cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SUARA GURU
ISSN : 24776351     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Arjuna Subject : -
Articles 255 Documents
Meningkatkan Minat Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Melalui Startegi Learning Cycle pada Siswa Megawati Megawati
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10231

Abstract

Judul penelitian ini adalah Meningkatkan Minat Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Melalui Strategi Learning Cycle pada Siswa Kelas III SDN 010 Sari Mulya. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa terhadap pembelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan melalui strategi learning cycle. Minat belajar merupakan hal yang sangat penting dalam suatu pembelajaran karena semakin tinggi minat seorang siswa dalam mengikuti pembelajaran maka aktivitas siswa akan semakin meningkat dan dengan meningkatnyaaktivitas siswa maka hasil pembelajaran yang dicapai akan semakin meningkat. Dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa kelas III SDN 010 Sari Mulya maka peneliti ingin menerapkan model pembelajaran learning cycle. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa Kelas III SDN 010 Sari Mulya Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahawa terjadi peningkatan aktivitas yang dilakukan guru. Pada siklus pertama dalam pelaksanaan pembelajaran pertemuan pertama dengan persentase 40% setelah pertemuan kedua dengan persentase 55%. Siklus ke II meningkat pada pertemuan ke 3 dengan persentase 75% dan setelah pertemuan keempat terlaksana 80%. Sedangkan hasil observasi aktivitas siswa pada siklus pertama pertemuan pertama dengan persentase keatifan siswa mencapai 40% dan pada pertemuan kedua mencapai 55%. Sedangkan pada siklus ke II ktivitas siswa meningkat pada pertemuan ke 3 dengan persentase 65% dan pertemuan ke 4 mencapai 80%. Minat belajar siswa juga mengalami peningkatan dimana pada siklus I pertemuan perama dengan persentase 59% dan pada pertemuan kedua 68% sedangkan pada siklus II pertemuan pertama minata belajar siswa 75% dan pada pertemuan kedua 80%. Hal ini menunjukkan bahawa melalui strategi learning cycle mampu meningkatkan minta siswa dalam belajar Pancasila dan Kewarganegaraan di SDN 010 Sari Mulya
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPTIF MELALUI MEDIA GAMBAR SERI YANG DIACAK SISWA Asnizur Asnizur
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10137

Abstract

Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 007 Lubuk Ramo Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi yang berjumlah 35 orang yang terdiri dari 19 orang siswa perempuan dan 16 siswa laki-laki. Bentuk penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dalam dua siklus. Dari data hasil penelitian diperoleh hasil yang meningkat dari data awal ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Hal ini membuktikan bahwa dengan menggunakan media gambar seri yang diacak dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas III SDN 007 Lubuk Ramo Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi pada data awal adalah 55,91 yang berkategori rendah. 2) Kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas III SDN 007 Lubuk Ramo Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi pada siklus I adalah 75,63 yang berkategori sedang. 3) Kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas III SDN 007 Lubuk Ramo Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi pada siklus II adalah 85,061 yang berkategori tinggi. 4) Kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas III SDN 007 Lubuk Ramo Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi secara keseluruhan atau klasikal adalah 71,43% yang berkategori tinggi
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn pada Siswa Sekolah Dasar * Rohani
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10246

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SDN 011 Teluk Dalam  Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VI SDN 011 Teluk Dalam  Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan dengan jumlah siswa 20 orang yang terdiri dari 9 laki-laki dan 11 perempuan dengan kemampuan yang hitrogen. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas melalui tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Berdasarkan hasil tes terhadap materi pelajaran yang dilakukan setelah dilakukan tindakan. Pada data awal ketuntasan belajar siswa hanya 50% setelah dilakukan perbaikan pada siklus pertama meningkat hingga 70% dan pada siklus ke II lebih meningkat hingga mencapai 85%. Keberhasilan ini disebabkan dengan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD  yang dilakukan guru telah berada pada klasifikasi tingkat kesempurnaan ”Sempurna” sehingga siswa cenderung lebih positif dalam menerima pelajaran yang diberikan guru dengan klasifikasi “samangat tinggi” dengan demikian tingkat perolehan siswa akan meningkat dan pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajarnya
UPAYA UNTUK PEMAHAMAN KOSA KATA PADA SISWA KELAS TIGA SEKOLAH DASAR Syafridah Syafridah
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10143

Abstract

Penelitian dilaksanakan di kelas III SD Negeri 007 Pulau Sipan Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi yang berjumlah 20 orang siswa. Penelitian ini fokus untuk menganalisa kemampuan siswa dalam menggunakan kosakata. Setelah menganalisa dan menghitung hasil data, penulis menemukan bahwa siswa yang mendapat nilai dengan kategori sangat baik hanya 2 orang, siswa yang mendapatkan nilai dengan kategori baik 4 orang, siswa yang mendapatkan nilai dengan kategori sedang 9 orang, siswa yang mendapatkan nilai dengan kategori kurang 3 orang dan siswa yang mendapatkan nilai dengan kategori sangat kurang 2 orang. Nilai rata-rata siswa pada kemampuan kosakata adalah 58,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan kosakata siswa berada pada kategori sedang
Penerapan Metode Latihan pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa * Tuginah
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan penggunaan Metode Latihan pada siswa IV SD Negeri 006 Sari Makmur Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan. Subjek dalam penelitian perbaikan kemampuan propesional ini adalah siswa Kelas IV SD Negeri 006 Sari Makmur Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan. Dengan jumlah siswa 20 orang, dengan 10 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pada data awal nilai rata-rata yang diperoleh siswa hanya 55 dan pada siklus pertama meningkat hingga memperoleh nilai rata-rata 60 dan setelah siklus ke II meingkat hingga 64. pada data awal siswa yang mencapai ketuntasan hanya 50% dan pada siklus ke I meningkat telah mencapai 70% dan ketuntasan kelas pada siklus kedua mencapai 80% dari 20 siswaBerdasarkan hasil penelitian dan analisa yang telah diuraikan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menggunakan Metode Latihan adalah sebagai berikut “Penggunaan Metode Latihan yang telah dilaksanakan dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa kelas Kelas IV SD Negeri 006 Sari Makmur Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DENGAN TEKNIK OBJEK LANGSUNG SISWA Aripin Aripin
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10148

Abstract

Penelitian ini dilakukan di kelas V SD Negeri 011 Pulau Mungkur Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklusnya terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Metode pembelajaran yang diterapkan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa  adalah melalui pendekatan kontekstual dengan teknik objek langsung. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan siswa dalam menulis puisi yang dilakukan pada tes awal adalah 51,43 atau berkategori rendah. Kemampuan siswa dalam menulis puisi yang dilakukan pada siklus I adalah 68,90 atau berkategori rendah. Kemampuan siswa dalam menulis puisi yang dilakukan pada siklus II adalah 75,80 atau berkategori sedang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pendekatan kontekstual dengan teknik objek langsung dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa
Meningkatkan Kompetensi Menulis Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan Model Examples Non Examples Siswa Siti Juwainah
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10256

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas V SD Negeri 013 Petai Baru Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi yang terdiri dari 35 siswa yaitu 16 orang siswa laki-laki dan 19 orang siswa perempuan pada bulan Oktober 2016 sampai dengan bulan November 2016. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mana terdiri empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari data hasil observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa membuktikan adanya peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Aktivitas guru pada siklus I masih terdapat 21% dengan klasifikasi nilai C (cukup) sementara pada siklus II yang termasuk klasifikasi C (cukup) 0% bahkan klasifikasi A (sangat baik) pada siklus I terdapat 42,11% meningkat menjadi 84,21% pada siklus II. Aktivitas siswa pada siklus I masih terdapat 25% dengan klasifikasi nilai C (cukup) sementara pada siklus II yang termasuk klasifikasi C (cukup) 0% bahkan klasifikasi A (sangat baik) pada siklus I terdapat 12,5% meningkat menjadi 75% pada siklus II. Dengan diterapkan  model examples non examples ini, telah terjadi peningkatan hasil yang cukup signifikan dari hanya 25 orang siswa (71,43%) yang mengalami ketuntasan pada siklus I menjadi 35 orang siswa (100%) pada siklus II. Peningkatan hasil pembelajaran menulis tes berita yang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah 28,57% (10 orang siswa) sehingga pada siklus II target ketuntasan belajar 85% dari jumlah siswa keseluruhan sudah tercapai. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran examples non examples dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa serta meningkatkan hasil belajar siswa
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS Sumiaty Br Bangun
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10163

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas IX-3 SMP Negeri 37 Pekanbaru Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IX-3 SMP Negeri 37 Pekanbaru pada semester ganjil tahun pembelajaran 2017/2018. Penelitian ini dimulai dari bulan Oktober 2017 sampai dengan bulan November 2017. Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas IX-3 SMP Negeri 37 Pekanbaru. Jumlah siswa 42 orang, terdiri dari 23 orang putra dan 19 orang putri. Pengumpulan data diambil dari hasil belajar siswa berupa hasil belajar dan ketuntasan belajar. Hasil penelitian tindakan kelas ini adalah penggunaan model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IX-3 SMP Negeri 37 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Hasil belajar sebelum PTK adalah 72.6 dengan ketuntasan individu 26 orang dan ketuntasan klasikal adalah 61.9%. Hasil belajar siklus I pertemuan 1 adalah 82.9 dengan ketuntasan individu 36 orang dan ketuntasan klasikal adalah 85.7%. Hasil belajar siklus I pertemuan 2 adalah 84.5 dengan ketuntasan individu 38 orang dan ketuntasan klasikal adalah 90.5%. Hasil belajar siklus II pertemuan 3 adalah 87.1 dengan ketuntasan individu 39 orang dan ketuntasan klasikal adalah 92.9%. Hasil belajar siklus II pertemuan 4 adalah 88.6 dengan ketuntasan individu 40 orang dan ketuntasan klasikal adalah 95.2%
Minat Siswa Terhadap Pelaksanaan Permainan Kecil Dalam Proses Belajar Mengajar Penjasorkes di Sekolah Dasar * Martapen
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10261

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana minat siswa terhadap pelaksanaan permainan kecil dalam proses belajar mengajar penjasorkes di SD Negeri 07 Tanjung Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi. Permasalahan yang ditemui dilapangan masih ada siswa yang kurang serius dalam pelaksanaan permainan kecil. Populasi dalam penelitian ini adalah 184 siswa dari kelas I – VI di SD Negeri 07 Tanjung Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi. Teknik pengambilan sampel diambil dengan teknik purposive random sampling yaitu sebanyak 70 orang yang terdiri dari siswa kelas V dan kelas VI. Pengambilan data dilakukan dengan cara membagikan angket yang diklasifikasikan dengan menggunakan skala guttman dan dirancang sedemikian rupa sehingga dalam upaya memperoleh informasi yang lebih objektif dari responden. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisa deskriptif melalui distribusi frekuensi dengan menghitung presentase. Dari analisis data diperoleh hasil bahwa minat siswa dalam pelaksanaan permainan kecil dalam proses belajar mengajar berada pada tingkat pencapian responden 92,44% yaitu pada kategori sangat baik. Permainan kecil yang diterapkan dalam proses belajar mengajar berada pada tingkat pencapian responden 87,75% yaitu pada kategori sangat baik
PENGGUNAAN METODE PENUGASAN PADA PELAJARAN MATEMATIKA DAN IPS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA Didik Eko Prasetyo
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10168

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial dengan menggunakan metode penugasan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 017 Muara Bahan Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pada mata pelajaran Matematika hanya 8 orang siswa yang tuntas dari 26 siswa pada data awal atau siswa yang tuntas hanya 30,76%, pada siklus I jumlah siswa yang tuntas sudah meningkat yaitu 17 orang siswa dari 26 siswa atau sekitar 65,38% sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas kembali menunjukkan peningkatan dari siklus I yaitu ada 22 siswa yang tuntas dari 26 siswa atau sekitar 84,61%. Pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, hanya 11 orang siswa yang tuntas dari 26 siswa pada data awal atau siswa yang tuntas hanya 42,30%, pada siklus I jumlah siswa yang tuntas sudah meningkat yaitu 18 orang siswa dari 26 siswa atau sekitar 69,23% sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas kembali menunjukkan peningkatan dari siklus I yaitu ada 22 siswa yang tuntas dari 26 siswa atau sekitar 84,61%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode penugasan dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa