SUARA GURU
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Articles
255 Documents
PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN
Mardan Mardan
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10147
Penelitian pada perbaikan pembelajaran ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas IV Sekolah Dasar Negeri 012 Lubuk Terentang Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Perbaikan pembelajaran di laksanakan pada mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Untuk meningkatkan hasil belajar setiap masing-masing mata pelajaran digunakan media pembelajaran yang tepat. Perbaikan pembelajarannya dilakukan dalam dua siklus. Dari hasil temuan selama proses perbaikan pembelajaran tersebut hasil belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II, dimana pada mata pelajaran Matematika siklus I terdapat 8 siswa dari 14 siswa yang tingkat keberhasilannya diatas 65%, pada pelaksanaan siklus II terdapat 11 siswa dari 14 siswa yang tingkat keberhasilannya diatas 65%. Pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siklus I terdapat 10 siswa dari 14 siswa yang tingkat keberhasilannya diatas 65%. Pada pelaksanaan siklus II terdapat 12 siswa dari 14 siswa yang tingkat keberhasilannya diatas 65%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial
Partisipasi Remaja Putri Terhadap Aktivitas Nasyiatul Aisyiyah di Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan
* Jasni
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10255
Nasiyatul Aisiyah memfokuskan aktivitasnya terhadap remaja putri karena masa remaja merupakan masa yang penuh dengan kegoncangan jiwa sebagaiman Zakiah Daradjat mengemukakan bahwa “masa remaja adalah masa yang penuh kegoncangan jiwa, masa berada dalam peralihan atau diatas jembatan goyang yang menghubungkan masa kanak-kanak yang penuh ketergantungan dengan masa dewasa yang matang dan berdiri sendiri”. Dalam masa ini maka pada diri remaja diperlukan binaan-binaan sehingga mereka tidak menyimpang dari hal-hal yang telah digariskan dalam islam. Dalam pembinaan akhlak remaja putri, organisasi Nasiyatul Aisyiyah telah melakukan aktivitas-aktivitas antara lain 1) mengadakan wirid pengajian agama, 2) memberikan pengetahuan dibidang keputrian, 3) mengadakan kegiatan olahraga dan kesenian, 4) memperingati hari besar islam, 5) mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatn. Dalam studi pendahuluan yang penulis lakukan dimana aktivitas Nasiyatul Aisiyah telah dilaksanakan dengan baik, namun partisipasi remaja putri masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari gejala-gejala sebagai berikut: 1) apabila remaja putri diuandang untuk mengikuti aktivitas Nasyiatul Aisyiyah hanya sebagian kecil yang datang, 2) remaja putri lebih suka berhura-hura dari pada mengikuti aktivitas Nasyiatul Aisyiyah, 3) masih ada remaja putri yang beranggapan bahwa mengikuti aktivitas Nasiyatul Aisyiyah hanya membuang waktu saja. Dengan adanya kesenjangan dari harapan dan kenyataan tersebut maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “Partisipasi Remaja Putri Terhadap Aktivitas Nasyiatul Aisyiyah Sungai Pinang”
PELAKSANAAN MANAJEMEN PARTISIPATIF DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI WARGA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Basri Basri
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10162
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan patisipasi warga sekolah di SMP Negeri 1 Rokan IV Koto yang dilakukan dalam tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari kegiatan sekolah melalui manajemen parsial oleh kepala sekolah. Data dikumpulkan dari bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2014. Subjek penelitian ini adalah seluruh warga sekolah yang terdiri dari 20 orang guru, 4 orang Tata Usaha, 1 orang Satpam, dan 2 orang pemimpin komite sekolah. Data yang dianalisis adalah partisipasi warga sekolah dengan penerapan manajemen partisipatif pada tahun ajaran 2014/2015. Pengumpulan data diambil dari tingkat partisipasi warga sekolah dalam peencanaan, pengorganisasian, pengamatan dan evaluasi dalam manajemen sekolah. Tingkat partisipasi warga sekolah sebelum penerapan manajemen partisipasif adalah 46,78%, setelah diterapkan manajemen partisipasif terjadi peningkatan tingkat partisipasi warga sekolah yaitu 77,02%. Peningkatan ini juga mempengaruhi perbaikan dalam hal penampilan sekolah dan pencapaian program kerja sekolah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan manajemen partisipasif dapat meningkatkan partisipasi warga sekolah di SMP Negeri 1 Rokan IV Koto pada tahun pelajaran 2014/2015
Pentingnya Penggunaan Media Terhadap Pembelajaran IPA dan IPS di Sekolah Dasar
Endang Hasmi P
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10260
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya penggunaan media dalam proses belajar mengajar untuk mencapai hasil yang maksimum dalam pembelajaran IPA dan IPS kelas II SD Negeri 007 Tanjung Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi. Pelaksanaan perbaikan pembelajaran dilakukan di kelas II SD Negeri 007 Tanjung Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi dengan subjek penelitian siswa yang berjumlah 15 orang yang terdiri dari 5 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Perbaikan pembelajaran ini dilaksanakan pada tanggal 02 Maret 2009 sampai dengan tanggal 19 Maret 2009. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa hasil belajar siswa selalu mengalami peningkatan untuk setiap siklusnya sehingga jumlah siswa mencapai nilai diatas KKM semakin meningkat. Pada pembelajaran IPA jumlah siswa yang tuntas pada data awal hanya 7 orang siswa, pada siklus I meningkt menjadi 8 orang siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 13 orang dari 15 siswa secara keseluruhan. Pada pembelajaran IPs jumlah siswa yang tuntas pada data awal hanya 8 orang siswa, pada siklus I meningkt menjadi 11 orang siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 14 orang dari 15 siswa secara keseluruhan. Dengan meningkatnya perolehan nilai yang diperoleh siswa maka nilai rata-rata siswa pun semakin meningkat. Dengan hasil peningkatan nilai belajar tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran sangat penting dan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dan IPS pada siswa kelas II SD Negeri 007 Tanjung Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISKUSI DI SEKOLAH DASAR
Ahmad Husni
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10167
Pelaksanaan perbaikan pembelajaran dilakukan dalam dua siklus pada seluruh siswa kelas V SD Negeri 011 Pulau Mungkur sebanyak 24 orang siswa yaitu 10 siswa laki-laki da 14 siswa perempuan. Tujuan diadakan perbaikan pembelajaran ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tindakan metode diskusi dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa aktivitas siswa untuk menyerap dan memahami pengetahuan tentang pembelajaran PKn yaitu pada siklus pertama diperoleh hasil rata-rata 41,6% dan pada siklus II meningkat yaitu 75%. Disiplin siswa selama proses kegiatan belajar dilaksanakan menunjukkan peningkatan yaitu dari 45,7% sampai 79,1%. Kerjasama siswa dalam melaksanakan kegiatan mengalami peningkatan yaitu 41,6% menjadi 83,3%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode diskusi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa
Meningkatkan Kemampuan Menghitung Perkalian dengan Media Kalkulator Jari pada Pelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar
* Miswati
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10295
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menelusuri dan mendapatkan gambaran secara jelas tentang situasi kelas dan tingkah laku siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SD Negeri 013 Petai Baru Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi dengan jumlah siswa 49 orang siswa yang terdiri dari 24 siswa putra dan 25 siswa putri. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Juli 2012 samapai dengan bulan Agustus 2012 semester I. Pada penelitian ini diterapkan penggunaan media kalkulator jari untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menghitung perkalian. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada tindakan siklus pertama dan siklus kedua, penggunaan media kalkulator jari dapat meningkatkan kemampuan hitung siswa dan meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan rasa kerjasama siswa dalam menyelesaikan kerja kelompok. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penggunaan media kalkulator jari efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK KELILING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Jaminar Jaminar
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10172
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 009 Pulau Panjang Hulu Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi melalui model pembelajaran kooperatif teknik keliling kelompok. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Untuk pengumpulan data, data aktifitas siswa dan guru dikumpulkan dengan cara pengamatan langsung di dalam kelas. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan cara memberikan tes atau ulangan harian kepada siswa. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan analisis diperoleh bahwa data aktifitas siswa dan guru telah sesuai dengan perencanaan. Sedangkan analisis data tentang perkembangan nilai siswa menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah tindakan. Dari analisis data tentang ketercapaian KKM diperoleh fakta bahwa terjadi peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM setelah adanya tindakan. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif teknik keliling kelompok pada pelajaran Matematika dan Pendidikan Kewarganegaraan dapat meningkatkan hasil belajar siswa
PENERAPAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR
Zuhriati Lubis
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10184
Kondisi hasil belajar Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas III SD Negeri 011 Bedeng Sikuran Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi dengan jumlah siswa sebanyak 22 orang yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 12 orang siswa perempuan masih rendah maka perlu dilakukan sebuah perbaikan pembelajaran. Perbaikan pembelajaran dilaksanakan dalam bentuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial dengan penerapan model pembelajaran diskusi pada siswa kelas III SD Negeri 011 Bedeng Sikuran. Dari hasil penelitian hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial terdapat peningkatan setelah diterapkan metode pembelajaran diskusi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pembelajaran diskusi dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan hasil belajar siswa sebelum diterapkan pembelajaran diskusi
METODE PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN IPS DENGAN PENEMUAN KEMBALI DAN PENGAMATAN KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
Rinda Sutri
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5482
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran dengan metode penemuan kembali pada mata pelajaran Matematika dan metode pengamatan dan kerja kelompok pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) di kelas IV SD Negeri 026 Pulau Godang Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan Pada mata pelajaran Matematika 1) Pembelajaran Matematika dengan metode penemuan kembali dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. 2) Motivasi belajar Matematika siswa mengalami peningkatan pada setiap indikator. 3) Sebagai pemotivasi siswa agar dapat tetap tertarik terhadap materi pelajaran, dapat dilakukan melalui penggunaan alat peraga saat penyajian materi pelajaran. Sedangakan pada mata pelajaran IPS adalah 1) Untuk mningkatkan motivasi belajar IPS dan keaktifan siswa dapat dilakukan melalui penggunaan metoda pengamatan dan kerja kelompok. 2) Pada saat penyajian materi pelajaran tentang koperasi guru menggunakan alat peraga atau media pembelajaran seperti lambang koperasi. 3) Motivasi belajar IPS siswa mengalami peningkatan pada setiap siklus atau setiap indikator.
PENERAPAN METODE COURSE REVIEW HORAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Fitria Fitria
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10195
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode course review horay dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas VII-D SMP Negeri 33 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-D SMP Negeri 33 Pekanbaru pada semester ganjil tahun pembelajaran 2017/2018. Penelitian ini dimulai dari bulan Oktober 2017 sampai dengan bulan November 2017. Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas VII-D SMP Negeri 33 Pekanbaru. Jumlah siswa sebanyak 36 orang siswa, yakni terdiri dari 21 orang putra dan 15 orang putri. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian tindakan kelas ini adalah penerapan metode course review horay dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas VII-D SMP Negeri 33 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Hasil belajar sebelum PTK adalah 72.6 dengan kategori kurang. Hasil belajar siklus I pertemuan 1 adalah 81.4 dengan kategori cukup dan pada pertemuan 2 sebesar 82.2 dengan kategori cukup. Pada siklus II pertemuan 3 hasil belajarnya sebesar 84.4 dengan kategori baik dan pada pertemuan 4 sebesar 86.1 dengan kategori baik. Ketuntasan klasikal sebelum PTK adalah 61.1%. Pada siklus I pertemuan 1 sebesar 88.9% dan pada pertemuan 2 sebesar 91.7%. Pada siklus II pertemuan 3 sebesar 94.4% dan pada pertemuan 4 sebesar 97.2%