cover
Contact Name
Hasruddin Nur
Contact Email
asrul23.23.a2@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asrul23.23.a2@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Phinisi Integration Review
ISSN : 26142325     EISSN : 26142317     DOI : -
Phinisi integration review dikelola oleh program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dengan ISSN: 2614-2317 (online) dan ISSN: 2614-2325 (Cetak), terbit 2 kali dalam setahun pada bulan februari dan agustus. Phinisi integration review menerima artikel atau tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil kajian analitis, penelitian, aplikasi teori, dan pembahasan perpustakaan tentang ilmu pengetahuan sosial terdiri dari pendidikan sejarah, pendidikan IPS terpadu, pendidikan ekonomi, IPS Ke SD-an, Pendidikan Hukum dan Kewarganegaraan, pendidikan sosiologi, Pendidikan Antropologi.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021" : 20 Documents clear
Eksistensi Adat Sampuloanrua Pada Masyarakat Kabupaten Bantaeng Murni, Murni; Manda, Darman; Ihsan, Andi
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.21484

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi adat Sampuloanrua di masyarakat Kabupaten Bantaeng, secara khusus penelitian ini memberikan informasi mengenai interpretasi masyarakat terhadap adat Sampuloanrua di Kabupaten Bantaeng, peran dan fungsi adat Sampuloanrua dalam masyarakat Kabupaten Bantaeng dan hubungan adat Sampuloanrua dengan pemerintah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pemangku adat, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerintah dan masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi masyarakat tentang adat Sampuloanrua merupakan adat tertua di Kabupaten Bantaeng, masih diterima oleh masyarakat dan keberadaannya sangat sakral. Memiliki peran dan fungsi dalam masyarakat baik dalam bidang ekonomi, sosial dan politik serta memiliki sinergi yang erat antara pemerintah dan pemangku adat untuk mencapai tujuan dalam melestarikan budaya.
Strategi Kepolisian Dalam Penanganan Unjuk Rasa Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum Kota Makassar Ayuni, Nur; Umar, Firman; Akbal, Muhammad
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.22098

Abstract

The study aims to discover: (1) the dynamics of demonstrations in expressing opinions publicly in Makassar City; (2) the Police strategies in handling demonstrations in expressing opinions publicly in Makassar City;  and (3) the determinant factors in handling demonstration in expressing opinions publicly in Makassar City. This study uses qualitative research with a descriptive approach. Based on the source, the types of data used are primary and secondary data. The primary data were obtained through interview with members of the Polrestabes Police from the Sat Sabhara Unit, the Sat Intelkam Unit, and the Brimob Unit as well as documentation. While the secondary data were obtained from various literatures such as books, laws, and other related sources. The data process and data presentation were conducted descriptively. The results of the study show that: (1) the dynamics of demonstration in expressing opinions publicly in Makassar City showed by the demonstration activities that occurred in Makassar City from January to December 2019 were fluctuating, (2) the Police's strategies in handling demonstration in expressing opinions publicly in Makassar city is based on the Regulation of the Chief of Police Number 1 of 2009 concerning the Use of Force in Police Actions, and (3) the determinant factors in handling demonstration in expressing opinions publicly in Makassar city are two, namely the supporting and inhibiting factors. The supporting factors are: a) there is physical and mental readiness from the police, b) there is good cooperation between the police, c) there is a quick response from the demonstration activity agency; whereas the inhibiting factors are: a) permitting does not comply with administrative requirements, b) presence of provocateurs, c) making sudden requests for permits, and d) lack of communication between protesters and police officers.
Pendampingan Sosial Terhadap Perempuan Penderita Kanker Dalam Komunitas Think Survive di Kota Makassar Darmayanti, Resty Rahayu; Jumadi, Jumadi; Awaru, A. Octamaya Tenri
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.21539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui mengapa perlu adanya pendampingan sosial terhadap perempuan penderita kanker dalam komunitas Think Survive di Kota Makassar. (2) Mengetahui tahapan-tahapan pendampingan sosial perempuan penderita kanker dalam komunitas Think Survive di Kota Makassar. (3) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat tahapan pendampingan sosial perempuan penderita kanker dalam komunitas Think Survive di Kota Makassar. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 11 orang yang ditentukan secara purposive sampling dengan kriteria anggota komunitas Think Survive yang sudah lama menjadi anggota minimal 2 tahun dan anggota yang pernah ikut kegiatan komunitas Think Survive minimal 3 kali. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Alasan perlunya pendampingan sosial terhadap perempuan penderita kanker dalam komunitas Think Survive di Kota Makassar yaitu pertama dari segi sosial, agar penderita kanker memiliki tempat sharing dengan orang-orang yang menderita penyakit serupa dan kedua yaitu dari segi psikologis, membantu para penderita memiliki semangat dan lebih memiliki motivasi (2) Tahapan-tahapan pendampingan sosial terhadap perempuan penderita kanker dalam komunitas Think Survive di Kota Makassar, diawali dari tahap persiapan, tahap assessment, tahap perencanaan, tahap performulasian, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. (3) Faktor pendukung terdiri dari solidaritas yang tinggi, kegiatan yang positif serta semangat dan motivasi penderita kanker sedangkan faktor penghambat yaitu jarak tempat tinggal anggota komunitas.
Addatuang Sawitto (1942-1960) Indira, Fuji; Bosra, Mustari; Najamuddin, Najamuddin
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.22083

Abstract

The results show that the role and function of Addatuang Sawitto before independence from 1942 to 1945 was only a symbol because his role in goverment was taken over by Japan. During the reign og the Dutch East Indies, the kings in South Sulawesi, especially in the Kingdom of Sawitto, were subjected to a short agreement or Korte Veklaring. Then during the independence revolution from 1945 to 19429 Addatuang Sawitto said he was submissive and was behind the Republic of Indonesia, but after the Dutch returned to Indonesia with NICA, the power of the aristocrats or kings was returned to the interests of the Netherlands in winning the hearts of the people. Meanwhile, after the independence revolution in 1950 to 1960 after the Dutch recognized Indonesian sovereignty and the elimination of puppet states including NIT and returned to the Republic of Indonesia, the government system was changed, where the system of government of the Kingdom of Sawitto was abolished and replaced by the Pinrang Level II Region. At the time, Addatuang Sawitto had the honor to lead the Pinrang Level II Region by appointing the crown prince or heir to the throne of  the Kingdom of Sawitto. The one who was appointed as regional headwas Andi Makkulawu who was the husband of Addatuang Sawitto We Rukiyah. Thus, the reign of the Kingdom of Sawitto ended and was changed to the Pinrang Level II Region which later became the Pinrang Regency.
Kontribusi Parenting School Terhadap Hasil Belajar PPKN Peserta Didik Kelas V SD Negeri no. 25 Panaikang Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng Kartini, Kartini; Kasmawati, Andi; Ibsik, Sangkala
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.21485

Abstract

:   Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk membuktikan dan mendeskripsikan kontribusi parenting school terhadap hasil belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran PPKn di SD Negeri No. 25 Panaikang Kecamatan Bisappu Kabupaten Bantaeng. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah parenting school dan variabel terikat penelitian adalah hasil belajar PPKn siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri No. 25 Panaikang Kecamatan Bisappu Kabupaten Bantaeng sebanyak 50 siswa yang sekaligus menjadi sampel penelitian dengan pertimbangan jumlah populasi yang kurang dari 100 orang. Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh orang tua siswa dan dokumentasi dengan melihat nilai PPKn siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Terdapat kontribusi yang diberikan oleh parenting school terhadap hasil belajar PPKn Peserta Didik Kelas V SD Negeri No. 25 Panaikang Kecamatan Bisappu Kabupaten Bantaeng. Hal tersebut berdasarkan hasil uji korelasi product moment pada penelitian ini yaitu 𝑅ℎi𝑡𝑢𝑛g 0,467 lebih besar daripada nilai 𝑅𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 0,279 Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi diperoleh nilai 0,467 yang masuk dalam kategori hubungan sedang, dan berdasarkan perhitungan garis regresi didapatkan hasil Y = 52,5988 + 0,640 yang dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang positif karena nilai konstanta a adalah + 0,640. Hasil tersebut diartikan bahwa nilai parenting school bertambah 1 poin maka akan menambah nilai hasil belajar siswa sebanyak 0,640 serta nilai koefisien determinasi 21,8% yang berarti parenting school memberikan kontribusi sebesar 21,8% terhadap hasil belajar siswa PPKn siswa kelas V SD Negeri No. 25 Kecamatan Bisappu Kabupaten Bantaeng.
Pembinaan Narapidana Penyalahgunaan Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas II A Sungguminasa Salmiah, Salmiah; Tahir, Heri
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.22100

Abstract

The study aims to discover: (1) the guidance model of narcotics convicts at Penitentiary of Class II A in Sungguminasa; (2) the implementation of guidance model for fostering narcotics convicts in Penitentiary of Class II A in Sungguminasa; and (3) the determinant factors in guiding the narcotics convicts in Penitentiary of Class II A in Sungguminasa. The study uses qualitative research with a descriptive approach. Based on the source, the types of data used are primary and secondary data. The primary data were obtained through interview with narcotics abuse convicts and the officers of Penitentiary of Class II A in Sungguminasa as well as documentation and observation. While the secondary data were obtained from various literatures such as books, laws, and other related sources. Data process and data presentation were conducted descriptively. The results of the study reveal that: (1) there are two guidance models in Narcotics Penitentiary of Class II A in Sungguminasa, namely the personality development model and independence development model or work hard, (2) the implementation of guidance model at Narcotics Penitentiary of Class II A in Sungguminasa has been conducted such as personality development and independence development, (3) the determinant factors in fostering narcotics convicts at Narcotics Penitentiary of Class II A in Sungguminasa are (a) the supporting factors, namely convicts participation in the process of guidance implementation at Narcotics Penitentiary of Class II A and the officers’ enthusiasm in providing such guidance so all programs can be conducted and (b) the inhibiting factors, namely inadequate and unbalanced facilities and infrastructure between the number of convicts and the number of officers at Narcotics Penitentiary of Class II A in Sungguminasa.
Tradisi Mangaru Sebagai Bagian Kesadaran Hukum Masyarakat Desa Nepa-Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah Manan S, Ustafid; Akbal, Muhammad; Manda, Darman
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.21540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: a) Eksistensi nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Mangaru dalam membentuk kesadaran hukum masyarakat Desa Nepa Mekar; b).Penaganan dampak/resiko yang ditimbulkan dari tradisi Mangaru pada masyarakat Nepa Mekar; dan c) Faktor-faktor yang mendorong masyarakat masih tertarik untuk melestarikan tradisi Mangaru pada masyarakat Nepa Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang dipilih adalah juga kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi,  observasi,  dan  wawancara. Teknik analisis data, meliputi: a) Reduksi Data (Data Reduction; b) Penyajian Data (Data Display); dan c) Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Eksistensi nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Mangaru dalam membentuk kesadaran hukum masyarakat Desa Nepa-Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah, seperti nilai sosial, ekonomi, agama, dan hukum masih terpelihara dan diterapkan dalam membentuk kesadaran hidup, terutama kesadaran hukum masyarakat. (b) Penanganan dampak/resiko yang ditimbulkan dari tradisi Mangaru pada masyarakat Desa Nepa-Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah, jika terjadi adanya luka badan pemain penanganannya diputuskan melalui rapat musyawarah-mufakat kekeluargaan dalam ikatan ketentuan dan keputusan Adat. (c) Faktor-faktor yang mendorong masyarakat masih tertarik untuk melestarikan tradisi Mangaru pada masyarakat Desa Nepa-Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah, yakni: a) untuk memilih pemimpin yang tangguh dan kebal badan; b) sebagai asset wisata; dan c) untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buton Tengah. 
Peranan Perempuan Tani dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Kelurahan Bonto Langkasa Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng Risal, Risal; Agustang, Andi; Syukur, Muhammad
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.22085

Abstract

This study aims to determine: (1) the contribution of women farmers in empowering the family economy in Bonto Langkasa Village, Bissappu District, Bantaeng Regency; (2) Allocation of time distribution to women's farming families in Bonto Langkasa Village, Bissappu District, Bantaeng Regency; (3) Decision making on the families of women farmers in Bonto Langkasa Village, Bissappu District, Bantaeng Regency. This research uses qualitative research with a descriptive approach. Based on the source, the types of data used are primary and secondary data. Primary data obtained through the t-interview method, the informants in this study were selected based on respondents who have the capability and credibility in accordance with the problems in the study, where they can provide very accurate information as well as documentation and observations. While secondary data is data obtained from various literatures such as books, laws and other related sources. Processing and presentation of data is done descriptively. The results showed that: (1) The contribution of women farmers in empowering the family economy in the Bonto Langkasa Village, Bissappu District, Bantaeng Regency, besides acting as housewives who did all household chores, they also contributed by working to earn a living such as by farming for increase their economic income in order to achieve prosperity. (2) Despite the workload faced by women as farmers and housewives, and with all the limited time they have, women farmers still have responsibilities related to the household (children and husband). (3) Decision-making on the families of women farmers in Bonto Langkasa Village, Bissappu District, Bantaeng Regency, husband and wife are balanced in decision making
Implementasi Pembelajaran PPKN Dalam Menanamkan Nilai Karakter Peserta Didik Pada Satuan Pendidikan SMK Harapan Kabupaten Mamasa Paris, Muh.; Haris, Hasnawi; Mustari, Mustari
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.21519

Abstract

Implementasi Pembelajaran PPKN Dalam Menanamkan Nilai Karakter Peserta Didik pada Satuan Pendidikan SMK Harapan Kabupaten Mamasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Gambaran implementasi pembelajaran PPKN dan mendukung penanaman nilai karakter; (2) Faktor-faktor apa saja yang menghambat strategi pembelajaran guru dalam menanamkan nilai karakter; (3) Strategi pembelajaran PPKN dalam penanaman nilai karakter pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi Data yang terkumpul dari teknik tersebut di analisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi (kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa :(1) Gambaran implementasi pembelajaran PPKN dan mendukung penanaman nilai karakter di SMK Harapan Salualo pada tahap pendahuluan sebelum masuk pembelajaran dimulai siswa disiapkan lalu berdoa bersama. Sebelumnya aturanya yang diterapkan kedisiplinan datang tepat waktu dan saling menghargai antara teman. Pada kegiatan penutup guru memberikan kesimpulan menanamkan nilai pembelajaran pada peserta didik.(2) Faktor-faktor yang menghambat strategi pembelajaran guru dalam menanamkan nilai karakter adalah kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung, dan kurangnya pengetahunan orang tua siswa tentang pendidikan karakter sehingga tidak adanya kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua siswa. (3) Strategi pembelajaran PPKN dalam penanaman nilai karakter (a) Mengidentifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian peserta didik ; b) memilih sistem pendekatan dalam proses pembelajaran yang sesuai c) memilih dan menetapkan kebijakan dan teknik belajar mengajar yang untuk menjadi pedoman guru dalam menjalankan kegiatan mengajar; d) menetapkan ketentuan keberhasilan sebagai tolak ukur standar keberhasilan sehingga bisa dijadikan panduan guru melakukan evaluasi hasil aktivitas belajar mengajar.
Relasi Politik di Kabupaten Maros (Studi Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 Provinsi Sulawesi Selatan) Sumandiyar, Adi; Yahya, Muhammad; Kamaruddin, Umar; Nur, Hasruddin; Arda, Arda
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i2.22101

Abstract

This study aims to obtain in-depth interview about Political Relations in Maros Regency in the Study of Simultaneous Regional Head Elections in 2020 South Sulawesi Province. The researcher collected discourse data through electronic media, and the researcher acted as a research instrument on the political relations between the rulers and the community in the 2020 Regional Head Election contestation in Maros Regency. Sources of data are through documentation and informants, while data collection techniques are carried out through in-depth interviews which are located in Maros Regency, South Sulawesi Province. The research informants were 2 people, selected by purposive random sampling. The results showed that it developed in two dimensions, namely; subjective dimension and objective dimension. The subjective dimension is obtained through; (1) network of government actors and bureaucracy; (2) retainer network; and (3) community empowerment group networks can mobilize community support, while the subjective dimension is through creating client patrons.

Page 2 of 2 | Total Record : 20