SUARA GURU
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Articles
255 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PKn
Kasman Rahman
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10149
Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII SMP Negeri 2 Benai Kabupaten Kuantan Singingi yang terdiri dari 29 orang siswa, 15 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus sampai November 2011. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar PKn siswa dengan menggunakan pembelajaran model take and give. Parameter yang diukur adalah aktivitas siswa, aktivitas guru dan motivasi siswa. Berdasarkan pembahasan dan hasil penelitian tindakan menunjukkan penggunaan model pembelajaran take and give pada siklus II tersebut bahwa motivasi belajar siswa pada siklus II mencapai skor 144 dengan kategori sangat tinggi berada pada rentang 130,6 – 174 dan naik sebesar 44 poin dari siklus I dengan skor 100 dengan kategori tinggi berada pada rentang 88 – 130,5, dengan rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus II untuk indikator motivasi belajar sebesar 82,7%, dibandingkan siklus I sebesar 57,5%. Berdasarkan hasil analisa data dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran take and give dapat meningkatkan motivasi belajar PKn siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Benai Kabupaten Kuantan Singingi
Penggunaan Alat Peraga dan Media Gambar untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika dan IPS pada Siswa
* Wasni
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10257
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas VI SD Negeri 018 Sungai Buluh dengan menggunakan alat peraga dan media gambar. Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di SD Negeri 018 Sungai Buluh Singingi Hilir pada kelas VI yang berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Pembelajaran Matematika dilaksanakan pada tanggal 21 April 2009 untuk siklus I dan tanggal 27 April 2009 untuk siklus II sedangkan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dilaksanakan pada tanggal 22 April 2009 untuk siklus I dan tanggal 30 April 2009 untuk siklus II. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa pada pembelajaran Matematika sebelum pelaksanaan perbaikan pembelajaran siswa yang mencapai KKM hanya 10 orang siswa (33,33%) dari 30 orang siswa. Setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran pada siklus I siswa yang mencapai KKM 18 orang siswa (60%) dari 30 orang siswa dan masih terdapat 12 orang siswa (40%) yang belum mencapai KKM. Dan setelah pelaksanaan perbaikan pembelajaran pada siklus II siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 24 orang siswa (80%) dari 30 orang siswa dan hanya 6 orang siswa (20%) yang belum mencapai ketuntasan. Pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial sebelum pelaksanaan perbaikan pembelajaran siswa yang mencapai KKM hanya 12 orang siswa dari 30 orang siswa dan yang tidak tuntas ada 18 orang siswa. Setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran pada siklus I siswa yang mencapai KKM 18 orang siswa (60%) dari 30 orang siswa dan masih terdapat 12 orang siswa (40%) yang belum mencapai KKM. Dan setelah pelaksanaan perbaikan pembelajaran pada siklus II siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 30 orang siswa (100%) dari 30 orang siswa dan tidak ada siswa (0%) yang belum mencapai ketuntasan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga dan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial
PELAKSANAAN EVALUASI PROGRAM KERJA GURU BK TENTANG BAHAYA PERGAULAN BEBAS BAGI SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Nurmaida Nurmaida
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10164
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan evaluasi program kerja guru BK tentang bahaya pergaulan bebas bagi siswa di SMP I-5 Kartika Pekanbaru Tahun 2017. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Kartika I-5 Pekanbaru tahun pembelajaran 2017. Penelitian ini dimulai dari bulan Agustus 2017 sampai dengan bulan September 2017. Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada 3 orang guru BK dan siswa SMP Kartika I-5 Pekanbaru. Jumlah subjek penelitian adalah sebanyak 10 orang siswa (5 orang putra dan orang putri) yang memperlihatkan tanda-tanda ketertarikan terhadap lawan jenisnya. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Pengumpulan data diambil dari hasil observasi. Hasil penelitian tindakan sekolah ini adalah pelaksanaan evaluasi program kerja guru BK tentang bahaya pergaulan bebas bagi siswa di SMP I-5 Kartika Pekanbaru Tahun 2017 berlangsung dengan baik dan lancar. Hasil evaluasi program kerja guru BK tentang bahaya pergaulan bebas bagi siswa di SMP I-5 Kartika Pekanbaru pada siklus I mencapai 61.2% dengan kategori cukup dan pada siklus II mencapai 76.0% dengan kategori baik
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar
* Tarwan
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10286
Penelitian perbaikan pembelajaran ini dilaksanakan pada siswa kelas V SD Negeri 006 Sungai Buluh Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi pada tanggal 2 Oktober 2012 sampai dengan tanggal 31 Oktober 2012. Siswa berjumlah 26 orang yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA kelas V SD Negeri 006 Sungai Buluh Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi. Dari data hasil rentang nilai dan kategorosasi didapatkan dari analisis data sebelum perbaikan pembelajaran jumlah siswa yang menguasai materi pelajaran berkisar 12 siswa dan sebagian besar siswa belum dapat menguasai materi pembelajaran namun setelah penerapan metode demonstrasi pada siklus I dan II maka didapatlah data yang menunjukkan keberhasilan guru dalam menyampaikan pembelajaran. Pada siklus I adanya peningkatan menjadi 21 siswa dan 5 orang siswa yang belum mencapai batas ketuntasan sedangkan dari siklus 2 sudah mencapai 25 orang siswa yang nilainya diatas satandar KKM dan masih ada 1 orang siswa yang belum mencapai nilai diatas standar. Hasil analisis evaluasi perbaikan pembelajaran pada siklus 2 didapatkan 24 orang siswa atau 96% siswa mendapat skor nilai KKM 60 sampai 100, hal ini menunjukkan suatu peningkatan prestasi belajar siswa yang cukup berarti. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN IPS
Ismadarwati Ismadarwati
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10169
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Matematika dan Ilmu Pnegetahuan Sosial kelas V SD Negeri 004 Sungai Manau Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 39 orang yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 25 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklus dilakukan beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Pemberian motivasi dan penggunaan media yang tepat diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah berupa tes dan lembar observasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar Matematika siswa mengalami peningkatan, siklus pertama 42,71% dan siklus kedua 69,30%. Hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa mengalami peningkatan, siklus pertama 60,65% dan siklus kedua 71,13%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V SD Negeri 004 Sungai Manau Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi
Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual (CTL) pada Siswa Sekolah Dasar
* Risnayati
SUARA GURU Vol 4, No 3 (2018): SG vol. 4 No 3. September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i3.10297
Penelitian ini dilaksanakan di kelas VI SDN 005 Teberau Panjang Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi yang berjumlah 32 orang siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016, yaitu dari bulan Juli sampai dengan bulan September 2015. Berdasarkan hasil observasi diperoleh data bahwa aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II untuk setiap indikatornya. Sedangkan untuk hasil belajar juga mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa pada siklus I menunjukkan bahwa dari 32 orang siswa hanya 21 siswa (65,6%) yang tuntas sedangkan 11 orang siswa (34,4%) siswa yang belum tuntas. Hasil belajar siswa pada siklus II menunjukkan bahwa dari 32 orang siswa ada 28 siswa (87,5%) yang tuntas sedangkan 4 orang siswa (12,5%) siswa yang belum tuntas. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus II terjadi peningkatan dari hasil belajar pada siklus I. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Penerapan pembelajaran CTL dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VI SDN 005 Teberau Panjang Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR
Herlena Herlena
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10174
Perbaikan pembelajaran ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 011 Sagau Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Perbaikan pembelajaran ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan media. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pada mata pelajaran Matematika satuan ukuran panjang mempunyai nilai rata-rata 53,50 berarti dapat dikatakan bahwa dalam pembelajaran ini tidak berhasil dan diadakan perbaikan dengan materi pokok ukuran waktu jam dengan menggunakan alat peraga dan metode demonstrasi, tanya jawab dan penugasan sehingga memperoleh nilai rata-rata 67,5. Terdapat juga peningkatan hasil belajar siswa yang pada data pertama I hanya 8 siswa dari 20 siswa yang mendapat nilai 60 keatas sehingga guru mengadakan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan metode demonstrasi, tanya jawab dan penugasan sehingga pada pertemuan II sudah memperoleh 12 siswa yang nilainya diatas batas nilai ketuntasan. Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada pertemuan I nilai rata-rata 58,50 dan diadakan perbaikan pembelajaran dengan materi pokok pesan yang didiktekan lewat telepon dan mempergunakana alat peraga dan tanya jawab sehingga memperoleh nilai rata-rata 70,00. Terdapat juga peningkatan hasil belajar siswa yang pada data pertama I hanya 12 siswa dari 20 siswa yang mendapat nilai 60 keatas sehingga guru mengadakan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan metode demonstrasi, tanya jawab dan penugasan sehingga pada pertemuan II sudah memperoleh 20 siswa yang nilainya diatas batas nilai ketuntasan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DEBAT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Evi Wijriati
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10192
Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui bahwa penerapan metode pembelajaran debat dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas IX-3 SMP Negeri 22 Pekanbaru Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IX-3 SMP Negeri 22 Pekanbaru pada semester ganjil tahun pembelajaran 2017/2018. Penelitian ini dimulai dari bulan Agustus 2017 sampai dengan bulan September 2017. Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas IX-3 SMP Negeri 22 Pekanbaru. Jumlah siswa sebanyak 36 orang siswa, yakni terdiri dari 20 orang putra dan 16 orang putri. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian tindakan kelas ini adalah penerapan metode pembelajaran debat dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IX-3 SMP Negeri 22 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Hasil belajar sebelum PTK adalah 72.8 dengan kategori kurang. Hasil belajar siklus I pertemuan 1 adalah 81.1 dengan kategori cukup dan pada pertemuan sebesar 83.6 dengan kategori cukup. Pada siklus II pertemuan 3 hasil belajarnya sebesar 87.2 dengan kategori baik dan pada pertemuan 4 sebesar 88.9 dengan kategori baik. Ketuntasan klasikal sebelum PTK adalah 63.9%. Pada siklus I pertemuan 1 sebesar 86.1% dan pada pertemuan 2 sebesar 91.7%. Pada siklus II pertemuan 3 sebesar 94.4% dan pada pertemuan 4 sebesar 97.2%
PELAKSANAAN PROGRAM ROHANI ISLAM UNTUK MENINGKATKAN NILAI RELIGIUS SISWA DI SMP NEGERI 24 PEKANBARU
Abdul Gani
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10197
Menurunnya nilai-nilai religius siswa terlihat dari sikap tidak pedulinya siswa terhadap suara azan yang bergema, kurangnya sikap saling menghormati antar sesame siswa dan masih terdapat siswa yang tidak melaksanakan sholat zhuhur berjamaah, tetapi malah duduk di kantin ketika waktu zhuhur telah tiba. Untuk menanamkan kembali nilai-nilai religius siswa, maka kegiatan Rohis ini perlu lebih diaktifkan lagi di SMP Negeri 24 Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 24 Pekanbaru pada tahun 2017. Penelitian ini dimulai dari bulan Februari 2017 sampai dengan bulan Maret 2017. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah siswa yang berdasarkan hasil observasi memperoleh kategori nilai religius yang rendah sebanyak 12 orang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Hasil penelitian tindakan sekolah ini adalah pelaksanaan program rohani islam untuk meningkatkan nilai religius siswa di SMP Negeri 24 Pekanbaru tahun 2017. Hasil observasi nilai-nilai religius siswa sebelum PTS adalah 21.6% dengan kategori sangat kurang. Hasil observasi nilai-nilai religius siswa siklus I adalah 55% dengan kategori cukup. Pada siklus II hasil observasi nilai-nilai religius siswa sebesar 83.3% dengan kategori baik
PENGGUNAAN ALAT PERAGA DAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA DAN IPS
S Syafrion
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5578
Penelitian ini dilaksanakan pada kelas V SD Negeri 018 Muara Langsat Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi karena tingkat hasil belajar siswa pada pelajaran Matematika dan IPS masih tergolong rendah, hal ini disebabkan karena guru hanya aktif memberikan informasi saja dan kurang memberi kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dengan siswa lain sehingga siswa kurang berpartisipasi dalam bertanya, menjawab pertanyaan dan mengemukakan pendapat. Melihat hal tersebut maka perlu dilakukan sebuah penelitian dalam bentuk penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki siswa dalm pelajaran Matematika dan IPS, untuk mengetahui prestasi belajar siswa setelah diterapkan penggunaan alat peraga dan media pembelajaran yang relevan pada pelajaran Matematika dan IPS, dan untuk mengetahui perubahan prestasi siswa setelah menggunakan media pembelajaran. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga dan media pembelajaran pada pelajaran Matematika dalam pokok bahasan perkalian dan pembagian pecahan dan pelajaran IPS pokok bahasan perjuangan para tokoh kemerdekaan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti pada siklus I pada pembelajaran Matematika siswa yang berhasil menuntaskan pembelajaran adalah 25 oarang atau sekitar 80,6% dan pada siklus II pada pembelajaran Matematika siswa yang berhasil menuntaskan pembelajaran adalah 28 orang atau sekitar 90,3%. Sedangkan pada pembelajaran IPS, siklus I siswa yang berhasil menuntaskan pembelajaran adalah 23 orang atau sekitar 74,2% dan pada siklus II pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa yang berhasil menuntaskan pembelajaran adalah 29 orang atau sekitar 95,3%.