SUARA GURU
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Articles
255 Documents
PENERAPAN METODE GUIDED INQUIRY MENGGUNAKAN HANDOUT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Yanti Refita
SUARA GURU Vol 3, No 1 (2017): SG vol. 3 No. 1, Maret 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i1.3059
Penelitian ini membahas hasil belajar Bahasa Inggris pada siswa kelas IX-1 SMP Negeri 3 Dumai. Ditemukan bahwa hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas IX-1 yang sangat rendah. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dibutuhkan suatu metode pembelajaran yang inovatif. Salah satunya adalah metode pembelajaran guided inquiry dengan manggunakan handout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran guided inquiry dengan manggunakan handout dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris pada siswa kelas IX-1 SMP Negeri 3 Dumai tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IX-1 SMP Negeri 3 Dumai. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Februari 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-1 SMPN 3 Dumai dengan jumlah siswa 31 orang siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Pengumpulan data diambil dari hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan strategi inkuiri. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan,pengamatan dan refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa menjadi lebih baik melalui penerapan penerapan metode pembelajaran guided inquiry dengan manggunakan handout dibandingkan dengan pembelajaran yang konvensional. Hasil belajar sebelum PTK nilai daya serap siswa sebesar 68.7, setelah PTK pada siklus I sebesar 76.7, setelah PTK siklus II sebesar 83.5. Ketuntasan belajar siswa sebelum PTK sebesar 20 orang siswa (64.5%), pada siklus I sebesar 27 orang siswa (87.1%), dan pada siklus II sebesar 30 orang siswa (96.7%). Terbukti bahwa penerapan metode pembelajaran guided inquiry dengan manggunakan handout dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris pada siswa kelas IX-1 SMP Negeri 3 Dumai tahun ajaran 2015/2016.
PENINGKATAN BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PADA PELAJARAN MATEMATIKA DAN METODE DEMONSTRASI PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
Yusmarni Yusmarni
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4876
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa pada materi pelajaran, mendeskripsikan penggunaan metode demonstrasi, latihan dan metode bercerita serta meningkatkan proses pembelajaran agar tercapai ketuntasan belajar baik individual maupun klasikal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) di kelas V SDN 010 Seberang Pantai Kecamatan Kuantan Mudik sebanyak 29 orang siswa. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa 1) Penggunaan metode pemberian contoh dan latihan dapat meningkatkan penguasaan sistem terhadap materi penggunaan alat peraga pada Matematika dan apresiasi sastra pada pelajaran Bahasa Indonesia. 2) Perbaikan pembelajaran akan dapat membantu dan meningkatkan minat serta aktifitas belajar siswa. 3) Perbaikan pembelajaran dapat meningkatkan potensi belajar siswa. Tanpa perbaikan pembelajaran, minat dan aktivitas belajar siswa semakin berkurang. 4) Motivasi, media dan alat peraga merupakan faktor-faktor yang menentukan keberhasilan seorang guru dalam menyampaikan materi pembelajaran.
PENGARUH KESEJAHTERAAN DAN SEMANGAT KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU SMP KECAMATAN SINGINGI HILIR KABUPATEN KUANSING
Tri Wahyuni
SUARA GURU Vol 3, No 2 (2017): SG vol. 3 No. 2, Juni 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i2.3617
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan guru dan semangat kerja guru terhadap kinerja guru SMP Kecamatan Singingi Hilir. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dimana penelitian ini diukur berdasarkan indikator tiap-tiap variabel. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey yang bertujuan untuk memperoleh fakta dan gejala yang ada dan mencari kelengkapan secara aktual tentang hubungan antara variabel yang teliti. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kesejahteraan dan semangat guru terhadap kinerja guru, dengan kata lain semakin tinggi tingkat kesejahteraan guru dan semangat kerja guru maka semakin baik kinerja guru tersebut. Korelasi antara kesejahteraan dengan kinerja guru dapat ditingkatkan satu unit dengan meningkatkan 0,321 unti kesejahteraan pada konstanta sebesar 61,832. Korelasi antara semangat kerja guru dengan kinerja guru dapat ditingkatkan satu unit dengan meningkatkan 0,234 unti kesejahteraan pada konstanta sebesar 62,326. Sedangkan antara kecerdasan emosional, semangat kerja guru secara bersama-sama dengan kinerja guru ditemukan koefisien korelasi berganda yaitu kinerja guru dapat ditingkatkan satu unit dengan meningkatkan 0,022 unti kesejahteraan dan 0,082 unit semangat kerja guru pada konstanta sebesar 61,903.
PERBEDAAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA SDN 16 PULAU BINJAI DENGAN SDN 22 RANTAU SILANG KECAMATAN KUANTAN MUDIK
Misrati Misrati
SUARA GURU Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3, September 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i3.4100
Berdasarkan gejala tingkat kesegaran jasmani siswa SDN 16 Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi dengan tingkat kesegaran jasmani siswa SDN 22 Rantau Silang Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi, maka jadi permasalahan adalah adanya perbedaan tingkat kesegaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kesegaran jasmani siswa SDN 16 Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi dengan tingkat kesegaran jasmani siswa SDN 22 Rantau Silang Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Jenis penelitian ini adalah penelitian espost facto, untuk mengetahui perbedaan tingkat kesegaran jasmani, populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 16 Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi dan siswa SDN 22 Rantau Silang Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi yang berjumlah 304 orang. Dengan teknik penarikan sampel adalah purposive sampling, yaitu penarikan sampel diwakili masing-masing sekolah siswa putra kelas V sebanyak 52 orang. Alat yang digunakan untuk metode deskriptif. Untuk menentukan uji beda dilakukan uji “t” test. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kesegaran jasmani siswa SDN 16 Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi dengan tingkat kesegaran jasmani siswa SDN 22 Rantau Silang Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi, ini dibuktikan dengan hasil penelitian bahwa thitung = 3.31 > ttabel = 2.20. Ini artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Dimana tingkat kesegaran jasmani siswa SDN 16 Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi lebih baik dibandingkan dengan tingkat kesegaran jasmani siswa SDN 22 Rantau Silang Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROUND TABLE DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA
Nasrul Nasrul
SUARA GURU Vol 3, No 1 (2017): SG vol. 3 No. 1, Maret 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i1.3045
Penerapan Model Pembelajaran Round Table Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PKN Siswa Kelas VI SD Negeri 004 Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Dengan menggunakan model pembelajaran Round Table diharapkan hasil belajar PKn siswa kelas VI SD Negeri 004 Domo meningkat. (2) Memotivasi guru dalam mengembangkan metode dan strategi dalam pembelajaran. (3) Meningkatkan kompentensi pedagogik guru dalam menyusun rencana, dan pelaksanaan proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK ini menggunakan model pembelajaran Round Table dengan langkah-langkah yaitu: persiapan, pembentukan kelompok, Penyampaian tujuan, Penjelasan tugas yang akan didiskusikan, Guru membagikan kertas kerja, Siswa mengerjakan tugas dengan menuangkan idenya di atas kertas kerja secara bergilir searah jarum jam. Giliran dibatasi oleh waktu, Kesimpulan, Penyajian hasil, Feedback oleh guru, Evaluasi. Hasil belajar siswa setiap siklusnya mengalami perubahan secara signifikan. Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 74 % dengan ketuntasan 79%, lalu meningkat pada siklus II menjadi 88 % dengan ketuntasan 100%. (2) Setelah diterapkannya model pembelajaran Round Table yang tepat maka aktivitas dan hasil belajar PKn pada Pokok Bahasan sistem Pemerintahan Republik Indonesia pada siswa kelas VI SD Negeri 004 Domo dapat meningkat.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENI BUDAYA SISWA SEKOLAH DASAR
Rosmina Rosmina
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4853
Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran examples non examples dapat meningkatkan hasil belajar seni budaya pada siswa kelas V-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 34 orang kelas V-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan tahun pelajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data di dalam penelitian ini adalah dengan melaksanakan tes pada setiap siklus. Analisis data dalam penelitian ini adalah secara kuantitatif dan deskriptif. Hasil dari penerapan metode pembelajaran examples non examples yaitu sebelum PTK hasil belajar siswa adalah 71.2 dengan kategori kurang. Pada siklus I hasil belajar siswa adalah 81.4 dengan kategori cukup dan pada siklus II hasil belajar siswa adalah 85.4 dengan kategori baik.
PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP KELUARGA SAKINAH DI DESA KOTO CENGAR KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Hasanah Hasanah
SUARA GURU Vol 3, No 1 (2017): SG vol. 3 No. 1, Maret 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i1.3055
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan masyarakat Desa Koto Cengar Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi terhadap keluarga sakinah. Berdasarkan uraian pada pembahasan sebelumnya dan berdasarkan hasil pengamatan penulis di lapangan dan dengan menganalisa hasil wawancara penulis dengan toko-toko dan pemuka masyarakat Desa Koto Cengar penulis dapat membuat kesimpulan bahwa pandangan masyarakat Desa Koto Cengar terhadap keluarga sakinah kurang baik. Hal ini terjadi disebabkan beberapa hal (1). pernikahan di usia dini yang menyebabkan belum siapnya pasangan suami istri dalam membina keluarga baik lahir maupun batin, (2). kurangnya upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah, (3). kurang telitinya dalam memilih pasangan. Jadi pandangan masyarakat Desa Koto Cengar terhadap keluarga sakinah di kategorikan kurang baik dengan persentase jawaban sebanyak 54%.
PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI SDN 006 PISANG BEREBUS KECAMATAN GUNUNG TOAR
Eriyanis Eriyanis
SUARA GURU Vol 3, No 2 (2017): SG vol. 3 No. 2, Juni 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i2.3598
Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan untuk mengungkapkan tentang gambaran pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SDN 006 Pisang Berebus Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari siswa kelas IV dan kelas IV SDN 006 Pisang Berebus Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli sebanyak 40 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, yaitu dengan mengambil keseluruhan dari populasi penelitian, jadi sampel penelitian berjumlah 40 orang. Penyusunan angket dilakukan berdasarkan skala Guttman dengan 2 alternatif jawaban yaitu YA dan Tidak. Setiap butir diberikan skor dengan angka 1 dan 0. Dari analisis data diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : 1) Tingkat capaian minat siswa yang ada di SDN 006 Pisang Berebus Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi berada pada klasifikasi sangat cukup, yaitu dengan tingkat capaian jawaban responden mencapai 74,65%. 2) Tingkat capaian sarana dan prasarana pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SDN 006 Pisang Berebus Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi berada pada klasifikasi cukup, yaitu dengan tingkat capaian sebesar 63,33%. 3) Tingkat capaian proses kegiatan ekatrakurikuler terhadap pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di SDN 006 Pisang Berebus Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi berada pada klasifikasi baik, yaitu dengan tingkat capaian jawaban responden mencapai 85,31%. 4) Tingkat capaian peranan guru penjas terhadap pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di SDN 006 Pisang Berebus Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi berada pada klasifikasi baik, yaitu dengan tingkat capaian jawaban responden mencapai 81,5%.
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA BIDANG STUDI IPA MEMALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA DI SEKOLAH DASAR
Mariani SY Mariani SY
SUARA GURU Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3, September 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i3.4086
Tujuan penelitian mengandung maksud memperbaiki kinerja guru dalam proses pembelajaran dan me-ningkatkan kemampuan belajar siswa pada pembelajaran IPA dengan konsep tumbuhan hijau pada Kelas V SDN 001 Pasar Inuman Kabupaten Kuantan Singingi tahun pelajaran 2009/2010. Adapun objek penelitian adalah siswa kelas V berjumlah 31 orang dengan sfesifikasi antara lain 19 orang laki -laki dan 12 orang perempuan. Penelitian dilakukan mulai dari tanggal 2 sampai 17 Oktober 2009. Teknik analisis data yakni dengan penilai secara langsung kepada siswa dengan jalan keaktifan siswa, dan penilai pemberian tugas atau observasi terhadap tugas yang diberikan kepada siswa. Pada perbaikan pembelajaran ini terlihat pula peningkatan hasil belajar siswa dari pra siklus sampai siklus 2. pada siklus 1 rata-rata hasil belajar 53.23 atau yang belum mencapai KKM , Dan pada siklus ke-2 rata-rata hasil belajar menjadi 80.65. Penggunaan alat peraga dan tepat sesuai dengan materi pembelajaran dapat meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran.
PENGARUH PEMBIAYAAN PENDIDIKAN PRIBADI TERHADAP PRESTASI SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 8 PEKANBARU
Rijali Akmal Rijali Akmal
SUARA GURU Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3, September 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i3.4091
Biaya pendidikan merupakan suatu konsep yang seharusnya ada dan tidak dapat di pahami tanpa mengkaji konsep-konsep yang mendasarinya. Secara umum pembiayaan pendidikan adalah sebuah kompleksitas yang didalamnya akan terdapat saling keterkaitan pada setiap komponen yang memiliki rentang yang bersifat mikro (satuan pendidikan) hingga yang makro (nasional) yang meliputi sumber-sumber pembiayaan pendidikan. Hal ini tentunya mempengaruhi tingkat hasil prestasi siswa dalam belajar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pembiayaan pendidikan pribadi keluarga mampu dan tidak mampu di sekolah SMAN 8 Pekanbaru dan untuk mengetahui apakah pembiayaan pendidikan pribadi berpengaruh terhadap hasil prestasi belajar siswa . sampel pada penelitian ini berjumlah 168 siswa yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII IPA dan IPS. Pengumpulan data dilakukan melalui angket. Teknik analisa data yang digunakan yaitu deskriptif dan uji t. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh thitung untuk biaya pendidikan pribadi sebesar 0,00034 dan untuk hasil belajar thitung sebesar 3,340 dan = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai thitung< ttabel.