cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SUARA GURU
ISSN : 24776351     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Arjuna Subject : -
Articles 255 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA DAN IPA MELALUI PEMBELAJARAN DISKUSI KELOMPOK PADA SISWA SEKOLAH DASAR Nopridayati Nopridayati
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran diskusi kelompok dapat meningkatkan keberhasilan siswa kelas V2 pada pelajaran Bahasa Indonesia dan IPA. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian di dilaksanakan di kelas V SDN 001 Pasar Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh pada pelajaran Bahasa Indonesia, siklus I siswa yang mencapai nilai ketuntasan hanya 77,7% sedangkan pada siklus II siswa yang mencapai nilai ketuntasan adalah 100%.  Pada pelajaran IPA, siklus I siswa yang mencapai nilai ketuntasan hanya 74% sedangkan pada siklus II siswa yang mencapai nilai ketuntasan adalah 100%. Artinya hasil belajar siswa pada kedua mata pelajaran tersebut mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus II sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian teknik belajar dengan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan IPA.
PENERAPAN THE LEARNING CELL PADA POKOK BAHASAN PETA DAN BENTUK POLA–POLA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR (IPS) SISWA SMP Daswita Daswita
SUARA GURU Vol 3, No 1 (2017): SG vol. 3 No. 1, Maret 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i1.3063

Abstract

Belajar merupakan proses yang ditandai adanya perubahan pada diri seseorang. Antara proses belajar dengan perubahan adalah dua gejala yang saling terkait yakni belajar sebagai proses dan perubahan sebagai bukti dari hasil yang diperoleh. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran mengandung serangkaian perbuatan guru dan peserta didik atas hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Guru sebagai seorang pendidik yang terlibat langsung dalam pelaksanaan pembelajaran bertugas menciptakan kondisi belajar yang dapat membuat peserta didik belajar dengan optimal sehingga mendapatkan hasil belajar yang memuaskan. Proses pembelajaran dengan menciptakan suasana kondusif terlebih dahulu dapat mengembangkan seluruh cara kerja otak karena belajar yang sesuai dengan cara kerja otak akan meningkatkan kemampuan dan mempermudah proses pembelajaran, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif, efisien, dan menyenangkan. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk menciptakan suasana yang kondusif dan mengatasi kesulitan peserta didik adalah strategi The Learning Cell dengan tujuan menggugah sepenuhnya kemampuan belajar, membuat menyenangkan, dan dapat meningkatkan hasil belajar. The learning Cell adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan suatu rangkaian pendekatan praktis dalam upaya meningkatkan hasil proses pembelajaran. Penggunaan strategi pembelajaran the learning cell memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari makin meningkatnya pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran IPS yang disampaikan guru pada pokok bahasan Peta dan Bentuk Pola – Pola Bumi. Ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, siklus II dan siklus III yaitu 77,14%, 85,71% dan 94,29%. Pada siklus II ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal telah tercapai
PELAKSANAAN PENGAJARAN BIDANG STUDI BAHASA ARAB DI MADRASAH DINIYAH AWALIYAH MUHAMMADIYAH KINALI KECAMATAN KUANTAN Mursida Mursida
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4880

Abstract

Pelajaran bidang studi bahasa Arab di MDA berfungsi sebagai mata pelajaran yang yang memberikan pengetahuan dasar tentang bahasa Arab sebagai alat untuk memahami Alquran karim, Hadist nabi dan kitab-kitab lainnya serta untuk menggunakannya dalam berkomunikasi. Pelajaran bahasa Arab pada MDA berdasarkan kurikulum 1984 menggunakan pendekatan Nazhariyatul Wahdah yaitu suatu Sistem yang saling berkaitan atau berhubungan dan tidak bisa dibagi-bagi menjadi kelompok. Pendekatan Nazhariyatul Wahdah tidak hanya menekankan pelajaran kepada pengetahuan tentang bahasa tetapi menekannya kepada kemampuan menggunakan bahasa baik secara lisan maupun tulisan. Pengajaran bahasa menurut pendekatan Nazhariyatul Wahdah ada beberapa langkah yang harus dilakukan, diantaranya membaca, mufradat/kata-kata sulit, Ansilah/qawa’id, Tadribal/latihan, Tamrinal, Taujamah, Muhadsucah, Insya’. Apabila delapan langkah ini dilaksanakan dengan baik dan sempurna maka pengajaran bahasa Arab akan berhasil dengan baik. Namun, dalam pelaksanaan pengajaran bidang studi bahasa Arab di MDA belum terlaksana dengan baik. Masih terdapat banyak gejala-gejalanya, diantaranya guru kurang mempersiapkan diri sebelum mengajar, kurang berkembangnya cara dan metode mengajar guru, kurang efektifnya evaluasi yang dilaksanakan, guru tidak pernah mengajak murid berbicara dalam bahasa Arab, guru kurang memperhatikan kesiapan murid dalam mengikuti pelajaran baik fasilitas maupun mentalnya, guru hanya memakai satu buah buku pegangan, banyak murid yang tidak menguasai atau menghambat kosa kata yang telah diajarinya. Berdasarkan gejala-gejala tersebut, penulis tertarik untuk melakukan sebuah penelitian dengan judul “Pelaksanaan Pengajaran Bidang Studi Bahasa Arab di Madrasah Diniyah Awaliyah Muhammadiyah Kinali Kecamatan Kuantan Mudik”.
PENERAPAN METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SEKOLAH DASAR Sanusi Sanusi
SUARA GURU Vol 3, No 2 (2017): SG vol. 3 No. 2, Juni 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i2.3601

Abstract

Penerapan metode Teams Games Tournament  (TGT)  mampu memberikan warna dalam proses pembelajaran IPS di sekolah dasar. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa metode  mampu membentuk karakter siswa dalam bentuk rasa kebersamaan, tanggung jawab bersama, komunikatif, dan berani menyampaikan pendapat. Dari hasil belajar terbukti bahwa nilai rata-rata evaluasi sebesar 66,95 pada pra siklus I dan 74,74 setelah siklus I,  67,74 pada pra siklus II dan 82 pada setelah siklus II.Kenaikan nilai rata-rata sesudah siklus I dan sesudah siklus II sebesar 7,26 atu 9,71%. Artinya bahw metode ini sangat layak untuk diterapkan di SD padaa mata pelajaraan IPS.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII-3 SMP NEGERI 30 PEKANBARU TAHUN PELAJARAN 2013/2014 yusra yusra
SUARA GURU Vol 1, No 1 (2015): SUARAGURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v1i1.2030

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  hasil belajar Matematika siswa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siswa kelas VIII-3 SMPN 30 Pekanbaru tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan September sampai bulan Oktober 2013. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-3 SMPN 30 Pekanbaru dengan jumlah siswa 33 orang siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data diambil dari hasil belajar siswa berupa daya serap dan ketuntasan belajar. Daya serap hasil belajar siswa sebelum Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah 71,2 meningkat sebesar 9,6 pada siklus I menjadi 80,8 dan pada siklus II terjadi peningkatan 1,8 menjadi 82,6. Ketuntasan Klasikal siswa sebelum PTK 51,5% pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 39,4% menjadi 90,9% pada siklus II menjadi 96,9%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas VIII-3 SMPN 30 Pekanbaru Tahun Pelajaran 2013/2014.
MODEL PENDEKATAN BERMAIN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI SISWA TUNARUNGU Maidar Maidar
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4885

Abstract

Penelitian ini Permasalahan yang dilatarbelakangi dengan temuan di lapangan yaitu anak tunarungu kelas VII belum menunjukkan kebugaran jasmaninya dalam belajar, sehingga dalam belajar terlihat lesu, loyo, tidak bersemangat, dan kurang konsentrasi. Penelitian ini menggunakan jenis tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan dalam bentuk kolaborasi dengan teman sejawat. Sampel penelitian ini adalah siswa tunarungu Kelas VII berjumlah 10 orang dengan siswa laki-laki sebanyak 4 orang dan perempuan sebanyak 6 orang. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan dua siklus. Siklus I dilakukan 8 kali pertemuan dan siklus II dilakukan 8 kali pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes dan dokumentasi dan diolah secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sikulus I diperoleh data bahwa tes kebugaran jasmani dengan rata-rata nilai 50.17429 dan simpangan baku untuk tes awalnya adalah 10.23916. Hasil tersebut menunjukan bahwa kebugaran jasmasni yang diperoleh sampel mengalami kenaikan sehingga menunjukan bahwa kebugaran jasmani sampel termasuk dalam kategori baik. Sedangkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sikulus II diperoleh data bahwa tes kebugaran jasmani dengan rata-rata nilai 50.2213 dan simpangan baku untuk tes awalnya adalah 10.25516. Hasil penyajian data di atas dapat disimpulkan bahwa pendekatan bermain dapat meningkatkan kebugaran jasmani anak tunarungu, maka disarankan kepada guru agar dapat menerapkan pendekatan bermain dalam meningkatkan meningkatkan kebugaran jasmani anak tunarungu.
KETERLAKSANAAN LAYANAN PEMBELAJARAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR indriyanti indriyanti
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2038

Abstract

Keterlaksanaan Layanan Pembelajaran Untuk Siswa Kelas V Dan VI SD Negeri 008 Sungai Kuning Kecamatan Singingi Tahun Ajaran 2003/2004. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang keterlaksanaan layanan pembelajaran, yaitu dalam bidang bimbingan pribadi, bimbingan sosial, bimbingan belajar, dan bimbingan sosial. Tempat waktu penelitian ini adalah di SD Negeri 008 Sungai Kuning Kecamatan Singingi yang dilaksanakan pada bulan Maret s,d Mei 2004. Populasi dan sampel penelitian ini diambil dari seluruh siswa kelas V dan VI yang berjumlah 75 siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah “angket” dengan menggunakan metode persentase. Sedangkan metode penelitian adalah deskriptif. Hasil penelitian secara keseluruhan tergolong “Baik” dengan persentase (70.38%). Bila ditinjau dari aspek-aspek yang diukur, maka hasilnya yang diperoleh adalah sebagai berikut: 1) Pada aspek layanan pembelajaran dalam bimbingan pribadi memperoleh skor (70.93%) tergolong baik, 2) Pada aspek layanan pembelajaran dalam bidang bimbingan sosial memperoleh skor (82.00%) tergolong baik sekali; 3) Pada aspek layanan pembelajaran dalam bidang bimbingan belajar memperoleh skor (73.33%) tergolong kategori baik; 4) Aspek layanan pembelajaran dalam bimbingan karir memperoleh skor (60.80%) tergolong cukup baik. Dengan demikian keterlaksanaan layanan pembelajaran untuk siswa kelas V dan VI SD Negeri 008 Sungai Kuning Kecamatan Singingi sudah terlaksana dengan baik.
ANALISA ITEM ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA SEKOLAH DASAR GUGUS I KECAMATAN SINGINGI HILIR Edi Wanto
SUARA GURU Vol 3, No 2 (2017): SG vol. 3 No. 2, Juni 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i2.3611

Abstract

Masalah utama yang diteliti dalam penelitian ini adalah menganalisa item Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas V semester I pada SD Gugus I Kecamatan Singingi Hilir. Untuk menentukan taraf kesukaran dan daya beda setiap butir soal yang terdiri dari 35 soal. Adapun latar belakang masalahnya setiap semester dilaksanakan, siswa merasa kesulitas mengerjakan soal, dalam perumusan masalah perlu ditinjau apakah soal itu memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif yaitu bukan hanya mengumpulkan data saja tetapi disertai pengolahan, penafsiran serta mengambil keputusan secara induktif. Populasi dan sampel penelitian adalah siswa-siswa kelas V semester I pada SD Gugus I Kecamatan Singingi Hilir dengan sampel sebanyak 136 orang sedangkan metode statistik yang digunakan adalah Table Chung Teh Fan. Jadi dari 35 soal test ilmu pengetahuan sosial (IPS) semester I TP. 2003/2004 pada SD Gugus I Kecamatan Singingi Hilir ternyata hanya 27 item soal yang memenuhi syarat dan 8 item soal lainnya kurang memenuhi syarat, diantaranya 3 item soal yang kurang memenuhi daya beda, 1 butir soal termasuk kategori sangat mudah, 1 butir soal termasuk kategori, 1 butir sangat sukar dan kurang sekali daya bedanya dan 1 butir soal mempunyai nilai-nilai statistik diluar dari Table Chung Teh Fan
PROFIL PENCAPAIAN TUGAS PERKEMBANGAN SISWA DI SMP NEGERI 8 TELUK KUANTAN darlianis darlianis
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2400

Abstract

Penelitian tentang Profil Pencapaian Tugas  Perkembangan Siswa di SMPNegeri 8 Teluk Kuantan merumuskan bagaimana profil kelompok siswadalam sepuluh aspek perkembangan. Penelitian bertujuan untukmengetahui sepuluh aspek perkembangan siswa dalam bentuk distribusifrekuensi pencapaian tugas, gambaran butir tetinggi dan terendah.Penelitian dilakukan dengan metode deskriftif kuantitatif untukmemperoleh gambaran empiris. Sampel penelitian diambil dari 50 % darijumlah populasi dengan menggunakan random sampling. Alatpengumpulan data tentang profil pencapaian tugas perkembangan tersebutberupa komputer program ATP versi 3.5. Penelitian menghasilkanperkembangan pencapaian tugas siswa kecondongan positif. Secara umumdelapan butir tertinggi siswa di SMP Negeri 8 Teluk Kuantan berada dalamtahap sadar diri, dan delapan butir terendah juga delapan butir tertinggi.
KEMAMPUAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MEMAHAMI PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA Yulina Yulina
SUARA GURU Vol 3, No 2 (2017): SG vol. 3 No. 2, Juni 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i2.3616

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Tujuan dipilih metode ini adalah untuk memberikan deskripsi atau gambaran tentang objek yang diteliti. Dalam penelitian ini dideskripsikan bagaimana kemampuan siswa kelas VI SDN 002 Muara Lembu Kecamatan Singingi dalam memahami penggunaan huruf kapital dan tanda baca. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami penggunaan huruf kapital dan tanda baca termasuk dalam kategori cukup baik yaitu sebanyak 17 siswa (50%) dan dalam memahami penggunaan huruf kapital pada nama bangsa, bulan dan kota dapat dikuasai siswa 100%.

Page 10 of 26 | Total Record : 255