cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 25488317     EISSN : 25488325     DOI : -
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) merupakan media untuk mempublikasikan hasil Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya (SNFA) yang diselenggarakan oleh Program Studi S2 Ilmu Fisika, Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Analisis Parameter Oseanografi dan Atmosfer Pada Saat Keadian Banjir Rob Di Manado (Studi kasus 15-17 Januari 2021) Burrahman, Habib
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2021: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2021
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v5i0.71826

Abstract

Abstract: Tidal flooding is a phenomenon of flooding on the coast caused by rising sea levels that are higher than the shoreline or land on the coast. On January 17, 2021, a tidal flood phenomenon occurred which flooded the Manado coastal area and rose to the surface area. To study these events, an analysis of the influence of oceanographic and atmospheric parameter conditions on the tidal flood event was carried out. Oceanographic parameter data used in this study are sea level, significant waves, swell waves, and sea level anomaly. While the atmospheric parameter data used are rainfall and wind. To analyze the tidal output at the time of tidal flooding, a simulation of the Delft-3d hydrodynamic model was used, which has a correlation value of 0.8 and an RMSE of 0.4. In this study, it was found that there was a significant sea level anomaly between 0.15 – 0.2 meters which could inundate the Manado coast. The significant waves and swell wave are 0.5 meters and 0.25 meters which are not too significant to the flood phenomenon. Then from the output of the tidal model, the tidal value reaches 3 meters which is quite significant for the occurrence of tidal flooding.Abstrak: Banjir Rob merupakan fenomena banjir di tepi pantai yang diakibatkan oleh naiknya permukaan air laut yang lebih tinggi daripada bibir pantai atau daratan di pesisir pantai. Pada tanggal 17 januari 2021 telah terjadi fenomena banjir rob yang membanjiri wilayah pesisir pantai manado dan naik ke wilayah permukaan. Untuk mengkaji kejadian tersebut dilakukan analisis pengaruh kondisi parameter oseanografi dan atmosfer terhadap peristiwa banjir rob. Data parameter oseanografi yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah tinggi muka laut, gelombang signifikan, gelombang alun, dan anomali tinggi muka laut. Sedangkan data parameter atmosfer yang digunakan adalah curah hujan dan angin. Untuk menganalisis keluaran tinggi pasang surut pada saat kejadian banjir rob digunakan simulasi model hidrodinamika Delft-3d yang memiliki nilai korelasi mencapai 0.8 dan RMSE yang mencapai 0.4. Dalam kajian ini di dapatkan hasil adanya anomali tinggi muka laut yang cukup signifikan antara 0.15 – 0.2 meter yang dapat menggenangi pesisir pantai manado. Adapun gelombang signifikan dan gelombang alun bernilai 0.5 meter dan 0.25 meter yang tidak terlalu signifikan terhadap fenomana banjir. Lalu dari hasil keluaran model pasang surut didapat nilai pasang mencapai 3 meter yang cukup signifikan untuk terjadinya banjir rob.
Analisis Distribusi Dosis Serap Glioma Cerebri pada Gamma Knife dengan Simulasi MCNP6 Afifah, S.A.P.S.; Suharyana, Suharyana; Riyatun, Riyatun; Darmanto, Darmanto
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2021: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2021
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v5i0.71816

Abstract

Abstract. A brain tumor (Glioma Cerebri) is an abnormal growth and division of cells in the skull cavity. There are many tumor therapies, namely surgery, chemotherapy, and radiotherapy. Gamma knife is effective radiotherapy in brain tumours and requires a careful Treatment Planning System (TPS) regarding the absorbed dose. This study reports the results of simulations using software MCNP6 by modelling tumour cells in the shape of a ball with a diameter of 1 cm and located in the centre of the brain. The source of the -radiation is the isotope Co-60, emitting from the source point with isotropically, the distance from the source to the phantom surface (SSD) is 40.1 cm. The phantom is a head and neck containing material that makes up soft tissue and bone. The proton beam guiding collimator has a size according to the helmet collimator diameter, namely 1.25 mm, 2.5 mm, 4.25 mm, and 5.3 mm. The simulation resulted in the absorbed doses in tumour cells (6.17±0.37) mGy, (10.73±0.45) mGy, (10.87±0.45) mGy, and (10.89±0.45 ) mGy. The amount of scattered dose outside the tumour cells has been measured, and the enormous value is in the brain organ with a hefty dose (25.60±1.96) mGy, (122.29±1.41) mGy, (398.20±7.75) mGy, and (597.65±6.18) mGy. Evaluation of the organ dissipated dose is in the safe category. The total irradiation time required is (40.5±2.4) minutes, (23.4±1.0) minutes, (23.0±1.0) minutes, and (22.9±0.9) minutes.Abstrak: Tumor otak (Glioma Cerebri) merupakan suatu pertumbuhan dan pembelahan sel yang tidak wajar pada rongga tengkorak. Terdapat banyak terapi tumor yaitu pembedahan, kemoterapi, dan radioterapi. Gamma knife merupakan radioterapi yang efektif pada tumor otak dan memerlukan Treatment Planning System (TPS) yang teliti terkait dosis serap. Penelitian ini melaporkan hasil simulasi dengan software MCNP6, dengan memodelkan sel tumor berbentuk bola berdiameter 1 cm dan terletak pada pusat otak. Sumber radiasi-γ berasal dari isotop Co-60, memancar dari sumber titik dengan secara isotrop, jarak sumber ke permukaan fantom (SSD) 40,1 cm. Fantom adalah kepala dan leher berisi material penyusun jaringan lunak dan tulang. Kolimator pengarah berkas proton memiliki ukuran sesuai dengan diameter kolimator helm yaitu 1,25 mm, 2,5 mm, 4,25 mm, dan 5,3 mm. Simulasi menghasilkan dosis serap pada sel tumor adalah (6,17±0,37) mGy, (10,73±0,45) mGy, (10,87±0,45) mGy, dan (10,89±0,45) mGy. Besar dosis hambur di luar sel tumor telah diukur, nilai terbesar adalah pada organ otak dengan besar dosis (25,60±1,96) mGy, (122,29±1,41) mGy, (398,20±7,75) mGy, dan (597,65±6,18) mGy. Evaluasi pada dosis hambur pada organ adalah kategori aman. Lama waktu total penyinaran yang dibutuhkan (40,5±2,4) menit, (23,4±1,0) menit, (23,0±1,0) menit, dan (22,9±0,9) menit.
Konstruksi Indikator Penilaian Proyek Berbasis Profil Pelajar Pancasila pada Pembelajaran Fisika Fase F Prastyo, Agung; Fithriyah, Hanun; Ekawati, Elvin Yusliana
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2022: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2022
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v7i0.71948

Abstract

Abstract: The success of learning physics is supported by proper assessment. The quality of student assessment indicators affects the quality of educational measurement results. The construction of indicators needs to be carried out by the current curriculum, namely the Merdeka Curriculum. The purpose of this study was to construct project assessment indicators in physics learning based on the dimensions of Profil Pelajar Pancasila in phase F. This study used a part of development research with a descriptive quantitative method. The indicators in this project assessment instrument are constructed for project-based physics learning activities. The project assessment indicators are prepared based on the key elements and sub-elements of the dimensions of the Profil Pelajar Pancasila. Assessment indicators are reviewed qualitatively based on construction criteria by experts. The teacher's response in assessing students was analyzed quantitatively using the Quest program to obtain the level of compatibility and information for each indicator. The results of the research based on quantitative analysis using the Quest program show that 70% of the assessment indicators are in a good category, 20% are in a poor category, and 10% are in a bad category.Abstrak: Keberhasilan pembelajaran fisika didukung dengan penilaian yang tepat. Kualitas indikator penilaian siswa memengaruhi kualitas hasil pengukuran pendidikan. Konstruksi indikator perlu dilakukan sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini, yaitu kurikulum merdeka. Tujuan penelitian ini adalah mengonstruksi indikator penilaian proyek pada pembelajaran fisika berdasarkan dimensi profil pelajar pancasila pada fase F. Penelitian ini menggunakan bagian dari penelitian pengembangan dengan metode kuantitatif deskriptif. Indikator dalam instrumen penilaian proyek ini dikonstruksi untuk kegiatan pembelajaran fisika berbasis proyek. Indikator penilaian proyek disusun berdasarkan elemen kunci dan sub elemen dari dimensi profil pelajar pancasila. Indikator penilaian ditelaah secara kualitatif berdasarkan kriteria konstruksi oleh ahli. Respon guru dalam menilai siswa dianalisis secara kuantitatif menggunakan program Quest untuk mendapatkan tingkat kecocokan dan informasi tiap indikator. Hasil penelitian berdasarkan analisis kuantitatif dengan program Quest menunjukkan bahwa 70% indikator penilaian termasuk kategori baik, 20% indikator penilaian termasuk kategori kurang baik, dan 10% indikator penilaian termasuk kategori tidak baik.
Alkukosrat : Pengembangan Alat Ukur Kolesterol dan Asam Urat Secara Non-Invasif Menggunakan Sensor TCRT-5000 Shofani, Maya; Hardianto, Firman; Sumarti, Heni
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2021: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2021
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v5i0.71827

Abstract

Abstract: Research has been carried out on the development of a non-invasive cholesterol and uric acid level measuring instrument using TCRT 5000 sensor. The purpose of this research is to create an innovative medical instrument measuring device that is easy, cheap, does not increase the accumulation of medical waste and is not painful (Invasive). The measuring instrument developed by the researcher was named Alkukosrat (Measuring Cholesterol and Uric Acid). Methode of this research is RnD (Research and Development) research through the stage of planning, processing, and testing tool. Testing of the instrument is carried out by measuring cholesterol of 14 sample and uric acid levels of 16 samples of random participants using the invasive method and the non-invasive method. The results of the calibration instrument produce accuracy was qualify the standard of the medical measuring instrument with an accuracy of measuring cholesterol levels of 97,98% and measuring uric acid levels of 95,2%. This research resulted in an innovation of cholesterol and uric acid measuring instruments as an alternative to non-invasively measuring cholesterol and uric acid levels.Abstrak: Telah dilakukan penelitian pengembangan alat ukur kadar kolesterol dan asam urat secara non-invasif dengan menggunakan sensor TCRT 5000. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan inovasi alat ukur alat kesehatan yang mudah, murah, tidak menambah penumpukan sampah medis dan tidak menyakitkan (non-invasif). Alat ukur yang dikembangkan peneliti bernama Alkukosrat (Alat ukur kolesterol dan asam urat). Metode dalam penelitian ini adalah penelitian RnD (Research and Development) melalui tahap perencanaan, pengolahan, dan pengujian alat. Pengujian instrumen dilakukan dengan mengukur kadar kolesterol dari 14 sampel dan asam urat dari 16 sampel partisipan acak menggunakan metode invasif dan non-invasif. Nilai kalibrasi alat menghasilkan tingkat akurasi data yang memenuhi standar alat ukur medis dengan akurasi pengukuran kadar kolesterol sebesar 97,98% dan pengukuran kadar asam urat 95,2%. Penelitian ini merupakan inovasi alat ukur kolesterol dan asam urat sebagai alternatif pengukuran kadar kolesterol dan asam urat secara non-invasif.
Analisis Distribusi Dosis pada Terapi Proton untuk Karsinoma Nasofaring Menggunakan Perangkat Lunak MCNP6 Khoirunnisa, Asma Fadhila; Suharyana, Suharyana; Riyatun, Riyatun
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2021: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2021
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v5i0.71817

Abstract

Abstract:. Proton characteristics in simulation of proton therapy in nasopharyngeal carcinoma were performed using MCNP6 software simulation. The nasopharyngeal carcinoma cell was modelled as a sphere with a diameter 1,56 cm. The proton beam energy used was 103 – 109 MeV fired at the carcinoma cell from two different directions, right and left. From the simulation result, the equivalent dose of cancer cells was (0,247 ± 0,002) Sv with a dose distribution in the facial skeleton, soft tissue, skin, skull, spine, and brain. The results were still within the safe limits of Organ At Risk (OAR). With the current used of 10 nA, the total duration of three treatment time for therapy was (8,10 ± 0,01) minutes.Abstrak: Karakteristik proton untuk simulasi terapi proton pada karsinoma nasofaring dilakukan dengan simulasi perangkat lunak MCNP6. Sel karsinoma nasofaring dimodelkan berbentuk bola dengan diameter 1,56 cm. Energi berkas proton yang digunakan adalah 103 – 109 MeV ditembakkan pada sel kanker dari dua arah yang berberda, yaitu kanan dan kiri. Dari hasil simulasi diperoleh dosis ekuivalen pada sel kanker sebesar (0,247 ± 0,002) Sv dengan distribusi dosis pada sel sehat yaitu kerangka wajah, jaringan lunak, kulit, tengkorak, tulang belakang dan otak yang hasilnya masih dalam batas aman Organ At Risk (OAR). Dengan arus yang digunakan sebesar 10 nA diperoleh lama waktu tiga kali penyinaran untuk terapi adalah sebesar (8,10 ± 0,01) menit.
Studi Karakteristik Gelombang Model Tsunami Longsoran Bola Pejal Dengan Bantuan Sensor Ultrasonik dan Arduino pada Variasi Sudut Kemiringan Lereng Putra, Iqbal Adi; Pramudya, Yudhiakto
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2022: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2022
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v7i0.71960

Abstract

Abstract: The tsunami event that occurred in the eruption of Mount Anak Krakatau occurred due to a landslide that interacted with the waters. Landslides occur when there is a change in stable slope conditions to become unstable, instability occurs because the driving force on the slope is greater than the holding force. This research is an experimental simulation of a tsunami caused by a landslide using a solid ball moving on an inclined plane with a variation of the slope of 23.80 and 29.60. This research was conducted in the laboratory to determine changes in water level due to avalanches of solid ball material. Retrieval of data using the help of Arduino Uno along with ultrasonic sensors where the data is analyzed using Microsoft Excel. From the research results at an angle of 23.80, the change in water level on sensor 1 is 0.08 cm, sensor 2 is 0.3 cm, sensor 3 is 0.08 cm with a solid ball speed in water of 1.24 cm/s. Meanwhile, at an angle of 29.60, the change in water level on sensor 1 is 0.08 cm, sensor 2 is 0.08 cm, sensor 3 is 0.75 cm with a solid ball speed in water of 1.74 cm/s.‎Abstrak: Peristiwa tsunami yang terjadi pada letusan gunung anak Krakatau terjadi akibat adanya tanah longsor yang berinteraksi dengan perairan. Tanah longsor terjadi apabila terjadinya perubahan kondisi lereng yang stabil berubah menjadi tidak stabil, ketidakstabilan terjadi karena faktor gaya pendorong pada lereng lebih besar daripada gaya penahannya. Penelitian ini merupakan eksperimen simulasi tsunami akibat tanah longsor dengan menggunakan bola pejal yang bergerak pada bidang miring dengan variasi kemiringan 23,80 dan 29,60. Penelitian ini dilakukan di laboratorium untuk menentukan perubahan ketinggian air akibat longsoran material bola pejal. Pengambilan data menggunakan bantuan Arduino uno beserta sensor ultrasonik yang dimana data tersebut di analisis menggunakan Microsoft excel. Dari hasil penelitian pada sudut 23,80 diperolehlah perubahan ketinggian air pada sensor 1 sebesar 0,08 cm, sensor 2 sebesar 0,3 cm, sensor 3 sebesar 0,08 cm dengan kecepatan bola pejal dalam air sebesar 1,24 cm/s. Sedangkan pada sudut 29,60 diperolehlah perubahan ketinggian air pada sensor 1 sebesar 0,08 cm, sensor 2 sebesar 0,08 cm, sensor 3 sebesar 0,75 cm dengan kecepatan bola pejal dalam air sebesar 1,74 cm/s
Pengaruh Lapangan Asimetri Terhadap Kurva Percentage Depth Dose dan Profil Dosis Pada Pesawat LINAC Salsabila, Faizah N.; Bilalodin, Bilalodin; Mario, Aloysius
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2025: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v0i0.115733

Abstract

Karakteristik berkas radiasi pada pesawat LINAC (Linear Accelerator) ditunjukkan oleh kurva Percentage Depth Dose (PDD) dan kurva profil dosis. Kedua kurva ini merepresentasikan perilaku penyampaian dosis secara vertikal (kedalaman) dan lateral (penyebaran melintang) dalam medium. Karakteristik kurva PDD dan profil dosis diduga dipengaruhi oleh bentuk dan ukuran lapangan penyinaran radiasi, khususnya ketika mengunakan lapangan asimetri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lapangan asimetri terhadap karakteristik kurva PDD dan profil dosis pada pesawat LINAC. Penelitian dilaksanakan di Departemen Radioterapi Rumah Sakit MRCCC Siloam Jakarta menggunakan pesawat LINAC berenergi foton 10 MV. Lapangan simetri berukuran 10×10 cm² digunakan sebagai lapangan standar pengukuran, dan dibandingkan dengan variasi lapangan asimetri berukuran 5×10 cm². Data diperoleh melalui pengukuran menggunakan water phantom dan detektor ionisasi chamber untuk memperoleh data karakteristik sebaran dosis pada berbagai kedalaman. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa penggunaan lapangan asimetri berdampak pada penurunan dosis pada kurva PDD dibandingkan dengan lapangan simetri. Selain itu, profil dosis pada lapangan asimetri menunjukkan penurunan homogenitas berkas radiasi yang ditandai dengan nilai flatness melebihi 3%, melampaui batas toleransi standar internasional. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan lapangan asimetri memengaruhi karakteristik sebaran dosis pada pesawat LINAC, baik secara kedalaman maupun lateral. Oleh karena itu, pemilihan dan desain lapangan radiasi perlu dipertimbangkan secara cermat dalam perencanaan terapi untuk menjamin penyampaian dosis yang optimal dan aman.)
Bahan Ajar Pemanasan Global Berbasis Problem Based Learning Bependekatan STEM Untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Danianti, Hani Okta; Yulianti, Dwi
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2025: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v0i0.115650

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar materi pemanasan global berbasis Problem Based Learning berpendekatan STEM untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah peserta didik berkebutuhan khusus. Tujuan lain untuk mengetahui karakteristik, menguji kelayakan, dan mengukur efektivitas bahan ajar yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Instrumen penelitian terdiri atas lembar Uji Kelayakan, tes pemecahan masalah, dan angket respons siswa. Karakteristik bahan ajar yang dikembangkan menyajikan materi dan soal berbasis Problem Based Learning berpendekatan STEM yang mencakup materi dan latihan soal yang secara khusus dirancang untuk membantu peserta didik berkebutuhan khusus dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar berada dalam kategori sangat layak dan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik berkebutuhan khusus Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh simpulan bahwa bahan ajar pemanasan global berbasis Problem Based Learning berpendekatan STEM layak, efektif, dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran serta dapat memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah peserta didik berkebutuhan khusus
Interpretasi Kualitatif Data Anomali Magnetik Residual Tereduksi ke Ekuator untuk Analisis Sebaran Rekahan Air Tanah (Studi Kasus: Desa Sumbang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas) Sehah, Sehah; Aziz, Abdullah Nur; Boli, Lusia Silfia Pulo; Ariyanto, Muhammad Rizki
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2025: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v0i0.115738

Abstract

Secara geologis Desa Sumbang Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas didominasi oleh endapan lahar dan lava Gunungapi Slamet. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola sebaran rekahan air tanah pada komplek batuan vulkanik berdasarkan data anomali magnetik. Manfaat yang diharapkan adalah diperolehnya sumber air tanah yang melimpah di daerah penelitian untuk mendukung irigasi berbasis air tanah sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan dan pengembangan agrowisata. Akuisisi data magnetik telah dilakukan dengan resolusi spasial sebesar 100 m dan menghasilkan data intensitas magnetik total. Pengolahan data telah dilakukan dengan menerapkan beberapa koreksi dan reduksi sehingga dapat diperoleh data anomali magnetik lokal yang berkisar -3.089,49 – 1.502,98 nT. Untuk mereduksi efek-efek dipol magnetik yang mengganggu interpretasi, maka dilakukan reduksi data ke ekuator terhadap data anomali magnetik lokal. Hasilnya adalah data anomali magnetik dengan nilai berkisar -2.056,54 – 2.264,55 nT. Untuk memetakan sebaran rekahan air tanah pada komplek batuan vulkanik, maka dilakukan perhitungan first horizontal derivative (FHD) terhadap data anomali magnetik lokal tersebut. Gradien yang dihasilkan berkisar 0,24 – 22,72 nT/m. Nilai-nilai gradien horizontal ini cenderung membentuk ridge di atas perubahan magnetisasi yang tiba-tiba. Banyaknya ridge pada peta kontur mengindikasikan keberadaan batas-batas kontak litologi antar batuan bawah permukaan yang dapat diinterpretasi sebagai rekahan air tanah di daerah penelitian.
Pengembangan Alat Peraga Mikrohidro untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Energi Mekanik Siswa SMP Lala, Lusia; Matsun, Matsun; Agraeni, Lia
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2025: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v0i0.115653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kelayakan alat peraga Mikrohidro sebagai media pembelajaran IPA pada materi energi mekanik ditingkat SMP. Prosedur pengembangan merujuk pada model ADDIE yang diimplementasikan hingga tahap pengembangan. Rangkaian tahapan ini mengcakup analisis kebutuhan sebagai dasar perancangan, pengembangan prototipe alat peraga, serta dilaksanakan validasi oleh ahli media dan ahli materi guna mengevaluasi kelayakan isi, tampilan, dan fungsionalitas alat peraga secara komprehensif. Validasi ahli media menilai aspek ketahanan alat, keakuratan alat, efisiensi alat, estetika, dan keamanan. Sementara itu validasi ahli materi mencakup aspek keterkaitan dengan bahan ajar. Hasil validasi menunjukan bahwa alat peraga tergolong sangat layak dengan rata-rata skor 89% dari ahli media dan 84% dari ahli materi. Uji coba terbatas terhadap dua puluh lima siswa menunjukan tanggapan yang sangat setuju dengan skor rata-rata 84%, terutama pada aspek motivasi belajar dan pemahaman konsep, tampilan dan estetika alat peraga, pengoperasian. Hasil ini menunjukan bahwa alat peraga Mikrohidro dapat menjadi media pembelajaran inovatif yang meningkatkan unsur teknologi dan meningkatan pemahaman siswa terhadap konsep energi mekanik secara konkret dan menyenangkan.

Page 2 of 3 | Total Record : 25