cover
Contact Name
NUR KHOLIS
Contact Email
nurkholis@staidarussalamlampung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
assalam@staidarussalamlampung.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan
ISSN : 20896638     EISSN : 24610232     DOI : -
Jurnal As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan Mengkaji berbagai macam problematika yang berkaitan dengan Hukum & Pendidikan yang terjadi di masyarakat. Redaksi As-Salam mengundang para peminat kajian keislaman dan pendidikan untuk menulis dan melaporkan penelitinya dengan tema yang relevan dan belum pernah dipublikasikan. Terbit setiap 6 Bulan Sekali yaitu pada bulan April & Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 276 Documents
IMPLEMENTASI PMA NOMOR 30 TAHUN 2005 TENTANG WALI HAKIM Muhammad Sirojudin Sidiq
AS-SALAM Vol 4 No 2 (2015): MEMBIDIK NUANSA KEDAMAIAN DENGAN PENDIDIKAN DINI & APLIKASI PENEGAKAN HUKUM
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.462 KB)

Abstract

A guardian is one of the foundations determining the marriage to be either legal or illegal, hence however the situation, the guardian has to be exist. If the parental guardians are not exist anymore, or unqualified to be a guardian, or mafqud, or not well-known addressed, or difficult to be called, so person who has a right to be a guardian in that marriage is magistrate guardian. Magistrate guardians according to Islam are people who have authority in the country they lead the society. According to PMA No. 30 Year 2005 about Magistrate Guardian, there is explained that magistrate guardian is the Head of sub-district KUA assigned by Ministry of Religion to be a guardian of a bride who does not have any guardians. When the Head of KUA is on business or not exist, the Head of Islamic Societal Guidance in act for the Head of Ministry of Religion in District assigns one of the Headmen in Sub-district or closest place to be the magistrate guardian in his place temporarily.
KEMAMPUAN MENULIS WACANA NARATIF Andi Irwansyah
AS-SALAM Vol 6 No 1 (2017): PENDIDIKAN DAN EKONOMI KREATIF
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.791 KB)

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah kemampuan menulis wacana naratif. Hal ? hal yang dianalisis meliputi: (1) Isi Gagasan yang dikemukakan, (2) Organisasi Isi, (3) Tata Bahasa, (4) Gaya : Pilihan Struktur dan Kosa Kata, (5) Ejaan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran secara faktual mengenai tingkat kemampuan menulis wacana naratif , Untuk mencapai tujuan tersebut di atas, penulis menggunakan metode: Kualitatif, yaitu dengan cara memggambarkan serta menganalisis kemampuan membuat wacana naratif siswa berdasarkan pada kaida bahasa indonesia yang baik dan benar serta sesuai dengan kaidah penulisan wacana naratif yang baik terutama dalam penggunaan wacana naratif siswa
MANAJEMEN KURIKULUM PADA KELAS AKSELERASI Indah Fadliyyah Rakhmawati
AS-SALAM Vol 6 No 1 (2017): PENDIDIKAN DAN EKONOMI KREATIF
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.911 KB)

Abstract

Every human being has different abilities. There are those who have potential in certain fields and not necessarily able in other fields. Some have intelligence (intelligence question) above average and some are IQ below average. But basically there is no stupid child, only the child whose IQ is below the average is rather slow in achieving an educational goal. While the child whose IQ is being he will continue to follow the learning process in accordance with the targeted curriculum. For children whose IQ is above average, they will learn more quickly in the education process. In children who have above average ability, need to be treated proportionally. With the potential development of children with above-average capabilities, they do not have to wait for other children to achieve schooling. They can get education in a fast time. Then there is the need for a class for children who have the ability to exceed children of his age. One solution to the problem with the holding of acceleration classes. For children who have special intelligence it is necessary for the development of learning. For that we need a curriculum. Curriculum serves as a tool to achieve the goal, which is able to deliver students through teaching and learning activities undertaken by teachers to students to become human beings in accordance with the goals of education naisonal. Curriculum can be done with the curriculum management so that the curriculum used in acceleration classes can be organized and adjusted to the conditions of students in acceleration classes so that the goal of education is achieved.
PERAN PESANTREN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA Agus Triyono
AS-SALAM Vol 6 No 1 (2017): PENDIDIKAN DAN EKONOMI KREATIF
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.444 KB)

Abstract

Institutions of Islamic boarding school is the oldest in Indonesia. No one knows for sure when these institutions emerged in Indonesia. The educational institutions, led by clerics have two models; modern and salaf. Feature modern Islamic boarding school is to include a general learning courses in the curriculum. While salaf Islamic boarding school did not enter common subjecs in its curriculum. The problem in this research is how the role of Islami boarding school in shaping the morals and character of the Nation. And the purpose of the research was to determine how the role of Islamic boarding school in shaping the morals and character of the Nation. The kind of research is kualitatif. The primary data used is a books that talk about the curriculum and the role of Islamic boarding school. While the secondary data used is the books or the research results directly related to the issue. Analysis method used is descriptive analysis, which is trying to dig the problems that axist and than analyze it. The results showed that Islamic boarding school have a role in shaping the morals dan character of the Nation. It is evidenced by the number of the Nation that was born from Islamic boarding school. Islamic boarding school needs to be preserved and developed. That?s the Islamic boarding school have many roles and provide tangible proof in forming the nation?s moral and character.
ANALISIS TERHADAP KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DALAM SUPERVISI DAN EVALUASI SESUAI DENGAN PERATURAN PEMERINTAH (TERBARU) Setiono
AS-SALAM Vol 6 No 2 (2017): PENDIDIKAN KEMANUSIAAN DAN KEADILAN RUMAH TANGGA
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.783 KB)

Abstract

Kompetensi kepala Sekolah dalam supervisi pengajaran mengikuti tahapan-tahapan. Tahap perencanaan awal, pelaksanaan observasi, dan tahap akhir (diskusi balikan). Teknik-teknik supervisi pengajaran yang digunakan oleh kepala sekolah adalah: 1) Teknik supervisi individu, 2) Teknik kelompok, 3) Supervisi klinis yaitu dengan kegiatan: tahap perencanaan awal, tahap pelaksanaan observasi, dan tahap akhir (diskusi balikan). Tindak Lanjut hasil supervisi Kepala Sekolah adalah melakukan pembinaan dan mengevaluasi berdasarkan catatan-catatan hasil kunjungan kelas terhadap guru setiap tahun, dan membuat program pembinaan guru pada tahun berikutnya. Kesempatan untuk ikut secara aktif dalam kegiatan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP). Pelatihan-pelatihan baik yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat atau instansi lainnya. Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan supervisi yang ditemui oleh Kepala Sekolah adalah: (a) Rendahnya kompetensi sebagian supervisor yang ditunjuk, (b) Adanya kegiatan di luar jadwal supervisi yang tidak direncanakan, dan (c) Sulit merubah kebiasaan lama. Dalam hal lain seperti hubungan komunikasi antara kepala Sekolah dan guru kadang-kadang terjadi sedikit otoriter.
GRAPHIC ORGANIZERS IN TEACHING READING AT THE TENTH GRADE OF SMA MUHAMMADIYAH WAY JEPARA Juni Bayu Saputra
AS-SALAM Vol 6 No 2 (2017): PENDIDIKAN KEMANUSIAAN DAN KEADILAN RUMAH TANGGA
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.398 KB)

Abstract

This research focuses on finding out the improvement of the students? reading skill at the Tenth grade of SMA Muhammadiyah Way Jepara through graphic organizers. Classroom action research (CAR) was implemented in this research which was conducted to solve the students? problem in English reading. The Classroom Action Research (CAR) was done based on Kemmis and McTaggart?s design. The researcher did two cycle in which each cycle consists of planning, acting, observing, and reflecting. The finding of the research indicated that the implementation of graphic organizers was successful since the criteria of success were achieved. The first criterion was 70 % of students could pass the target score 70 based on the KKM. Based on the calculation on table 1, it is known that the mean score of pretest that consist of 32 students is 6.92 and the posttest is 8.27, in other words, it can be said that the use of graphic organizers is effective to improve students' reading comprehension.
KERJASAMA BANK KONVENSIONAL DAN BANK SYARIAH DALAM OFFICE CHANNELLING SYARIAH Teguh Halugoro
AS-SALAM Vol 7 No 1 (2018): PENDIDIKAN, HUKUM & EKONOMI SYARIAH
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.088 KB)

Abstract

Indonesia adalah Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Mayoritas penduduk yang beragama Islam menjadikan Indonesia sebagai pasar yang potensial dalam pengembangan keuangan syariah. Salah satu yang saat ini sudah mulai berkembang dengan pesat yaitu adalah dengan adanya bank-bank yang kegiatan operasionalnya menggunakan prinsip syariah.Saat ini sedang gencar dilakukan edukasi dan sosialisasi mengenai sistem perbankan syariah sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat.Persoalannya adalah manakala suatu bank di Kantor Pusatnya ingin mengoperasionalkan dan membuka cabang bank syariah di suatu daerah diperlukan sarana dan prasarana, investasi yang cukup tinggi, perijinan, modal disetor serta persiapan sumber daya manusia yang terlatih.Bank Indonesia dalam hal ini memberikan suatu terobosan baru sehubungan di Indonesia yang selama ini telah berdiri, tumbuh dan berkembannya bank dengan operasional secara konvensional. Terobosan ini dinamakan Office Chanelling Syariah.Model Office Channelling Syariah terlaksana karena adanya Peraturan Bank Indonesia yang memperkenankan operasional transaksi untuk Bank Syariah yang dilakukan di Bank Konvensional yang sudah mempunyai Unit Usaha Syariah di Kantor Pusatnya. Melihat bentuk kegiatan dalam transaksi ini dapatlah dilihat adanya suatu bentuk kerja sama antara Bank Konvensional disatu sisi memperkenankan kepada Bank Syariah di sisi lain melakukan kegiatan dengan melakukan kegiatan operasional serta transaksi dengan Skim Syariah.di Bank Konvensional.
BENDA YANG DIBEBANKAN HAK TANGGUNGAN DAN ASURANSI SEBAGAI PERLINDUNGAN DEBITUR DALAM PERJANJIAN KREDIT PERBANKAN Rizaldi
AS-SALAM Vol 7 No 1 (2018): PENDIDIKAN, HUKUM & EKONOMI SYARIAH
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.339 KB)

Abstract

Tujuan pemberian kredit perbankan adalah wujud dari  ?Tujuan Negara Indonesia yaitu Negara Sejahtera atau ?Welfare State? berdasarkan Pancasila dengan ketentuan harus dilaksanakan sebagai berikut : Mengurangi kemiskinan, Membuat suatu Keadilan dan Kesejaheraan, Menyediakan Asuransi bagi Masyarakat, dan Menjunjung tinggi kemakmuran Masyarakat berdasarkan pasal 33 UUD1945. Maka tujuan pemberian kredit adalah suatu tujuan Negara Indonesia untuk keadilan dan mensejahterakan, dimana dalam tindakan perjanjian kredit perbankan dengan adanya Undang-Undang nomor: 4 tahun 1996 tentang hak tanggungan, selain adanya perjanjian kredit sebagai perjanjian induknya juga harus ada pengikatan terhadap agunan/benda berupa hak tanggungan dan asuransi sebagai penanggung dalam perjanjian kredit perbankan tersebut yang keseluruhannya bersifat Assecoir. Bahwa kegunaan adanya Asuransi  dalam perjanjian kredit tersebut, apabila debitur ingkarjanji atau wanprestasi yang tidak memenuhi kewajiban karena adanya somasi oleh kriditur tersebut, maka berlaku  ketentuan pasal 1820?1821 KUH perdata yaitu Penanggung adalah suatu persetujuan dengan mana seorang pihak ketiga, guna kepentingan si berpiutang, mengikatkan diri untuk memenuhi perikatan si berutang manakala orang ini sendiri wanprestasi atau ingkar janji . dan Berlaku juga Subrogasi pasal 1400 KUH perdata yaitu Penggantian hak-hak kreditor dapat terjadi karena persetujuan maupun atas perintah Undang-Undang. Dengan demikian adanya Asuransi atau penanggung, nilainya benda cukup tinggi, Kebendaan yang diberikan debitur tidak merosot nilainya dan Kebendaan yang diberikan debitur kepada kriditur tidak ada masa daluwarsanya, maka tidak diperbolehkan  percepatan jatuh tempo dalam perjanjian kredit  menjadi jatuh waktu dalam pelaksanaan lelang. Dan pasal- pasal ini bagian dari makna irah-irah: ? Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
KESEHATAN MENTAL REMAJA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Septiani Selly Susanti
AS-SALAM Vol 7 No 1 (2018): PENDIDIKAN, HUKUM & EKONOMI SYARIAH
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.059 KB)

Abstract

Remaja merupakan sosok insan yang sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan psikologis dan fisiologis yang cukup pesat, sehingga dengan kondisinya tersebut mempengaruhi pula pikir dan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karna itu remaja perlu dibimbing dan diarahkan, agar kecenderungan-kecenderungan negatif yang ada dalam diri remaja dapat diredam. Serta kecenderungan positifnya dapat dikembangkan kearah yang produktif dengan itu semua eksistensi pendidikan Islam sangat penting. Pendidikan Islam adalah suatu proses transformasi dan internalisasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai pada diri peserta didik melalui penumbuhan dan pengembangan potensi (fitrahnya) guna mencapai keselarasan dan kesempurnaan hidup dalam segala aspeknya.
PENDEKATAN KOMUNIKATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI SISWA SMK Siti Aisyah
AS-SALAM Vol 7 No 1 (2018): PENDIDIKAN, HUKUM & EKONOMI SYARIAH
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.064 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu perbedaan kemampuan berbicara siswa sebelum dan sesudah diajar dengan pendekatan komunikatif, menjelaskan dan mendeskripsikan penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas XI SMKN 5 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain pra dan pasca tes. Instrumen penilaian yang digunakan adalah tes berbicara. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, terdapat pengaruh yang sangat besar pada kemampuan berbicara siswa di kelas pos tes dibandingkan dengan kelas pra tes. Data tersebut menunjukkan bahwa dengan menggunakan pendekatan komunikatif hasil kemampuan berbicara siswa lebih besar. Penggunaan pendekatan komunikatif dapat dijadikan salah satu pendekatan pembelajaran yang digunakan untuk guru dalam mengembangkan dan meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Indonesia pada siswa.

Page 9 of 28 | Total Record : 276


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2025): ETIKA, HUKUM, DAN KARAKTER BANGSA: MENELUSURI INTEGRITAS DALAM PERSPEKTIF YURIDI Vol 13 No 02 (2024): PENDIDIKAN DAN HUKUM: TANTANGAN, SOLUSI Vol 13 No 1 (2024): PENDIDIKAN DAN HUKUM DALAM PERSPEKTIF MASA DEPAN Vol 12 No 2 (2023): INTERNALISASI NILAI KARAKTER MELALUI HUKUM DAN PENDIDIKAN Vol 12 No 1 (2023): AKTUALISASI PENDIDIKAN DAN HUKUM PADA MASYARAKAT MODERN Vol 11 No 2 (2022): PELUANG DAN TANTANGAN DALAM PENDIDIKAN DI ERA-MODERN Vol 11 No 1 (2022): TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN HUKUM ISLAM PASCA PANDEMI Vol 10 No 02 (2021): MODERASI BERAGAMA Vol 10 No 1 (2021): NEW NORMAL Vol 9 No 2 (2020): PANDEMI COVID 19 Vol 9 No 1 (2020): KONSISTENSI DI ERA DIGITAL 4.0 Vol 9 No 1 (2020): HASIL PEMIKIRAN ULAMA' KLASIK & RELEVANSINYA DENGAN DUNIA MODEREN Vol 8 No 2 (2019): MOTIVASI PERADABAN BARU DI ERA DIGITAL Vol 8 No 1 (2019): MENYEMAI SEMANGAT PENDIDIKAN & KEADILAN HUKUM Vol 7 No 2 (2018): AKTUALISASI DUNIA KERJA BERDASARKAN IPTEK Vol 7 No 1 (2018): PENDIDIKAN, HUKUM & EKONOMI SYARIAH Vol 7, No 1 (2018): PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Vol 6 No 2 (2017): PENDIDIKAN KEMANUSIAAN DAN KEADILAN RUMAH TANGGA Vol 6, No 2 (2017): PENDIDIKAN KEMANUSIAAN & KEADILAN RUMAH TANGGA Vol 6, No 1 (2017): PENDIDIKAN & EKONOMI KREATIF Vol 6 No 1 (2017): PENDIDIKAN DAN EKONOMI KREATIF Vol 4, No 2 (2015): MEMBIDIK NUANSA KEDAMAIAN DENGAN PENDIDIKAN DINI & APLIKASI PENEGAKAN HUKUM Vol 4 No 2 (2015): MEMBIDIK NUANSA KEDAMAIAN DENGAN PENDIDIKAN DINI & APLIKASI PENEGAKAN HUKUM Vol 4, No 1 (2015): PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN & KETAATAN TERHADAP UUD Vol 4 No 1 (2015): PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN & KETAATAN TERHADAP UUD Vol 3, No 2 (2014): HUKUM & PENDIDIKAN UNTUK KAUM PINGGIRAN Vol 3 No 2 (2014): HUKUM & PENDIDIKAN UNTUK KAUM PINGGIRAN Vol 3, No 1 (2014): PERANAN PEMIMPIN DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS & PENEGAKAN HUKUM TANP Vol 3 No 1 (2014): PERANAN PEMIMPIN DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS & PENEGAKAN HUKUM TANPA Vol 2 No 2 (2013): PEMIKIRAN ULAMA KLASIK TERHADAP PENDIDIKAN & HUKUM Vol 2, No 2 (2013): PEMIKIRAN ULAMA KLASIK TERHADAP PENDIDIKAN & HUKUM Vol 2, No 1 (2013): TANTANGAN MEWUJUDKAN PENDIDIKAN HUMANIS & PENEGAKAN HUKUM ANTI RASIS Vol 2 No 1 (2013): TANTANGAN MEWUJUDKAN PENDIDIKAN HUMANIS & PENEGAKAN HUKUM ANTI RASIS Vol 1 No 2 (2012): IMPLEMENTASI MUTU PENDIDIKAN & HUKUM DI ERA MODEREN Vol 1, No 2 (2012): IMPLEMENTASI MUTU PENDIDIKAN & HUKUM DI ERA MODEREN Vol 1, No 1 (2012): DINAMIKA PENDIDIKAN & PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA Vol 1 No 1 (2012): DINAMIKA HUKUM & PENDIDIKAN DI INDONESIA More Issue