cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SUARA GURU
ISSN : 24776351     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Arjuna Subject : -
Articles 255 Documents
PELAKSANAAN ADMINISTRASI SEKOLAH UNGGUL DI SMP NEGERI 7 KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Sri Setyawati Sri Setyawati
SUARA GURU Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3, September 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i3.4094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan administrasi sekolah unggul yang meliputi bagian administrasi dan organisasi kurikulum dan pengajaran, personalia sekolah, kesiswaan, sarana dan prasarana pendidikan, pembiayaan pendidikan, layanan khusus pendidikan, kesekretariatan pendidikan dan hubungan dengan masyarakat.Penelitian ini diharapkan berguna bagi kepala sekolah dan personil sekolah lainnya untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan masukan dalam pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan administrasi dalam menyelenggarakan pendidikan berwawasan keunggulan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitik. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan tenaga administrasi lainnya di SMP Negeri 7 Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi. Data tentang pelaksanaan administrasi dalam penyelenggaraan pendidikan berwawasan menggunakan pedoman wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi kemudian dianalisis dengan teknik naratif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan kurikulum dan pengajaran cukup memadai dan berpedoman kepada kurikulim nasional diperkaya dengan muatan lokal, personalia pendidik belum memadai, penerimaan siswa baru belum melalui tes penyaringan yang ketat, sarana prasarana ruangan secara umum cukup memadai, dana operasional sekolah diperoleh dari masyarakat, siswa atau orangtua siswa dan dana rutin, layanan kesehatan yang melalui UKS dan BK. Administrasi keakademikan telah dapat dilaksanakan dengan baik, mekanisme hubungan yang dilakukan sekolah dengan masyarakat dilaksanakan memalui pemanggilan orangtua ke sekolah dan belum menggunakan media cetak dan elektronika.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TERHADAP PELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Erlinda Erlinda
SUARA GURU Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3, September 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i3.4099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA kelas V SD Negeri 022 Rantau Sialang  dengan menggunakan metode Demonstrasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) di kelas V Sekolah Dasar Negeri 022 Rantau Sialang Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di kelas V Sekolah SD Negeri 022 Rantau Sialang Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dengan menggunakan metode demonstrasi dapat menghindari rasa bosan dan jenuh siswa pada waktu proses pembelajaran, dengan memberikan contoh-contoh soal yang kongkrit dan bervariasi dapat meningkatkan pemahaman siswa dan dengan menggunakan alat bantu yang sesuai dengan materi pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan siswa.
PENERAPAN METODE INQUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA suprihatin suprihatin
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4847

Abstract

Untuk meningkatkan mutu dan hasil belajar dalam pengajaran seorang guru dituntut supaya menguasai dan menerapkan berbagai metode pengajaran. Pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas merupakan salah satu tugas utama guru, dan pembelajaran dapat diartikan sebagai kegiatan yang ditujukan untuk membelajarkan siswa. Dalam proses pembelajaran masih sering ditemui adanya kecenderungan meminimalkan keterlibatan siswa. Dominasi guru dalam proses pembelajaran menyebabkan kecenderungan siswa lebih bersifat pasif sehingga mereka lebih banyak menunggu sajian guru dari pada mencari dan menemukan sendiri pengetahuan, ketrampilan, atau sikap yang dibutuhkan siswa. Metode pembelajaran pada dasarnya berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan yaitu dapat meningkatkan prestasi belajar siswa karena prestasi belajar sebagai salah satu indikator kualitas pendidikan. Prestasi belajar dapat menggambarkan kemampuan-kemampuan yang telah dicapai selama proses pendidikan. Pembelajaran dengan menggunakan metode inquiri ini sangat berpengaruh terhadap pemahaman konsep belajar pada pembelajaran IPS khususnya materi pada materi mendeskripsikan pembagian permukaan bumi atas benua dan samudra.
TEKNIK PENGURANGAN BERULANG UNTUK MENERAPKAN KONSEP PEMBAGIAN DAN PENGGUNAAN DENAH LOKASI SEBAGAI PENDEKATAN UNTUK MEMBACA PETA A Asmiati
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5481

Abstract

Pada pelajaran Matematika penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep pembagian dengan menggunakan teknik pengurangan berulang sedangkan pada mata pelajaran IPS penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam mempelajari peta dengan penggunaan peta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di kelas III SD Negeri 002 Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II dengan beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik pengurangan pada konsep pembagian di pelajaran Matematika dan penggunaan denah untuk membaca peta di pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dapat dikatakan berhasil karena hasil belajar siswa mengalami peningkatan secara bertahap dari siklus I ke siklus II pada mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CORE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Indrawati Indrawati
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe CORE dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 35 Pekanbaru tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII-1 SMP Negeri 35 Pekanbaru pada semester genap tahun pembelajaran 2016/2017. Penelitian ini dimulai dari bulan Februari 2017 sampai dengan bulan Maret 2017. Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 35 Pekanbaru. Jumlah siswa 38 orang, terdiri dari 17 orang putra dan 18 orang putri. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe CORE dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 35 Pekanbaru tahun pelajaran 2016/2017. Hasil belajar sebelum PTK adalah 73.4 dengan kategori kurang. Hasil belajar siklus I pertemuan 1 adalah 81.1 dengan kategori cukup dan pada pertemuan 2 sebesar 82.9 dengan kategori cukup. Pada siklus II pertemuan 3 hasil belajarnya sebesar 85.6 dengan kategori baik dan pada pertemuan 4 sebesar 87.1 dengan kategori baik. Ketuntasan klasikal sebelum PTK adalah 63.2%. Pada siklus I pertemuan 1 sebesar 86.8% dan pada pertemuan 2 sebesar 92.1%. Pada siklus II pertemuan 3 sebesar 94.7% dan pada pertemuan 4 sebesar 97.4%
PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Wan Fadillah
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10199

Abstract

Motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran PKn dirasa kurang. Siswa terlihat bosan di dalam mengikuti proses pembelajaran PKn sehingga membuat siswa sulit untuk memahami materi pelajaran PKn tersebut. Keadaan ini berdampak terhadap penurunan hasil belajar siswa. Ketuntasan klasikal siswa hanya mencapai 65.1%. Solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan metode problem solving. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-C SMP Negeri 40 Pekanbaru pada semester ganjil tahun pembelajaran 2017/2018. Penelitian ini dimulai dari bulan September 2017 sampai dengan bulan Oktober 2017. Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas VII-C SMP Negeri 40 Pekanbaru. Jumlah siswa 43 orang, terdiri dari 24 orang putra dan 19 orang putri. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian ini adalah penerapan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas VII-C SMP Negeri 40 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Hasil belajar sebelum PTK adalah 73.3 dengan kategori kurang. Hasil belajar siklus I pertemuan 1 adalah 79.5 dengan kategori cukup dan pada pertemuan 2 sebesar 82.3 dengan kategori cukup. Pada siklus II pertemuan 3 hasil belajarnya sebesar 86.3 dengan kategori baik dan pada pertemuan 4 sebesar 87.7 dengan kategori baik. Ketuntasan klasikal sebelum PTK adalah 65.1%. Pada siklus I pertemuan 1 sebesar 86.0% dan pada pertemuan 2 sebesar 90.7%. Pada siklus II pertemuan 3 sebesar 93.0% dan pada pertemuan 4 sebesar 95.3%
MENINGKATKAN PENGUASAAN SISWA TERHADAP MATERI PELAJARAN MATEMATIKA DAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF S Sukirman
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5580

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 011 Air Emas Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi pada kelas VI dengan jumlah siswa sebanyak 36 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial sehingga siswa mampu mencapai nilai ketuntasan belajar  individual 6,5 dan nilai ketuntasan belajar secara kelompok mencapai 85% melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tiga siklus. Pada penelitian ini diterapkan model pembelajaran kooperatif. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran koopratif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Hal ini terbukti dengan perbandingan ketuntasan belajar pada siklus I mata pelajaran Matematika yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif hanya sebesar 53% sedangkan pada siklus II yang menggunakan model pembelajaran kooperatif meningkat menjadi 75% dan pada siklus III meningkat lagi menjadi 86%. Hal demikian juga terjadi pada mata pelajarab Ilmu Pengetahuan Sosial, dimana ketuntasan belajar pada siklus I mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif hanya sebesar 64% sedangkan pada siklus II yang menggunakan model pembelajaran kooperatif meningkat menjadi 80% dan pada siklus III meningkat lagi menjadi 89%.
PELAKSANAAN KONSELING BEHAVIOUR TEKNIK MODELING SIMBOLIK UNTUK MENINGKATKAN SELF ACCEPTANCE PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Sarmariahni Saragih
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10204

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan self acceptance melalui pelaksanan konseling behaviour teknik modeling simbolik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-4 SMP Negeri 12 Pekanbaru pada semester ganjil tahun pembelajaran 2017/2018. Penelitian ini dimulai dari bulan September 2017 sampai dengan bulan Oktober 2017. Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 12 Pekanbaru. Jumlah siswa 37 orang siswa. Sedangkan sampel pada penelitian ini adalah 6 orang siswa yang memiliki self acceptance yang paling rendah. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pelaksanaan konseling behaviour teknik modeling simbolik dapat meningkatkan self acceptance pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 12 Pekanbaru Tahun pelajaran 2017/2018. Hasil observasi self acceptance sebelum PTK adalah 29.6% dengan kategori sangat kurang. Pada siklus I hasil observasi self acceptance siswa memperoleh 61.1% dengan kategori cukup. Pada siklus II hasil observasi self acceptance siswa memperoleh 77.8% dengan kategori baik
PENGGUNAAN METODE KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Netti Dewita
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5585

Abstract

Kondisi hasil belajar Matematika di kelas VI SD Negeri 015 Giri Sako Kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi masih rendah maka perlu dilakukan sebuah perbaikan pembelajaran. Perbaikan pembelajaran dilaksanakan dalam bentuk penelitian tindakan kelas (PTK). Perbaikan pembelajaran pada tanggal 12 September 2011 sampai dengan 17 September 2011. Perbaikan pembelajaran ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keberhasilan materi pembelajaran yang diajarkan melalui penggunaan metoda kooperatif. Setelah diterapkan metoda pembelajaran tersebut terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika, hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang tuntas dalam pembelajaran. Pada siklus I dari 22 jumlah siswa, 8 siswa (36,36%) yang tuntas pada data awal menjadi 14 siswa (63,63%) siswa yang tuntas. Pada siklus II dari 22 jumlah siswa, 14 siswa (63,63%) yang tuntas pada siklus I menjadi 21siswa (95,45%) siswa yang tuntas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara umum peran guru untuk membrdayakan siswa dengan menggunakan metode kooperatif dalam menyampaikan materi pelajaran matematika sangat baik dan bisa dibilang berhasil.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Mery Siregar
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10209

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-5 SMP Negeri 12 Pekanbaru sebanyak 39 siswa, yakni terdiri dari 21 orang pria dan 18 orang wanita dengan kemampuan yang heterogen. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas IX-5SMP Negeri 12 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018 bulan September sampai dengan Oktober 2017. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media pembelajaran audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas IX-5 SMP Negeri 12 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Hasil belajar sebelum PTK adalah 71.0  Hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 adalah 79.5 dan pada pertemuan 2 adalah 81.3. Hasil belajar siswa pada siklus II pertemuan 3 adalah 83.8 dan pada pertemuan 4 adalah 86.2