cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,146 Documents
Search results for , issue "Jurnal Ilmiah Indonesia" : 6,146 Documents clear
Rebuilding Trust on the Tracks: Unveiling the Crisis Strategic Communication Cycle of Brand Equity and Participatory Culture in MRT Jakarta Desfianti, Winda Galuh; Annabel, Angela; Kusuma Patera, A. A. Aditya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63705

Abstract

This study investigates how participatory digital communication shapes brand equity recovery during institutional crises in public-sector transportation. In the digital era, brand equity arises from both institutional messaging and public participation. Drawing on Keller’s Customer-Based Brand Equity (CBBE) model and Jenkins’ participatory culture theory, it analyzes two 2025 MRT Jakarta disruptions: a public demonstration and QRIS payment failure. Employing a qualitative case study, the research examines social media communication, public responses, user-generated content, and media coverage across trigger, reaction, and recovery phases. Findings show MRT Jakarta’s transparent, empathetic, dialogic digital strategies turned disruptions into trust-building opportunities. Public participation—via reposting, crowdsourcing, humor, and advocacy—stabilized narratives and bolstered credibility. The study demonstrates that public-sector brand equity thrives not on operational perfection but collaborative meaning-making and digital empathy. By framing citizens as co-creators, MRT enhanced resonance and legitimacy. This extends brand equity theory to public digital governance and provides crisis communication insights for participatory media.
Rehabilitasi Lahan Pertanian Pascabanjir Sebagai Upaya Pemulihan Fungsi Agroekosistem Saraswati, Sofi Ananda
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63708

Abstract

Bencana alam di Indonesia didominasi oleh bencana hidrometeorologi. Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang disebabkan oleh iklim atau cuaca seperti curah hujan, kelembaban, temperatur, dan angin yang disebut sebagai parameter-parameter meteorologi. Informasi dari data Geoportal Data Bencana Indonesia di laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan dalam setahun terakhir ini sudah terjadi sekitar 3.000 lebih bencana di Indonesia, dimana mayoritas bencana yang terjadi adalah banjir dan cuaca ekstrem. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang berdampak negatif di sektor pertanian. Lahan pertanian yang terdampak banjir mengalami gangguan fungsi agroekosistem, ditandai dengan perubahan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah yang berpotensi menurunkan produktivitas tanaman. Genangan banjir dapat menyebabkan kerusakan struktur tanah, pencucian unsur hara, serta gangguan pertumbuhan tanaman budidaya. Artikel ini bertujuan mengkaji rehabilitasi pertanian bagi lahan yang terdampak banjir. Pembahasan difokuskan pada karakteristik lahan pertanian terdampak banjir, dampak banjir terhadap fungsi lahan dan sistem budidaya, serta strategi pemulihan yang meliputi pengelolaan tanah, tanaman, dan air yang berkelanjutan. Rehabilitasi pertanian yang terintegrasi diharapkan dapat memulihkan fungsi lahan pertanian dan dapat meningkatkan ketahanan agroekosistem terhadap bencana alam, terutama banjir.
Evaluasi Pengaturan Simpang Empat Bypass KM 6 (Simpang Pisang) Kota Padang dengan Bantuan Software Microsimulation Perdana, Heru
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan jalanan merupakan salah satu titik kritis dalam sistem transportasi yang dapat menjadi sumber kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, Simpang Empat Bypass Km 6 (Simpang Pisang) Kota Padang merupakan persimpangan yang belum dilengkapi sistem pengendalian arus kendaraan karenanya mampu mengakibatkan terjadi banyak konflik lalu lintas yang berujung pada terjadinya kemacetan lalu lintas pada persimpangan. Maksud studi ini adalah guna Melakukan evaluasi efektivitas pertemuan Jalan Pisang saat situasi sekarang / nyata, Melakukan evaluasi mutu layanan Persimpang Pisang ketika penutupan simpang sehingga menjadi simpang tiga dua sisi, serta memberikan Usulan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) Simpang Pisang pada situasi ditutup. Teknik yang diaplikasikan dalam riset ialah kuantitatif melalui bantuan perangkat lunas microsimulation VISSIM. Dari hasil evaluasi tersebut didapat Kinerja Simpang Pisang Eksisting memiliki kinerja maksimal antrian sebesar 125.5 meter dan ketika tingkatan layanan F melalui tundaan maksimal 194.72 det/smp, efektivitas skenario pemberian APILL memiliki kinerja maksimal antrian sebesar 155.04 meter dan tundaan maksimal sebesar 100.53 detik/smp dengan tingkat pelayanan F, dan Kinerja Simpang Pisang Skenario simpang tiga dua sisi memiliki kinerja maksimal antrian sebesar 20.5 meter dan tundaan maksimal sebesar 4.15 detik/smp pada level layanan A. Dengan demikian, Simpang tiga dua sisi Pada Simpang Pisang merupakan skenario yang akan diusulkan dalam rangka perbaikan Pengaturan Simpang Empat Bypass Km 6 (Simpang Pisang) Kota Padang.
Memberikan Kesempatan Kepada Debitor dan Para Kreditor untuk Berunding dan Membuat Kesepakatan Mengenai Restrukturisasi Utang-Utang Debitor Ruhunussa, Muhammad; Mulyadi, Edi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63729

Abstract

Krisis keuangan yang dialami oleh badan usaha atau individu seringkali mengakibatkan ketidakmampuan untuk melunasi utang, yang berpotensi mengarah pada proses kepailitan. Salah satu upaya untuk mengatasi hal ini adalah melalui restrukturisasi utang, yang memberikan kesempatan bagi debitor dan kreditor untuk berunding dan membuat kesepakatan guna menyelamatkan usaha serta memastikan pembayaran utang secara teratur. Masalah yang muncul adalah bagaimana mekanisme pemberian kesempatan berunding tersebut diatur dalam hukum kepailitan Indonesia, serta seberapa efektif implementasinya dalam praktik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peraturan hukum yang mengatur hak berunding dalam restrukturisasi utang dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mencapai kesejahteraan bersama kedua pihak. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kepustakaan (library research), dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari peraturan perundang-undangan, buku referensi, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen terkait kepailitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum kepailitan Indonesia telah mengatur mekanisme berunding melalui berbagai instrumen seperti Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dan pedamaian dalam kepailitan. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi, seperti kurangnya kesadaran pihak terkait, kompleksitas prosedur, dan ketidaksetujuan antara debitor dan kreditor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya penyempurnaan regulasi dan peningkatan kapasitas pihak terkait untuk memastikan bahwa kesempatan berunding dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi kedua belah pihak.
Efektivitas Micro-Intervention Mindfulness Untuk Mengurangi Perilaku Belanja Impulsif Online Pada Pekerja Muda Pengguna E-Commerce Aktif Pindha Prameswary, Allviola Putri; Djudiah , Djudiah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63734

Abstract

The rapid growth of e-commerce and instant payment systems has increased the tendency for online impulsive buying, particularly among young workers who are vulnerable to work-related stress and intensive digital promotions. This study aimed to examine the effectiveness of Micro-Intervention Mindfulness in reducing online impulsive buying behavior among young workers who actively use e-commerce platforms. A quantitative approach with a one-group pre-test–post-test design was employed. The participants consisted of six young workers aged 22–30 years who met the criteria of active e-commerce use and showed tendencies toward impulsive buying. The intervention was conducted through four sessions of micro-intervention mindfulness focusing on enhancing awareness and attention toward impulsive urges. Data were collected using the Impulse Buying Tendency Scale and analyzed using the Shapiro–Wilk normality test and paired sample t-test. The results revealed a significant difference between pretest and posttest scores (t = −14.861; p < 0.001), indicating a reduction in impulsive buying behavior after the intervention. These findings suggest that Micro-Intervention Mindfulness is effective in improving self-regulation and promoting more mindful and adaptive consumption behavior among young workers in the digital era.
Pengaruh Kompetensi Pegawai dan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Pegawai Dimediasi oleh Kepuasan Kerja (Survei pada Kantor Urusan Agama di Kabupaten Cirebon) Sholihah, Dhea Amalia; Hartono, Edy; Kartono, Kartono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63736

Abstract

Kinerja organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, di mana efektivitas dan efisiensi kerja menjadi penentu utama. Di era digital, penggunaan teknologi informasi seperti Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) pada Kantor Urusan Agama (KUA) telah mengubah pola layanan pernikahan. Namun, kinerja pegawai tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga pada kompetensi yang dimiliki serta tingkat kepuasan kerja. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami interaksi antara kompetensi, teknologi informasi, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai di 40 KUA Kabupaten Cirebon. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kompetensi pegawai serta penggunaan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai KUA dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang akan diuji secara statistik, dengan menggunakan uji metode penelitian ekplanatori untuk mengetahui hubungan antara variabel independen terhadap variabel dependen dengan variabel mediasi sebagai mediator. Penelitian ini menggunakan alat pengolah data berupa perangkat lunak Partial Least Square (PLS) yang dioperasikan melalui perangkat lunak Smart PLS 4. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai KUA di Kabupaten Cirebon yang berjumlah 267 pegawai. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling multistage random sampling dengan memakai rumus slovin sehingga diperoleh 160 sampel. Hasil penelitian ini yaitu Kompetensi Pegawai, Penggunaan Teknologi Informasi dan Kepuasan Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai, Kompetensi Pegawai berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Kerja, Penggunaan Teknologi Informasi tidak memiliki pengaruh terhadap Kepuasan Kerja, Kepuasan Kerja memediasi pengaruh antara Kompetensi Pegawai terhadap Kinerja Pegawai, dan Kepuasan Kerja tidak memediasi pengaruh antara Penggunaan Teknologi Informasi terhadap Kinerja Pegawai.
Optimasi Penjadwalan Untuk Mengurangi Risiko Keterlambatan Proyek Pada Fase Detailed Engineering Design di Konsultan Teknik Bidang Minyak Bumi dan Gas Qonitah, Iftinaniffah; Mohammad Rosyid, Daniel
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63751

Abstract

Keterlambatan pada fase Detailed Engineering Design (DED) merupakan salah satu permasalahan kritis dalam proyek minyak dan gas karena berdampak langsung pada keterlambatan atau kesalahan pengadaan dan konstruksi. Data dari periode 2023–2025 pada Engineering Consultant X, yang bertindak sebagai subkonsultan dalam tiga proyek DED bangunan lepas pantai, menunjukkan perlunya rebaseline jadwal akibat keterlambatan. Kondisi tersebut dipicu oleh ketidakseimbangan beban kerja antar departemen, seperti yang terlihat pada variasi jumlah dokumen yang ditangani per personel, dari 3 hingga 14 dokumen, sehingga meningkatkan risiko keterlambatan proyek dan potensi denda. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penjadwalan proyek DED guna meminimalisir risiko keterlambatan tanpa menimbulkan kerugian finansial bagi perusahaan. Metode yang digunakan meliputi pemodelan jaringan kerja menggunakan PERT (Program Evaluation and Review Technique) berdasarkan data aktual dari tiga proyek sebelumnya, CPM (Critical Path Method), serta analisis risiko keterlambatan melalui simulasi Monte Carlo, dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya perusahaan dan mendorong redistribusi beban kerja yang lebih seimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi proyek optimal yang diperoleh adalah 336 hari kalender atau 241 hari kerja dengan total kebutuhan 208 personel. Aktivitas yang paling kritis terhadap durasi proyek adalah Technical Bid Evaluation for Jacket Main Structure, Project Engineering Close Out Report, dan Material Take Off for Substructures Appurtenances – Client Review. Implikasi dari penelitian ini adalah tersedianya model penjadwalan yang lebih realistis dan tahan risiko untuk fase DED pada proyek lepas pantai.
Explainable Platform Risk Scoring for Post-Compromise Analysis of Credential Leaks from Telegram Holilah, Dewi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63770

Abstract

Credential leaks pose a major threat to cybersecurity because they often lead to follow-up attacks such as credential stuffing and account takeovers. Beyond dark web forums, Telegram has emerged as a prominent platform for the open distribution of leaked credentials. However, existing studies largely focus on descriptive analysis or threat detection, providing limited support for transparent and measurable post-compromise risk assessment. This study proposes an Explainable Platform Risk Scoring (XPRS) framework to support post-compromise decision-making in Cyber Threat Intelligence (CTI). Credential leak data are collected from public Telegram channels and processed through preprocessing stages to mitigate duplication and remove irrelevant records. Technical vulnerability is quantified using Shannon entropy, while platform risk is estimated by integrating platform impact and leak characteristics. Explainable Artificial Intelligence (XAI) employs SHapley Additive exPlanations (SHAP) to clarify risk indicators. The evaluation utilizes rank-based statistical analysis to examine the correlation between platform frequency and associated risk scores. The results indicate that XPRS consistently generates and interprets platform-level risk prioritization, offering practical support for transparent cybersecurity in post-compromise contexts. The findings demonstrate that the frequency of leaks is not the primary determinant of risk; instead, platforms in critical sectors such as Identity & Access Management (IAM), government, and financial services consistently exhibit the highest risk scores despite lower leak volumes. This underscores that systemic impact and credential quality are more significant in post-compromise risk assessment than the sheer quantity of leaks.
Perlindungan Hukum Terhadap PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Katamso Medan atas Penerimaan Barang Jaminan Perhiasan Emas Dengan Perjanjian Kredit Gadai yang Ternyata Berasal dari Barang Hasil Tindak Pidana Pencurian Effendy, Dicky; Purba, Hasim; Mahmud Mulyadi , Mahmud
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63772

Abstract

Pada Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 689/Pid.B/2022/PN Mdn, seorang nasabah telah menggadaikan emas yang merupakan barang hasil tindak pidana pencurian kepada PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Katamso. Dalam putusan tersebut, objek gadai dikembalikan kepada pemilik sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana formulasi hukum pada pengaturan di PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Katamso terkait penerimaan barang jaminan perhiasan emas dengan perjanjian kredit gadai yang ternyata berasal dari barang hasil tindak pidana pencurian, perlindungan hukum pada PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Katamso, serta analisis pertimbangan dan putusan hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 689/Pid.B/2022/PN Mdn. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan dukungan data empiris. Sifat penelitian ini adalah penelitian preskriptif, dengan data yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tertier yang dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi hukum pada PT Pegadaian sudah sesuai dengan Teori Tujuan Hukum, yaitu keadilan hukum, kemanfaatan hukum, kepastian hukum, dan perlindungan hukum. Perlindungan hukum yang diterima oleh PT Pegadaian Katamso Medan dibedakan menjadi dua, yaitu perlindungan hukum preventif yang menerapkan prinsip Know Your Customer (KYC) melalui wawancara terhadap calon nasabah. Pertimbangan dan putusan hakim sudah sesuai dengan Teori Pembuktian, di mana hakim memberikan keyakinan atas terpenuhinya unsur pencurian dalam keadaan pemberatan berdasarkan Pasal 363 ayat (1) KUHP.
Analisis Perbandingan Hasil Riksa Uji Tahanan Pentanahan Menggunakan Earth Clamp dan Pengukuran Langsung Menggunakan Earth Tester Pada Sistem Grounding Instalasi Penyalur Petir di Ruang Kelas PLN UPDL Makassar Anjar Sari Sahril, Mega; Suriana, I Wayan Suriana; Sutama, I Wayan; Sugara Yasa, I wayan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63778

Abstract

PLN UPDL Makassar merupakan unit pelaksana pendidikan dan pelatihan ketenagalistrikan, dimana gedung-gedung termasuk gedung kelas dilengkapi dengan instalasi penyalur petir yang terhubung ke sistem pentanahan. Salah satu bagian penting dari sistem proteksi di gedung adalah instalasi penyalur petir yang berfungsi melindungi bangunan dan peralatan dari sambaran petir dengan menyalurkan arus lebih ke bumi melalui sistem pentanahan. Pentanahan adalah penghubung suatu titik rangkaian listrik dengan bumi dengan cara tertentu. Untuk memastikan keandalan tahanan pentanahan tersebut, maka dilakukan pengukuran tahanan pentanahan secara berkala melalui kegiatan riksa uji oleh pihak ketiga. Dalam praktiknya, pengukuran di PLN UPDL Makassar kadang menggunakan Earth Clamp karena sifatnya yang praktis dan tidak memerlukan pemutusan sistem. Dan dengan metode pengukuran langsung yang menggunakan alat Earth Tester dengan prinsip Fall Of Potensial. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisa efektivitas dan akurasi kedua metode pengukuran, sehingga dapat memberikan rekomendasi metode yang paling tepat dalam pengujian sistem pentanahan penyalur petir di lingkungan PLN UPDL Makassar.

Filter by Year

2016 2026