cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa)
Published by Politeknik Sukabumi
ISSN : 2548737X     EISSN : 25488678     DOI : -
TERA (Journal of Engineering Technology) is peer-review journal providing original research papers, case studies, and articles review in engineering technology field. The journal can be used as an authoritative source of scientific information for researchers, researcher academia or institution, industrial engineer, and government agencies. Paper topics of JTERA focused on engineering including informatics engineering, computer engineering, electrical engineering, mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering, environmental engineering, and other topics related to engineering. JTERA is published by Politeknik Sukabumi and managed to be issued twice in every volume on June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 531 Documents
Implementasi Model Logistic Regression dalam Aplikasi Mobile untuk Deteksi Phishing Secara Real-Time Taufik Irfan; Rifa Hanifatunnisa; Irnanda Fidela
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10 No 2: December 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang memberikan dampak signifikan pada penggunaan sosial media oleh seluruh masyarakat di dunia. Namun, dibalik kemajuan teknologi yang setiap harinya memberikan kemudahan pada pekerjaan manusia, ancaman dan kejahatan yang dilakukan di sosial media pun kian meningkat, salah satunya adalah phising. Phising  merupakan sebuah kejahatan siber dimana korban akan diarahkan menuju suatu situs palsu yang nantinya, penyerang akan mencuri data-data sensitif untuk dipakai sebagai kepentingannya. Serangan siber ini sudah marak di dunia media sosial dan memakan banyak korban dari usia muda hingga lansia. Untuk mengatasi hal tersebut, sudah banyak platform seperti website yang dapat mendeteksi phising, namun banyak dari website tersebut memiliki kekurangan dalam hal akurasi terhadap serangan yang semakin kompleks serta kemudahan pengguna untuk memakainya. Maka dari itu, implementasi dari “Implementasi Model Logistic Regression dalam Aplikasi Mobile untuk Deteksi Phising Secara Real-time” menjadi sebuah solusi yang tepat dalam menangani kejahatan phishing. Dengan mengadaptasi model logistic regression sebagai alat untuk mengklasifikasikan sebuah URL menjadi dua kategori utama yakni phishing dan non phishing yang diterapkan ke dalam mobile aplikasi, model algoritma ini memiliki tingkat keakurasian yang cukup tinggi. Dengan menggunakan dataset yang terdiri dari 11.025 sampel dan 30 parameter, model algoritma yang diterapkan mampu mengenali dan membaca pola sebuah URL yang cukup kompleks berdasarkan dataset yang dipelajarinya. Setelah melakukan pengujian dengan 150 URL berbeda, model ini menghasilkan kinerja evaluasi yang cukup memuaskan dengan perhitungan akurasi, presisi, recall dan f1 score sebesar 96%.
Antena Mikrostrip Lingkaran 8 Elemen Menggunakan Metode Parasitik pada Frekuensi X-band Dwi Agustina
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10 No 2: December 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v10.i2.2025.191-200

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi modern menuntut sistem antena yang efisien dan mampu beroperasi pada frekuensi tinggi. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah antena mikrostrip dengan konfigurasi array dan metode parasitik, khususnya untuk aplikasi pada frekuensi X-band (8–12 GHz) yang umum digunakan dalam sistem radar dan navigasi. Penelitian ini memiliki spesifikasi antena mikrostrip array 2×4 dengan patch berbentuk lingkaran menggunakan metode elemen parasitik yaitu, gain ≥ 15 dBi dan bandwidth ≥ 500 MHz. Antena menggunakan material Rogers Duroid 5880 yang memiliki spesifikasi nilai εr = 2,20 ± 0,02; h = 1,575 mm; tan δ = 0,0004–0,0009. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi array mampu meningkatkan gain hingga 19,2 dBi, dan elemen parasitik memperluas bandwidth hingga 680 MHz pada rentang 8,97–9,59 GHz. Hasil realisasi menunjukkan bandwidth sebesar 320 MHz (9,32–9,64 GHz) saat berfungsi sebagai pemancar dan bandwidth 770 MHz (9,26–10,03 GHz) sebagai penerima. Nilai gain yang diperoleh sebesar 16,6 dBi. Terdapat penurunan hasil pada realisasi pemancar dibanding simulasi, dengan penurunan bandwidth pemancar sebesar 52,94% dan penerima sebesar 8,3% kemudian gain sebesar 13,54%. Meskipun demikian, antena yang direalisasikan menunjukkan kinerja bandwidth yang sangat baik sebagai penerima dan memenuhi persyaratan untuk aplikasi pada frekuensi X-band.
Implementasi Algoritma Coulomb Counting sebagai Estimasi SoC pada Baterai Jenis Lead-Acid sofyan muhammad ilman; Muhammad Ryan Candriansyah; Toto Tohir; Febi Ariefka Septian Putra
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10 No 2: December 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baterai Lead-Acid merupakan pilihan umum di berbagai sektor karena biayanya yang ekonomis dan kemampuannya untuk menyediakan arus tinggi, meskipun memiliki kelemahan berupa kerentanan terhadap kerusakan akibat pengisian daya yang berlebihan (Overcharging) atau pengosongan daya yang terlalu rendah (Overdischarging). Sistem yang dikembangkan pada. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen baterai Lead-Acid dengan pendekatan estimasi State of Charge (SOC) menggunakan metode Coulomb Counting. Metode ini bekerja dengan mengakumulasi arus yang masuk dan keluar dari baterai seiring waktu. Sistem ini juga dilengkapi dengan Battery Management System (BMS) yang dikembangkan pada penelitian ini mampu memantau parameter penting seperti arus, tegangan, dan suhu baterai. Berdasarkan hasil pengujian, sistem berhasil menjalankan fungsi proteksi dengan baik, yaitu menghentikan proses pengisian saat tegangan melebihi 14,5 V, memutus proses pengosongan saat tegangan turun di bawah 11,5 V, serta menghentikan operasi saat suhu baterai melebihi 40°C. Selain fungsi proteksi, sistem ini juga dilengkapi dengan algoritma estimasi SoC menggunakan metode Coulomb Counting. Hasil estimasi SoC dari sistem ini menunjukkan tingkat akurasi sebesar 95% setelah dibandingkan dengan alat Coulomb Meter sebagai referensi, dengan rata-rata error kurang dari 5%. Dengan demikian, sistem ini tidak hanya mampu meningkatkan perlindungan dan memperpanjang umur baterai, tetapi juga memberikan solusi pemantauan baterai yang andal dan aplikatif, baik untuk kendaraan listrik, sistem penyimpanan energi, maupun perangkat cadangan daya di Indonesia.
Model Prediktif Indeks Kebahagiaan Berbasis Gradient Boosting Regressor dengan Optimalisasi Seleksi Fitur dan Implementasi Web Dani Ferdinan; Nisa Hanum Harani; Syafrial Fachri Pane
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10 No 2: December 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v10.i2.2025.59-68

Abstract

Penelitian ini menghadapi tantangan dalam memodelkan Indeks Kebahagiaan 2021 dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang memiliki dimensi fitur sangat tinggi dan potensi redundansi, yang dapat menurunkan akurasi dan interpretabilitas model. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi fitur-fitur paling berpengaruh dalam data tersebut untuk meningkatkan akurasi, efisiensi komputasi, dan transparansi model prediksi berbasis pohon keputusan. Metodologi mencakup pra-pemrosesan data dengan imputasi modus, transformasi Yeo-Johnson, dan Robust Scaler. Tiga algoritma regresi diuji: Decision Tree, Random Forest, dan Gradient Boosting Regressor, yang dioptimalkan menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO). Model terbaik dievaluasi menggunakan metrik R², MSE, RMSE, dan MAE serta dianalisis lebih lanjut menggunakan SHAP untuk interpretasi. Hasil menunjukkan bahwa Gradient Boosting Regressor adalah model paling unggul dengan nilai R² sebesar 0,696 saat menggunakan 20 fitur terseleksi. Selain itu, sebagai bentuk implementasi praktis, model diimplementasikan ke dalam sebuah aplikasi web interaktif berbasis Flask yang memungkinkan pengguna memasukkan data melalui antarmuka kuisioner dan menerima prediksi indeks kebahagiaan secara real-time. Integrasi ini menjembatani hasil riset dengan pemanfaatan nyata oleh pengguna akhir.
Peningkatan Sifat Fisik dan Mekanik Baja AISI 1030 dengan proses Pack Chromizing dengan variasi waktu penahanan Yustiasih Purwaningrum
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 11 No 1: Vol. 11 No. 1: Juni 2026
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v11.i1.2026.19-24

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi waktu pack chromizing terhadap sifat fisik dan sifat mekanik baja AISI 1030. Proses pack chromizing menggunakan campuran chromium (????????2????3) dan amonium klorida (????????4????????)dengan perbandingan 20 : 1. Proses pack chromizing dilakukan dengan menggunakan  temperatur 1000℃ dan variasi temperatur penahanan 4 , 5 dan 6 jam. Proses pendinginan dilakukan pada media terbuka. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian komposisi kimia, pengamatan struktur mikro, pengujian kekerasan, pengujian keausan, dan pengujian korosi.  Pengujian komposisi kimia menunjukan bahwa material yang digunakan tergolong baja karbon sedang. Kandungan chromium meningkat setelah melalui proses chromizing. Kadar chromium tertinggi terdapat pada waktu penahanan 6 jam yaitu 0,49 % diikuti oleh waktu penahanan 5 jam dengan nilai 0,3139 % dan kadar chromium terendah terdapat pada waktu penahanan 4 jam dengan nilai 0,1136 % Pengamatan  struktur mikro menunjukan baja AISI 1030 dan hasil pack chromizing mempunyai struktur mikro berupa terdapat perlit dan ferit. Hasil pengujian kekerasan dengan metode Vickers microhardness menunjukkan semakin semakin lama waktu penahanan dalam proses pack chromizing, nilai kekerasnnya semakin tinggi. Proses pack chromizing menurunkan nilai keausan pada material. Penurunan tertinggi terdapat pada waktu penahanan 6 jam yaitu sebesar 41,82 %. Hasil pengujian korosi menunjukkan baja AISI 1030 mempunyai nilai ketahanan korosi dalam kategori baik dengan nilai 0,11 mmpy, sedangkan hasil pack chromizing untuk semua variasi waktu penahanan masuk kategori sangat baik (0,02 – 0,1) mmpy.
Analisis Kemampuan Pendinginan Water Cooling Tank (WCT) Berdasarkan Perubahan Daya Heater pada Untai FASSIP-6S Rangga Aditya Faturahman; Roy Waluyo; Dwi Yuliaji; Putut Hery Setiawan; Shendy Akbar Maryadi; Muhammad Ahsan Fauzan; Mulya Juarsa
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10 No 2: December 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v10.i2.2025.159-168

Abstract

Research on natural circulation phenomena is an important aspect in the development of passive safety systems in Nuclear Power Plants (NPP). To support this study, the National Research and Innovation Agency (BRIN) has designed and built a FASSIP-6S (Passive System Simulation Facility-6S) test facility, which serves to observe phenomena in passive cooling systems. The system is designed to operate without external power to extinguish reactors, dissipate decay heat, and resist the release of radioactive substances into the environment. This study is focused on testing the cooling ability of the Water-Cooling Tank (WCT) against variations in heating power. Experiments were carried out by varying the temperature of heating and cooling water, as well as measuring parameters such as power (W), inlet and outlet temperature (THin, THout, TCin, TCout), natural circulation flow (Q), and mass flow rate (m). The experiment was carried out on a medium-scale rectangular strand with dimensions of 2.5 meters high and 0.85 meters wide, with temperature measurements using a K-type thermocouple. The results show that the greater the heating power, the higher the cooling ability of the WCT. The average heat displacement at 1100W power is 793.03W, at 1300W it is 1026.51W, and at 1600W it is 1300.16W. The number of Reynolds obtained also increases as power increases, indicating an increase in natural circulatory flow
Implementasi Multi-Platform Naïve Bayes untuk Prediksi Keberhasilan Mahasiswa secara Real Time Nurfitria Khoirunnisa; Haryati Haryati
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 11 No 1: Vol. 11 No. 1: Juni 2026
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v11.i1.2026.61-68

Abstract

Penambangan data pendidikan (Educational Data Mining) telah berkembang menjadi teknologi penting untuk analitik prediktif dalam pendidikan tinggi. Namun demikian, konsistensi implementasi lintas platform masih menjadi area yang kurang dieksplorasi dalam penelitian. Prediksi kelulusan mahasiswa memerlukan pendekatan algoritmik yang robust dengan validasi kinerja lintas lingkungan komputasi yang dapat diandalkan untuk mendukung pengambilan keputusan akademik berbasis data. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan dan mengevaluasi kinerja algoritma Naïve Bayes dalam konteks penambangan data pendidikan untuk prediksi kelulusan mahasiswa. Studi ini menyediakan analisis komparatif multi-platform yang komprehensif antara implementasi WEKA dan Python, dilengkapi dengan validasi statistik yang ketat. Data akademik mahasiswa lulusan dari Program Studi D-3 Sistem Informasi Politeknik Negeri Subang digunakan sebagai data latih. Implementasi dilakukan menggunakan pendekatan dual-platform, yakni WEKA dan Python dengan pustaka scikit-learn. Evaluasi kinerja menggunakan validasi silang berlapis 10-lipat dengan metrik komprehensif yang meliputi akurasi, presisi, recall, skor F1, dan statistik Kappa. Analisis komparatif dilakukan terhadap algoritma Decision Tree, Support Vector Machine, Random Forest, dan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mencapai akurasi yang memadai dengan konsistensi lintas platform yang sangat baik. Analisis komparatif mengungkapkan kinerja yang kompetitif dengan efisiensi komputasi yang unggul. Implementasi multi-platform memvalidasi efektivitas Naïve Bayes untuk aplikasi penambangan data pendidikan dengan kinerja yang konsisten lintas lingkungan komputasi, menjadikannya pilihan yang tepat untuk penerapan analitik pendidikan secara real-time pada institusi pendidikan vokasi.
Penerapan IoT untuk Monitoring Parameter Penting Pertumbuhan Selada Hidroponik Indoor Rikki Vitria
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10 No 2: December 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian hidroponik dalam ruangan merupakan salah satu solusi modern untuk mengatasi keterbatasan lahan dan perubahan iklim yang tidak menentu. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau parameter lingkungan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan selada hidroponik, meliputi suhu, kelembapan, pH, nutrisi, dan intensitas cahaya. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor DHT22, PH4502C, SEN0244, dan BH1750. Data hasil pengukuran ditampilkan pada LCD serta dikirim secara real-time ke Google Sheets dan aplikasi Telegram, yang juga berfungsi sebagai media notifikasi dan kontrol jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa suhu ruangan berkisar 18–28°C, kelembapan 65–91% dengan rata-rata 79%, nilai pH 3,96–11,85 dengan rata-rata 7,6, serta TDS 413–934 ppm dengan rata-rata 644 ppm. Intensitas cahaya dari LED Grow Light terjaga stabil pada 7307–7474 Lux selama periode pencahayaan harian. Sistem notifikasi melalui Telegram mampu merespons kurang dari satu menit ketika parameter berada di luar rentang ideal. Secara keseluruhan, sistem monitoring berbasis IoT ini efektif dalam mengawasi kondisi lingkungan hidroponik indoor sehingga mendukung terciptanya pertumbuhan selada yang optimal.
Performance Evaluation of Liquid Cooling Systems in 18650 Batteries: A Case Study of Mass Flow Rate Variations in Mini-Channel Cold Plates Rainer Samuel Fourlando; James Julian; Anggie Wijaya Topan; Riki Hendra Purba; Fathin Muhammad Madhudhu; Elvi Wijaya Armadani; Fitri Wahyuni
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10 No 2: December 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan energi termal yang esensial sangat penting bagi performa optimal, keamanan, dan umur pakai baterai lithium-ion (Li-ion), yang menghasilkan panas cukup besar selama operasi. Suhu berlebih dapat menyebabkan degradasi kapasitas dan thermal runaway. Studi ini secara numerik menyelidiki kinerja termal dari sistem pendingin cair yang menggunakan mini-channel cold plate untuk sebuah modul yang terdiri dari delapan baterai Li-ion tipe 18650. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh variasi laju alir massa pendingin (air) terhadap temperatur maksimum baterai (TMAX) dan keseragaman temperatur (ΔT). Model computational fluid dynamics (CFD) yang telah divalidasi dengan data eksperimen digunakan dalam analisis ini. Tiga variasi laju alir massa disimulasikan, yaitu 0,0005 kg/s, 0,0015 kg/s, dan 0,0025 kg/s. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan memiliki efisiensi tinggi, mampu menjaga TMAX baterai di bawah 26,5 °C pada semua konfigurasi, dengan penurunan lebih dari 49% dibandingkan kondisi tanpa pendinginan, di mana suhu mencapai 52 °C. Laju alir massa tertinggi (0,0025 kg/s) memberikan kinerja terbaik, dengan TMAX terendah sebesar 25,83 °C serta rata-rata penurunan temperatur tertinggi sebesar 50,5%. Selain itu, konfigurasi ini juga memberikan keseragaman termal yang lebih baik dan berhasil menjaga perbedaan temperatur internal setiap sel tetap di bawah ambang kritis 5 °C. Temperatur maksimum yang dicapai dengan sistem pendingin cair ini menunjukkan bahwa sistem tidak hanya mampu mencegah thermal runaway tetapi juga berkontribusi dalam memperpanjang siklus hidup dan daya tahan baterai. Sistem pendingin ini membantu meminimalkan mekanisme degradasi termal yang umumnya mempercepat penuaan baterai.
Identifikasi Kualitas Pelayanan Kesehatan di Jawa Timur Menggunakan Metode Fuzzy C-Means Nabila Rahma Cahyani; Dian Candra Rini Novitasari; Muhammad Azhar
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10 No 2: December 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v10.i2.2025.217-226

Abstract

Ketimpangan distribusi pelayanan kesehatan di Jawa Timur menjadi salah satu tantangan dalam upaya pemerataan akses dan kualitas layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menggunakan pendekatan Fuzzy C-Means (FCM) untuk menentukan kualitas pelayanan kesehatan di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Variabel data yang digunakan meliputi kepadatan penduduk, tenaga kesehatan, dan fasilitas kesehatan di tahun 2024. Sebelum proses klasterisasi, dilakukan analisis korelasi untuk menyederhanakan variabel melalui penggabungan kelompok variabel yang saling berkorelasi tinggi. Hasil klasterisasi FCM menunjukkan bahwa wilayah di Jawa Timur terbagi menjadi tiga klaster, yaitu klaster dengan kualitas pelayanan sangat memadai, cukup memadai, dan kurang memadai. Nilai 0,725 diperoleh melalui evaluasi menggunakan Silhouette Coefficient, yang menunjukkan bahwa struktur klaster yang dihasilkan memiliki kualitas yang tergolong baik. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah berada dalam kategori cukup memadai, namun masih terdapat beberapa wilayah yang memerlukan perhatian lebih dalam pemerataan tenaga dan fasilitas kesehatan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan kebijakan pemerataan pelayanan kesehatan di Jawa Timur melalui program Jatim Sehat.