cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,146 Documents
Search results for , issue "Jurnal Ilmiah Indonesia" : 6,146 Documents clear
Penentuan Ketebalan Replacement Parsial Dari Lapisan Tanah Dasar Yang Paling Efisien Didasarkan Pada Penanganannya Terhadap Pemampatan Dan Stabilitas Jalan Yang Direncanakan Daryanto, Daryanto; Mochtar, Noor Endah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61412

Abstract

Jalan Tol Tebing Tinggi - Parapat Tahap I Ruas Tebing Tinggi – Serbelawan (Seksi 3) adalah bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang menghubungkan Tebing Tinggi dan Serbelawan dengan panjang 30 km. Trase tersebut melewati beberapa titik lokasi tanah lunak; salah satu lokasinya adalah di Sta 15+950 – Sta 16+075. Berdasarkan hasil penyelidikan tanah, di lokasi tersebut terdapat material organik/gambut yang ketebalannya mencapai 5.3m; kondisi ini tentunya akan beresiko terhadap stabilitas dan daya dukung jalan tol yang akan dibangun di atasnya. Sesuai perencanaan desain, di lokasi tersebut dilakukan penanganan tanah dengan cara melakukan penggantian (replacement) lapisan tanah dasar sampai dengan kedalaman 2m dengan jenis tanah yang lebih baik; penimbunannya dilakukan secara bertahap. Dalam perkembangannya, ada kekhawatiran masih akan terjadi pemampatan pada lapisan tanah gambut yang tidak diganti. Oleh karena itu, akhirnya diputuskan untuk melakukan replacement secara total untuk menghilangkan seluruh lapisan tanah gambut tersebut dari badan jalan maupun kaki timbunan untuk memastikan tidak terjadi pemampatan sekunder maupun pemampatan tersier akibat dekomposisi tanah gambut. Dalam studi ini dianalisis ketebalan replacement tanah dasar yang paling efisien untuk diganti didasarkan pada biaya penanganan pemampatan dan stabilitas dari timbunan jalan yang direncanakan. Berdasarkan evaluasi, metode penanganan sesuai perencanaan awal (replacement 2m) masih memenuhi terhadap besar dan lama pemampatan maupun stabilitas yang disyaratkan. Evaluasi beberapa alternatif yang lain menunjukkan bahwa ketebalan replacement berbanding terbalik dengan besar pemampatan yang terjadi dan berbanding lurus dengan peningkatan stabilitasnya. Berdasarkan evaluasi terhadap biaya pelaksanaan pekerjaan, metode perbaikan yang paling efisien adalah penanganan tanah dasar dengan preloading.
Penentuan Bangunan Pelindung Pantai di Pantai Caruban Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah Siddik, Muhammad Akbar; Ra’fi, Muhamad; Muttaqin, Dede Gusmawan; Simanjuntak, Gayus Rinto Manotar; Chairunnisa, Chairunnisa
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61422

Abstract

Pantai Caruban di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mengalami erosi yang signifikan akibat energi gelombang laut yang terus-menerus menerpa garis pantai. Kondisi ini berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat pesisir serta mengancam infrastruktur dan keseimbangan ekosistem di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis bangunan pelindung pantai yang tepat dengan mempertimbangkan kondisi gelombang di lokasi penelitian. Data yang digunakan meliputi analisis data sekunder seperti arah dan kecepatan angin, pasang surut, dan peta batimetri. Analisis mencakup perhitungan fetch efektif, hindcasting, analisis tinggi gelombang ekstrim, analisis transformasi gelombang dengan bantuan perangkat lunak Delft3D. Hasil dari analisis menunjukkan kondisi gelombang di Pantai Caruban cukup tinggi dan berpotensi mengakibatkan erosi sehingga dibutuhkan bangunan pelindung pantai seperti pemecah gelombang untuk meredam energi gelombang, revetment untuk mengurangi dampak erosi, dan vegetasi pantai untuk mengurangi dampak erosi secara alami.
Optimalisasi Biaya Waktu: Perbaikan Tanah Dan Timbunan Mortar Busa Tol Rengat-Pekanbaru Mainroad STA. 178+800 – 179+200 Dinata, Anditya Surya Arief; Endah, Noor
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61424

Abstract

Jalan tol merupakan infrastruktur strategis yang penting dalam menunjang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi. Proyek Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Lingkar Pekanbaru pada STA. 178+800 – 179+200 menghadapi kendala teknis berupa lapisan tanah lunak dan gambut yang menyebabkan pemampatan dan potensi ketidakstabilan timbunan. Penelitian ini bertujuan menyempurnakan metode perbaikan tanah eksisting serta merancang alternatif timbunan menggunakan mortar busa agar diperoleh solusi yang efisien dari segi biaya dan waktu pelaksanaan. Alur penelitian terdiri dari penyempurnaan rencana penanganan eksisting dan alternatif perancangan kombinasi timbunan tanah dengan mortar busa (25% dan 50%). Pada kedua pendekatan tersebut dilakukan perhitungan besar dan waktu pemampatan serta pemeriksaan kecepatan pemampatan sesuai dengan standar teknis yang berlaku. Apabila hasilnya belum memenuhi persyaratan, maka dilakukan perencanaan pemasangan prefabricated vertical drain (PVD) dan perhitungan pemampatan sekunder. Selanjutnya dilakukan analisis stabilitas dengan perubahan parameter tanah. Jika faktor keamanan (SF) belum mencapai nilai minimal 1.5, maka dilakukan perkuatan dengan geotekstil. Tahap terakhir adalah perencanaan waktu dan biaya pelaksanaan untuk masing-masing alternatif desain timbunan, kemudian dilakukan perbandingan guna menentukan alternatif paling efisien dalam biaya dan batas waktu maksimal enam bulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perencanaan dengan pemasangan PVD pola segitiga sepanjang 12 meter dan penambahan 26 lapis geotekstil mampu mengatasi pemampatan tanah sebesar 2.86 meter dengan nilai derajat konsolidasi 95% dalam waktu 20 minggu dan nilai SF mencapai 1.5 dengan biaya Rp 52.89 miliar. Alternatif campuran mortar busa terbukti meningkatkan stabilitas (kenaikan SF 9.85% dan 23.94%), serta memangkas waktu pelaksanaan menjadi 19 minggu, namun membutuhkan biaya Rp 84.00 –146.86 miliar. Seluruh alternatif dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 6 bulan (24 minggu) sesuai target. Alternatif paling efisien dari sisi biaya adalah dengan menggunakan timbunan tanah, sedangkan penggunaan mortar busa memberikan keunggulan percepatan waktu dan peningkatan stabilitas tetapi masih belum signifikan, sehingga alternatif desain yang disarankan yaitu menggunakan alternatif timbunan tanah dengan menggunakan material PVD dan perkuatan geotekstil.
Evaluasi Desain Jalan Tol Rengat–Pekanbaru Dan Alternatif Timbunan Ringan: Studi Kasus Akses IC Rimbo Panjang STA 0+000 – STA 1+325 Putra, Redi Trispada; Endah, Noor
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61425

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi desain eksisting Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Rengat–Pekanbaru, Seksi Lingkar Pekanbaru pada Jalan Akses IC Rimbo Panjang STA 0+000–1+325, sekaligus mengembangkan alternatif perencanaan dengan menggunakan material timbunan ringan berupa mortar busa. Lokasi penelitian memiliki lapisan tanah organik setebal 2,5–6 meter dengan muka air tanah tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan pemampatan besar dan permasalahan stabilitas timbunan. Desain awal menggunakan metode replacement, Prefabricated Vertical Drain (PVD), dan geotekstil, namun ditemukan beberapa kendala teknis serta biaya pelaksanaan yang tinggi. Penelitian ini melakukan analisis terhadap berbagai kombinasi timbunan tanah dan mortar busa untuk memenuhi kriteria penurunan (Sc < 2 cm/tahun dan Sc < 10 cm/10 tahun) serta faktor keamanan timbunan (SF ≥ 1,5). Pemodelan penurunan dilakukan menggunakan pendekatan konsolidasi primer dan sekunder berdasarkan model Gibson & Lo, sementara analisis stabilitas menggunakan metode keseimbangan batas dengan variasi perkuatan geotekstil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi mortar busa mampu mengurangi penurunan sebesar 60–95% dan meningkatkan faktor keamanan sebesar 8–15% dibandingkan timbunan tanah konvensional. Dari sisi biaya, alternatif desain berupa kombinasi timbunan tanah dan mortar busa pada titik kritis menghasilkan penghematan sekitar 18% dibandingkan desain eksisting. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis untuk optimalisasi desain timbunan pada proyek jalan tol di atas tanah organik, khususnya terkait pengendalian penurunan, peningkatan stabilitas, dan efisiensi biaya konstruksi.
Streamlining Proses Bisnis Sertifikasi Kompetensi Menggunakan Trello Sebagai Visual Workflow Tool di Lembaga Sertifikasi Profesi Solikhah, Mar'atus; Alijoyo, Fransiskus Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61426

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan pada cara organisasi mengelola proses bisnis, termasuk dalam konteks sertifikasi kompetensi di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Proses sertifikasi tradisional yang manual sering menghadapi hambatan seperti keterlambatan, duplikasi tugas, serta rendahnya transparansi alur kerja. Dalam era yang menuntut efisiensi dan akuntabilitas, penerapan teknologi berbasis visual workflow seperti Trello dipandang sebagai solusi inovatif untuk melakukan streamlining proses bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi model streamlining proses sertifikasi kompetensi dengan mengintegrasikan pendekatan Business Process Management (BPM) dan visualisasi tugas melalui Trello. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hambatan (bottleneck) dalam alur sertifikasi, merancang proses bisnis berbasis Business Process Model and Notation (BPMN), serta mengukur dampak penggunaan Trello terhadap efisiensi waktu dan akurasi administrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan dukungan analisis kuantitatif sederhana. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, kuesioner Likert, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Trello mampu mempercepat waktu proses sertifikasi rata-rata hingga 35%, mengurangi kesalahan administrasi sebesar 40%, dan meningkatkan kepuasan tim kerja. Trello juga terbukti meningkatkan transparansi, kolaborasi, serta pemantauan tugas secara real-time, sehingga memberikan dampak positif terhadap kinerja LSP
Analisis Efisiensi Proses Bisnis pada Layanan Mobile Banking di Bank of India Indonesia Gibril, Muhammad; Alijoyo, Fransiskus Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61429

Abstract

Layanan mobile banking telah menjadi salah satu inovasi penting dalam sektor perbankan di Indonesia, terutama di tengah transformasi digital yang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi proses bisnis pada layanan mobile banking di Bank of India Indonesia, yang mencakup fitur-fitur seperti transfer antar bank lokal, transfer remittance, BIFAST, QRIS, serta layanan retail seperti pembelian token dan pembayaran tagihan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pengumpulan data melalui survei dan wawancara mendalam terhadap pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi proses bisnis mobile banking di Bank of India Indonesia meningkat secara signifikan dengan adanya teknologi digital, namun masih terdapat beberapa tantangan dalam hal keamanan dan keandalan sistem. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur teknologi dan pelatihan kepada staf untuk memastikan layanan yang lebih baik dan aman bagi pengguna. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana layanan mobile banking dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah di era digital yang terus berkembang
Optimalisasi Proses Bisnis Pelatihan Berbasis Digital Pada Lembaga Kursus Dan Pelatihan Syntax Training Centre Fauziyyah, Ghina; Alijoyo, Franciskus Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61430

Abstract

Transformasi digital telah menjadi pendorong utama dalam dunia pendidikan dan pelatihan, termasuk Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), yang menuntut integrasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan pengalaman pembelajaran. Syntax Training Centre (STC) menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan proses bisnis yang masih banyak melibatkan sistem manual, seperti pendaftaran dan pengelolaan kelas, yang berpotensi menurunkan efektivitas operasional dan kepuasan peserta. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model optimalisasi proses bisnis pelatihan berbasis digital yang terintegrasi, efektif, dan berfokus pada pengalaman pengguna di STC. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods sequential explanatory design, melibatkan analisis kuantitatif terhadap inefisiensi proses eksisting melalui kuesioner dan observasi, diikuti studi kualitatif berupa wawancara mendalam dan FGD untuk menyusun model solusi berbasis Business Process Management (BPM) dan kerangka Technology-Organization-Environment (TOE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi menyeluruh pada pendaftaran, manajemen kelas, evaluasi, serta sertifikasi mampu mengurangi waktu proses hingga 40% dan meningkatkan kepuasan peserta sebesar 30%. Model optimalisasi yang dihasilkan memberikan panduan implementasi bagi LKP sejenis dengan sumber daya terbatas, serta memberikan kontribusi teoritis pada pengembangan model adaptif BPM untuk pendidikan vokasi di Indonesia. Kata kunci: Optimalisasi proses bisnis, digitalisasi pelatihan, Business Process Management, Technology-Organization-Environment, pengalaman pembelajaran
Studi Eksperimental Transmisi Cahaya Pada Bahan Armatur Lampu: Kertas, Kain, dan Akrilik Zaki, Muhammad Adli
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61431

Abstract

Kap lampu (armatur) memainkan peran penting dalam mendistribusikan, menyaring, dan menyebarkan cahaya pada pencahayaan buatan. Karakteristik transmisi cahaya sangat dipengaruhi oleh sifat material seperti transparansi, homogenitas permukaan, dan ketebalan. Penelitian ini mengkaji performa tiga bahan umum—kertas, kain, dan akrilik—untuk memberikan dasar ilmiah dalam pemilihan material yang tepat berdasarkan fungsi dan estetika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan karakteristik transmisi serta penyebaran cahaya dari tiga material kap lampu, yaitu kertas Concorde 80 gsm, kain belacu 150 gsm, dan akrilik putih 2 mm, melalui pengukuran objektif dan observasi subjektif. Metode eksperimen kuantitatif digunakan dalam ruang terkontrol. Pengukuran objektif intensitas cahaya (dalam lux) dilakukan dengan lux meter pada jarak 50 cm dan 100 cm dari sumber cahaya LED 5W. Observasi subjektif terhadap kualitas penyebaran cahaya dilakukan oleh tiga responden. Hasil menunjukkan akrilik memiliki intensitas cahaya tertinggi (56,3 lux pada 50 cm; 40,3 lux pada 100 cm) dan penyebaran paling merata. Kain belacu menempati posisi menengah (35,9 lux; 20,6 lux), sementara kertas Concorde memiliki performa terendah (30,1 lux; 17,3 lux) dengan penyebaran terbatas. Temuan ini merekomendasikan akrilik untuk aplikasi pencahayaan fungsional yang membutuhkan transmisi tinggi, kain untuk pencahayaan atmosferik, dan kertas untuk elemen dekoratif. Penelitian ini memberikan panduan berbasis data untuk seleksi material dalam desain pencahayaan interior.
Purchase Intention Of Generation Z Toward Global Running Shoe Brands: The Role Of Functional Value, Social Value, And Brand Awareness Using The Extended Theory Of Planned Behavior Adawiyaha, Amaliah Robhi’atul; Efraimb, Joshua Felim; Auliac, Nabila Nurul; Hannand, Sufrin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61433

Abstract

The rise of healthy lifestyles in Indonesia has encouraged Generation Z, particularly in the JABODETABEK area, to engage in running. Global brand running shoes are their preferred choice due to functionality, social status, and brand awareness. This research examines the factors affecting purchase intention for global brand running shoes among Generation Z by integrating the Extended Theory of Planned Behavior (ETPB) and the Theory of Consumption Value (TCV). The research model explores the effects of functional value, social value, brand awareness, attitude toward purchasing global branded running shoes, subjective norm, and perceived behavioral control on purchase intention. Data were collected through an online survey of 185 Generation Z respondents across the JABODETABEK region and analyzed using SEM-PLS with the SMART PLS application. The findings show that functional value, social value, and brand awareness significantly affect attitude toward purchasing global branded running shoes. Additionally, social value, attitude toward purchasing global branded running shoes, subjective norm, and perceived behavioral control have a direct effect on purchase intention. However, brand awareness and functional value do not significantly affect purchase intention. These findings offer theoretical insight into how the integration of ETPB and TCV helps explain Generation Z's purchase intentions for global brand running shoes.
Analisis Kesenjangan Capaian Antrian Online di Rumah Sakit Rama Hadi terhadap Target Capaian Antrian Online BPJS Kesehatan Maulana, Sandi Agus
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara proses bisnis layanan antrian online pasien BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Rama Hadi dengan target capaian yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan Kantor Cabang Karawang. Layanan antrian online merupakan salah satu transformasi digital untuk meningkatkan efektifitas dan kenyamanan dalam proses pendaftaran pasien. Dengan adanya antrian online ini, diharapkan pasien akan mengetahui estimasi waktu pelayanan di Rumah Sakit sehingga tidak perlu lagi lama mengantri di Rumah Sakit. Namun, dalam implementasinya, sering kali terdapat perbedaan antara prosedur aktual di lapangan dengan standar atau target yang ditetapkan oleh pihak BPJS Kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan membandingkan data task id layanan di Rumah Sakit pada aplikasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dengan laporan capaian antrian online dari BPJS Kesehatan Cabang Karawang. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesenjangan signifikan dalam, ketertiban dan kepatuhan dokter terhadap jadwal praktek, kecepatan dan ketepatan penyajian obat di farmasi dan kurang nya sosialisasi kepada pasien terkait penggunaan antrian online ini. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi perbaikan proses bisnis agar dapat selaras dengan target capaian BPJS Kesehatan Cabang Karawang serta meningkatkan kepuasan dan pengalaman pasien dalam menggunakan layanan antrian online. Diharapkan rekomendasi ini juga bisa diimplentasikan di Rumah Sakit yang memiliki capaian antrian online yang masih di bawah standar dari BPJS Kesehatan

Filter by Year

2016 2026