cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks
ISSN : 22528172     EISSN : 26215896     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 270 Documents
Karakter Rasa dan pH Yoghurt Susu Kambing pd lama dan Jenis Starter yang Berbeda Sujono, Sujono; M.R.A, Rofat; K, Hendra; K, Kusnul
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 7, No 1 (2019): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.7154

Abstract

Goat milk is one of the commodities of farming products that is highly nutritious and useful for health. However, goat milk has not been currently preferable due to its smell characteristic. One of the ways in order to make goat milk be able to gain consumers’ interests is by turning it into processed product, such as yoghurt. Yoghurt is a drinking product made as the result of milk fermentation yielded from controlled LAB bacteria. This study is the result of organoleptic assessment, in the form of pH and the flavor of one of PUPPIK skim dedicated products. The flavor organoleptic observation with students as the panelists was using de Garmo analytical hedonic test in order to find the most appropriate treatment and the most favorite flavor based on the consumers’ interests. The pH data and data analysis used ANOVA test. The design of this research was RALF (Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial/ Factorial Pattern Completely Randomized Design), which consists of 2 factors: fermentation duration (6, 12, 18, and 24 hours) with the temperature of 37OC and the types of starter bacteria (Streptococcus thermophilus, Lactobacillus bulgaricus and combination). Therefore, there were 12 treatments which were repeated 3 times.The result of de Garmo test observation is that the fermentation duration interaction and types of starter bacteria which is mostly preferred by the panelists is the one which is in 24-hour duration of fermentation using Lactobacillus bulgaricus bacteria, with the highest flavor product score of 1,89 (little sour, not bitter), while in term of pH, there is no difference.
Peningkatan Sumberdaya Manusia Melalui Gedangsari Festival Mulasari, Surahma Asti; Wibowo, Muh Waldami Dwi; Irjayanti, Azizah; Nurmalasari, Elsa
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 7, No 1 (2019): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.7160

Abstract

The implementation of the Regular Community Service (KKN Reguler) is carried out in the context of applying oneof the Tri Dharma of Higher Education, namely community service. Division XIV, XV, and XVI of Regular LXXI UADKKN are committed to serving the community with several planned work programs that aim to increase the potentialof community resources in the villages of Hargomulyo, Serut, Sampang, Watu Gajah, and Mertelu, GedangsariDistrict. Community empowerment seeks to improve the quality of human resources (HR), especially in shapingand changing people’s behavior to achieve a better life and a better quality of life. In order to explore the potentialof Gedangsari District, LXXI UAD Regular KKN holds Gedangsari Festival activities which are expected to become amedium to explore the potential of the community and can improve the quality of human resources from childrento adults in Gedangsari District, Gunung Kidul Regency.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETERNAK IKAN LELE DALAM RANGKA DIVERSIFIKASI USAHA muhammad, Danang Wahyu
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 7, No 1 (2019): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.7155

Abstract

Di Dusun Sadang, Nanggulan, Kulon Progo terdapat kelompok peternak ikan lele yang mempunyai potensi untuk lebih dikembangkan lagi, baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya. Dari sisi kuantitas, jumlah dan ukuran ikan lele masih bisa ditingkatkan dan dari sisi kualitas hasil panen ikan lele dapat diolah menjadi makanan olahan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Peternak Ikan Lele sejak proses pembibitan sampai dengan pasca panen. Metode pelaksanaannya adalah dengan cara pemberian penyuluhan tentang pembudidayaan ikan lele, penyuluhan izin PIRT, penyuluhan hak atas merek, pelatihan tentang pembuatan abon ikan lele, dan pendampingan sejak pembibitan sampai dengan pasca panen ikan lele sehingga menjadi produk olahan yang layak jual.Hasil program pengabdian ini adalah 1) terdapat pemahaman yang lebih mendalam tentang pembudidayaan ikan lele pada anggota kelompok ternak ikan lele, terdapat pemahaman perlunya izin PIRT dan arti penting merek untuk pemasaran produk pada ibu-ibu PKK dan karang taruna; 2) bagi ibu-ibu PKK dan karang taruna mempunyai ketrampilan pembuatan abon ikan lele. Kata Kunci: Pengabdian, Kelompok Peternak Ikan lele, Ternak Ikan lele
Festival Kuliner Wedang Ereng- Ereng Dalam Rangka Mendukung Desa Wisata Seloharjo Satyarini, Tr iwara Buddhi; Sutrisno, Sutrisno; Kamardiani, Diah Rina
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 7, No 1 (2019): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.7156

Abstract

Wedang Ereng-ereng Culinary Festival activity is held in order to support the mandate of Seloharjo village as atourism village. Based on three natural potentials, namely Goa Jepang, Tuk Surocolo, and Goa Sunan Mas, WedangEreng-ereng is expected to become a typical culinary attraction. This festival is intended as an internal and externalpromotion effort as well as to make Wedang Ereng-ereng as the tourism icon of Seloharjo. The festival activity iscarried out in four stages, namely: preparation, socialization, festival implementation, and follow-up plans. Thecommunity is involved in all stages as the main actors of Seloharjo tourism development. This festival has succeededin making people aware of the potential and opportunities of Wedang Ereng-ereng as a source of communityincome.
Pemberdayaan Kelompok Aisyiyah dalam Pengelolaan Salak Pondoh di Kecamatan Turi, Sleman Setiawan, Agus Nugroho; Dewi, Sukuriyati Susilo
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 4, No 2 (2016): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.427

Abstract

Turi yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Sleman, dengan tanaman utamanya adalah salak pondoh. Sebagian besar anggota Aisyiyah mempunyai lahan salak pondoh dan merupakan petani salak pondoh. Permasalahan yang sering dihadapi adalah harga salak pondoh yang sangat fluktuatif, serta pengetahuan dan ketrampilan anggota dalam mengelola hasil dan mengolah buah salak pondoh masih sangat terbatas. Mendasarkan pada permasalahan yang ada pada mitra, maka prioritas permasalahan perlu yang diselesaikan dan solusi yang dilakukan adalah peningkatan nilai tambah buah salak pondoh dan peningkatan ketrampilan dalam pengelolaan paska panen salak pondoh. Tujuan program pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan nilai tambah buah salak pondoh melalui industri hilir pengolahan salak pondoh menjadi berbagai macam produk dan meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan ketrampilan anggota Aisyiyah dalam pengelolaan paska panen dan pengolahan salak pondoh. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat menunjukkan masyarakat sasaran yaitu Pimpinan dan Anggota PCA Turi dan PRA Kembangarum, memberikan tanggapan yang sangat baik dengan berpartisipasi mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya. Kegiatan pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan warga Aisyiyah dalam mengelola dan mengolah buah salak pondoh menjadi produk minuman dan brownies.Kata kunci: Salak pondoh, Aisyiyah, Nilai tambah, Produk Olahan
Pemberdayaan UMKM Berbasis Penilaian Agunan Sebagai Upaya Peningkatan Akses Ke Perbankan Bintoro, Muchamad Imam
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5223

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Perkembangan ini tentu saja tidak terlepas dari peran perbankan. Akan tetapi, permasalahan yang sering muncul adalah banyaknya permohonan kredit dari UMKM yang ditolak bank karena alasan kecukupan nilai agunan. Bergerak dari permasalah ini maka perlu dilakukan kegiatan untuk memberikan pengetahuan baik teori maupun praktek terkait dengan penilaian agunan bagi UMKM. Kegiatan pemberdayaan UMKM ini dilaksanakan berkat kerjasama yang baik dengan praktisi penilai agunan (appraisal) dari Kantor Jasa Penilai Publik dan Pusat Pengembangan Manajemen FE UMY. Pelibatan pihak appraisal dipandang penting karena pada prakteknya profesi inilah yang diberikan otoritas oleh bank untuk menentukan nilai dari agunan calon debiturnya. Kerjasama dengan PPM FE UMY dilakukan karena lembaga ini mempunyai telah mempunyai mitra binaan UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kata Kunci : UMKM, bank, kredit, nilai
Pengelolaan Limbah Ternak Sapi Menjadi Pupuk Organik Komersial di Dusun Kalipucang, Bangunjiwo, Bantul, Yogyakarta Sukamta, Sukamta; Shomad, Muhammad Abdus; Wisnujati, Andika
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 1 (2017): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5113

Abstract

The effort to make cow dung has significant added value is the main purpose of this community service activity. The fact is still not much effort to increase the added value of cow dung such as making cow dung into organic fertilizer products with commercial value. Besides, this activity also aims to create a healthy community environment and provide an impact of economic improvement of local communities. Method of implementation of activity begins with observation and mapping area, socialization, implementation, analysis and evaluation, and improvement. The observations were conducted to review the Kalipucang Hamlet area as a whole, interviewing with all components of the community, such as village apparatus and villagers or viewing the field conditions directly as well as doing this mapping to clarify the situation and characteristics of Kalipucang Hamlet related to livestock and land, then socialized to the head of RT, Chairman of the RW, and the local village chief and community. Socialization also serves to explore more deeply about the problems experienced by the community and the solutions needed, so as to provide an output that is in accordance with the wishes and needs of the community. The location of the implementation of this program is in the cattle field of the group Andini Makmur, Kalipucang Hamlet, Bangunjiwo, Bantul, DIY. The series of activities of community service programs that will be carried out include several stages : organic fertilizer material delivery, construction of fertilizer production site, livestock collection, organic fertilizer practice, organic fertilizer monitoring, organic fertilizer cooperative system, launching and evaluation and mentoring. From this activity produced organic fertilizer and successfully established a cooperative that manages the process of making organic fertilizer, packing, until the commercialization. From this activity obtained significant added value in economic aspect as well as from the side of public health because no longer there is pollution from cow dung d neighborhood of residence. Keyword : Cow dung, organic fertilizer, community service, marketing.
Pemanfaatan Limbah Kertas Rontgen untuk Pelindung Mata Bayi Dengan Fototerapi di RS PKU Muhammadiyah Temanggung Sari, Novita Kurnia; Suharsih, Tulus; Pranoto, Agung; Riyanto, M.
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 4, No 2 (2016): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.4210

Abstract

Fototerapi sering digunakan untuk bayi yang mengalami peningkatan bilirubin. Fototerapi adalah terapi untuk mengatasi keadaan hiperbilirubunemia dengan menggunakan sinar biru berenergi tinggi yang mendekati kemampuan maksimal untuk menyerap bilirubin. Pada bayi yang menjalani fototerapi akan diberikan pelindung mata untuk melindungi efek buruk dari sinar biru tersebut. RS PKU Muhammadiyah Temanggung menyediakan pelayanan fototerapi. Selama fototerapi bayi diberikan pelindung mata dengan menggunakan kertas karbon yang dibungkus dengan kasa dan direkatkan menggunakan plester. Kendalanya mata bayi terkadang menjadi iritasi karena posisi pelindung mata yang mudah bergeser sehingga perawat harus berulangkali memperbaiki posisi pelindung mata bayi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan membuat pelindung mata menggunakan limbah kertas rontgen, dilapisi kain flannel, dibentuk seperti kacamata dan diberikan perekat agar ukuran dapat disesuaikan dengan ukuran kepala bayi. Hasilnya pelindung mata ini tidak menimbulkan iritasi pada mata dan kulit bayi dan tidak mudah lepas meskipun bayi banyak bergerak. Selain itu pelinduung mata ini juga bisa dicuci dan digunakan berulang kali. Harga yang dibutuhkan untuk membuat pelita ini juga terjangkau dibandingkan dengan harga pelindung mata yang dijual di pasar. Perawat juga merasakan bahwa pelindung ini lebih efektif dan efisien. Dari sisi waktu perawat tidak perlu lagi berulangkali memperbaiki pelindung mata bayi dan membuat pelindung mata tiap kali ada bayi yang akan melakukan sesi fototerapi.Kata Kunci : pelindung mata, fototerapi, kertas rontgen.
Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana Untuk Meningkatkan Ketangguhan Dewayani, Eka Kadharpa Utama
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 7, No 1 (2019): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.7158

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu daerah yang memiliki intesitas bencana seperti banjir genangan dan tanahlongsor di beberapa kecamatan seperti Blimbing, Sukun, Kedungkandang, Lowokwaru, dan Klojen. Menurut UtayaSugeng (2008) banjir genangan dan tanah longsor terjadi karena proporsi lahan terbuka di Kota Malang semakinsempit serta sistem saluran drainase yang tidak memadai (Dewanto Muslim, 2013). Predikat Kota Malangsebagai kota pendidikan menyebabkan semakin padatnya pemukiman. Akibatnya banjir seringkali menimbulkankemacetan lalu lintas, rusaknya infrastruktur jalan raya dan terganggunya aktifitas perekonomian warga. Selain itucurah hujan yang relatif tinggi pada bulan Pebruari, Nopember, Desember dengan perkiraan 201 - 300 mili meterhingga Maret 2017 (BMKG Stasiun Klimatologi Malang, 2017) menyebabkan beberapa wilayah seperti KotaLama, Polehan, Jodipan, Sukun dan Bareng sering terjadi banjir dan longsor. Disetiap musim penghujan, KelurahanBareng selalu mengalami bencana banjir. Bencana ini sangat berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakatyang pada kondisinya merupakan kawasan yang termasuk dalam kategori kumuh dan padat penduduk. Penyebabbencana banjir serta dampaknya terhadap perekonomian masyarakat Kelurahan Bareng. Dari dampak tersebutakan dijelaskan tentang bagaimana pengembangan ekonomi yang kompatibel dengan keadaan dan kebutuhanmasyarakat Kelurahan Bareng.
Penataan Halaman Sekolah Sebagai Ekoedukasi Widyastuti, Titiek; Astuti, Rini Juni
BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 4, No 1 (2016): February
Publisher : UMY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halaman sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat dimanfaatkan sebagai ajang bermain dan belajar, karena itu perlu penataan yang dapat berfungsi sebagai ekoedukasi. Program penataan kebun sekolah PAUD sebagai sarana ekoedukasi juga belum menjadi perhatian untuk ditangani dengan baik. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan motivasi dan pengetahuan guru, wali murid, dan pengurus Taman Kanak-kanak (TK) tentang penataan halaman sekolah PAUD sebagai ekoedukasi. Adapun metode kegiatan yang dilakukan, meliputi penyuluhan dan motivasi, pelatihan tentang budidaya tanaman dalam pot dan sistem vertikultur, pendampingan penataan halaman sekolah PAUD, penguatan teknologi berupa satu set peralatan budidaya tanaman. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan, bahwa pengetahuan dan ketrampilan dalam penataan halaman sekolah PAUD sebagai ekoedukasi meningkat. Dampak pengabdian masyarakat yakni adanya keberlanjutan kegiatan pemeliharaan halaman sekolah PAUD dan pemanfaatannya sebagai ekoedukasi, sehingga kebutuhan siswa PAUD akan sarana pembelajaraan di luar kelas dapat terpenuhi.Kata kunci : Penataan, Halaman sekolah, PAUD, Ekoedukasi

Page 6 of 27 | Total Record : 270