cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2022): November" : 7 Documents clear
Efektivitas Mobilisasi Sendi dan Pelatihan Stabilisasi Lumbopelvis pada Non-Specific Low Back Pain Made Hendra Satria Nugraha; Ni Komang Ayu Juni Antari; Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.70447

Abstract

Latar Belakang: Non-specific low back pain merupakan tipe nyeri muskuloskeletal yang sering dilaporkan. Permasalahan yang biasanya menyertai non-specific low back pain di antaranya adalah keterbatasan gerak sendi lumbopelvis, nyeri, serta disabilitas punggung bawah. Terdapat beberapa penanganan yang dapat diberikan untuk memperbaiki gerak dan fungsi pada non-specific low back pain,yaitu melalui pemberian modalitas elektroterapi, terapi latihan, serta manual terapi.Tujuan: Membandingkan efektivitas penambahan mobilisasi sendi dan pelatihan stabilisasi lumbopelvis (Mostab) pada penanganan standar fisioterapi berupa intervensi ultrasound therapy (UST) dan pelatihan peregangan dalam menurunkan disabilitas punggung bawah.Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dan peserta penelitian dibagi secara acak ke dalam 2 kelompok. Kelompok kontrol (n=12) diberikan UST + pelatihan peregangan, sedangkan kelompok perlakuan (n=12) diberikan UST + pelatihan peregangan + Mostab. Alat ukur evaluasi terapi yang digunakan adalah modified oswestry disability index versi Indonesia (MODI).Hasil: Hasil uji komparasi antar kelompok didapatkan nilai yang signifikan (p=0,000) antarkedua kelompok. Penambahan Mostab pada intervensi ultrasound therapy dan pelatihan peregangan lebih signifikan daripada kombinasi ultrasound therapy dan pelatihan peregangan saja dalam menurunkan disabilitas pungggung bawah pada non-specific low back pain.Kesimpulan: Mostab efektif dalam menurunkan disabilitas pungggung bawah pada non-specific low back pain.
Pemberdayaan Orang Tua tentang Alih Teknologi Bayam terhadap Status Gizi Balita Era Pandemi COVID-19 Ari Damayanti Wahyuningrum; Abdul Qodir
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.71330

Abstract

Latar Belakang: Prinsip keragaman makanan merupakan upaya pencegahan anemia pada balita. Upaya pemenuhan gizi mikronutrien dilakukan dengan memanfaatkan bayam yang mengandung zat besi dan dimodifikasi menjadi makanan yang disukai balita melalui pemberdayaan orang tua.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberdayaan orang tua tentang alih teknologi bayam terhadap status gizi balita.Metode: Rancangan penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 300 orang tua balita, dengan 171 sampel yang diseleksi dengan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square.Hasil: Pemberdayaan orang tua yang meliputi tingkat pengetahuan orang tua yang baik dengan status gizi anak baik sebesar 94,2%, sedangkan tingkat pengetahuan orang tua yang kurang dengan status gizi anak lebih sebesar 50%. Orang tua yang suka menyajikan makanan berbahan dasar bayam secara bervariasi dengan status gizi anak baik sebesar 99,3%, sedangkan orang tua yang tidak suka menyajikan makanan berbahan dasar bayam secara bervariasi dengan status gizi anak lebih sebesar 100%. Sikap orang tua yang mendukung dengan status gizi anak baik sebesar 99,1%, sedangkan sikap orang tua yang tidak mendukung dengan status gizi anak lebih sebesar 100%.Kesimpulan: Nilai p-value=0,001 berarti bahwa terdapat pengaruh signifikan pemberdayaan orang tua terhadap status gizi balita.
Literature Review: Kepuasan Pasien BPJS Rawat Inap Ditinjau dari Dimensi Mutu Pelayanan Kesehatan Ida Nurmawati; Bunga Adina Pramesti
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.72737

Abstract

Latar Belakang: Fasilitas pelayanan kesehatan diharuskan memberikan mutu pelayanan yang profesional dan sesuai harapan pasien sehingga pasien puas, tetapi masih banyak keluhan pasien terhadap mutu pelayanan kesehatan sehingga pasien tidak puas. Ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diperoleh dikarenakan pelayanan tidak tepat waktu, petugas yang tidak dapat memberikan penjelasan, kurangnya perhatian petugas, dan lingkungan rawat inap yang penuh.Tujuan: Menganalisis mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien BPJS rawat inap menggunakan dimensi kepuasan pasien (reliability, responsiveness, tangible, assurance, dan empathy)Metode: Literature review digunakan dengan mencari artikel menggunakan Publish or Perish dan bagan PRISMA sehingga ditemukan 10 jurnal dan 1 skripsi yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan.Hasil: Hasil analisis 11 artikel menunjukkan keluhan pasien berupa kurang ramahnya dokter dan perawat, sarana dan prasarana yang tidak lengkap, perawat yang kurang tanggap, keterampilan yang tidak profesional, dan pelayanan yang tidak tepat waktu.Kesimpulan: Faktor-faktor yang membuat pasien lebih mudah puas adalah pendidikan pasien yang rendah, pasien yang berusia pasien, hubungan yang baik antara pasien dan petugas (empathy), fasilitas dan lingkungan rawat inap bersih (tangible), ketanggapan petugas dalam memberikan informasi (responsiveness), ketelitian dan ketepatan diagnosis (assurance), dan pelayanan berjalan tepat waktu (reliability).
Pengalaman Perawat Bekerja dengan Sistem Informasi Kesehatan dan EHR: Scoping Review Betty Isana; Kumboyono Kumboyono; Heni Dwi Windarwati
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.73874

Abstract

Latar Belakang: Penerapan sistem informasi kesehatan dan electronic health record (EHR) meningkat secara signifikan di era digital. Perawat sebagai pengguna terbanyak sistem informasi kesehatan memiliki peran penting dalam penerapan sistem.Tujuan: Menggambarkan pengalaman perawat ketika bekerja menggunakan sistem informasi kesehatan dan EHR.Metode: Penelitian menggunakan metode scoping review berdasarkan petunjuk PRISMA dan menelusuri tiga database, yaitu ProQuest, EBSCO, dan ScienceDirect. Pencarian menggunakan kata kunci “nurse”, “experiences”, “health”, “information”, “technology”, “electronic”, dan “record” dikombinasikan dengan kata “AND”, “OR”, dan “NOT”. Artikel dipilih dari publikasi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir dan menggunakan Bahasa Inggris.Hasil: Didapatkan 17 artikel yang berhubungan dengan pengalaman perawat selama bekerja menggunakan sistem informasi kesehatan dan EHR. Perawat mengalami peningkatan interaksi dengan sistem dan perangkatnya. Kepuasan, kesejahteraan, dan stres kerja perawat dapat dipengaruhi oleh kualitas sistem. Dukungan organisasi berupa pelatihan dan pendampingan diperlukan selama proses adaptasi perawat terhadap penerapan sistem baru. Sistem informasi juga dapat mempermudah komunikasi antar perawat maupun petugas lain.Kesimpulan: Perawat menggambarkan berbagai pengalaman berkaitan dengan penerapan sistem informasi kesehatan dan EHR. Implikasi penelitian ini adalah memberikan wawasan dan masukan bagi organisasi kesehatan yang mengembangkan atau menerapkan sistem baru agar berjalan optimal.Kata kunci: pengalaman, perawat, sistem informasi, EHR.
Pengaruh Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Terhadap Penggunaan Alat Pelindung Pendengaran: Studi Pada Pekerja Pabrik Kelapa Sawit Kebun COT Girek, Aceh Utara Tarianna Ginting; Putranto Manalu; Rizki Luthfita Sari; Dameria Dameria; Putri Yunita Pane
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.74109

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan alat pelindung pendengaran telah direkomendasikan meskipun dalam praktiknya banyak pekerja tidak menggunakannya selama bekerja.Tujuan: Mengukur asosiasi antara pengetahuan, sikap dan tindakan dengan penggunaan alat pelindung pendengaran pada pekerja bagian pengolahan kelapa sawit.Metode: Studi ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan pada 61 pekerja bagian pengolahan kelapa sawit di Pabrik Kelapa Sawit Kebun Cot Girek, Aceh Utara dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dan uji regresi logistik.Hasil: Mayoritas pekerja memiliki pengetahuan baik (90,2%), sikap yang positif (55,7%), dan tindakan yang baik (80,3%). Sebagian besar pekerja telah menggunakan alat pelindung pendengaran selama bekerja (70,5%). Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa pengetahuan (0,036), sikap (0,025), dan tindakan (0,015) berkaitan dengan penggunaan alat pelindung pendengaran oleh pekerja, sedangkan dari hasil uji regresi didapatkan data bahwa tindakan merupakan faktor paling dominan dan dapat diprediksikan bahwa pekerja dengan tindakan baik 4,6 kali lebih mungkin menggunakan alat pelindung pendengaran.Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan faktor pengetahuan, sikap dan tindakan berkontribusi signifikan pada penggunaan alat pelindung pendengaran. Disarankan agar perusahaan mengadakan pelatihan dan penyuluhan rutin tentang pentingnya penggunaan alat pelindung pendengaran agar timbul kesadaran pada setiap pekerja untuk lebih memperhatikan keselamatan selama bekerja. 
Kondisi Psikologis dan Kualitas Tidur pada Lansia Kelompok Prolanis Joko Susanto; Makhfudli Makhfudli; Ilkafah Ilkafah; Ali Sairozi; Anestasia Pangestu Mei Tyas; Endah Sri Wijayanti; Iswatun Iswatun; Khotibul Umam
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.74460

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi penyakit kronis terutama diabetes melitus (DM) dan hipertensi pada lanjut usia (lansia) terus meningkat. Hal ini berisiko menimbulkan kecacatan, penurunan kualitas hidup, bahkan kematian. Sebagian besar lansia mengeluh mengalami gangguan tidur sehingga mempengaruhi status kesehatan dan kualitas hidup. Aspek psikologis diidentifikasi sebagai salah satu faktor penyebab utama masalah tidur pada lansia penderita DM dan hipertensi.Tujuan: Menganalisis hubungan kondisi psikologis dengan kualitas tidur lansia penderita DM dan hipertensi.Metode: Penelitian dilakukan dengan pendekatan cross sectional di Puskesmas Sukodadi Kabupaten Lamongan pada bulan Oktober‒Desember 2019. Sampel penelitian adalah 104 lansia kelompok prolanis secara purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner psychological distress dan Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dengan uji Spearman.Hasil: Sebagian besar 65,4% lansia mengalami tekanan psikologis ringan, dan 54,8% lansia memiliki kualitas tidur baik. Hasil uji Spearman rho p=0,004 dan r=0,282, berarti terdapat hubungan kondisi psikologis dengan kualitas tidur lansia penderita penyakit kronis, kekuatan korelasi lemah dan bersifat positif.Kesimpulan: Kondisi psikologis secara statistik berhubungan dengan kualitas tidur pada lansia penderita penyakit kronis pada kelompok prolanis.
Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dalam Mencegah Depresi Postpartum melalui Intervensi Self-Help Psychological Syarifah Rauzatul Jannah; Rini Asnuriyanti; Fithria Fithria
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.75933

Abstract

Latar Belakang: Depresi postpartum merupakan depresi yang berisiko dan jika tidak ditangani dengan benar dapat berakibat buruk pada ibu dan anak. Hal tersebut memberikan pandangan tentang perlunya upaya untuk mencegah terjadinya depresi postpartum kepada ibu hamil. Tujuan: Mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh intervensi self-help psychological terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam mencegah depresi postpartum.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan model kuasi eksperimental. Jumlah populasi penelitian adalah 155 ibu hamil pada wilayah kerja Puskesmas Darussalam di Kecamatan Aceh Besar pada tahun 2021. Jumlah sampel terpilih adalah 74 orang ibu hamil dengan 37 responden pada kelompok intervensi dan 37 responden pada kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner The Knowledge about Postpartum Depression Questionnaire (KPPD-Q) dan kuesioner Attitudes Toward Postpartum.Hasil: Intervensi self-help psychological berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam mencegah depresi postpartum (p=0,000). Terdapat perbedaan yang signifikan dari sisi pengetahuan dan sikap antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah intervensi Self-help psychological (p=0,000).Kesimpulan: Intervensi self-help psychological dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam mencegah depresi postpartum. Karakteristik responden berupa usia, tingkat pendidikan, dan usia kehamilan menjadi faktor pendorong peningkatan pengetahuan dan sikap tersebut

Page 1 of 1 | Total Record : 7