cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SUARA GURU
ISSN : 24776351     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Arjuna Subject : -
Articles 255 Documents
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SENI BUDAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUICK ON THE DRAW PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Delsi Morina
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar Seni Budaya melalui metode Quick OnThe Draw (QTD). Banyak siklus dalam penelitian ini ada tiga siklus. Tiap siklus yang dilaksanakan disesuaikan dengan indikator yang akan dicapai. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan tindakan yaitu (1) perencanan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode QTD dapat meningkatkan minat belajar Seni Budaya kelas IX.8 SMP Negeri 10 Pekanbaru pada tahun 2017. Kondisi awal minat belajar rendah yang ditunjukkan dengan banyaknya siswa yang mengantuk 5,26%, meribut 39,47%, mengerjakan tugas mata pelajaran lain 10,53%, sering minta izin 26,32%, sementara yang serius belajar hanya 18,42%. Dari setiap siklus terlihat persentase siswa yang mengikuti langkah-langkah pembelajaran dari 60,52% menjadi 63,16% pada siklus II dan meningkat menjadi 78,94% pada siklus III. Dalam mengingat hasil pembelajaran dari 63,16% menjadi 68,42% pada siklus II dan meningkat menjadi 84,21%. Dalam aspek semangat mengikuti pembelajaran dari 60,52% menjadi 71,05% pada siklus II dan meningkat menjadi 86,84%. Dalam aspek berani bertanya dari 60,52% menjadi 63,16% pada siklus II dan meningkat menjadi 65,79%. Dalam aspek merasa senang mengikuti pembelajaran dari 68,42% menjadi 78,95% pada siklus II dan meningkat menjadi 89,47%.  Dapat disimpulkan secara teori mupun secara empirik bahwa dengan menggunakan metode QTD dapat meningkatkan minat belajar Seni Budaya siswa kelas IX.8 SMP Negeri 10 Pekanbaru.
PENGGUNAAN SISTIM ICARE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGUNGKAPKAN MONOLOG DESCRIPTIVE LISAN SEDERHANA YANG BERTERIMA BAHASA INGGRIS SISWA Abdurrahman Abdurrahman
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10222

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini merupakan suatu upaya untuk meningkatkan keterampilan mengungkapkan monolog Descriptive sederhana yang berterima (literary) bagi siswa kelas VIIB SMP Negeri 23 Pekanbaru. Penelitian ini sebagai jawaban dari kesulitan guru bahasa Inggris ketika membelajarkan siswa pada siklus lisan. Pelaksanaan (PTK) ini menggunakan tiga siklus dengan sistim ICARE yang melalui lima tahapan yaitu, Introduce (Kenalkan), Connect (Hubungkan), Apply (Terapkan), Reflect (Refleksikan) dan Extend (Perluaslah) pada bahasan Personal Descriptive (Diskripsi Orang) yang terdiri dari sub topik: (1) deskripsi wajah dengan memperkenalkan Possessive Pronoun, (Kata Ganti Milik) “his dan her”, (2) deskripsi postur tubuh dengan mengkaitkan Pronoun as Subject, (Kata Ganti Subyek) “He dan She” dan kata kerja “wears” yang diikuti dengan kata benda yang merujuk pada pakaian (clothes), (3) melaksanakan penilaian individu lanjutan dan melakukan kegiatan remediasi dengan tutor sebaya. Agar pembelajaran bermakna dan menarik bagi siswa, maka pada bahasan Personal Description dikemas untuk mendiskripsikan orang-orang terkenal dengan kriteria penilaian meliputi permahaman kosa kata, pengucapan, kelancaran dan ketepatan menggunakan struktur kalimat. Hasil analisis data yang diperoleh dari hasil pengamatan dan angket siswa secara kualitatif dan secara kuantitaif diperoleh dari dokumen penilaian proses pembelajaran dan secara individu menunjukkan bahwa dengan menggunakan sistim ICARE, dapat meningkatkan keterampilan siswa mengungkapkan monolog descriptive lisan sederhana yang berterima terdapat peningkatan sebagai berikut:      (1) meningkatnya keterampilan siswa mengungkapkan monolog descriptive sederhana, (2) meningkatnya kemampuan siswa didalam menggunakan bahasa Inggris lisan yang beterima dengan pengucapan yang relatif tepat, pada umumnya lancar dan menggunakan struktur kalimat yang tepat, (3) meningkatnya keberanian siswa dalam mengungkapkan monolog descriptive sederhana
PROGRAM LITERASI MEMBACA 15 MENIT SEBELUM PELAJARAN DIMULAI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA DAN MENGHAFAL SURAH PENDEK Siti Purwati
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5597

Abstract

Membaca dan memahami Al-Qur'an hukumnya wajib bagi umat islam, untuk itu penanaman budaya membaca dan menghafal surah pendek pilihan akan lebih baik jika dilakukan sedini mungkin. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam rangka mencari cara untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an bagi siswa kelas III SDN 15 Selat Baru Kecamatan Bantan Kabuppaten Bengkalis pada Tahun Ajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa muslim sebanyak 18 orang.Pola yang diterapkan dalam penelitian ini adalah melalui pembiasaan dengan memanfaatkan program literasi yang ditetapkan sekolah yakni wajib membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Hasil penelitian menunjukkan dengan memanfaatkan waktu kurang lebih 1 bulan siswa mampu menghafal 3 surah pendek yakni Al- Asr, At-Takasur dan Al-Qori'ah dengan unsur penilaianya meliputi makhraj, tajwid, kelancaran dan jumlah ayat. Nilai rata-rata untuk hafalan surah tersebut secara berurutan yaitu sebesar 76,72, 74,72 dan 74,94 dengan tingkat ketuntasan sama yakni 88,89%. Artinya pola hafalan Al-Qur'an dengan memanfaatkan program literasi bsa dijadikan salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar membaca dan menghafal Al-Qur'an khususnya surah pendek pilihan.
PENGGUNAAN METODE DISKUSI DALAM MEMBINA MORAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn SISWA SEKOLAH DASAR Yunedi Yunedi
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10227

Abstract

Latar belakang dari pengambilan judul penelitian ini adalah penggunaan metode diskusi dimana metode diskusi kurang sekali dilakukan pada anak sekolah dasar, dalam menggunakan metode ini akan mengarahkan anak untuk berani berbicara dan bertindak dan berbuat. Disamping itu anak membutuhkan bimbingan siswa, apa sajakah tugas guru tersebut dalam memberi moral anak. Apalagi moral merupakan suatu perangai atau watak seseorang. Disini moral anak adalah yang sesuai dengan moral yang ada dimasyarakat dan lingkungannya. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif artinya penelitian ini mulai pengamatan (observasi) terhadap sekelompok manusia gejala, peristiwa dan kondisi dimasa sekarang. Data yang diambil adalah dari SD Negeri 018 Sei Langsat Pangean Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi. Data yang diperoleh dianalisa untuk menguji hipotesisnya
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Devi Nettriyani
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10121

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa penerapan metode pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar Biologi pada siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 2 Kuok Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI IPA di SMA Negeri 2 Kuok pada semester genap tahun pembelajaran 2015/2016. Penelitian ini dimulai dari bulan Maret 2016 sampai dengan bulan April 2016. Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 2 Kuok. Jumlah siswa 20 orang siswa yang terdiri dari 13 siswa perempuan dan 7 siswa laki-laki. Penelitian tindakan kelas bertujuan untuk memperbaiki hasil belajar Biologi pada siswa kelas IX-IPA SMA Negeri 2 Kuok dengan penerapan metode pembelajaran mind mapping. Hasil penelitian tindakan kelas ini adalah penerapan metode pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 2 Kuok tahun pelajaran 2015/2016. Hasil belajar sebelum PTK adalah 69 dengan ketuntasan individu 11 orang dan ketuntasan klasikal adalah 55%. Hasil belajar siklus I pertemuan 1 adalah 79 dengan ketuntasan individu 17 orang dan ketuntasan klasikal adalah 85%. Hasil belajar siklus I pertemuan 2 adalah 81 dengan ketuntasan individu 18 orang dan ketuntasan klasikal adalah 90%. Hasil belajar siklus II pertemuan 3 adalah 84 dengan ketuntasan individu 19 orang dan ketuntasan klasikal adalah 95%. Hasil belajar siklus II pertemuan 4 adalah 86.5 dengan ketuntasan individu 19 orang siswa dan ketuntasan klasikal adalah 95%.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PKn Siswa Melalui Strategi Delivery yang Beroreantasi pada Tujuan Siswa Siti Patonah
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10232

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas VI SD Negeri 007 Kampung Baru Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa kelas VI dalam pembelajaran PKn. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas VI SD Negeri 007 Kampung Baru Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan melalui strategi delivery yang berorientasi pada tujuan. Penelitian dilakukan dalam dalam dua siklus yang terdiri dari empat rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam satu siklus berulang. Empat kegiatan utama yang ada pada setiap siklus, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VI SD Negeri 007 Kampung Baru Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn. Berdasarkan hasil penelitian terjadi peningkatan hasil belajar PKn siswa dari sebelum dilakukan tindakan ke siklus ke I dan dari siklus ke I ke siklus ke II. Sebelum dilakukan tindakan siswa yang mencapai ketuntasan belajar PKn hanya 15 orang siswa (50%) dan setelah siklus ke I meningkat hingga mencapai (83%) dan setelah siklus ke II meningkat lagi hingga (93%). Siswa yang memperoleh nilai rendah, nilai di bawah KKM tau siswa yang belum mencapi ketuntasan belajar. Sebelum dilakukan tindakan ada 15 orang siswa (50%) dan setelah dilakukan tindakan menurun hingga tinggal 5 orang siswa (17%), setelah dilakukan tindaka siklus ke II menurun lagi hingga tinggal 2 orang siswa (7%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Delivery yang beroreantasi pada tujuan dapat meningkatkan hasil belajar PKN siswa SD Negeri 007 Kampung Baru Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE PENEMUAN DI SEKOLAH DASAR Yastini Yastini
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa di kelas III SD Negeri 003 Seberang Gunung Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi melalui metode penemuan pada materi pokok pecahan sederhana. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas III SD Negeri 003 Seberang Gunung Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi yang berjumlah 14 siswa, diantaranya 5 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode penemuan ini berhasil dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa di kelas III pada materi pokok pecahan sederhana. Ini terlihat dari persentase ketercapaian KKM untuk setiap indikatornya, dimana pada ulangan harian I siswa yang mencapai KKM pada indikator pertama ada 10 siswa (71,42%), pada indikator kedua ada 12 siswa (85,71%) siswa yang mencapai KKM, sedangkan pada indikator ketiga ada 13 siswa (92,85%) siswa yang mencapai KKM. Pada ulangan harian II siswa yang mencapai KKM meningkat dari ulangan harian I. Pada indikator pertama siswa yang mencapai KKM ada 12 siswa (85,71%), pada indikator kedua siswa yang mencapai KKM ada 13 siswa (92,85%) sedangkan pada indikator ketiga semua siswa (100%) telah mencapai KKM
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Langsung pada Siswa * Iriani
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10247

Abstract

Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Penelitian ini dilakukan di Kelas I SDN 017 Sorek Satu Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 dengan jmlah siswa 34 orang yang terdiri dari 17 laki-laki dan 17 perempuan dengan kemampuan yang hitrogen. Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Siswa. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu teknik observasi dan teknik test. Berdasarkan hasil belajar matematika pada ulangan harian I dan ulangan harian II jumlah siswa yang memperoleh nilai rendah pada rentang 40-59 terjadi penurunan dan terjadinya peningkatan jumlah siswa yang memperoleh nilai pada rentang 60-100. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika untuk siswa Kelas I SDN 017 Sorek Satu Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 dengan penerapan pembelajaran langsung lebih meningkat dari sebelum tindakan
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN TEKNIK SIMAK - ULANG - BACA SISWA SEKOLAH DASAR Nursyamzani Nursyamzani
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10144

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SD Negeri 024 Bukit Raya Pekanbaru. Tingkat kemampuan membaca siswa kelas II SD Negeri 024 Bukit Raya Pekanbaru masih rendah dan perlu diperbaiki agar kemampuan membaca siswa tersebut bisa meningkat. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan dengan teknik simak-ulang-baca. Jumlah subjek penelitian ini adalah 40 siswa, 20 siswa perempuan dan 20 siswa laki-laki. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan sebanyak dua siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari beberapa prosedur yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan evaluasi, 4) refleksi. Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi selama mengadakan penelitian tindakan kelas ini selama dua siklus maka dapat dikatakan bahwa penerapan teknik simak-ulang-baca pada membaca permulaan menunjukkan hasil yang baik. Hal ini terbukti dari  kemampuan siswa kelas II SD Negeri 024 Bukit Raya dalam membaca permulaan mengalami peningkatan yaitu dari rata-rata 67,55 tes awal, pada siklus I meningkat menjadi 70,05 dan pada siklus II meningkat dengan rata-rata 75,77 (kategori sedang). Hal ini berarti sudah mengalami peningkatan sebanyak 5,57. Siswa yang memperoleh nilai 70 secara individual berjumlah 37 siswa (92,50%) dan siswa yang belum tuntas berjumlah 3 siswa (7,50). Hal ini berarti ketuntasan belajar siswa secara klasikal sudah tercapai pada siklus II
Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab Siswa Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Berkirim Salam dan Soal * Gurrotaaini
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10252

Abstract

Dalam pembelajaran bahasa Arab terdapat empat keterampilan berbahasa, salah satu dari keterampilan  tersebut adalah keterampilan berbicara bahasa Arab. Dalam keterampilan berbicara ini banyak siswa yang merasa kesulitan baik dalam hal mengungkapkan kata-kata, maupun dalam mengucapkannya. Untuk itu guru dituntut untuk lebih Kreatif dalam penyampaian materi. Sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan tidak membosankan Salah satu cara yang digunakan dengan memakai metode Berkirim Salam dan Soal Untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar Bahasa Arab siswa kelas VIII A.  MTs Al-Qasimiyah Sorek Satu melalui penerapan Pembelajaran Kooperatif Berkirim Salam dan Soal. Prosedur penelitian terdiri dari empat tahap setiap siklus. Satu siklus tiga kali pertemuan. Pelaksanaannya terdiri dari: siklus I, siklus II, dan siklus III. Setiap siklus disusun langkah-langkah sebagai berikut: (1) Perencanaan tindakan, (2) Pelaksanaan tindakan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari pengamatan aktivitas siswa dan angket motivasi. aktivitas siswa diperoleh dengan mengisi lembar pengamatan. Sedangkan data motivasi belajar siswa diperoleh melalui angket motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari pertemuan pertama hingga ke pertemuan keempat, hal ini terbukti pada pertemuan pertama skor yang diperoleh 2,12 dengan criteria sedang meningkat menjadi 2,53 dengan kriteria tinggi dengan persentase peningkatan sebesar 16,51%. Kemudian pada pertemuan ketiga skor yang diperoleh meningkat menjadi 3,27 dengan kriteria tinggi dengan persentase perubahan 29,25%, dan skor yang diperoleh pada pertemuan keempat juga terjadi peningkatan menjadi 3,78 dengan kriteria sangat tinggi dan persentase peningkatan sebesar 15,60%. Hal ini menggambarkan bahwa motivasi siswa bertambah bergairah dengan pembelajaran kooperatif berkirim salam dan soal karena siswa tidak hanya belajar tapi bisa bermain sambil belajar, sehingga siswa dalam mengerjakann tugas yang diberikan oleh guru tidak lekas putus asa