cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
PERANAN WALI NIKAH SIRI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF DI INDONESIA Yani, Encep Ahmad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.636 KB)

Abstract

Penerapan Konseling Eksistensial Humanistik pada Pasien Skizofrenia Tidak Terperinci (Undifferentiated) Di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya Danastri, Laksita Wulya; Meiyuntariningsih, Tatik
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.63 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i7.3645

Abstract

Skizofrenia merupakan suatu psikosa fungsional dengan gangguan utama proses pikir serta ketidak harmonisan antara proses pikir, emosi, kemauan, dan psikomotor disertai distorsi kenyataan terutama karena waham dan halusinasi, asosiasi terbagi-bagi sehingga muncul inkoherensi, emosi inadekuat, dan psikomotor menunjukkan penarikan diri, ambivalensi, dan perilaku bizar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara kerja dan peran dari penerapan konseling eksistensial humanistik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dengan menggunakan pendekatan eksistensial humanistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa klien memiliki skor IQ sebesar 93 yang termasuk dalam kategori rata-rata. Hal tersebut mengindikasikan bahwa klien cukup mampu menyelesaikan tugas-tugas yang bersifat agak kompleks namun beberapa tugas masih membutuhkan bantuan orang lain. Klien memiliki indikasi MD sebesar 14,58%. Terdapat kemunduran IQ akibat gangguan Skizofrenia yang dialami klien saat ini serta obat yang sudah dikonsumsi klien. Full IQ dan Original IQ klien hanya memiliki selisih 1 skor saja yang artinya klien memang memiliki kemunduran dan ada indikasi mengalami sakit atau gangguan.
ANALISIS PRESSURE WINDOW UNTUK PENGOPERASIAN AERATED DILLING TERHADAP GHEOTERMAL Martasari, Rial Dwi; Pradana, Ghifari Yoga; Pratama, Raka Aditya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aerated Drilling yang telah dimanfaatkan untuk menembus zona potensial sumur geothermal penting untuk dinilai agar bisa berjalan optimal. Analisis kinerja pengeboran aerasi dengan menggunakan pressure window telah disiapkan untuk dijadikan referensi dalam praktek di lapangan sumur panas bumi dalam mengatasi permasalahan selama pengeboran guna meningkatkan produktivitas reservoir panas bumi. Sumur panas bumi yang didominasi fraktur di dalamnya cenderung mempengaruhi kemampuan lumpur dalam proses pengeboran. Tekanan kolom tembaga berkurang karena penambahan fasa gas menyebabkan lumpur yang digunakan secara teknis relevan diimbangi oleh kebersihan sumur bor. Penentuan jendela tekanan dibuat dengan memberikan volume yang tepat berkisar antara fase gas dan liquid dalam sistem sirkulasi lumpur, dibatasi oleh kemampuan membersihkan peralatan sumur bor dan peralatan pendukung permukaan. Pengamatan dilakukan pada aerasi simulasi aerasi di sumur geotermal seluas 2.500 meter. Zona retak diperkirakan berada pada kedalaman 1500 meter dengan lintasan sedikit 12-1 / 4 dan 9-7 / 8. Campuran lumpur 800-900 gpm dan 1500 scfm udara digunakan untuk perhitungan dasar. Kepadatan dan viskositas bahan bakar aerasi sama dengan tekanan dan sebaliknya membuat lumpur pengeboran memiliki lebih banyak daya untuk mengangkat pemotongan. Nilai kecepatan annular yang melebihi batas minimum (36 mpm), Ca di bawah 1% dan kecepatan transportasi menunjukkan 90-95% pemindahan pemotongan kemampuan optimal. Hasil ini akan digunakan untuk analisis jendela tekan. Dengan demikian pengeboran aerasi dinilai memiliki kinerja yang baik dalam pengeboran reservoir rekah panas bumi yang merupakan zona potensial. Makalah ini diakhiri dengan kinerja aerasi pada setiap kedalaman dan diverifikasi bahwa metode pengeboran aerob lebih mudah, lebih cepat dan lebih murah.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA CIREBON BERDASARKAN PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR 05 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYEDIAAN DAN PEMANFAATAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN PERKOTAAN. Wulandari, Sri; Nurarpenia, Nindi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.873 KB)

Abstract

Kebijakan tata ruang terbuka hijau pada suatu daerah kota telah diatur dalamPeraturan Meteri Pekerjaan Umum (Permen PU), yaitu 30% daerah kota harusmenjadi ruang terbuka hijau. Ruang terbuka harus dipenuhi pada setiap daerahperkotaan, Kota Cirebon sendiri hingga sekarang ini proporsi ruang hijau yangdimiliki adalah 9%, layanan PUPR memiliki tugas penting untuk meningkatkanproporsi ruang hijau untuk meningkat dan mencapai 30%. hambatan yang terjadiantara lain kesulitan penyediaan lahan dan pembebasan lahan, alokasi danaterbatas, kurangnya komitmen karyawan dalam melaksanakan tugasnya, dan orangyang belum memahami keberadaan dan fungsi ruang hijau karena kurangnyasosialisasi. Sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan Mereri Pekerjaan Umum no.05 tahun 2008 bahwa faktor-faktor yang berpengaruh dalam menerapkankebijakan tata ruang terbuka hijau adalah dari sisi komunikasi, Sumber daya, sikapdan Birokrasi Struktur yang lebih dominan faktor dalam Implementasi,implementasi adalah Komunikasi dan Disposisi Faktor / Sikap. Faktor-faktor inilahyang mendorong efektivitas implementasi kebijakan. Penulis akan menggunakanteknik analisis deskriptif yaitu penelitian yang menyelidiki, mengumpulkan datainforman dan data penelitian yang dibutuhkan. Kemudian data dianalisis danditafsirkan dan dibantu dengan informasi tambahan yang dapat mendukungpenelitian. Implementasi Kebijakan dikatakan berhasil jika, apa yang dilaksanakansesuai dengan dimandatkan Permen PU di atas, yaitu terciptanya ruang terbukahijau di daerah perkotaan sebesar 30%. Dan tingkat kepuasan publik dengankebijakan yang diterapkan oleh pemerintah akan lebih tinggi.Kata Kunci : Implementasi Kebijakan dan Regulasi.
HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DENGAN PENGETAHUAN DAN POLA ASUH IBU PADA BAYI USIA 0-12 BULAN DI PUSKESMAS BANTARKALONG KABUPATEN TASIKMALAYA Wirandoko, Ignatius Hapsoro
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.501 KB)

Abstract

FUNGSI KARUNIA - KARUNIA ROH KUDUS TERHADAP PERTUMBUHAN JEMAAT DI GEREJA TIBERIAS INDONESIA GRAND MALL BEKASI BARAT Siagian, Fereddy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.951 KB)

Abstract

Dengan kuasa Roh Kudus mereka melakukan misi dan memberitakan Injil, baik dengan perkataan maupun Kuasa Allah dalam pengusiran setan dan roh-roh jahat serta penyembuhan berbagai penyakit. Gereja Tiberias adalah salah satu gereja yang selalu mendemonstrasikan Karunia-karunia Roh Kudus khusunya karunia iman, kesembuhan dan mujizat. Terbukti bahwa Gereja Tiberias bertumbuh pesat. Adapun jemaat Gereja Tiberias mayoritas mempunyai pengalaman pribadi dengan Tuhan melalui Kuasa Roh Kudus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan dua metode penelitian 1) Penelitian kepustakaan (library research) yaitu melalui buku-buku dan bahan-bahan yang menunjang, 2) Penelitian lapangan (field research) metode ini dimaksudkan untuk mencari data-data yang lengkap dan tepat melalui pengisian angket oleh jemaat Gereja Tiberias Indonesia Grand Mall Bekasi. Dari hasil penelitian menjelaskan bahwa Karunia Roh Kudus adalah suatu kemampuan yang diberikan Allah, Anak dan Roh Kudus yang adalah pemberi karunia-karunia tersebut dengan tujuan untuk pelayanan, maka karunia tersebut harus melayani tubuh Kristus. Ada 9 Karunia-karunia Roh Kudus, yang terdiri dari Karunia Pengetahuan Allah diantaranya: hikmat, marifat dan membedakan segala roh; Karunia kuasa Roh Kudus, terdiri dari tiga bagian yaitu: iman, kesembuhan dan mujizat dan Karunia Perkataan Allah diantaranya: Nubuat, Bahasa roh dan menafsirkan bahasa roh. Kata Kunci: Karunia Roh Kudus, Jemaat Gereja Tiberias
Faktor Eksternal yang Mempengaruhi Dinamika Wacana Amandemen Pasal 9 Undang-Undang Dasar Jepang 1947 (Periode 2010-2016) Meliana, Igat
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.391 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i7.1461

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai faktor eksternal yang mempengaruhi dinamika wacana amandemen Pasal 9 Undang-Undang Dasar Jepang 1947 periode 2010-2016. Faktor eksternal yang mempengaruhi adalah tekanan Amerika Serikat, kebangkitan ekonomi dan militer Tiongkok dan ancaman Korea Utara. Tekanan dari luar atau gaiatsu turut mempengaruhi dinamika wacana amademen pasal 9 Undang-Undang Dasar Jepang 1947 di level domestik. Perdana Menteri Jepang menggunakan isu-isu ancaman keamanan global untuk mendorong kebijakan Jepang dalam bidang keamanan agar mengamandemen Pasal 9 Undang-Undang Dasar 1947 yang selama ini mendapat penolakan dari penduduk Jepang yang tidak menginginkan Jepang kembali mempunyai kekuatan militer. Remiliterisasi negara Jepang juga mendapat perhatian dari negara-negara di Kawasan Asia Timur disebabkan sejarah Jepang pada Perang Dunia II. Di lain pihak, hegemoni Amerika Serikat yang mulai memudar mendorong Jepang agar dapat mandiri dalam bidang keamanan yang selama ini mendapat dukungan dari Amerika Serikat. Dan aktifitas uji coba rudal Korea Utara pun turut mempengaruhi wacana amandemen Pasal 9. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dinamika wacana amandemen Pasal 9 dipengaruhi oleh presepsi tingkat ancaman dan kerawanan dari Amerika Serikat, kebangkitan ekonomi dan militer Tiongkok, dan ancaman Korea Utara. Kerawanan mendorong sikap pro masyarakat Jepang, namun di sisi lain adanya ketakutan terhadap memburuknya hubungan Jepang dengan Tiongkok dan Korea Utara serta negara-negara di kawasan yang tidak ingin Jepang membangun kekuatan militer kembali, mendorong sikap kontra masyarakat terhadap wacana amandemen. Kata kunci: Article 9; the Constitution of Japan; External Factors
The Impact Of The Lockdown Status On Student Learning During The Covid-19 Pandemic Setiawan, Fiki; Taiman, Taiman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.234 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i11.1729

Abstract

This study aims to describe the impact of the lockdown amid the COVID-19 outbreak on university students in West Java. An online survey was conducted from July 1 to July 8 2020. The structural questionnaire instrument used was the 'Google form' sent to students via WhatsApp and E-mail. A total of 231 students provided complete information regarding the survey. Simple percentage distribution is used to assess the learning status of study participants. During the lockdown period, around 70% of students were involved in e-learning. Most of the students use android phones to follow e-learning. Students have faced various problems related to anxiety depression, poor internet connectivity, and a low learning environment. Students from remote and marginalized areas, especially face significant challenges to learning during this pandemic. This study suggests targeted interventions to create positive spaces for learning among students as part of society. Strategies are urgently needed to build a sound education system during the pandemic to not interfere with student skills and productivity.
Pengaruh Tingkat Pengangguran, Tingkat Pendidikan dan Laju Pertumbuhan Penduduk Terhadap Tingkat Kemiskinan Penduduk Provinsi Jawa Barat Tahun 2015-2020 Berliani, Kartika
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.769 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.2244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh tingkat pengangguran, tingkat pendidikan dan laju pertumbuhan penduduk terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Barat Tahun 2015-2020. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, dengan metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan data time series selama 6 tahun yaitu tahun 2015-2020 dari total keseluruhan Provinsi Jawa Barat, sumber data berupa data-data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat dianalisa melalui uji asumsi klasik, uji hipotesis, uji regresi linear berganda, dan koefisien determinasi menggunakan aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil perhitungan baik secara parsial dan simultan tingkat pengangguran, tingkat pendidikan dan laju pertumbuhan penduduk berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan penduduk Provinsi Jawa Barat Tahun 2015-2020, dengan koefisien determinasi sebesar 0,999 artinya bahwa 99,9% variabel kemisikinan dapat dipengaruhi dari tingkat pengangguran, tingkat pendidikan dan laju pertumbuhan penduduk, sedangkan sisanya sebesar 0,1 % dapat dijelaskan oleh variabel lain dimana tidak diteliti oleh peneliti dalam penelitian ini. Saran yang harus dilakukan pemerintah adalah dengan memperhatikan peningkatan kualitas SDM, dengan cara membuat pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pendidikan dan keterampilan tenaga kerja agar bisa bersaing dalam memperoleh pekerjaan sehingga tidak terjerat dalam kemiskinanserta menekan laju pertumbuhan penduduk misalnya dengan cara mengerakkan kembali program transmigrasi, pemerataan lapangan kerja, memberlakukan tariff tinggi bagi para imigran dan sebagainya.
Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT XYZ Dewi S, Fitriana; Rahmawati, Astri Nur; Khoirunnissa, Refani; Fuadi, Ibnu Husni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.304 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i4.1027

Abstract

Budaya organisasi merupakan karakteristik atau ciri suatu organisasi untuk menjadi referensi dalam menjalankan tujuan utama organisasi dan untuk menyelesaikan masalah organisasi. Budaya organisasi diperlukan untuk memandu perilaku karyawan dan meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karwawan Pada PT XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kausal dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh yaitu seluruh karyawan PT XYZ yang berjumlah 40 orang. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Budaya Organisasi memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan dan mempunyai tingkat keeratan hubungan sebesar 0,395 atau 39,5%, yang menyatakan bahwa hubungan kedua variabel adalah rendah. Sehingga Budaya Organisasi memiliki pengaruh sebesar 15,6% terhadap Kinerja Karyawan, sedangkan sisanya sebesar 84,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Karyawan diharapkan mampu mengikuti budaya organisasi secara maksimal terutama pada kesepakatan untuk melaksanakan nilai-nilai dan aturan yang ada sehingga dapat meningkatkan kinerja.

Page 95 of 622 | Total Record : 6215


Filter by Year

2016 2026