cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,305 Documents
Analysis of Islamic Education Values in the Novel Kembara Rindu by Habiburrahman El Shirazy Rizal, Syamsul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2646

Abstract

This research aims to find out what Islamic education values are contained in the novel Kembara Rindu by Habiburrahman El Shirazy. This research is motivated by the existence of problems in the world of education such as social, cultural and so on, as educators or educated people must be able to find a way out to solve these problems. The way that can be done is through learning resources. One of the interesting learning resources can be done through reading materials, namely literary works. The bast seller novel whose story has many lessons and even Islamic education values that can be used as a learning resource is the novel kembara rindu by habiburrahman El Shirazy. This research is a type of library research (Library Reseach). The data collection technique used in this research is documentation, collecting various kinds of data in the form of writings that are relevant to the problems that are the focus of research. The data analysis technique used in this research is content analysis. The results showed that there are Islamic education values in the novel kembara rindu by Habiburrahman El Shirazy including the value of aqidah, such as faith in Allah, faith in the books of Allah, faith in the Messenger, faith in the last day and faith in 'qada and qadar. Furthermore, there is the value of worship, such as prayer, prayer and dhikr. And finally there are moral values, such as helping and gratitude.
Pengaruh Peran Perempuan dalam Melestarikan Makanan Tradisional di Industri Kuliner Safitri, Winda Dwi; br Sihombing, Clarasati Anggraini; Ingtyas, Fatma Tresno; Ginting, Laurena
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2655

Abstract

This study aims to analyze the influence of women's roles in preserving traditional foods in the culinary industry. Traditional food not only serves as a cultural identity but also holds significant economic potential. Women often act as guardians of culinary traditions through their expertise, innovation, and the application of cultural values in production processes. This research employs a qualitative method with a case study approach focusing on several local culinary industry practitioners. The findings reveal that women play a central role in sustaining traditional recipes, enhancing creativity in presentation, and expanding market access through modern marketing strategies. In conclusion, women's contributions to preserving traditional foods positively impact cultural sustainability and the development of the culinary industry. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran perempuan dalam melestarikan makanan tradisional di industri kuliner. Makanan tradisional tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Perempuan sering kali menjadi penjaga tradisi kuliner melalui keahlian, inovasi, dan penerapan nilai-nilai budaya dalam proses produksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa pelaku industri kuliner lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam menjaga keberlanjutan resep tradisional, meningkatkan kreativitas dalam penyajian, serta memperluas akses pasar melalui strategi pemasaran modern. Kesimpulannya, kontribusi perempuan dalam pelestarian makanan tradisional berdampak positif terhadap keberlanjutan budaya dan perkembangan industri kuliner.
Efektivitas Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa pada Matakuliah Bakery Sebuah Meta-Analysis Deswanda Gea, Farah Rizki; Koto, Sherly Feliza
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2656

Abstract

The education sector, particularly in vocational fields, demands a learning system that can produce graduates with competencies aligned with industry requirements. One approach that has been implemented to achieve this goal is Outcome-Based Education (OBE), which focuses on achieving measurable learning outcomes relevant to workforce needs. This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Outcome-Based Education (OBE) curriculum in improving students' competencies in the Bakery course. Using a meta-analysis approach, this study collected data from various research conducted at educational institutions that applied OBE in Bakery learning. The analysis results indicate that OBE implementation significantly enhances students' understanding of fundamental concepts in baking and practical skills needed in the bakery industry. Furthermore, OBE has been proven to improve critical thinking skills and teamwork abilities, which are highly relevant to the demands of the workforce in this sector. This study also found that employing an outcome-based approach in the curriculum positively impacts students' learning motivation by emphasizing clear and measurable learning goals. Based on this meta-analysis, it can be concluded that OBE is an effective approach to improving students' competencies in the Bakery course, particularly in enhancing practical skills and job readiness. Abstrak Dunia pendidikan, khususnya pada bidang vokasi, menuntut adanya sistem pembelajaran yang dapat menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan industri. Salah satu pendekatan yang telah diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah Outcome-Based Education (OBE), yang berfokus pada pencapaian hasil belajar yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dalam meningkatkan kompetensi siswa pada matakuliah Bakery. Dengan pendekatan meta-analisis, studi ini mengumpulkan data dari berbagai penelitian yang telah dilakukan di berbagai institusi pendidikan yang menerapkan OBE dalam pembelajaran Bakery. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan OBE secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dasar dalam pembuatan roti dan kue, serta kemampuan praktis yang diperlukan dalam industri bakery. Selain itu, OBE juga terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan kerja tim, yang sangat relevan dengan tuntutan dunia kerja di sektor ini. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan pendekatan berbasis hasil dalam kurikulum memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa, dengan adanya penekanan pada pencapaian tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur. Berdasarkan hasil meta-analisis ini, dapat disimpulkan bahwa OBE adalah pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam matakuliah Bakery, terutama dalam meningkatkan keterampilan praktis dan kesiapan kerja mereka.
Corak Penafsiran Ayat-ayat Al-Qur’an yang Terkonfirmasi oleh Fakta Ilmiah Modern: Kajian Komparatif Athar, Mohamad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2657

Abstract

Penelitian ini membahas corak penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an yang terkonfirmasi oleh fakta ilmiah modern, dengan fokus pada perbandingan tafsir klasik dan kontemporer. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi ayat-ayat yang relevan dengan penemuan ilmiah modern dan menganalisis perbedaan serta persamaan dalam penafsiran kedua pendekatan tersebut. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan komparatif, penelitian ini menunjukkan bahwa tafsir klasik lebih berfokus pada aspek hukum dan makna literal, sedangkan tafsir kontemporer mengaitkan wahyu dengan penemuan ilmiah seperti teori Big Bang, siklus air, dan embriologi. Penafsiran ilmiah terhadap ayat-ayat Al-Qur'an memperkuat hubungan antara wahyu dan ilmu pengetahuan, mendorong kemajuan ilmu pengetahuan, serta meningkatkan keimanan umat Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian tafsir dan memperkuat relevansi Al-Qur'an dalam menghadapi tantangan ilmiah modern.
The Role of Islamic Principles in EFL Teaching Strategies within the Merdeka Curriculum Hasibuan, Kalayo; Yana, Lulu Dewi; Lisaini, Ouvi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2659

Abstract

This study investigates the integration of Islamic principles into English as a Foreign Language (EFL) teaching strategies within the Merdeka Curriculum, a student-centered educational framework in Indonesia. Recognizing the global importance of English and the ethical foundation of Islamic values, the research explores how values such as honesty, discipline, and respect can enhance EFL teaching practices. Using a qualitative approach and case study design, data were collected through interviews, classroom observations, and literature review. The findings show that integrating Islamic principles with the Merdeka Curriculum fosters a balanced educational environment that prioritizes both academic success and character development. Strategies like reflective practices, collaborative learning, and ethical discussions were found to effectively incorporate these values into teaching, promoting student engagement and enhancing critical thinking, moral reasoning, and language skills.The study also highlights the flexibility of the Merdeka Curriculum in embedding moral considerations into teaching, preparing students for academic and personal challenges. The implications suggest the need for a values-based approach to language education, with recommendations for teacher training and development of materials reflecting both linguistic and ethical goals. Future research could examine the long-term impact on students' holistic development and explore broader applications in education.
Curriculum Development For 21st Century Skills: Trends, Challenges, and Solutions Hasibuan, Kalayo; Ledy, Aisan; Az-Zahra, Fathia Zawatha
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2660

Abstract

Curriculum development for 21st century skills is becoming an important focus in global education. This article explores key trends such as technology integration, project-based learning and cross-disciplinary approaches. Challenges include limited infrastructure, resistance to change and the need for adequate teacher training. Through literature analysis and case studies, strategic solutions such as policy alignment, collaboration between stakeholders and the adoption of innovative technologies are proposed to overcome these obstacles. This article highlights the importance of a holistic approach in crafting a curriculum that is relevant to the needs of modern society, ensuring students have skills such as critical thinking, collaboration and digital literacy. The findings provide guidance for educators, policymakers and researchers in designing adaptive and sustainable education.
Internalisasi Nilai-Nilai Islam dalam Membentuk Perilaku Siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lombok Timur Hidayati, Nurul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai moral di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lombok Timur dan bagaimana nilai-nilai Islam berperan dalam membentuk perilaku siswa. Madrasah Tsanawiyah sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan akhlak mulia pada siswa melalui integrasi nilai-nilai moral dalam kurikulum, pembelajaran, dan lingkungan sekolah. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kedisiplinan, diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moral di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lombok Timur dilakukan melalui berbagai metode, termasuk pendidikan karakter dalam pelajaran agama, pengembangan kegiatan ekstrakurikuler, dan keteladanan yang diberikan oleh guru serta pengawasan yang melibatkan seluruh warga madrasah. Nilai-nilai tersebut tidak hanya mengarah pada pembentukan perilaku positif siswa di lingkungan sekolah, tetapi juga berperan dalam pengembangan karakter siswa di luar sekolah. Oleh karena itu, internalisasi nilai moral berbasis ajaran Islam di madrasah terbukti efektif dalam membentuk perilaku siswa yang memiliki akhlak yang baik dan siap menghadapi tantangan kehidupan dengan prinsip-prinsip moral yang kuat. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa: 1. Pelaksanan internalisasi nilai-nilai moral dalam membentuk perilaku peserta didik di Madraah Tsanawiyah Negeri 1 Lotim, dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler dan kegiatan ekstrakurikuler. Internalisasi nilai-nilai moral dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu: a). Tahap Pemberian Pengetahuan. b). Tahap Pemahaman c). Tahap Pembiasaan, dan d). Tahap Transinternalisasi. 2). Dalam internalisasi nilai-nilai moral peserta didik ada beberapa pendekatan yang dipergunakan yaitu: para peserta didik diberikan kesempatan dan keleluasaan untuk secara bebas mengekspresikan dirinya dalam berbagai kegiatan, selama itu positif dan tidak menunjukkan perilaku negatif seperti melanggar aturan madrasah, dan pada saat tertentu nilai-nilai sosial ditanamkan secara tegas dan bila perlu dengan tekanan. 3). Implikasi internalisasi nilai-nilai moral dalam pembentukan perilaku peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lotim, dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, penghayatan, kesadaran peserta didik dalam menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Strategi Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Karakter dalam Meningkatkan Kualitas Moral Siswa di MTs NWDI Rensing Bat Hidayati, Nurul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hasil kajian terkait penerapan Pendidikan Agama Islam berbasis karakter di MTs NWDI Rensing Bat. Data diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji kredibilitasnya. Proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs NWDI Rensing Bat menitikberatkan pada pendidikan karakter yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa di sekolah ini menunjukkan kesadaran, kedewasaan, dan kecerdasan dalam bertindak, dengan pemahaman bahwa teori semata tidak cukup jika tidak diimplementasikan dalam praktik nyata. Faktor pendukung utama penerapan Pendidikan Agama Islam berbasis karakter meliputi visi dan misi sekolah yang jelas, yang mendorong terbentuknya budaya sekolah yang berkarakter. Faktor lainnya mencakup pemanfaatan waktu secara optimal, pengelolaan finansial yang baik, ketersediaan fasilitas yang mendukung, serta keterlibatan seluruh tenaga pendidik dan karyawan dalam membangun karakter tidak hanya pada siswa tetapi juga pada lingkungan sekolah secara keseluruhan. Selain itu, jaringan sekolah yang luas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengelolaan yang unggul menjadi kelebihan yang mendukung keberhasilan implementasi ini.
The Impact of Short-Form Content TikTok on English Language Learning Development among Generation Z: A Case Study of Students at Institut Elkatarie" Alfitri, Bahya
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2665

Abstract

This study investigates the impact of TikTok’s short-form content on the development of English language skills among students at Institut Elkatarie. Employing a quantitative approach with a quasi-experimental design, the research compares two groups of students: an experimental group using TikTok as a supplementary learning tool and a control group following traditional classroom methods. The findings reveal that the experimental group showed significant improvement in listening comprehension, pronunciation, and vocabulary acquisition, with a 22.9% increase in their post-test scores compared to only an 8.2% improvement in the control group. Data were collected through pre- and post-tests, a TikTok usage questionnaire, and in-depth interviews. The study confirms that TikTok’s engaging, authentic content motivated students, aligning with constructivist learning theory and intrinsic motivation theory, which emphasize contextual and enjoyable learning experiences. The results suggest that TikTok can be a valuable tool in enhancing language learning, particularly in areas where traditional methods may fall short, such as informal language use and listening skills. This research contributes to the growing body of knowledge on digital platforms in education, offering insights into how social media can be effectively integrated into language learning practices.
Eksplorasi Pengalaman Spiritual dalam Proses Pemulihan Psikologis Pasca-Trauma Sudirman, Sudirman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2668

Abstract

Pengalaman traumatis sering kali membawa dampak psikologis yang signifikan, mencakup kecemasan, depresi, hingga gangguan stres pasca-trauma (PTSD). Dalam proses pemulihan, spiritualitas memainkan peran penting sebagai sumber dukungan emosional dan makna hidup. Artikel ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman spiritual individu dalam pemulihan psikologis pasca-trauma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam pada individu yang mengalami trauma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik spiritual seperti doa, meditasi, dan keterlibatan dalam komunitas keagamaan membantu individu mencapai keseimbangan emosional dan membangun makna baru dalam kehidupan mereka. Artikel ini merekomendasikan integrasi aspek spiritual dalam intervensi psikologis untuk mendukung pemulihan pasca-trauma.

Page 71 of 131 | Total Record : 1305