Articles
1,344 Documents
Pelatihan Pemasaran Produk Berbasis Teknologi (E-Marketing) Guna Mengembangkan UMKM di Kelurahan Tangkahan
Luthfi Abbas;
Rizky Ananda Anakampun;
M Haddad Alqusyoi Ar;
Abdullah Afdhol Richsan;
Tuan M Yoserizal Saragih;
Sri Ardana;
Putri Zulaykha
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v9i4.1256
Ketidakstabilan perekonomian akibat pandemi Covid-19 sangatlah berdampak pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengharuskan UMKM membatasi aktivitas perekonomian. Terjadinya penurunan daya beli masyrakat, terjadinya penurunan investasi, serta pelemahan ekonomi secara global memungkinkan terjadinya penambahan jumlah pengangguran. Perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan oleh UMKM untuk menangani dampak dari pandemi Covid-19. Dengan adanya teknologi, UMKM dapat memasarkan produknya dengan skala yang lebih luas secara online. Oleh karena itu, pelatihan pemasaran produk dengan memanfaatkan teknologi sangatlah diperlukan untuk mempertahankan dan mengembangkan UMKM di masa pandemi Covid-19. Usaha Rumahan Keripik Najiha merupakan salah satu UMKM yang ada di Kelurahan Tangkahan yang terkena dampak dari pandemi Covid-19. Oleh karena itu pelatihan pemasaran produk dengan memanfaatkan fitur dari sosial media diperlukan agar UMKM tersebut dapat bertahan dan berkembang di tengah pandemic Covid-19 dengan harapan UMKM tersebut dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang ada di Kelurahan Tangkahan. Hasil dari pelatihan yang diberikan memberikan hasil bahwa Usaha Rumahan Keripik Najiha dapat memasarkan produknya secara online dengan skala yang lebih luas memanfaatkan fitur yang disediakan pada sosial media.
Analisis Kemampuan Membaca Siswa Kelas 2 SDN 057186 Batu Guru Pasca Daring
Ainun Pratiwi;
Azhari Akmal Tarigan;
Novita Herawati;
Putri Mawaddah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v9i4.1257
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kemampuan siswa SDN Batu Guru Kelas 2 dalam membaca permulaan serta permasalahan dan faktor penyebabnya. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 7 siswa kelas II dan 1 orang guru kelas II SD SD Negeri 057186 Batu Guru. Teknik untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes membaca kelas langsung melalui analisis 10 aspek membaca. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil menunjukkan bahwa ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan membaca pada siswa yaitu: daya nalar setiap anak berbeda; tujuan pembelajaran tidak terpenuhi karena pembelajaran jarak jauh; orang tua menyerahkan pendidikan sepenuhnya kepada guru dan sekolah; serta kurangnya kemauan belajar membaca siswa.
Relevansi Pembelajaran Anak Usia Dini dengan Cara Guru Mendatangi Murid dalam Menimba Ilmu
Makmur Syukri
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v9i4.1260
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat belajar anak usia dini dengan cara guru mendatangi murid di desa Perlabian, Labuhan Batu Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui teknik wawancara dan survey. Wawancara dilakukan kepada anak-anak dan para Orang tua di sekitaran desa Kampung Perlabian. Sedangkan survey dilakukan dengan cara mendatangi dan melihat aktivitas masyarakat setempat. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa minat belajar siswa dapat meningkat setalah diterapkan model pembelajaran dengan guru yang mendatangi murid. Upaya yang dilakukan berupa kegiatan magrib mengaji, pemberian motivasi untuk terus belajar dan mengenalkan dunia kampus, membantu dan menyelesaikan tugas-tugas sekolah-sekolah yang dirasa sulit dan pelatihan berbicara bahasa Inggris.
Upaya Kelompok KKN 94 dalam Memberikan Pembelajaran Tambahan Berupa Les untuk Menambah Ilmu Pengetahuan Anak di Kelurahan Mesjid
Rahma Indriyani;
Riza Aswani;
Putri Fadilla Manik;
Nur Amirah Amanina Lubis
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v9i4.1271
Untuk menghasilkan lulusan yang baik dan memiliki kemampuan yang komprehensif serta memiliki kemampuan yang dapat memecahkan masalah yang ada di masyarakat maka perguruan tinggi membuat program Kuliah Kerja Nyata, Program KKN merupakan perpaduan antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang tercantum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuan dari program KKN sendiri sebagai tempat atau wadah mahasiswa untuk mengaplikasikan secara langsung teori-teori yang di dapat pada bangku perkuliahan. Descriptive qualitative merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini. Adapun teknik pengumpulan datanya yiatu dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Wawancara yang dilakukan yaitu dengan cara para peneliti menetapkan sendiri pertanyaan yang akan diajukan kepada informan berupa beberapa pertanyaan. Sedangkan untuk dokumentasi dilakukan dengan record untuk mendukung data penelitian. Terdapat 10 orang responden yang peneliti wawancarai, menjawab baik ketika peneliti bertanya pendapat Bapak/Ibu tentang progja kami berupa les yang kami adakan selama KKN di kelurahan Mesjid ini. Kemudian peneliti mengajukan pertanyaan kedua kepada responden, terdapat 3 dari 10 responden anaknya mengikuti les yang kami adakan, sementara 7 orang lainnya menjawab tidak mengikuti.
Kuliah Kerja Nyata: Pengelolaan Sumber Daya Manusia melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Desa Kampung Dalam oleh Kelompok 129
Dedi Masri;
Juhro Ulya Wardani Ritonga;
Khoirul Ardani Manurung;
Novi Arianti
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v9i4.1290
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup aspek pengabdian. Dalam hal ini, kegiatan pengabdian yang diarahkan oleh pihak universitas membentuk sebuah kelompok mahasiswa dan mahasiswi yang menjadikan Desa Kampung Dalam, Labuhanbatu sebagai tempat untuk mengabdi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman baru untuk masyarakat setempat terkait pentingnya pendidikan, serta pengelolaan UMKM yang baik untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga, melalui program kerja yang dirancang oleh kelompok 129 : Bimbingan Belajar, pojok literasi, serta mendampingi UMKM masyarakat setempat, serta mengadakan kegiatan seminar kesehatan tentang stunting dan gizi buruk. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diharapkan membuat pemahaman dan informasi baru bagi masyarakat setempat dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang madani.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Model Creatif Problem Solving (CPS) di Sekolah Dasar
Besty Adella;
Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi;
Rusdial Marta
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v9i4.1310
Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV MIM Simpang Kubu tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 15 orang siswa. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap pembelajaran yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2022. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi dan tes. Hasil kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV MIM Simpang Kubu pada pratindakan nilai rata-rata 53,33 dengan persentase ketuntasan belajar 33%. Pada siklus 1 pertemuan I nilai rata-rata 62,53 dengan persentase ketuntasan belajar 40% dan pada siklus 1 Pertemuan II mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 65,13 dengan persentase ketuntasan belajar 53%. Pada siklus 2 pertemuan I mengalami peningkatan juga dengan nilai rata-rata 73,33 dengan persentase ketuntasan belajar 67%, dan pada siklus 2 pertemuan II mengalami peningkatan lagi dengan nilai rata-rata 84,13 dengan persentase ketuntasan belajar 87%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajan Creatif Problem Solving (CPS) dapat meningkatkan kemamampuan berpikir kritis siswa kelas IV MIM Simpang Kubu. Kata Kunci : Model Pembelajaran Creatif Problem Solving (CPS) dan Kemampuan Berpikir Kritis
Psikologi Agama dalam Perspektif Ilmu Tumbuh Kembang Anak
Sudirman Sudirman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 4 No 2 (2017): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v2i2.1452
Dalam syari’at Islam masalah pemilihan jodoh sudah diatur sedemikian rupa. Jika mereka yang sedang mencari jodoh hendaknya menerapkan atau mempraktikan apa yang diajarkan dalam syari’at Islam, maka perkawinan akan berada di puncak keharmonisan, kecintaan, dan keserasian, serta kenyamanan dalam beribadah. Aspek yang sangat penting bagi janin sebelum lahir di dunia nyata sebenarya adalah naluri agama. Naluri agama sudah ada sejak janin belum lahir di dunia. Hendaknya orang tua selalu mendekatkan diri kepada Tuhan yang nantinya akan berpengaruh pada janin yang dikandungnya. Para ulama menganjurkan kepada ibu-ibu yang sedang hamil dan suaminya untuk selalu mendekatkan diri pada Allah Swt. dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, membaca kalimat-kalimat thayyibah (yang baik), melakukan shalat malam dan memohon kepada Allah Swt., agar anak yang akan dilahirkan nanti menjadi anak yang saleh, sehat jasmani maupun rohaninya.
Tumbuh Kembang Anak Ditinjau dari Sudut Pandang Psikologi Agama
Sudirman Sudirman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 5 No 1 (2018): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v3i1.1453
Setiap kehidupan pada usia anak adalah usia bermain, sehingga dalam mengenal agama belum tersimak secara nalar, namun dengan kita kenalkan agama kepada anak dengan cara mengenalkan dan menekankan ajaran dan pengetahuan terhadap agama islam, yaitu dengan sistim memberikan hadiah kepada anak yang sudah mau melaksanakan ajaran dan pendidikan agama, maka hal ini akan berjalan lebih mudah ketimbang dengan sistem penekanan secara keras.
Studi Komparasi Psikologi Agama dan Psikologi Umum
Sudirman Sudirman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 5 No 2 (2018): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v3i2.1454
Psikologi agama adalah ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan yang selalu berpatokan dengan teori-teori atau ilmu pengetahuan, sedangkan psikologi agama adalah ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan yang selalu mengkaitkannya dengan Ketuhanan. Intniya dari psikologi Umum dan psikologi Agama adalah sama-sama mempelajari ilmu tentang kejiwaan.
Proses Penanaman Nilai-nilai Agama pada Masa Prenatal
Sudirman Sudirman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 4 No 1 (2017): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v4i1.1455
Proses penanaman nilai-nilai agama pada masa prenatal sesungguhnya dimulai semenjak proses pencarian jodoh. Di dalam memilih pasangan hidup, Islam telah menganjurkan untuk memilih agamanya, dikarenakan dengan mempunyai agama yang kuat maka akan menciptakan rumah tangga yang bahagia. Setelah itu dalam proses penanaman nilai-nilai agama pada anak di dalam kandungan ibu, Islam mengajarkan supaya ibu memakan makanan yang halal dan baik, sering membaca Al-Qur’an, tidak sering membicarakan aib orang lain dan selalu berbuat baik kepada orang lain. Di samping itu, setelah anak lahir, maka kewajiban orang tua adalah memberi nama yang baik dan mengaqiqahkannya.