cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
Analisis Pengambilan Kebijakan Perlambatan Internet pada Konflik Papua Tahun 2019 DK Nena Tanda; Margaretha Hanita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.363 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6808

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengambilan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk meredam konflik di Papua dengan memperlambat jaringan internet pada tahun 2019 dalam rangka menjaga ketahanan dan keamanan nasional. Konflik berkepanjangan menyebabkan berbagai konsekuensi di wilayah Papua, termasuk pemblokiran internet sementara yang memberikan dampak terhadap berbagai pihak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menganalisis secara kritis keputusan pemerintah terkait pemblokiran internet. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tindakan semena-mena oleh pihak pemerintah dalam mengambil keputusan pemblokiran sementara jaringan internet di wilayah Papua pada tanggal 21 Agustus hingga 4 September 2019 dengan dalih meredam konflik. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya dampak kerugian yang dirasakan hampir seluruh lapisan masyarakat di Papua dengan sulitnya mendapatkan dan memverifikasi informasi sehingga menimbulkan perasaan tidak aman. Kebijakan yang diambil oleh pemerintah ini seharusnya melalui studi dan kajian yang komprehensif serta harus berlandaskan peraturan perundang-undangan yang jelas kedudukannya, sehingga tidak terkesan gegabah dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan alasan keamanan dan ketahanan nasional terutama dalam situasi konflik, opsi kebijakan untuk memperlambat jaringan internet dapat dilakukan guna mempersempit peluang terjadinya proxy war.
Kajian Yuridis Arbitrase sebagai Suatu Alternatif Pilihan Forum dalam Penyelesaian Sengketa Bisnis di Luar Pengadilan Sugiarto Sugiarto; Juwita Juwita; Misbahul Huda
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.892 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6830

Abstract

Di Indonesia dalam hal kelembagaan pelaksanaan arbtrase sering dikenal sebagai BANI (Badan Arbitrase Nasional Indonesia), sebagai sebuah lembaga yang menangani penyelesaian sengketa melalui arbitrase atau bentuk alternatif penyelesaian lainnya sebagaimana diatur pada Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Pihak yang bersengketa dalam menyelesaikan permasalahan hukum sebenarnya memiliki cara sendiri-sendiri untuk menyelesaikan perselisihan berdasarkan asas kebebasan berkontrak dalam perjanjian dan sebagai pilihan forum dalam menyelesaikan sengketa bisnis, alternatif penyelesaian sengketa melalui Arbiter menjadi pilihan dan dalam putusannya sebagaimana pasal 60 bersifat final and binding namun masih dimungkinkan untuk melakukan upaya lain sebagaimana diatur pada pasal 70 Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Rumusan Masalah: 1) Bagaimanakah Pengaturan terkait asas final and binding dalam Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa?, 2) Bagaimana penerapan asas final and binding dalam Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa. Jenis penelitian : menggunakan jenis penelitian penelitian yuridis normative yaitu hukum dikonsepsikan sebagai norma, kaidah, asas atau pun dogma. Penulis menyimpulkan : Arbitrase Sebagai Suatu Alternatif Pilihan Forum Dalam Penyelesaian Sengketa Bisnis Di Luar Pengadilan, alasannya Prosedur sederhana dan cepat, Bebas memilih arbiter, Biaya lebih murah, Putusan akhir atau final dan mengikat atau binding, Putusan bersifat rahasia dan arbiter dari kalangan pakar dan Bebas memilih hokum, selain itu putusan arbitrase yang bersifat final dan mempunyai kekuatan hukum tetap serta mengikat dengan pasal 70 bertolak belakang, karena pasal tersebut menyatakan bahwa putusan arbitrase masih dapat dilakukan upaya hukum perlawanan yakni permohonan pembatalan putusan arbitrase.
Penetapan Waktu Standar dan Evaluasi Waktu pada Pekerjaan Kualifikasi, Kalibrasi, Serta Validasi di Bagian Pemastian Mutu PT XYZ Tahun 2018 Irvan Bastian; Wahono Sumaryono; Kosasih Kosasih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.278 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7027

Abstract

Waktu standar merupakan komponen utama dalam menyusun perencanaan kerja. Waktu standar sangat diperlukan pada proses perencanaan agar perhitungan beban kerja dan perkiraan jumlah personil yang diperlukan menjadi lebih akurat. Di PT XYZ yang bergerak di Bidang Manufaktur Farmasi terdapat permasalahan pada Departemen Pemastian Mutu dimana belum ditetapkannya waktu standar untuk 5 jenis pekerjaan yaitu pekerjaan kualifikasi, kalibrasi validasi proses, validasi metode analisis, dan validasi metode pembersihan. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam memperkirakan beban kerja serta jumlah tenaga kerja untuk jenis pekerjaan tersebut. Penelitian ini bertujuan menetapkan waktu standar pada pekerjaan kualifikasi, kalibrasi, dan validasi serta melakukan evaluasi waktu kerja pada 5 jenis pekerjaan tersebut. Penentuan waktu standar dilakukan dengan teknik pengamatan tidak langsung berbasis aktivitas, dimana metode yang digunakan adalahwawancara dan FGD. Waktu standar yang dihasilkan digunakan untuk melakukanevaluasi waktu kerjayang prosesnya dilakukan secara retrospektif dari data tahun 2018. Hasil dari penelitian diperoleh waktustandar dan jumlah personil yang ideal untuk jenis pekerjaan kualifikasi, kalibrasi, validasi proses, validasi metode analisis, dan validasi metode pembersihan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan pada tahun 2018 di PT XYZ terdapat kelebihan personil untuk pekerjaan validasi proses dan terdapat kekurangan target kerja untuk pekerjaan validasi metode pembersihan dan validasi metode analisis.
Strategi Komunikasi Lingkungan Badan Usaha Milik Desa Dalam Mengelola Ekowisata Mangrove Toapaya Selatan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau Panca Cahya Rinawati; Muhammad Firdaus; Tantri Puspita Yazid
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.243 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7194

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Ekowisata merupakan sektor pariwisata yang berpotensi sebagai salah satu penunjang perekonomian nasional, dari ekowisata juga dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerahnya sendiri. Kegiatan ekowisata pada dasarnya secara langsung memberi akses kepada semua orang untuk melihat, mengetahui, dan menikmati pengalaman alam, intelektual dan budaya masyarakat lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi lingkungan Badan Usaha Milik Desa dalam mengelola Ekowisata Mangrove Toapaya Selatan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara dari informan, yaitu Ketua BUMDes Toapaya Selatan, Ketua Koordiantor Ekowisata Mangrove Toapaya Selatan, Penggerak Ekowisata Mangrove Toapaya Selatan bidang Unit usaha dan Masyarakat yang tinggal di daerah Ekowisata Mangrove Toapaya Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Komunikasi Lingkungan yang telah dilakukan BUMDes yaitu melalui beberapa tahap. Pertama, tahap assesment/penilaian yang meliputi analisis situasi dan identifikasi masalah sosial, ekonomi, lingkungan, Analisis pihak/pelaku yang terlibat, Komunikasi obyektif (untuk meningkatkan pengetahuan, mempengaruhi/perilaku). Kedua, tahap perencanaan yang meliputi pengembangan strategi komunikasi, Memotivasi dan mobilisasi masyarakat, Pemilihan media. Ketiga, tahap produksi yang meliputi desain pesan yang akan disampaikan, Produksi media disertai pretest. Keempat, tahap pelaksanaan yang meliputi penyebaran melalui media dan implementasinya, Dokumentasi dan evaluasi
Makna Ornamen Pada Fasad Bangunan Kelenteng Boen Tek Bio di Tangerang Ade Syoufa; Arief Rahman; Dimyati Dimyati; P. Joko Slameto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7426

Abstract

Bangunan kelenteng merupakan tempat kegiatan peribadahan, Kelenteng memiliki ornamen sebagai pelengkap dalam karya arsitekturnya. Dan hal yang paling menonjol, pada bangunan China adalah ornamen berwarna merah yang selalu mendominasi bangunan tersebut. Ornamen tersebut juga menjadi sarana penyampaian konsep, ajaran dan falsafah dalam kehidupan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis ornament apa saja yang terdapat di kelenteng Boen Tek Bio dan apa makna dari Ornamen tersebut. Kita bisa mengetahui dengan cara meneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, data yang diperoleh dengan cara studi literatur, observasi, dan interview. Hasil penelitian di dapatkan bahwa Ornamen menjadi pelengkap dalam Arsitektur bangunan kelenteng. Dan berfungsi menambah keindahan benda. Sehingga dapat terwujudkan keindahan dan keagungan.
Penerapan Saksi Hukum terhadap Seseorang yang Kedapatan Menjadi Veteran Palsu Berdasarkan Undang -Undang No. 15 Tahun 2012 tentang Veteran Tri Yulia Lestari; Juwita Juwita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.32 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6819

Abstract

Veteran Republik Indonesia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia adalah mantan pejuang kemerdekaan. Di Indonesia saat ini ada 4 (empat) kategori Veteran yaitu Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, Veteran Pembela Kemerdekaan Republik Indonesia, Veteran Perdamaian Republik Indonesia dan Veteran Anumerta Republik Indonesia. Saat ini terdapat isu terkait adanya dugaan percaloan Veteran khususnya Veteran Seroja dan hadirnya ribuan Veteran palsu di Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya Kabupaten Belu dan Malaka yang dilaporkan ke Kementerian Pertahanan c.q Direktorat Veteran Ditjen Pothan Kemhan maupun yang di beritakan di media sosial, untuk itu Kementerian Pertahanan RI dalam hal ini khususnya Direktorat Veteran Ditjen Pothan Kemhan, apabila diketemukan adanya Veteran palsu dengan disertai dengan bukti-bukti otentik yang membenarkan dugaan tersebut, tentunya tidak akan tinggal diam dan akan ditindaklanjuti, karena merupakan perbuatan melanggar hukum sebagaimana diatur pada Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2012 tentang Veteran RI. Rumusan Masalah: 1) Bagaimana Penerapan Saksi Hukum terhadap seseorang yang kedapatan menjadi Veteran Palsu berdasarkan Undang-Undang No. 15 Tahun 2012 tentang Veteran?. 2) Apa sanksi tambahan terhadap seseorang yang kedapatan menjadi Veteran Palsu?. Jenis penelitian: menggunakan penelitian hukum normatif adalah Penelitian hukum yang bertujuan untuk menggambarkan tentang penemuan-penemuan, norma-norma, asas-asas hukum positif, sistematika hukum, norma-norma, asas-asas hukum positif, sistematika hukum yang telah tersedia dan terkandung di dalam data sekunder. Penulis menyimpulkan: Direktorat Veteran Ditjen Pothan Kemhan dapat melaksanakan Hukum Administrasi. Oleh karena itu terhadap pelaku yang menamakan dirinya sebagai Veteran RI sedangkan pelaku tersebut tidak berhak atas sebutan Veteran RI atau dikatakan sebagai Veteran palsu sehingga pelaku tersebut mendapatkan tanda kehormatan Veteran RI dan akibat perbuatannya mengakibatkan kerugian pihak lain dalam hal ini keuangan negara maka selain pencabutan tanda kehormatan Veteran RI, sanksi tambahan lainnya menghentikan pemberian tunjangan veteran dan dana kehormatan Veteran Republik Indonesia dan memberikan sanksi kepada pelaku untuk mengembalikan tunjangan dan dana kehormatan Veteran Republik Indonesia kepada negara terhitung mulai ditetapkannya sebagai Veteran Republik Indonesia sampai dengan diketahuinya bahwa pelaku tersebut adalah Veteran Seroja Palsu.
Pengelolaan Limbah Padat Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) pada Masa Pandemi Covid-19 di Siloam Hospitals TB Simatupang Erika Agustina Kasdjono; Adang Bachtiar; Puput Oktamianti; Esna Sipahutar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.36 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7140

Abstract

Rumah sakit merupakan bagian dari sistem kesehatan yang memiliki peran yang sangat penting dalam situasi bencana dimana rumah sakit diharapkan dapat mempersiapkan sarana prasarana, ketenagaan, dan pelayanan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan di masa pandemi COVID-19. Limbah B3 medis merupakan sisa hasil kegiatan medis yang tidak dapat digunakan kembali yang berpotensi telah terkontaminasi oleh zat yang bersifat infeksius. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi alur pengelolaan limbah B3 rumah sakit di Siloam Hospitals TB Simatupang sesuai peraturan yang berlaku. Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif menggunakan metode pengumpulan data sekunder dari instansi sanitasi lingkungan. Data yang didapat kemudian akan dibandingkan dengan standar Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.56 tahun 2015 tentang Tata Cara dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2020 tentang Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Pedoman Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Rujukan, Rumah Sakit Darurat dan Puskesmas yang Menangani Pasien COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan Limbah Padat Berbahaya dan Beracun (B3) yang dilakukan di Siloam Hospitals TB Simatupang sudah sesuai dengan ketentuan yang ada.
Optimasi Biaya Inventory Ekonomis dengan Metode Pendekatan Deterministik Dinamis di Mayoutfit Erick Firmansyah; Rendiyatna Ferdian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.527 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i3.6589

Abstract

MayOutFit adalah perusahaan yang bergerak di bidang fashion menjual berbagai jenis pakaian yang menjadi kebutuhan primer bagi seluruh masyarakat. MayOutFit memproduksi berbagai jenis pakaian seperti baju, celana, hijab dan gamis dalam setiap produksi selalu menghasilkan model terbaru. Hijab adalah produk terlaris, tingginya permintaan tidak sebanding dengan persediaan sehingga selalu mengalami stockout. Proses pembelian bahan kain ceruti babydoll di nilai tidak optimal, karena proses pembelian dilakukan satu bulan dua kali dengan kuantitas pembelian acak tanpa memperhitungkan biaya lainnya seperti ongkos simpan dan ongkos total. Tujuan penelitian ini adalah menentukan ongkos total inventori yang optimal dan meminimalisir stockout dalam 10 periode ke depan dengan menambah jumlah persediaan. Untuk mendapatkan ongkos total inventori yang optimal, pertama menentukan biaya pesan dan biaya simpan langkah selanjutnya menggunakan metode pendekatan deterministik dinamis untuk menghitung ongkos total, dalam metode deterministik dinamis ini menggunakan enam metode seperti wagner within, lot for lot, least unit cost, least total cost, economic part period, dan period order quantity. Hasil pembahasan dari ke enam metode mendapatkan hasil yang berbeda yaitu wagner within Rp 1.379.214, lot for lot Rp 5.000.000, least unit cost Rp 2.489.800, least total cost Rp 2.722.600, economic part period Rp 2.967.600 dan period order quantity Rp 1.067.000. Dari ke enam metode, period order quantity adalah pilihan terbaik yang paling optimal dibandingkan metode lainnya dengan ongkos total inventori Rp 1.067.000 dalam 10 periode Maret 2021 – Juni 2021 dengan satu kali pemesanan.
Analisis Komparatif Rasio Efisiensi pada Bank Digital dan Bank Konvensional Dio Dhany Prasetyo; Dewi Shinta Dwi Setyoningsih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.53 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6652

Abstract

Bank Digital merupakan Bank Berbadan Hukum Indonesia (Bank BHI) yang menyediakan dan menjalankan kegiatan usaha terutama melalui saluran elektronik tanpa kantor fisik selain Kantor Pusat (KP) atau menggunakan kantor fisik terbatas, secara kelembagaan bank hanya akan dibedakan menjadi bank umum dan BPR, dan tidak terdapat perizinan tersendiri untuk bank digital, dimana bank digital hanyalah suatu perubahan bisnis model dan cara pelayanan kepada masyarakat. Penulis ingin membuat analisis model bisnis Bank Digital yang berbasis asset operasional yang sangat minimal seperti biaya infrastruktur gedung kantor dan biaya operasional tenaga kerja berdampak pada Rasio Efisiensi yaitu Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Cost of Income Ratio (CIR), dengan tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan Rasio Efisiensi dengan Bank Konvensional. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu metode yang mengumpulkan, menyusun, menginterprestasikan dan menganalisis data sebagai solusi dari masalah yang sedang dihadapi. Hasil analisis data ini kemudian dibandingkan dengan dasar teori yang terkait dengan masalah yang dibahas dan diteliti.
Bacterial Vaginosis Associated With Preterm Premature Rupture of Membranes: A Case Report Aliffudin Nuur; Indrahani Alwi; Aprilia Arifianti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.29 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7278

Abstract

Bacterial vaginosis is condition which caused by increasing production of vaginal mucus. Nearly one of five women in Indonesia are affected by bacterial vaginosis. More than thirty percent symptom recurrent in 1 years. A i23 iyears iold iwoman, ifirst itime ipregnant icoming ito iemergency idepartment iin iour ihospital. iShe icomplained iabout i32 iweeks igestational iage icame iout iblood ispot iand ifluid ifrom ibirth icanal isince i10 ihours iago. iShe iis igenerally iwell icondition, iwith ino iabdominal ipain ior ibirth icanal ipain. iPatient icomplains iitchy iand ireddish ivagina. iShe ialso ihave irecurrent iwhitish ihistory ipreviously iuntil inow. iShe ialso isays iwhitish iputrid ismells iand igrey icolored isomewhat. iSpeculum isterile iexamination, ilooked iwhite ito igray imucus iwith iPH i5, iWhiff itest i(+), iamin ites i(+), iNugent iscore i= i7. iFetal iultrasonography iexamination ishows ithe iamnion iare iwithin inormal iAFI i10 icm. iNitrazine itest i(+).We present a women with preterm premature rupture of membranes that caused by bacterial vaginosis. The mechanism of preterm labor are breakdown iof imembrane iintegrity icausing irupture i(due ito iinflammation iand ithe iaction iof ithe iprotease ienzymes), iand iinclude ithe irelease iof iendotoxin, iexotoxin iand iprostaglandin ithat istimulating icytokines. iThe iTwo ihypotheses iput iforward ifor ibacterial ivaginosis ion ipreterm ilabor, ifirst; iorganisms ithat imove iascending ito ithe iuterus iand isecondly, ibacterial ivaginosis iis ia imarker iof iintrauterine icolonization iby isimilar iorganisms. Eventhough bacterial vaginosis did not included sexually transmitted infection, but the impact to preterm pregnancy as well as sexually transmitted infection.

Filter by Year

2016 2026