertumbuhan dan perkembangan pada awal kehidupan anak. Stunting dapat menyebabkan dampak jangka panjang pada fisik, imunologi, neurokognitif, dan sosial-ekonomi. Penatalaksanaan untuk meningkatkan pertumbuhan anak perlu dilakukan guna membantu agar memiliki pertumbuhan normal.Tujuan: Sistematik review ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan anak stunting di Indonesia.Metode: Artikel didapatkan dari pencarian pada dua database, yaitu pubmed dan science direct, disertai dengan artikel dari reference list. Kata kunci utama yang digunakan adalah “management” dan “stunting”. Pemilihan artikel berdasarkan pada panduan PRISMA.Hasil: Total artikel yang didapatkan adalah 897 artikel, 13 artikel terpilih untuk direview. Terdapat 2 poin penatalaksanaan yaitu 1) pemberian pendidikan kesehatan, nutrisi, dan parenting kepada ibu, 2) pemberian multiple mikronutrien menggunakan berbagai media dan bentuk. Pemberian pendidikan kepada ibu efektif merubah pola asuh ibu dan asupan makan anak, pemberian mikronutrien untuk peningkatan TB dan BB kepada anak lebih efektif jika ditambahkan dengan susu.Kesimpulan: Penatalaksanaan yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan anak stunting adalah dengan memberikan pendidikan mengenai kesehatan, nutrisi dan parenting kepada ibu/pengasuh anak secara bertahap. Setelah ibu/pengasuh memiliki kemampuan dan pengetahuan mengenai kesehatan dan nutrisi adalah memberikan intervensi asupan mikronutrien.
Efektivitas Music Therapy terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan: Systematic Review Nova Avianti Rahayu; Herlin Fitriana Kurniawati
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.157 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.55252

Abstract

Latar belakang: Nyeri pada persalinan merupakan suatu hal yang normal, tetapi nyeri persalinan juga dapat meningkatan katekolamin. Hal ini dapat mengganggu kontraksi uterus sehingga dapat menyebabkan inersia uteri, partus lama, oksigenasi pada janin tidak adekuat hingga distress janin, serta kematian ibu dan atau janin apabila nyeri persalinan tidak ditangani. Oleh karena itu, penanganan nyeri penting bagi ibu selama persalinan.Tujuan: Untuk mencari evidence based tentang efektifitas terapi musik terhadap pengurangan nyeri persalinan.Metode: Ada delapan tahap yang digunakan dalam ulasan ini yaitu mengidentifikasi permasalahan kebidanan, prioritas masalah dan pertanyaan penelitian, framework data primer dan sekunder, identifikasi studi yang relevan, prisma flow diagram, critical appraisal, analisa data dan ekstrasi data. Review ini menggunakan 2 databased dengan jangka waktu dari 2010-2020.Hasil: Total artikel yang didapatkan adalah 698 artikel, 11 artikel terpilih untuk di-review. Beberapa artikel membandingkan nyeri persalinan pada kelompok terapi musik dan tanpa terapi musik didapatkan hasil terapi musik menjadi salah satu manajemen nyeri non farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri persalinan.Kesimpulan: Terapi musik efektif untuk mengurangi nyeri selama persalinan pada fase laten, perlu diteliti lebih lanjut terkait efektifitas dan jenis musik untuk dapat mengurangi nyeri persalinan fase aktif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7