cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Variansi (Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
ANALISIS DATA INFLASI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE FOURIER DAN WAVELET MULTISCALE AUTOREGRESIVE Suparti, Suparti; Santoso, Rukun; Prahutama, Alan; Yasin, Hasbi; Devi, Alvita Rachma
Prosiding Seminar Nasional Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika (VARIANSI) Vol 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika, FMIPA, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.754 KB)

Abstract

Analisis regresi merupakan metode statistika untuk mengetahui hubungan antara variabel prediktor dan variabel respon. Pendekatan regresi dapat dilakukan dengan  pendekatan parametrik dan nonparametrik. Pendekatan parametrik ketat dengan asumsi dan harus dipenuhi untuk mendapatkan model yang baik. Sementara pendekatan nonparametrik tidak ketat dengan asumsi karena metode tersebut didasarkan pada pendekatan kurva yang tidak diketahui bentuknya. Pendekatan nonparametrik dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan diantaranya metode Fourier dan Wavelet. Metode Fourier merupakan metode yang didasarkan pada deret cosinus atau sinus. Metode Fourier sangat sesuai untuk data yang mengalami pola berulang atau stasioner. Sedangkan pada pemodelan wavelet tidak hanya terbatas pada data berulang atau stasioner saja, akan tetapi juga mampu memodelkan data yang tidak stasioner. Pada penelitian ini dimodelkan nilai Inflasi di Indonesia dari Januari 2007 sampai Agustus 2017.  Variabel responnya adalah nilai inflasi, sedangkan variabel prediktornya adalah waktu. Metode Fourier dengan K=100 menghasilkan MSE sebesar 0,846216 dan R2 sebesar 80,12%. Model Wavelet menggunakan Multiscale Autoregresive dengan filter Haar, J=4 dan Aj = 2  mempunyai MSE sebesar 0,312 dengan R2  sebesar  96,91%.  Pada model Fourier dengan K=100 diperlukan parameter sebanyak 102 buah sedangkan model wavelet dengan J=4 dan Aj = 2 hanya diperlukan parameter sebanyak 10 buah. Jadi model wavelet sangat efisien dengan kinerja yang lebih bagus dibandingkan dengan model Fourier. Kata Kunci: Inflasi, nonparametrik, Fourier, Wavelet, MSE
PENGARUH KECERDASAN INTERPERSONAL, KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS, DAN EFIKASI DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN SIKAP TERHADAP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA MAKASSAR Wulandari, Natalia Puspita; Tiro, Muhammad Arif; Sanusi, Wahidah
Prosiding Seminar Nasional Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika (VARIANSI) Vol 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika, FMIPA, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.017 KB)

Abstract

Penelitian ex-post facto ini bertujuan mempelajari pengaruh kecerdasan interpersonal dan kemampuan berpikir kritis kepada hasil belajar dan sikap pada matematika secara langsung dan tidak langsung melalui efikasi diri (self-efficacy) siswa kelas VIII di SMP Negeri di Kota Makassar tahun akademik 2017/1018. Populasi penelitian sebanyak 12,330 siswa dengan sampel dipilih dengan teknik equal cluster random sampling. Instrumen penelitian adalah (1) skala kecerdasan interpersonal, (2) tes kemampuan berpikir kritis, (3) skala efikasi diri, (4) tes hasil belajar matematika, dan (5) skala sikap terhadap matematika. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan Structural Equation Modeling (SEM) dan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) sebagian besar siswa terakreditasi A memiliki kecerdasan interpersonal dalam kategori sangat tinggi, efikasi diri dalam kategori tinggi, kemampuan berpikir kritis dalam kategori yang wajar, hasil belajar matematika dalam kategori cukup, dan sikap terhadap matematika dalam kategori tinggi. Sebagian besar siswa yang terakreditasi B memiliki kecerdasan interpersonal dalam kategori tinggi, efikasi diri dalam kategori sangat tinggi, kemampuan berpikir kritis dalam kategori rendah, hasil belajar matematika dalam kategori yang wajar, dan sikap terhadap matematika dalam kategori sangat tinggi, selanjutnya (2) kecerdasan interpersonal memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar matematika dan sikap terhadap matematika secara langsung dan tidak langsung melalui efikasi diri siswa baik pada akreditasi A mau pun B, (3) kemampuan berpikir kritis memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar matematika dan sikap terhadap matematika secara langsung dan tidak langsung melalui efikasi diri siswa baik pada akreditasi A mau pun B, (4) tidak ada perbedaan pengaruh kecerdasan interpersonal, kemampuan berpikir kritis, dan efikasi diri pada hasil belajar matematika, tetapi ada perbedaan pengaruh kecerdasan interpersonal, kemampuan berpikir kritis, dan efikasi diri pada sikap terhadap matematika siswa antara yang terakreditasi A dan B. Kata Kunci: kecerdasan interpersonal, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar matematika, efikasi diri, sikap terhadap matematika.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI STKIP PEMBANGUNAN INDONESIA BERDASARKAN PERBEDAAN GENDER MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) Astuti, Wiwik Wiji; Nurveryani, Andi
Prosiding Seminar Nasional Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika (VARIANSI) Vol 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika, FMIPA, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.758 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasy experiment) yang bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi STKIP Pembangunan Indonesia berdasarkan Perbedaan Gender melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa kelas VIE sebagai kelas eksperimen dan kelas VID sebagai kelas kontrol dengan jumlah mahasiswa masing-masing sebanyak 25 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar biologi mahasiswa. Data diperoleh melalui tes hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif nilai hasil belajar pada kelas kontrol untuk jenis kelamin laki-laki nilai rata-rata 69,33 dan untuk jenis kelamin perempuan nilai rata-rata 71,69. Pada kelas ekperimen untuk jenis kelamin laki-laki nilai rata-rata 78,27 dan untuk jenis kelamin perempuan nilai rata-rata 79,64. Hasil pengujian hipotesis diperoleh Sig. (2-tailed) = 0,001< α = 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada Perbedaan Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi STKIP Pembangunan Indonesia berdasarkan Perbedaan Gender melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS).Kata Kunci: Hasil Belajar, Gender, TPS
Strategi Aksi Gerakan Nasional Literasi Statistika di Indonesia Tiro, Muhammad Arif
Prosiding Seminar Nasional Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika (VARIANSI) Vol 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika, FMIPA, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.047 KB)

Abstract

Strategi Aksi Gerakan Nasional Literasi Statistika di Indonesia digagas sebagai upaya memasyarakatkan pemahaman statistika yang benar, aplikasi yang tepat, dan interpretasi yang akurat. Gagasan ini diinspirasi oleh kesuksesan dua negara dalam memromosikan literasi statistika di negaranya masing-masing. Negara tersebut adalah Irlandia dengan Education Outreach Programme dan Republik Malta dengan Policy on the Promotion of Statistical Literacy. Central Statistics Office (CSO) di Irlandia memrancang investasi masa depan yang menargetkan tiga kelompok terbatas, yaitu: (1) pendidikan dasar dan menengah, (2) pendidikan tinggi dan pendidikan profesional lanjut, serta (3) media dan pengambil kebijakan (President, House of Representative, dan Senate). Kemudian Republik Malta menekanakan bahwa pemahaman yang baik tentang konsep, metodologi, dan interpretasi statistis yang benar adalah penting untuk menggunakan statistik resmi (official statiscs) secara tepat dan efektif. Dari dua kisah sukses ini, gagasan gerakan nasional literasi statistika di Indonesia dirancang dan dirumuskan dalam pembahasan makalah ini.
STUDI EFEKTIFITAS PROGRAM TENSI TERHADAP KREATIVITAS DAN PSIKOSOSIAL LANSIA DENGAN PENDEKATAN STATISTIKA Khaerati, Rusydah; Rosdiana, Rosdiana; Sumaya, Andi Dewi; Ernasari, Ernasari; Thamrin, Sri Astuti
Prosiding Seminar Nasional Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika (VARIANSI) Vol 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika, FMIPA, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.895 KB)

Abstract

Permasalahan yang sering dihadapi oleh seseorang yang telah memasuki masa lanjut usia (lansia) bukan hanya perubahan secara fisik dan kognitifnya saja, namun juga berpengaruh besar terhadap keadaan psikososial dari lansia itu sendiri. Psikososial lansia yang tidak ditangani secara tepat akan mempengaruhi kualitas hidup baik kesehatan fisik maupun kemampuan kognitif lansia. Oleh karena itu, melalui program “Tensi (Tenda Seni Lansia)” ini, diharapkan masyarakat lansia dapat melakukan suatu aktivitas yang bermanfaat dan menyenangkan sehingga kebutuhan psikososialnya dapat terpenuhi dengan baik. Untuk membuktikan keefektifan program, maka digunakan metode penelitian eksprimen dengan memberikan perlakuan pada lansia berupa aktivitas yang menghasilkan karya seni untuk melihat apakah terjadi peningkatan kreativitas dan interaksi antara masyarakat lansia dengan masyarakat diumur yang berbeda-beda. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 8 lansia, penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria lansia yang mengikuti kegiatan Tenda Seni Lansia. Teknik pengumpulan data dengan melakukan pre dan post test, wawancara dan observasi. Pengujian data pre dan post test menggunakan uji normalisasi dan uji paired t-test. Hasil yang diperoleh dari pengujian uji normalisasi data menunjukkan bahwa rata-rata nilai sampel pra dan pasca perlakuan memiliki perbedaan atau tidak sama. Hal ini berarti program TENSI efektif dalam meningkatkan kreativitas dan  interaksi sosial antara masyarakat lansia melalui beberapa kegiatan yang terlaksana. Kata Kunci: Psikososial, purposive sampling, tenda seni lansia, uji normalisasi, uji paired t-test.
ANALISIS FAKTOR YANG BERPERAN DALAM MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SD ISLAM ATHIRAH MAKASSAR Fatmayanti, Andi; Susantri, Tri
Prosiding Seminar Nasional Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika (VARIANSI) Vol 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika, FMIPA, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.719 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berperan dalam menumbuhkan minat belajar siswa. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 146 siswa SD Islam Athirah Baruga Makassar dengan menggunakan teknik purposive sample. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data statistik yang terdiri dari tahap penyuntingan, input data, dan tahap tabulasi yang selanjutnya dipersentasekan kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan dijabarkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ada dua faktor yang berperan dalam menumbuhkan minat belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran ditinjau dari aspek dan indikator dalam penelitian ini. Dari keseluruhan aspek, inovasi pembelajaran memiliki tingkat persentase tertinggi sebagai faktor yang berpengaruh dalam menumbuhkan minat belajar siswa yaitu 37,44% sedangkan dari segi indikator penelitian, model pembelajaran memiliki tingkat persentase tertinggi sebagai faktor yang berpengaruh dalam menumbuhkan minat belajar siswa yaitu 18,94%. Kata kunci: minat belajar
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN DAN EFIKASI DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI GALESONG UTARA, KABUPATEN TAKALAR Nirwana, St. Risma Ayu; Tiro, Muhammad Arif; Sanusi, Wahidah
Prosiding Seminar Nasional Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika (VARIANSI) Vol 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika, FMIPA, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.259 KB)

Abstract

Penelitian ex-post facto ini bertujuan menyelidiki kontribusi kemampuan berpikir divergen dan efikasi diri (self efficacy) terhadap prestasi belajar matematika baik langsung mau pun tidak langsung melalui kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri di Galesong Utara Kabupaten Takalar tahun 2017/2018. Populasi penelitian sebanyak 582 siswa dengan sampel sebanyak 197 siswa. Sampel dipilih dengan teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah (1) tes kemampuan berpikir divergen, (2) skala efikasi diri, (3) skala kemandirian belajar, (4) tes prestasi belajar matematika. Data dianalisis dengan statistika deskriptif dan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar siswa memiliki kemampuan berpikir divergen dalam kategori sedang, efikasi diri dalam kategori sangat tinggi, kemandirian belajar dalam kategori tinggi, dan prestasi belajar matematika dalam kategori sangat rendah, (2) efikasi diri memiliki pengaruh terhadap kemandirian belajar secara langsung, sedangkan kemampuan berpikir divergen tidak memiliki pengaruh terhadap kemandirian belajar secara langsung, (3) kemampuan berpikir divergen dan kemandirian belajar memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa secara langsung, sedangkan efikasi diri tidak memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa secara langsung, (4) efikasi diri memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa melalui kemandirian belajar secara tidak langsung, sedangkan kemampuan berpikir divergen tidak memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa secara tidak langsung melalui kemandirian belajar. Kata Kunci:       berpikir divergen, efikasi diri, kemandirian belajar, prestasi belajar
PEMILIHAN METODE ESTIMASI DATA CURAH HUJAN TIDAK LENGKAP Sanusi, Wahidah; Sudarmin, Sudarmin; Sidjara, Sahlan
Prosiding Seminar Nasional Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika (VARIANSI) Vol 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika, FMIPA, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.086 KB)

Abstract

Estimasi data curah hujan tidak lengkap perlu dilakukan untuk menghindari kesimpulan penelitian yang bias. Lima metode digunakan dalam penelitian ini untuk mengestimasi data hujan tidak lengkap pada 5 stasiun hujan di kabupaten Maros dan 7 stasiun di kabupaten Gowa. Metode tersebut adalah metode Rata-rata Aritmetika (RA), Rasio Normal (RN), Rasio Normal Termodifikasi (RNT), Koefisien Korelasi Terboboti (KKT) dan Pembobot Invers Jarak (PIJ). Pemilihan metode yang sesuai berdasarkan kriteria Mean Absolute Error, Root Mean Square Error, indeks-S, dan Koefisen Korelasi. Data yang digunakan adalah data curah hujan bulanan dari 12 stasiun hujan tersebut untuk periode 1988-2017. Berdasarkan persentase data tidak lengkap pada setiap stasiun kajian, hasil penelitian menunjukkan bahwa metode RA sesuai digunakan untuk stasiun M5, G5 dan, G7. Metode RNT sesuai untuk stasiun M4 dan G1. Metode PIJ sesuai untuk stasiun M1, M2, M3, G3 dan G6. Sementara untuk stasiun G2 dan G4 lebih sesuai digunakan metode RN. Selain itu metode PIJ dapat juga digunakan untuk mengestimasi data tidak lengkap di stasiun G2. Hasil penelitian ini selanjutnya akan diaplikasikan untuk melengkapi data curah hujan pada seluruh stasiun kajian. Kata Kunci: curah hujan, data tidak lengkap, rasio normal, rasio normal termodifikasi, koefisien korelasi terboboti, pembobot invers jarak.
PEMODELAN ANGKA KEMISKINAN DENGAN REGRESI LINIER SPLINE BERGANDA Hidayat, Rahmat; Ma’rufi, Ma’rufi; Ilyas, Muhammad
Prosiding Seminar Nasional Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika (VARIANSI) Vol 2 (2020)
Publisher : Program Studi Statistika, FMIPA, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pembangunan suatu daerah dapat dilihat dari tingkat kemiskinannya. Dalam mewujudkan tujuan kesejahteraan, pemerintah terus menerus melakukan program pembangunan nasional yaitu pengentasan kemiskinan. Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan angka kemiskinan cukup tinggi, bahkan melebihi angka kemiskinan nasional. Oleh karena itu, akan diteliti tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah Regresi Spline Berganda karena data yang digunakan memiliki pola yang tidak menentu sehingga tidak tepat jika dianalisis hanya dengan Regresi Linier Berganda. Tujuan dari penelitian ini adalah agar pemerintah setempat dapat menentukan program penanggulangan kemiskinan yang sesuai. Persentase rumah tangga miskin pada setiap kabupaten/kota dijadikan sebagai peubah respon dalam penelitian ini yang dimodelkan dengan faktor yang diduga mempengaruhinya. Data yang digunakan adalah data dari Badan Pusat Statistik. Peubah penjelas digunakan adalah pengeluaran per kapita per orang dalam satu tahun, rata-rata lama sekolah, dan angka harapan hidup. Tahapan analisis diawali dengan melakukan pemotongan kurva berdasarkan fungsi yang bersesuaian. Lalu dipilih model dengan nilai GCV terkecil dari beberapa model dengan knot yang berbeda. Hasilnya, model yang terpilih adalah model dengan knot tiga yang nilai GCV-nya sebesar 11.078. Peubah penjelas yang berpengaruh nyata terhadap persentase penduduk miskin di Provinsi Jawa Tengah adalah rata-rata lama sekolah. Kata Kunci: kemiskinan, knot, spline.
ANALISIS MODEL EPIDEMI STOKASTIK SEIR PADA PENYAKIT TUBERCULOSIS DI KOTA MAKASSAR DENGAN ABSEIR Aidid, Muhammad Kasim; Tiro, Muhammad Arif
Prosiding Seminar Nasional Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika (VARIANSI) Vol 2 (2020)
Publisher : Program Studi Statistika, FMIPA, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular paru-paru akibat dari infeksi Mycobacterium tuberculosis. Indonesia masuk dalam lima negara dengan insiden kasus tertinggi bersama India, Cina, Filipina, dan Pakistan. Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi Provinsi dengan angka kasus penyakit tuberkulosis yang terbilang tinggi. Kasus terbanyak tercatat di Kota Makassar yaitu 271 orang pada 2014. Telah dikenal berbagai model epidemi dengan karakteristik yang berbeda-beda, diantaranya adalah SI, SIS, SIR dan SEIR. Untuk mengetahui masalah prevalensi penyakit tuberkulosis yang terjadi, maka dilakukan pendekatan stokastik dengan melihat lokasi (spasial) pada model epidemi SEIR dengan paket ABSEIR. Hasil analisis menunjukkan bahwa peluang terjadinya tuberkulosis di Kota Makassar lebih tinggi dari waktu ke waktu.Kata Kunci: TBC SEIR, spasial, Stokastik.