cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JURNAL WACANA KESEHATAN
ISSN : 20885776     EISSN : 25416251     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Wacana Kesehatan is a medium that can be used to register, disseminate, and archive the work of research nurses in Indonesia. The work published in this journal is indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. Writing each type of article should follow the Journal of Health Discourse.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018" : 7 Documents clear
HUBUNGAN LAMA BEKERJA PERAWAT DENGAN TEKANAN IRIGASI LUKA SAAT PERAWATAN LUKA DI BANGSAL BEDAH Suyanto Suyanto
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.761 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.81

Abstract

Perawatan luka merupakan tindakan mandiri perawat yang mencakup rangkaian tindakan – tindakan yang simultan. Dimulai dari membuka balutan, membersihkan, dan menutup luka. Tindakan membersihkan luka bisa dilakukan dengan menggunakan tehnik irigasi. Tehnik ini sangat tergantung dari konsistensi tekanan irigasi yang dilakukan. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi konsistensi tekanan irigasi adalah lama bekerja perawat di bangsal bedah. Penelitian ini ingin melihat sejauh mana hubungan antara lama bekerja dengan tekanan irigasi luka. Desain cross sectional digunakan dalam penelitian ini, stratified random sampling dengan jumlah sampel 92 responden. Rank spearman test digunakan sebagai uji analisis dengan hasil p value < 0,05, r = -0,21  ada hubungan antara lama bekerja dengan tekanan irigasi luka. Diharapkan penelitian lainnya mengenai hubungan lingkar lengan perawat  dengan tekanan irigasi luka.Kata kunci : Lama bekerja;  irigasi luka;  perawatan luka 
PENGARUH SENAM KAKI DIABETES TERHADAP NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX (ABI) DAN NILAI IPSWICH TOUCH TEST (IPTT) PADA PASIEN DM TIPE 2 Indhit Tri Utami
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.077 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.77

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menyebabkan komplikasi yang dapat melibatkan vaskuler dan persarafan seperti oklusi arteri perifer dan neuropati. Penentuan sirkulasi perifer melalui pengukuran Ankle Brachial Index (ABI) merupakan metode invasif untuk memeriksa sirkulasi arteri perifer dan sebagai skrining terhadap adanya penyakit arteri oklusi perifer. Sementara itu, IpTT merupakan metode baru untuk mendeteksi penderita diabetes yang kehilangan sensasi kaki dan sebagai informasi untuk skrining adanya neuropati diabetes. Metode ini mudah, aman, cepat, dan mudah di lakukan dan diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah intervensi senam kaki  dapat mempengaruhi Ankle Brachial Index (ABI) dan Nilai Ipswich Touch Test (IpTT) pada pasien DM Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tejoagung Kota Metro, Lampung. Pengambilan data menggunakan purposive sampling. Sampel pada penelitian ini terbagi menjadi kelompok intervensi (n = 18) dan kelompok kontrol (n = 18). Berdasarakan uji GLM - RM terdapat peningkatan nilai ABI  dan IpTT pada kelompok intervensi sepanjang periode follow up (pre test, post test I, dan post test II).  dengan p value 0,000. Senam kaki diabetes dapat direkomendasikan sebagai intervensi mandiri keperawatan sebagai upaya pencegahan komplikasi gangguan vaskuler dan persarafan Kata kunci: Diabetes Melitus, Senam Kaki Diabetes, ABI, IpTT
PERBEDAAN HASIL BELAJAR METODE KONVENSIONAL DAN JINGSAW PADA MATA AJAR ETIKA KEPERAWATAN Yuniastini Yuniastini; Ratna Dewi; Indah Isnialita Putri3
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.82

Abstract

Metode pembelajaran konvensional telah lama dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara pendidik dan mahasiswa dalam proses pembelajaran.  Ciri-ciri  dari metode yang berpusat pada pendidik ini,  ditandai dengan ceramah yang diiringi dengan penjelasan, serta pembagian tugas dan latihan. Ditemukan permasalahan dalam menggunakan metode ini  yaitu   kesulitan  untuk menjaga agar peserta didik tetap tertarik dengan apa yang dipelajari yang berdampak terhadap hasil belajar.  Guna mengatasi kesulitan tersebut dikembangkan  berbagai strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa. Salah satunya  metode pembelajaran kooperatif  model jigsaw. Model jigsaw adalah sebuah metode belajar yang menitik beratkan kepada kerja kelompok dalam bentuk kelompok kecil. Kelebihan model ini, mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk mengemukakan pendapat dan mengelola informasi yang didapat sehingga dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi, meningkatkan tanggung jawab anggota kelompok atas keberhasilan kelompoknya, serta meningkatkan  ketuntasan bagian materi yang dipelajari. Desain penelitian yang digunakan quasi eksperimental. Jenis rancangan pretest-postest with control group. Subjek penelitian berjumlah 94 orang mahasiswa DIII Keperawatan Kotabumi. Analisis data dilakukan tiga tahap, pertama menganalisis nilai pretest dan posttes metode konvensional. Tahap kedua menganalisis nilai pretest dan posttes metode Jigsaw. Tahap ketiga membandingkan posttes metode konvensional dan Jigsaw. Hasil yang didapat, nilai posttest model pembelajaran Jigsaw lebih tinggi dari nilai posttest model pembelajaran konvensional (Mann-Whitney U Test p= 0,024 ; α = 0.05). Kesimpulan, model pembelajaran jigsaw lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa, dan disarankan untuk diterapkan dalam proses pembelajaran.  Kata Kunci: Hasil belajar,  jigsaw, konvensional, metode pembelajaran
ANALISIS RISIKO PENYAKIT DAN KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN MODEL UPAYA KESEHATAN KERJA DI INDUSTRI BATIK RUMAHAN Ratna Lestari; Agus Warseno
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.036 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.78

Abstract

Batik merupakan warisan dunia yang saat ini mengalami perkembangan pesat baik pada industri kecil, menengah bahkan skala besar. Di sisi lain industri batik rumahan dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi pekerjanya yang disebabkan proses produksi dan lingkungan fisik rumah. Penting untuk dilakukan analisis lebih lanjut mengenai beberapa faktor risiko penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja yang dapat terjadi pada pengrajin batik. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh industri batik yang pekerjanya bekerja di lokasi industri batik Bantul. Hasil diperoleh sebanyak 76% pengrajin batik berjenis kelamin perempuan, 98% responden berusia ≥ 45  tahun, sebanyak 81% responden memiliki masa kerja ≥ 10 tahun dan bidang pekerjaan yang terbanyak adalah membatik cap. Kondisi lingkungan dan aktifitas dalam industri batik yang memiliki risiko menimbulkan penyakit dan kecelakaan akibat kerja antara lain lingkungan kerja yang berdebu, membatik dengan canting maupun cap menggunakan lilin panas dengan posisi duduk dan berdiri, mewarnai dengan bahan kimia, dan merebus kain batik untuk pelorodan lilin. Maka dapat disimpulkan risiko penyakit akibat kerja pada pengrajin batik antara lain gangguan pernafasan, gangguan muskuloskeletal, kelelahan pada otot mata dan iritasi kulit, sedangan risiko kecelakaan kerjanya adalah luka bakar. Disarankan kepada pekerja agar lebih mewaspadai risiko PAK dan KK sebagai dampak konsekuensi pekerjaan dan lingkungan kerja sehingga kesehatan dan keselamatan perorangan dapat tercapai.  Kata kunci : penyakit akibat kerja, kecelakaan kerja, pekerja batik, pengkajian model UKK
RUMAH SEHAT DENGAN KEKAMBUHAN PADA PENDERITA ASMA Andri Yulianto
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.867 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.79

Abstract

Salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan secara global didunia adalah asma. Di Provinsi Lampung tahun 2011 angka prevalensi penyakit asma 85% dengan kesembuhan/Cure Rate 59,64%. Kabupaten Lampung Utara merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Lampung dengan jumlah penduduk 616.194 jiwa. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kekambuhan asma adalah kondisi rumah yang tidak sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan rumah sehat dengan kekambuhan pada penderita Asma di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara Tahun 2012. Jenis penelitian yang digunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini penderita asma sebesar 110 orang, sampel didapat 53 orang, pengambilan sampel menggunakan random sampling metode lottre. Analisis penelitian menggunakan chi square.  Hasil uji statistik univariat didapat responden dengan kategori rumah sehat tidak memenuhi syarat sebesar 32 orang (60,4%), responden dengan kategori mengalami kekambuhan asma sebanyak 35 orang (66,0%). Hasil uji statistik chi square diperoleh ada hubungan yang bermakna antara rumah sehat dengan kekambuhan pada penderita Asma (p value < dari ά, 0,046 < 0,05). Diharapkan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Cempaka untuk trus mensosialisasikan kriteria rumah sehat yang memenuhi syarat dan memodifikasi rumah yang telah ada secara terperinci dan jelas untuk menghindari terjadinya kekambuhan pada penderita asma. Kata kunci: Rumah sehat, Kekambuhan Asma. 
EKSPLORASI EVALUASI METODE PROBLEM BASED LEARNING MELALUI PENDEKATAN SEVEN JUMP METHOD PADA MAHASISWA KEPERAWATAN Indah Sri Wahyuningsih
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.963 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.80

Abstract

Metode pembelajaran Student Centered Learning  merupakan metode yang berfokus pada mahasiswa. Salah satunya dengan pendekatan metode problem based learning (PBL) melalui metode seven jump. Metode PBL telah diterapkan di beberapa institusi pendidikan kesehatan dan non kesehatan. Metode PBL lebih efektif apabila diterapkan dipendidikan keperawatan karena dapat meningkatkan penilaian kognitif dan skill keperawatan sesuai dengan kasus yang diperoleh. Namun, metode PBL juga memiliki kekurangan yaitu membuat jenuh peserta didik dan peran tutor yang kurang intensif. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi evaluasi metode PBL melalui pendekatan seven jump method pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Metode pengambilan data dilakukan pada 5 informan dari mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula dengan dilakukan wawancara semiterstruktur dengn waktu 20-30 menit. Hasil penelitian didapatkan dua tema penelitian diantaranya yaitu, pelaksanaan metode PBL dan Eksplorasi Evaluasi Mahasiswa terhadap Sistem Pelaksanaan PBL. Kesimpulan penelitian bahwa metode PBL mellui pendektan seven jump memberikan dampak positif bagi mahasiswa, dengan metode ini  mahasiswa menjadi lebih mandiri dalam mencari solusi permasalahan sesuai kasus keperawatan ynag diberikan. Peran tutor secara intensif diperlukan agar diskusi dengan metode PBL membuat mahasiswa menjadi lebih aktif sert perlunya refreshing palatihan tutor agar dalam berdiskusi tutor memberikan maasukan sesuai dengan referensi yang bereputasi. Kata kunci: Student centered learning, Problem based learning, seven jump 
PENGARUH PAKET EDUKASI TANDA BAHAYA KEHAMILAN MELALUI MEDIA BOOKLET, AUDIOVISUAL DAN KOMBINASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL Senja Atika Sari HS1; Suhendar Sulaeman; Idriani Idriani
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.516 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.83

Abstract

Tanda bahaya kehamilan dapat terjadi secara mendadak, dan biasanya tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Oleh karena itu dibutuhkan adanya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan pada ibu hamil. Tujuan : tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh paket edukasi tanda bahaya kehamilan melalui media booklet, audiovisual dan kombinasi booklet audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil. Metode : penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel yang digunakan sebanyak 10 orang untuk tiap kelompok perlakuan, teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reabilitas. Analisis data menggunakan uji paired sample t test dan one way anova. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat pengaruh paket edukasi tanda bahaya kehamilan melalui media booklet, audiovisual & kombinasi terhadap pengetahuan dan sikap (p<a0,05). Media kombinasi (booklet & audiovisual) paling berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan,dan sikap ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Kesimpulan : media kombinasi (booklet dan audiovisual) lebih efektif dibandingkan menggunakan media secara terpisah. Oleh karena itu penggunaan media kombinasi dapat diterapkan pada pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil.Kata Kunci : Paket edukasi, pengetahuan dan sikap

Page 1 of 1 | Total Record : 7