cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JURNAL WACANA KESEHATAN
ISSN : 20885776     EISSN : 25416251     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Wacana Kesehatan is a medium that can be used to register, disseminate, and archive the work of research nurses in Indonesia. The work published in this journal is indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. Writing each type of article should follow the Journal of Health Discourse.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2024): Juli" : 7 Documents clear
Kombinasi Senam Mata Dan Pemberian Terapi Komplementer Herbal Kencur Terhadap Astenopia Pada Mahasiswa Keperawatan Aryani, Atik; Widiyono, Widiyono; Ariastuti, Reni
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.647

Abstract

Using a computer for a long duration of time can cause symptoms of Computer Eyes Syndrome or often called asthenopia. Eye fatigue is bad for health, decreasing the quality of visual acuity, decreasing one's quality of life and decreasing productivity levels. One of the efforts to overcome asthenopia with eye exercises is the Bates method and combined with the administration of kencur. This study aims to analyze the effect of Bates method eye exercises combined with kencur administration in reducing asthenopia symptoms in college students. This study used a one group pre-test post-test design. This study provides an intervention of Bates method eye exercises combined with the administration of kencur by looking at differences in asthenopia symptoms. Sampling using purposive sampling technique with a total sample size of 37 students. Asthenopia was measured using an asthenopia (eye fatigue) checklist questionnaire.  The results showed that before being given the intervention all respondents experienced asthenopia, then after being given the intervention for 6 days there was a decrease in asthenopia symptoms, namely 31 respondents (83.8%) did not experience asthenopia and 6 respondents (16.2%) still experienced asthenopia. The results of the difference test obtained a p value of 0.0001 (p value <0.05) which means that there is an effect of a combination of eye exercises and complementary therapy of kencur herbs on asthenopia in students of Sahid University Surakarta.
EDUKASI PERAWATAN DIRI PADA ANAK THALASEMIA: LITERATUR REVIEW Immawati, Immawati; Utami, Indhit Tri; Nurhayati, Sri; Supardi, Supardi
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.651

Abstract

Anak thalassemia akan mengalami kekurangan darah karena trombosit merah tidak mengandung hemoglobin yang cukup. Produksi hemoglobin berkurang ini akan menyebabkan pasokan energi tidak dapat terpenuhi, sehingga fungsi tubuh pun terganggu dan tidak mampu lagi menjalankan aktivitasnya secara normal. Tujuan penelitian ini menganalisa pengaruh self care education pada anak Thalasemia.  Metode  penelitian ini adalah literature review melalui pencarian artikel yang relevan dari database elektronik (ProQuest dan Google scholar ) menggunakan kata kunci ”self care”, “self efficacy”, “anak Thalasemia”. Artikel yang dianalisis dari tahun 2019 sampai 2023 didapatkan empat (4)  artikel yang sudah dianalisa. Hasil penelitian perilaku perawatan diri anak thalassemia pada kelompok intervensi dan kelompok control terlihat terdapat perbedaan setelah dilakukan intervensi. Terdapat peningkatan kemampuan selfcare yang signifikan setelah dilakukan intervensi edukasi. Self care education lebih signifikan meningkat pada penggunaan media mobile phone atau smart phone dibandingkan metode ceramah dan kelompok control.
PENGARUH REBUSAN DAUN SALAM (SYZIGIUM POLYANTHUM) TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI Purwono, Janu; Sari, Rita; Nurjannah, Siti
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.650

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian prematur di dunia. Hipertensi masih menjadi permasalahan di Indonesia, jika tidak ditanggulangi dengan cepat akan dapat menimbulkan komplikasi penyakit lainnya dan hipertensi menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan cara pengobatan tanpa obat (non farmakologis) yaitu dengan rebusan daun salam. Daun salam (syzygium polyanthum) merupakan salah satu dari jenis terapi herbal yang digunakan untuk berbagai penyakit salah satunya yaitu untuk menangani penyakit hipertensi.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian  rebusan daun salam (Syzigium Polyanthum) terhadap lansia penderita hipertensi di UPT Puskesmas  Gading rejo. Penelitian ini menggunakan metode quaisy eksperimen dan rancangan one grup pretest dan posttest. Populasi penelitian adalah penderita hipertensi di UPT Puskesmas Gading Rejo pada bulan Desember 2023. Jumlah sampel 27 responden dengan teknik metode purposive sampling. Analisa menggunakan uji Paired test  pada tekanan darah sistolik dan diastolik. Hasil uji statistik dengan uji Paired test  didapatkan bahwa nilai p-value 0,024. Hasil penelitian disimpulkan  bahwa pemberian rebusan daun salam efektif untuk membantu penuruan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Hubungan Komunikasi SBAR Handover Dengan Kepuasan Kerja Perawat Di RSUD Handayani, Tuti; Hasanah, Nur; Wargiah, Wargiah
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.640

Abstract

Komunikasi SBAR saat pelaksanaan handover masih dijumpai kurang disiplin. Komunikasi SBAR tidak dilengkapi dengan mendokumentasikan keadaan baru, namun mengikuti keadan lama. Sistematis pelayanan ke pasien tidak berkurang, namun dalam pencatatan di SBAR kurang update jika tidak dilakukan sistematis SBAR setiap overan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan penerapan komunikasi SBAR saat handover dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Demang Sepulau Raya Kabupaten Lampung Tengah tahun 2023. Jenis penelitian yang diguanakan adalah kuantitatif dengan design penelitian analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150  perawat, dengan perhitungan sampel didapatkan sebanayk 60 perawat sebagai responden. Teknik pengambilan sampel dengan cluster random sampling. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil analisa menggunakan uji statistic chi-square didapat p-value 0,000 (p <0,05), hal ini menunjukan bahwa ada hubungan penerapan komunikasi SBAR saat handover dengan kepuasan kerja perawat. Perawat diharapkan meningkatkan pelaksanaan dan penerapan komunikasi SBAR saat handover sehingga dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat. Rumah Sakit dapat memberikan in house training penerapan komunikasi SBAR saat handover dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan
Kajian Kebijakan Stategis Dalam Pencegahan Stunting Di Kabupaten Keerom Provinsi Papua Manangsang, Frans; Rumaseb, Ester; Purba, Ellen R.V; Swastika, I Ketut; Nuburi, Dorci
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.652

Abstract

Terjadi peningkatan akses layanan kesehatan dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan stunting di Wilayah Papua, akan tetapi tantangan signifikan terdapat pada keterbatasan infrastruktur, kekurangan tenaga kesehatan, isolasi geografis, dan hambatan budaya dalam pencegahan stunting. Tujuan penelitian yaitu mengevaluasi kebijakan strategis dalam pencegahan stunting di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, dengan menyoroti intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta kampanye edukasi yang telah diimplementasikan. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan mengkaji kebijakan penanganan stunting. Pengumpulan data dilakukan dengan fokus group discussion dan round table discussion. Analisis data menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan strategis dalam pencegahan stunting di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, telah mencakup intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta kampanye edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Meskipun demikian, penelitian mengidentifikasi tantangan utama yang menghambat efektivitas kebijakan tersebut, termasuk keterbatasan infrastruktur, kekurangan tenaga kesehatan, dan isolasi geografis. Selain itu, kebiasaan budaya lokal juga memainkan peran dalam menghambat penerapan praktik gizi yang baik. Untuk meningkatkan efektivitas kebijakan ini, rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan infrastruktur, penambahan dan pelatihan tenaga kesehatan, serta penyesuaian pendekatan kampanye edukasi yang lebih sesuai dengan konteks budaya lokal.
Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat ) Pada Wanita Usia Subur: Literature Review Dewi, Nia Risa; Ayubbana, Sapti; Pakarti, Asri Tri; Inayati, Anik
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.645

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang  sering dialami oleh wanita. Berbeda dengan kanker payudara, kanker serviks pada stadium awal biasanya  tidak menimbulkan gejala yang khas dan dan bisa menyerupai gejala penyakit lain sehingga sulit terdeteksi secara langsung. Upaya preventif untuk menegtahui resiko penyakit yaitu dengan melakukan penapisan massal melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Tujuan dari studi ini yaitu menganalisis faktor yang mempengaruhi prilaku pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Assam Asetat) pada wanita usia subur dengan metode  literature review. Data dikumpulkan  dari database Google Scholar, PubMed, portal garuda dan di analisis menggunakan PICO. Hasil studi menunjukkan beberapa faktor yang berhubungan dengan prilaku pemeriksaan IVA pada wanita usia subur yaitu pengetahuan, sikap, dukungan suami, akses informasi dan dukungan tenaga kesehatan. Selain itu ada hubungan antara usia, tingkat pendidikan, kerentanan, ancaman, hambatan, dan isyarat bertindak dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA.
Intervensi Keperawatan Fisioterapi Sinar Infrared Dapat Menurunkan Skala Disabilitas Aktifitas Sehari-Hari Pada Pasien Low Back Pain Myogenik Widiyono, Widiyono; Suwarni, Anik; Aryani, Atik; Wulansari, Agix
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.556

Abstract

Low Back Pain Myogenic mengakibatkan penderita mengalami kesulitan beraktifitas dan kesusahan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Jika Activity day livings (ADLs) terganggu, hal ini akan berdampak pada menurunya kualitas hidup penderitanya. Adapun upaya untuk mengurangi disabilitas pada pasien low back pain myogenic adalah dengan pemberian terapi sinar infra red (IR). Terapi sinar infra red (IR) dapat menghilangkan rasa sakit, meningkatkan suplai darah dan relaksasi otot.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fisioterapi sinar infra red (IR) terhadap disabilitas pada pasien low back pain myogenic. Rancangan penelitian menggunakan quasy experimental dengan pendekatan one group pre and post test design without control. Sampel penelitian berjumlah 20 penderita Low Back Pain Myogenic. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi penelitian yang digunakan yaitu terapi infra red (IR) yang diberikan sebanyak 6 kali selama 2 minggu, pengukuran tingkat disabilitas Low Back Pain Myogenic menggunakan alat ukur berupa kuesinoer Oswestry Disabilirty Index. Analisis data menggunakan uji Paired sample test. Uji statistik dengan uji paired sample test diperoleh nilai rerata tingkat disabilitas pasien low back pain myogenic  sebelum intervensi sebesar 32,1 dan sesudah intervensi sebesar 15,4 dengan selisih 16,7. Hasil nilai p= 0,001 (p<0,05) yang artinya ada pengaruh signifikan tindakan fisioterapi sinar infra red (IR) terhadap disabilitas pada pasien low back pain myogenic secara statistik. Kesimpulan penelitian ada pengaruh tindakan fisioterapi sinar infra red (IR) terhadap terhadap tingkat disabilitas pada pasien low back pain myogenic di RSU Fitri Candra Wonogiri.

Page 1 of 1 | Total Record : 7