cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia
ISSN : 14128152     EISSN : 25801007     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP) published on 2003 with the ISSN: p.1412-8152 e.2580-1007 and issued by Program Studi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. JAP is a journal that focuses on publishing qualitative and quantitative research articles in the scope of Educational Administration including Leadership, Planning, Human Resources, Finance, Curriculum, Facilities and Infrastructure, Public Relations, Student Affairs, Learning and Management Education, and Organization.
Arjuna Subject : -
Articles 457 Documents
PENGEMBANGAN PROFESIONALITAS PENGAWAS PENDIDIKAN Sururi Sururi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2011): APRIL 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.278 KB) | DOI: 10.17509/jap.v13i1.6385

Abstract

Menurut Henry Fayol (Harahap 2001), pengawasan mencakup upaya memeriksa apakah semua terjadi sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, perintah yang dikeluarkan, dan prinsip yang dianut juga dimaksudkan untuk mengetahui keiemahan dan kesalahan agar dapat dihindari kejadiannya dikemudian hari. Menurut Duncan (Harahap 2001), pengawasan adalah tindakan yang menentukan apakah rencana tercapai atau tidak.Sebuah organisasi pendidikan baik itu secara makro, messo maupun mikro. Peran pengawasan sangatlah esensial untuk mencapai tujuan pendidikan. Jika di Indonesia pendidikan dapat dipandang sebagai sebuah sistem yang terdiri dan input, proses, dan output. Maka peran pengawasan sebetulnya sebagai supporting system pendidikan itu. Atau yang akan mendukung atau menguatkan pencapaian tujuan sehingga prinsip pengawasan yaitu mencari fakta kesalahan atau penyimpangan harus dihilangkan, karena prinsip sebenarnya adalah bukan mencari kesalahan, tetapi mendapatkan ketenaran atau istilah yang biasa digunakan adalah das solen (pelaksanaan yang semestinya).
BROAD BASED EDUCATION (Kajian Mikro Pelaksanaan LifeSkills bagi Siswa DO SLTP melalui Community College) Aan Komariah
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 1, No 1 (2003): APRIL 2003
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.155 KB) | DOI: 10.17509/jap.v1i1.6064

Abstract

Dunia kini dihadapkan pada berbagai perubahan yang cepat dan kompleks pada berbagai bidang kehidupan. Persaingan tidak lagi pada level regional, tetapi telah menjadi tantangan nasional bahkan internasional. Pasar bebas telah menampakan bentuknya dan semakin kukuh dengan diberlakukannya AFTA 2003. Realitas ini menuntut SDM memiliki “comparative dan competelive advantage”untuk dapat “survive"dan “exist” mensiasati kehidupan yang serba sulit dan “ tur bu lance”.Kecenderungan perkembangan kebutuhan dan tuntutan masyarakat Indonesia masa depan yang diantisipasi sebagai era teknologi, informasi dan globalisasi berakar pada mutu sumber daya manusia. System kehidupan social, ekonomi, politik, ilmu, teknologi, dan bahkan agama sangat dipengaruhi oleh kualitas SDM dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu manusia dituntut memiliki pribadi berkualitas yaitu pribadi utuh dan tangguh, memiliki keunggulan-keunggulan ilmu agar mampu menghadapi dan memecahkan masalah kehidupan yang dihadapi, mampu berkompetisi dan melakukan kemajuan-kemajuan. Kepribadian yang utuh dan tangguh didukung oleh keterpaduan dan keseimbangan dan kemampuan intelektual, social, emosional, moral, agama, fisik- motorik. Keunggulan profesional ditopang oleh penguasaan kemampuan dan keahlian dalam berbagai bidang profesi (Ro’in, 2001:1).Menghadapi dunia yang semakin kompleks dan cepat berubah, diperlukan adanya akselerasi untuk mengisi, mengimbangi dan mengejar berbagai ketinggalan, peluang dan tantangan global. Pendidikan merupakan akselerator melalui peran dan fungsinya dalam mengembangkan sumber daya manusia, meningkatkan kecerdasan dan meningkatkan pendapatan.Pendidikan tidak saja berfungsi sebagai pewarisan nilai-nilai budaya dalam konteks ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadikan manusia bertahan dalam kehidupan lewat kreativitas kerja yang diciptakannya untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan demikian pendidikan dituntut dapat mengembangkan dan menimbulkan motivasi berkreasi pada siswa terutama kreasi yang dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai/berharga secara finansial. Moerdiono (1996) mengungkapkan bahwa pengembangan kreativitas serta prakarsa pada peserta didik mungkin merupakan tuntutan terbesar peran dunia pendidikan kita, sebab kemajuan akan pengetahuan dan teknologi yang sangat dinamis ditambah persaingan kompetitif memerlukan kreativitas dan prakarsa setiap peserta didik, anggota keluarga, dan anggota masyarakat.Kreativitas serta prakarsa tidak lahir dengan sendirinya akan tetapi dilahirkan melalui tatanan kehidupan masyarakat itu sendiri, yaitu melalui nilai-nilai budaya, agama, dan lingkungan dengan segala aktivitasnya. Apabila kreativitas dan prakarsa individu sejalan dengan orientasi kerja yang bersifat mandiri dan berkualitas yaitu memiliki keterampilan, disiplin, dan tanggungjawab serta mampu mengantisipasi kebutuhan dari buah kreativitas tersebut, maka dengan sendirinya potensi sumber daya alam (SDA) yang relatif banyak dapat memberikan peluang keija mandiri bagi sumber daya manusia (SDM). Adapun bentuk usahanya tidak selalu tergantung pada orang lain melainkan melalui keija mandiri bidang wiraswasta atau wirausaha.Broad Based Education (BBE) melalui pelaksanaan life skills berupaya mengakomodir tuntutan masyarakat akan pendidikan yang membekali siswa keterampilan kecakapan hidup melalui pendidikan berbasis luas, artinya pendidikan dapat memanfaatkan apa yang dimiliki lingkungan secara luas tidak saja hanya lingkungan sekitar tetapi juga wawasan global guna kepentingan eksplorasi pendidikan.Harapannya adalah pendidikan memiliki keleluasan mengembangkan programnya, masyarakat terakomodir dalam peran sertanya, serta lingkungan luas dapat terpikirkan untuk dieksplorasi pendidikan guna diperoleh outcome pendidikan yang sesuai dengan tuntutan, minat, sifat, dan kebutuhan peserta didik dan masyarakat pengguna.
KONTRIBUSI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA TK DAN PENGARUH KEPEMIMPINAN INSTRUKSIONAL KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP EFEKTIVITAS SEKOLAH Gustria Sari
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2013): APRIL 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.611 KB) | DOI: 10.17509/jap.v17i1.6442

Abstract

Pengelolaan efektivitas sekolah merupakan hal  urgen terutama di SDN. Penelitian ini tujuannya mengetahui gambaran kepemimpinan instruksional kepala sekolah, iklim sekolah dan efektivitas sekolah serta menganalisis pengaruh secara parsial maupun simultan terhadap efektivitas sekolah di SDN. Metode penelitian yang digunakan  menggunakan pendekatan   kuantitatif, dengan  metode survey dan angket sebagai instrumennya, populasi 30 SDN, sampel 95 guru di SDN Kecamatan Katapang. Hasil penelitian menunjukan bahwa  gambaran kepemimpinan instruksional kepala sekolah, iklim sekolah, dan efektivitas sekolah pada  kategori sangat tinggi, Kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan iklim sekolah berpengaruh dan signifikan terhadap efektivitas sekolah. Temuan penelitian, peran kepala sekolah  sebagai pemrakarsa  inovatif dan kreatif perubahan/kemajuan pendidikan, minat profesional guru, dukungan orang tua, motivasi siswa, dan prestasi siswa masih rendah. Rekomendasi, meningkatkan kompetensi dan ketrampilan kepala sekolah, memfungsikan wadah MKKS, tumbuhkan komitmen dan dedikasi tinggi sebagai guru profesional bagi guru, orang tua menjadi mitra sekolah , dan pelaksanaan program Diklat dan PKB bagi kepala sekolah dan guru oleh Dinas Pendidikan Kecamatan, Kabupaten, dan Propinsi.   This is what underlies the important of school effectiveness especially in elementary public school. This research purpose is to find out the description of school effectiveness with the factors which influence it such as the Head master instructional leadership and school climate. And also analyze the major influence of those two factors toward school effectiveness in the Katapang  Subdistrict Elementary Public School. The methodology used is quantitative approach,survey, The population number is 30 elementary school and the sample number is 95 teachers.  The conclusion of this research is the general description about headmaster instructional leadership, school climate and school effectiveness is also in very high category. Head master instructional leadership and school climate give positive and quite significant influence toward school effectiveness. In this research is also found indicator of they are the role of head master as the person who is innovative and creative in developing and enhancing education, teacher professionalism interest, parent’s support, student motivation and student’s achievement is low level. Based on the findings, writer recommends the headmasters to improve the competence and skill as headmaster and the function MKKS organization for teacher to increase high commitment and dedication as a professional teacher, for parents to be a great school partner, and to the education institutions which are responsible in subdistrict/city/district to arrange training for headmaster and PKB program for teacher .
PENGEMBANGAN KOMPETENSI MENGAJAR GURU DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Yati Siti Mulyati
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.726 KB) | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6251

Abstract

Salah satu karakteristik dari Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) adalah menciptakan kepada sekolah, guru dan pengelola sistem pendidikan (administrator) secara profesional Selain itu, salah satu dasar pengmplemetJtasian MBS adalah bahwa sekolah dipandang sebagai lembaga layanan Jasa pendidikan di mana seluruh komponen sekolah, termasuk guru harus berupaya meningkatkan mutu pelayanan dan mutu hasil belajar siswanya. Siswa yang dihampakan terw ujud dalam p roses pendidikan adalah siswa yan g bersikap kritis, kreatif, logis, mandiri, bertanggung jawab, terbuka, dan mampu belajar sendiri. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa masih banyak guru yang sekedar memberikan informasi secara satu arah dalam bentuk ceramah dan instruksi-instruksi kepada siswa untuk menyelesaikan matu masalah. Hal itu lah yan g merupakan kendala dalam strategi pembelajaran. Artikel ini menyajikan tentang apa, bagaimana, dan mengapa pengembangan kompetensi mengajar guru penting.
KOMPENSASI, MOTIVASI BERPRESTASI DAN KINERJA MENGAJAR GURU SMP DI YALA THAILAND SELATAN Arudee Samaeng; Cicih Sutarsih
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 12, No 2 (2015): OCTOBER 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.094 KB) | DOI: 10.17509/jap.v22i2.5385

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompensasi dan motivasi berprestasi terhadap kinerja mengajar guru pada SMP Tham Vitya di Provinsi Yala Thailand Selatan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Ada pengaruh kompensasi terhadap kinerja mengajar guru pada SMP Tham Vitya di Provinsi Yala Thailand Selatan dengan criteria tinggi. (2) Ada pengaruh motivasi berprestasi terhadap kinerja mengajar guru pada SMP Tham Vitya di Provinsi Yala Thailand Selatan dengan criteria sangat tinggi. (3) Pengaruh kompensasi dan motivasi berprestasi secara simultan terhadap kinerja mengajar guru pada SMP Tham Vitya di Provinsi Yala Thailand Selatan dengan kriteria sangat tinggi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Kinerja mengajar guru yang profesional perlu diperhatikan adalah aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta perbaikan dan pengayaan pembelajaran secara efektivitas dan seefisien mungkin, untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja mengajar guru, perlu optimalisasi kompensasi guru yang efektif dan motivasi berprestasi guru yang tinggi.Kata Kunci: Kompensasi, Motivasi Berprestasi, Kinerja Mengajar Guru. AbstractThe purpose of this study was to determine how much influence the compensation and achievement motivation on the performance of teachers teaching at Junior Hight School Tham Vitya in South Thailand Yala Province. This study used a survey method with quantitative approach. Data collection tool used was a questionnaire (questionnaire). The results showed: (1) There is an effect of compensation to the performance of teachers teaching at Junior Hight School Tham Vitya in South Thailand Yala province with high criteria. (2) There is the influence of achievement motivation on the performance of teachers teaching at Junior Hight School Tham Vitya in South Thailand Yala province with very high criteria. (3) Effect of compensation and achievement motivation simultaneously on the performance of teachers teaching at Junior Hight School Tham Vitya in South Thailand Yala province with very high criteria, while the rest influenced by other factors not examined in this study. Performance professional teachers teach to note is the aspect of planning, implementation, evaluation, and improvement and enrichment learning effectiveness and as efficiently as possible, to improve and enhance the teaching performance of teachers, need to optimize effective teacher compensation and teacher achievement motivation high. Keywords: Compensation, Achievement Motivation, Teachers' Teaching Performance.
PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI Muhadist Aljuhri
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 9, No 1 (2012): APRIL 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.928 KB) | DOI: 10.17509/jap.v14i1.6717

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan dapat ditingkatkan melalui peningkatan kualitas kehidupan kerja dan lingkungan kerja sekolah. Oleh karena itu masalah pokok dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh kualitas kehidupan kerja dan lingkungan kerja sekolah terhadap motivasi berprestasi guru.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengaruh Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja dan Lingkungan Kerja Sekolah terhadap Motivasi Berprestasi Guru pada Sekolah Dasar di Kec.Cikarang Utara Kab.Bekasi. Adapun gambaran pengaruh yang dilihat adalah, pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap motivasi berprestasi guru, pengaruh  lingkungan kerja sekolah motivasi berprestasi guru, pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap lingkungan kerja sekolah, serta pengaruh kualitas kehidupan kerja dan lingkungan kerja sekolah secara bersama-sama terhadap Motivasi Berprestasi Guru pada Sekolah Dasar di Kec.Cikarang Utara Kab.Bekasi. Rekomendasi penelitian ini bahwa rendahnya sub variabel sistem imbalan pada variabel kualitas kehidupan kerja sekolah, maka upaya untuk meningkatkan melalui pemberian sistem imbalan yang inovatif dengan menerapkan kompensasi yang layak bagi para guru serta memberikan penghargaan  dan sanksi yang proposional. Rendahnya sub variabel lingkungan fisik pada variabel lingkungan kerja sekolah, maka upaya untuk meningkatkannya melalui peningkatan perbaikan sarana dan prasarana fisik penunjang KBM sehingga menunjang bagi terciptannya motivasi warga berprestasi guru. Rendahnya sub variabel kebutuhan akan kewenangan (need for power) pada variabel motivasi berprestasi, maka upaya untuk meningkatkannya melalui peningkatan partisifasi guru dalam kegiatan sekolah serta memberikan sistem penghargaan yang proposional sehingga menciptakan motivasi kerja yang berorientasi pada prestise dan mengutamakan tugas dari pada hubungan pribadi dengan kemandirian dan tanggungjawab dalam melaksanakan tugas.Improving the quality of education can be improved through improving the quality of working life and school work environment. Therefore the main problem in this study is the great quality of work and school work environment on achievement motivation guru.Adapun the purpose of this study is to determine the effect of the quality of work and work environment on self-motivation to education in primary schools in kec.Cikarang Utara Kab .Bekasi. The influencing way is, the influence of the quality of work life on teacher achievement motivation, the influence of school work environment of teacher achievement motivation, the influence of quality of work life to the school work environment, and the influence of work quality and work environment with Teacher Achievement Motivation In Primary School in Kec.Cikarang North of Bekasi. The recommendation of this research is the low of work system sub variable in school quality of life variable, hence effort to improve through provision of innovative system to apply appropriate awards for the teachers and give reward and proportional sanction. The low sub variable of physical environment in school work environment variable, hence effort to improve it through improvement of facility and infrastructure of supporting supporting KBM so that support the creation of motivation of teacher achievement. The low sub variable of the need for authority (need power) on the achievement motivation variable, then the effort to improve it through increased partisifasi teachers in school activities as well as providing rewards that are beneficial to the motivation of work that is oriented to prestige and prioritizes the task of the personal relationship with independence And responsibility in.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN PAKEM Hendra Somantri
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.262 KB) | DOI: 10.17509/jap.v10i2.6315

Abstract

Menurut Mangkunegara (2001: 1) Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor sentral dalam suatu organisasi salah satunya adalah organisasi sekolah. Apapun bentuk serta tujuannya, sekolah memiliki visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan misinya dikelola dan diurus oleh manusia. Sumber daya manusia ini menunjang sekolah dengan karya, bakat kreatifitas dan dorongan. Artinya manusia memiliki potensi yang besar dalam mencapai tujuan-tujuan sekolah tersebut. Bagaimanapun aspek manusia tidak dapat digantikan oleh apapun bahkan oleh peralatan teknologi canggih sekalipun. Oleh karena itu, Sumber daya dalam lembaga perlu dikelola secara profesional agar terwujud keseimbangan antara kebutuhan pegawai dengan tuntutan dan kemampuan organisasi/lembaga. Keseimbangan tersebut merupakan kunci utama lembaga agar dapat berkembang secara produktif dan wajar. Perkembangan lembaga/organisasi sangatlah bergantung pada produktivitas tenaga kerja yang ada di sekolah.
PENGARUH KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP EFEKTIFITAS IMPLEMENTASI RENCANA STRATEJIK PADA MADRASAH ALIYAH DI KABUPATEN SUKABUMI JAWA BARAT Andriani Lestari
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.649 KB) | DOI: 10.17509/jap.v23i1.5580

Abstract

Abstrak : Permasalahan yang ingin di jawab meliputi : Bagaimana deskripsi implementasi renstra, kepemimpinan partisipatif, dan komitmen organisasi rapa besar pengaruh kepemimpinan partisipatif, komitmen organisasi terhadap implementasi renstra di Madrasah Aliyah di Kabupaten Sukabumi. Pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner disebar kepada 32 sample Madrasah Aliyah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif berada pada kategori sangat tinggi, komitmen organisasi berada pada kategori sangat tinggi, efektifitas implementasi renstra berada pada kategori sangat tinggi, kepemimpinan partisipatif berpengaruh terhadap efektifitas implementasi renstra, komitmen organisasi berpengaruh terhadap efektifitas implementasi renstra, dan kepemimpinan partisipatif dan komitmen organisasi secara simultan berpengaruh terhadap efektifitas implementasi renstra.  Kata Kunci : manajemen stratejik, rencana stratejik, implementasi, kepemimpinan, kepemimpinan partisipatif, komitmen organisasi. Abstract :This study was aimed to answer: How does the description of implementation of strategic planning, participative leadership, and organizational commitment, how much the influence of participatory leadership, organizational commitment to the implementation of the strategic plan in Madrasah Aliyah in Sukabumi. Quantitative descriptive approach to the instrument in the form of a questionnaire distributed to 32 samples Madrasah Aliyah. The findings revealed that: the category of participative leadership was very good; the category of organizational commitment was very good; the category of effectivity of strategic plan implementation was very good; participative leadership influenced the effectivity of strategic plan implementation; organizational commitment influenced the effectivity of strategic plan implementation; participative leadership and organizational commitment influenced the effectivity of strategic plan implementation. Keywords : strategic management, strategic plan, implementation, leadership, partisipative leadership, organizational commitment.
PENGARUH KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP ETOS KERJA GURU DI SMPN KECAMATAN CIBATU KABUPATEN PURWAKARTA Vitha Prima Dewi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2010): OCTOBER 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.693 KB) | DOI: 10.17509/jap.v12i2.6375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh kepemimpinan Situasional kepala sekolah dan Disiplin Kerja Terhadap Etos Keija Guru di SMPN Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah guru di SMPN Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta yakni 46 orang. Dari populasi guru akan diambil secara keseluruhan sebagai sampel sebagaimana yang dikemukakan Arikunto (1998:107) “Untuk sekedar ancer-ancer maka apabila subyeknya kurang dari 100, maka lebih baik diambil semua, sehingga penelitian merupakan penelitian populasi”. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi. Hasil penelitian mengindikasikan: (1) terdapat pengaruh kepemimpinan situasional kepala sekolah terhadap etos kerja guru di SMPN Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta, (2) terdapk pengaruh disiplin kerja guru terhadap etos keija guru di SMPN Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta, (3) terdapat pengaruh kepemimpinan situasional kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru di SMPN Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta
PENGARUH KUALITAS LAYANAN GURU DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP MUTU SEKOLAH DASAR Susilawati Susilawati; Aan Komariah
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.255 KB) | DOI: 10.17509/jap.v22i1.5930

Abstract

AbstrakSekolah adalah tempat untuk memperoleh pendidikan secara lebih terstruktur, sistematis, terencana, serta berkelanjutan. Karena itu guru harus memperhatikan kualitas layanan yang diberikan kepada siswa agar kualitas pendidikan menjadi lebih baik. Untuk itu juga diperlukan kepemimpinan kepala sekolah yang mampu mengakomodir potensi guru, yaitu kepemimpinan transformasional kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh kualitas layanan guru dan kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap mutu sekolah dasar. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment, determinasi, dan regresi.  Instrumen yang digunakan adalah angket. Populasi penelitian adalah sekolah dasar di Kota Cilegon, 149 sekolah. Sampel penelitian 60 sekolah melalui teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kualitas layanan guru dan kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap mutu sekolah dasar sangat kuat.AbstractSchool is a place where a person getting an education is more structured, systematic, planned, and sustained. Therefore, teachers should pay attention to the quality of services provided to the students so that the quality of education for the better. It is also necessary for school leadership that is able to accommodate the potential of teachers, namely the principal’s of transformational leadership. This study aims to examine how much influence the quality of service of teachers and the principal transformational leadership to the quality of primary school. The data analysis technique used is the product moment correlation, determination, and regression. The instrument used was a questionnaire. The study population was primary school in Cilegon, 149 schools. The research sample 60 schools through simple random sampling technique. The results showed that the influence of the quality of service of teachers and principals transformational of leadership on the quality of primary schools is very strong.

Page 10 of 46 | Total Record : 457


Filter by Year

2003 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2024): OCTOBER 2024 Vol 21, No 1 (2024): APRIL 2024 Vol 20, No 2 (2023): OCTOBER 2023 Vol 20, No 1 (2023): APRIL 2023 Vol 19, No 2 (2022): OCTOBER 2022 Vol 19, No 1 (2022): APRIL 2022 Vol 18, No 2 (2021): OCTOBER 2021 Vol 18, No 1 (2021): APRIL 2021 Vol 28, No 3 (2021): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN: Volume 28 Special Issue: Forum ASN Internasiona Vol 27, No 2 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.2 OKTOBER 2020 Vol 27, No 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.1 APRIL 2020 Vol 17, No 2 (2020): OCTOBER 2020 Vol 17, No 1 (2020): APRIL 2020 Vol 26, No 2 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVI NO.2 OKTOBER 2019 Vol 26, No 1 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVI NO.1 APRIL 2019 Vol 16, No 2 (2019): OCTOBER 2019 Vol 16, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 25, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.2 OKTOBER 2018 Vol 25, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.2 OKTOBER 2018 Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018 Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018 Vol 15, No 2 (2018): OCTOBER 2018 Vol 15, No 1 (2018): APRIL 2018 Vol 24, No 2 (2017): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXIV NO.2 OKTOBER 2017 Vol 21, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.2 Oktober 2014 Vol 12, No 1 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.1 April 2010 Vol 24, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.I April 2017 Vol 24, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.I April 2017 Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017 Vol 14, No 1 (2017): APRIL 2017 Vol 23, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.2 Oktober 2016 Vol 23, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.2 Oktober 2016 Vol 23, No 1 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.1 April 2016 Vol 13, No 2 (2016): OCTOBER 2016 Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 22, No 2 (2015): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXII No.2 Oktober 2015 Vol 22, No 1 (2015): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXII No.1 April 2015 Vol 12, No 2 (2015): OCTOBER 2015 Vol 12, No 1 (2015): APRIL 2015 Vol 21, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.2 Oktober 2014 Vol 21, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.I April 2014 Vol 21, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.I April 2014 Vol 11, No 2 (2014): OCTOBER 2014 Vol 11, No 1 (2014): APRIL 2014 Vol 17, No 1 (2013): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XVII No.1 April 2013 Vol 10, No 1 (2013): APRIL 2013 Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIV No.I April 2012 Vol 9, No 1 (2012): APRIL 2012 Vol 14, No 2 (2011): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIV No.2 Oktober 2011 Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIII No.1 April 2011 Vol 8, No 2 (2011): OCTOBER 2011 Vol 8, No 1 (2011): APRIL 2011 Vol 12, No 2 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.2 Oktober 2010 Vol 12, No 2 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.2 Oktober 2010 Vol 7, No 2 (2010): OCTOBER 2010 Vol 7, No 1 (2010): APRIL 2010 Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.IX No.1 April 2009 Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009 Vol 6, No 1 (2009): APRIL 2009 Vol 8, No 2 (2008): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol VIII No 2 Oktober 2008 Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.VII No.1 April 2008 Vol 5, No 2 (2008): OCTOBER 2008 Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008 Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.V No.1 April 2007 Vol 4, No 1 (2007): APRIL 2007 Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.III No.1 April 2005 Vol 3, No 2 (2005): OCTOBER 2005 Vol 3, No 1 (2005): APRIL 2005 Vol 2, No 1 (2004): OCTOBER 2004 Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.I No.1 April 2003 Vol 1, No 1 (2003): APRIL 2003 More Issue