Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kajian Kebijakan Stategis Dalam Pencegahan Stunting Di Kabupaten Keerom Provinsi Papua Manangsang, Frans; Rumaseb, Ester; Purba, Ellen R.V; Swastika, I Ketut; Nuburi, Dorci
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.652

Abstract

Terjadi peningkatan akses layanan kesehatan dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan stunting di Wilayah Papua, akan tetapi tantangan signifikan terdapat pada keterbatasan infrastruktur, kekurangan tenaga kesehatan, isolasi geografis, dan hambatan budaya dalam pencegahan stunting. Tujuan penelitian yaitu mengevaluasi kebijakan strategis dalam pencegahan stunting di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, dengan menyoroti intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta kampanye edukasi yang telah diimplementasikan. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan mengkaji kebijakan penanganan stunting. Pengumpulan data dilakukan dengan fokus group discussion dan round table discussion. Analisis data menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan strategis dalam pencegahan stunting di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, telah mencakup intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta kampanye edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Meskipun demikian, penelitian mengidentifikasi tantangan utama yang menghambat efektivitas kebijakan tersebut, termasuk keterbatasan infrastruktur, kekurangan tenaga kesehatan, dan isolasi geografis. Selain itu, kebiasaan budaya lokal juga memainkan peran dalam menghambat penerapan praktik gizi yang baik. Untuk meningkatkan efektivitas kebijakan ini, rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan infrastruktur, penambahan dan pelatihan tenaga kesehatan, serta penyesuaian pendekatan kampanye edukasi yang lebih sesuai dengan konteks budaya lokal.
Upaya Peningkatan Lansia Sehat dan Sejahtera Di Panti Werdha Tat Twam Asi Jayapura: Indonesia Purba, Elen; Apay, Frengky; Swastika, I Ketut; Felle, Zeth Roberth; Rumaseb, Ester; Manangsang, Frans; Suriyani, Suriyani; Gentidatu, Sofietje; Suweni, Korinus; Sulistyani, Sulistyani; Mebri, Elisabeth; Rophi, Kristiyani Herda; Muspitha, Fitri Diah; Mandowen, Rospuana; Marjuanah, Marjuanah; Pongtiku, Sri Rejeki L.
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v2i4.171

Abstract

Periode lansia sangat rentan terhadap penyakit degeneratif dan penurunan kualitas hidup yang ditandai dengan menurunnnya kemampuan untuk melakukan aktifitas secara mandiri. Pemenuhan nutrisi dan edukasi hidup sehat menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia sehingga tercapainnya lansia sehat dan sejahtera. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia melalui penyuluhan hidup bersih dan sehat, pemeriksaaan kesehatan dan pemberian makanan tambahan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode edukasi tentang penyakit yang beresiko menyerang lansia, obat herbal, dan penanganan dini pada penyakit diabetes, asam urat, dan kolesterol. Kegiatan diikuti oleh 34 lansia, 78 mahasiswa dan 15 tenaga pengajar sebagai narasumber dan praktisi kesehatan di Panti Tresna Werdha Tat Twam Asi Pos 7 Sentani Jayapura. Hasil yang di capai pada kegiatan ini barupa peningkatan pemahaman lanasia melalui sesi tanya jawab dan terpenuhinnya nutrisi yang di butuhkan lansia melalui pemberian makanan tambahan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan lansia melalui hidup sehat dan bahagia.
Factors Associated with the Incidence of Gastritis in Patients at Faisal Islamic Hospital Makassar K, Hairuddin; Yulis, Dian Meiliani; Sahalessy, Yona; Tomasoa, Johanna; Rumaseb, Ester; Said, Asbath; B, Sari Arie Lestari
International Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 2 (2023): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.941 KB) | DOI: 10.59585/ijhs.v1i2.78

Abstract

Gastritis is known in the community as heartburn or heartburn. It is an inflammation of the mucosal wall. It can occur suddenly and is usually characterized by nausea and vomiting, pain, bleeding, weakness, decreased appetite, or headache. It can be caused by habitual consumption of sensitive foods, or often by a frivolous diet. The individual overeats, eats foods that are overly seasoned or contain microorganisms. Other causes of gastritis include alcohol, smoking, age, aspirin, bile reflux or radiation therapy. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of gastritis in patients at Faisal Makassar Islamic Hospital and to determine the relationship between the patient's diet and smoking history with the incidence of gastritis in patients. This study is a type of retrospective Exposfacto research with the design / design of Crossectional Study, by obtaining primary data (data obtained directly from patients) and secondary data (data obtained from the medica record of Faisal Makassar Islamic Hospital and obtained from family or people closest to the patient). The population in this study were all patients suffering from gastrointestinal diseases at Faisal Islamic Hospital Makassar. The sample in this study were all patients suffering from gastritis disease at Faisal Islamic Hospital Makassar. Chi-Square test P value = 0.003 < α = 0.05. This means that a person's irregular diet is very influential on the occurrence of gastritis. the results of bivariate analysis showed that there was no relationship between smoking history and the incidence of gastritis at Faisal Islamic Hospital Makassar with Chi-Square test P=0.117 and < α = 0.05.
Pengaruh Gaya Hidup dan Lingkungan dan Kebiasaan Masyarakat terhadap Penyebaran Malaria di Kampung Dosay Kabupaten Jayapura Fitri Dia Muspitha; Swastika , I Ketut; Frengky Apay; Rumaseb, Ester
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i3.8350

Abstract

Malaria remains one of the major infectious diseases and continues to be a public health problem in many tropical regions, including Indonesia. This disease is transmitted through the bite of infected Anopheles mosquitoes and can have serious impacts on health, productivity, and quality of life. Jayapura Regency, particularly Dosay Village, is one of the malaria-endemic areas that requires serious attention in terms of control and prevention efforts. This study aimed to analyze the influence of lifestyle and environmental conditions on the spread of malaria in Dosay Village. A quantitative approach with a cross-sectional design was employed. The study sample consisted of 45 respondents selected using purposive sampling. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability, and analyzed using the chi-square test. The results showed a significant relationship between lifestyle and malaria transmission (p = 0.009), as well as between environmental conditions and malaria transmission (p = 0.002). These findings emphasize that community behaviors, such as using bed nets, maintaining household cleanliness, and avoiding outdoor activities at night, are closely associated with the risk of malaria transmission. Furthermore, environmental factors such as stagnant water, poor sanitation, and housing density also contribute significantly to the breeding of malaria vectors.
Hubungan Kadar Kolesterol Total dengan Kejadian Derajat Hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Merauke Rohmani, Rohmani; Rumaseb, Ester; Apay, Frengky
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i12.11502

Abstract

ABSTRACT Cholesterol is one of the causes of plaque buildup in human blood vessels. The accumulation of this plaque will cause blood vessels to become narrowed so that it will cause pressure in high blood vessels. One disease that can increase the amount of cholesterol in the blood is hypertension. To determine the relationship between total cholesterol in the blood and the incidence of hypertension at the Internal Medicine Poly of Merauke Hospital. This research is quantitative with a cross sectional approach. The population in this study was patients who came for treatment to Polik Internal Medicine RSUD Merauke. The sample size obtained in this study was 135 samples. The test carried out is the chi square test to determine the relationship between cholesterol variables and the degree of hypertension. The results showed that the most age was between >41 years old 131 people (97%), female gender amounted to 85 people (63%), Islam amounted to 61 people (45.2%), secondary and higher education was 48 people (35.6%), TNI / POLRI / PNS amounted to 38 people (28.1%), married amounted to 128 people (94.8 people), Javanese and other tribes numbered 55 people and 53 people,  Hypercholesterolemia amounted to 111 people (82.2%) and moderate hypertension amounted to 85 people (63%). There is a significant relationship between cholesterol levels in the blood with the incidence of hypertension degree with p-value = 0.001. Keywords: Total Cholesterol Levels, Hypertension, Merauke Hospital Regency  ABSTRAK Kolesterol merupakan salah satu penyebab terjadinya penumpukan plak di dalam pembuluh darah manusia. penumpukkan plak ini akan menyebabkan pembuluh darah menjadi menyempit sehingga akan menimbulkan tekanan dalam pembuluh darah tinggi. Salah satu penyakit yang dapat dalam peningkatan jumlah kolesterol dalam darah yaitu hipertensi. Untuk mengetahui adanya hubungan kolesterol total dalam darah dengan kejadian derajat hipertensi di Poli Penyakit Dalam RSUD Merauke. Penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang datang berobat ke Polik Penyakit Dalam RSUD Merauke. Besar sampel yang didapatkan dalam penelitian ini adalah 135 sampel. Uji yang dilakukan yaitu uji chi square untuk menentukkan adanya hubungan antara variabel kolesterol dengan derajat hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan umur paling banyak adalah antara >41 tahun 131 orang (97%), jenis kelamin perempuan  berjumlah 85 orang (63%), agama islam berjumlah 61 orang (45,2%), pendidikan menengah dan tinggi yaitu 48 orang (35,6%), TNI/POLRI/PNS berjumlah 38 orang (28,1%), menikah berjumlah 128 orang (94,8 orang), suku jawa dan lainyya berjumlah 55 orang dan 53 orang , hiperkolesterolemia berjumlah 111 orang (82,2%) dan hipertensi sedang berjumlah 85 orang (63%). Ada hubungan signifikan antara kadar kolesterol dalam darah dengan kejadian derajat hipertensi dengan p-value = 0,001. Kata Kunci: Kadar Kolesterol Total, Hipertensi , RSUD Merauke
Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat di Kampung Ifar Besar Papua Melalui Penyuluhan Malaria, Stunting, Scabies, Asam Urat, dan TB Apay, Frengky; Manangsang, Frans; Purba, Ellen Rosawita Veronica; Gentidatu, Sofietje; Swastika, I Ketut; Rophi, Kristiyani Herda; Rumaseb, Ester; Muspitha, Fitri Diah; Rahayu, Gemi; Mebri, Elisabeth
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v3i3.227

Abstract

Malaria dan Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang masih menjadi tantangan besar, sementara stunting dan asam urat berhubungan dengan gizi dan pola hidup yang perlu diperbaiki. Scabies sebagai penyakit kulit akibat kebersihan yang kurang optimal dan membutuhkan perhatian khusus. Pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan merupakan strategi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kampung Ifar Besar, Papua. kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada warga mengenai gejala, penyebab, dan pencegahan berbagai penyakit didaerah Kampung Ifar Besar, Papua. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan yang dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan terstruktur. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan survei awal untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan dan kebutuhan kesehatan masyarakat setempat. Selanjutnya, diadakan sesi penyuluhan melalui ceramah, diskusi kelompok, dan demonstrasi praktik hidup bersih dan sehat yang melibatkan tenaga kesehatan, kader desa, dan tokoh masyarakat. Kegiatan di ikuti oleh 34 kepala keluarga di Kampung Ifar Besar. Evaluasi dan pemantauan dilakukan secara berkala untuk menilai efektivitas kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa PKL Poltekes Kemenkes Jayapura. Setelah serangkaian sesi penyuluhan, masyarakat menjadi lebih memahami gejala, penyebab, dan cara pencegahan berbagai penyakit tersebut. Terjadi peningkatan dalam praktik hidup bersih dan sehat, seperti kebiasaan mencuci tangan dan penerapan pola makan seimbang untuk mencegah stunting dan asam urat
Efektivitas Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat terhadap Manajemen Pencegahan Malaria pada Masyarakat Kampung Skow Yambe, Papua. Desain: Studi Kuasi-Eksperimental Purba, Elen R.V.; Manangsang, Frans; Rumaseb, Ester; Purba, Lilys Irianty Natalia
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2025.8(2).130-138

Abstract

Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Papua, dengan angka kejadian yang jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di Indonesia dan menjadi kontributor utama kasus nasional setiap tahunnya. Penyakit ini tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan individu, tetapi juga berpengaruh terhadap produktivitas masyarakat dan beban ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan berbasis perilaku melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi PHBS terhadap peningkatan manajemen pencegahan malaria pada masyarakat Kampung Skow Yambe, Papua. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol, melibatkan 28 responden yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa kuesioner manajemen pencegahan malaria yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya melalui expert judgement. Intervensi berupa edukasi PHBS dilaksanakan satu kali pertemuan tatap muka oleh petugas Puskesmas menggunakan metode ceramah interaktif dan pembagian leaflet. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test karena data tidak berdistribusi normal berdasarkan hasil uji Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata perilaku pencegahan malaria dari 23,04 (SD = 7,97) pada pre-test menjadi 40,68 (SD = 1,98) pada post-test, dan uji Wilcoxon menghasilkan nilai Z = -4,292 dengan p-value = 0,000 yang menunjukan perbedaan signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi PHBS efektif meningkatkan manajemen pencegahan malaria pada masyarakat Kampung Skow Yambe, sehingga edukasi kesehatan berbasis komunitas direkomendasikan dalam program pencegahan malaria di wilayah endemis.
Edukasi Upaya Pencegahan dan Pemeriksaan Malaria pada Masyarakat di Kampung Sereh Papua Purba, Elen R.V.; Manangsang, Frans; Rumaseb, Ester; Purba, Lilys Irianty Natalia; Sarwadhamana, Raden Jaka
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2022.1(1).14-18

Abstract

Papua merupakan Provinsi dengan jumlah kasus malaria tertinggi di Indonesia. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah minimnya pengetahuan yang dimiliki masyarakat tentang pencagahan penyakit malaria serta kurangnya sumber infoemasi yang dapat di akses oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kampung Sereh, distrik Sentani Kabupaten Jayapura. Memberikan pendidikan kesehatan mengenai upaya pencegahan malaria kepada masyarakat atau kelompok dapat membentuk dan mempersiapkan masyarakat terhadap pencegahan primer penyakit malaria. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat Kampung Sereh tentang upaya pencegahan malaria. Pelaksanaan kegiatan dilakukan metode sosialisasi yaitu penyuluhan tentang upaya pencegahan malaria serta melakukan pemeriksaan kesehatan kepada masayarakat.  Kegiatan diikuti oleh 36 orang yang berada di posyandu Kampung Sereh dan dilakukan pengukuran pretest dan postest untuk mengetahui efektivitas kegiatan. Hasil pengukuran sikap upaya pencegahan menujukan bahwa  terjadinya peningkatan sikap yang dimiliki oleh peserta tentang upaya pencegahan malaria sebelum dan setelah kegiatan sosialisasi.   Kata kunci: Upaya pencegahan, malaria, papua