Juring (Journal for Research in Mathematics Learning)
Juring: Journal for Research in Mathematics Learning (pISSN 2621-7430 | eISSN 2621-7422) is a peer-reviewed publication with free access. The journal aims to publish original manuscripts on research and review from mathematics learning area. The main objective of the journal is to promote the discussion of issues related to mathematics learning in different levels and contexts. Published every six months, it receives original articles, and review article. Researchers of all countries are invited to submit their work, which will be evaluated by members of the Editorial Board. In the event of a tie, a third reviewer will be invited. Such works must be written in English and Bahasa. All items are preceded by a title and abstract in English. Each abstract should have approximately 150 words. For more details on the submission of papers see the author guidelines The originals should not have been published or submitted simultaneously to another journal.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 4 (2024)"
:
10 Documents
clear
Pengembangan Modul Ajar Matematika Topik Bangun Ruang Sisi Lengkung Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kecakapan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Fase D
Hasanah, Uswatun;
Roza, Yenita;
Murni, Atma
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i4.33529
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika topik bangun ruang sisi lengkung berbasis problem based learning untuk meningkatkan kecakapan pemecahan masalah matematis peserta didik fase D. Bentuk penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Hasil validasi pertemuan 1 sampai 6 pada modul ajar memenuhi kriteria sangat valid dengan skor rata-rata 93,3%,. Modul ajar memenuhi kriteria praktis dengan persentase 79,4% ,Keefektifan modul ajar dilihat berdasarkan rata-rata skor posttest kelas eksperimen yaitu 31,10 dan kelas kontrol 25,10 serta peningkatkan kecakapan pemecahan masalah matematis peserta didik dari kedua kelas sampel dilihat dari skor N-Gain kelas eksperimen 0,6917 dan kelas kontrol 0,2871. Kesimpulan dari pembahasan hasil penelitian pengembangan yang dilakukan adalah telah menghasilkan produk berupa modul ajar berbasis problem based learning pada topik bangun ruang sisi lengkung untuk meningkatkan kecakapan pemecahan masalah matematis peserta didik fase D yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Inquiry Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis ditinjau dari Self Confidence Siswa
Hasanah, Jamiatul;
Amir, Zubaidah
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i4.33695
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry based learning dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran langsung jika ditinjau dari self confidence siswa. Jenis penelitian ini yaitu Quasy Eksperiment dengan desain Nonequivalent Posttest-Only Control Grup Design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 23 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalan teknik tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa soal tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis matematis siswa, angket untuk mengukur tingkat self confidence siswa, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu uji-t dan anova dua arah. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa: terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry based learning dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran langsung; terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry based learning dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran langsung jika ditinjau dari tingkat self confidence tinggi, sedang, dan rendah; dan tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan self confidence terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.Kata kunci: inquiry based learning; kemampuan berpikir kritis matematis; self confidence.
Pengembangan Instrumen Literasi Matematis Model PISA dengan Pemodelan Rasch untuk Siswa Sekolah Dasar
Syahwela, Mayu;
Ahmad, Nurul Qomariyah;
Tjalla, Awaluddin;
Srifah, Iva
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i4.34020
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan literasi matematis siswa SD. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, and Desseminate) yang dimodifikasi sampai pada tahap Develop saja. Penelitian ini mengambil sampel siswa SD yang tersebar di wilayah Riau yang berjumlah 113 orang dan DKI Jakarta yang berjumlah 176 orang siswa (62,97 % perempuan dan 37,03% laki-laki) ) yang berasal dari 4 SD yang berbeda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah berupa kuisioner dan tes. Terdapat dua instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi soal dengan skala likert dan soal literasi matematis berbentuk pilihan ganda dan essay. Teknik analisis yang digunakan yakni untuk Analisis hasil lembar validasi soal menggunakan indeks V Aiken sedangkan analisis butir soal menggunakan model Rasch. Berdasarkan hasil analisis data , diperoleh bahwa ke-10 soal dinyatakan valid dan reliabel berdasarkan item fit, wright map, person separation index dan fungsi informasi butir. Hasil temuan menunjukkan bahwa instrumen ini dapat secara akurat untuk mengukur kemampuan literasi matematis siswa SD khususnya pada tingkat kemampuan tinggi dan rendah sedangkan unutk kemampuan moderate kurang relevan karena tidak ada butir yang memiliki taraf sukar sedang.
Analisis Media Pembelajaran Matematika Berbasis Macromedia Flash untuk Memfasilitasi Motivasi Belajar Siswa pada Materi Garis dan Sudut
Triandini, Bella;
Saragih, Sehatta;
Siregar, Syarifah Nur
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i4.21204
Rendahnya motivasi belajar siswa pada materi garis dan sudut disebabkan karena kurangnya keinginan siswa belajar terhadap pembelajaran yang tidak menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan media pembelajaran garis dan sudut yang valid dan praktis untuk siswa kelas VII SMP/MTs, dibuat dengan Macromedia Flash, untuk memfasilitasi motivasi belajar siswa. Model pengembangan yang digunakan adalah model Borg and Gall yang terdiri dari fase potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji produk, revisi produk dan uji pemakaian. Validasi desain dilakukan oleh 3 validator yaitu 2 orang dosen pendidikan matematika dan 1 orang guru matematika. Peserta uji coba pada uji coba produk terdiri dari 6 siswa dan pada uji coba pemakaian 24 siswa dari kelas VII SMPN 1 Rambah. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, angket respon siswa dan angket motivasi belajar siswa. Hasil validasi ketiga validator menunjukkan rata-rata 3,72 dengan kategori “sangat valid”. Kepraktisan media pada uji coba produk sebesar 0,93 termasuk kategori sangat praktis dan rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 88,75 termasuk kategori sangat baik. Kepraktisan media pembelajaran pada uji coba pemakaian sebesar 0,91 termasuk dalam kategori sangat praktis dan rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 86,98% termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran matematika garis dan sudut.
Hubungan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Menengah Kejuruan pada Materi Statistika
Ilyas, Emil Yasid;
Murni, Atma;
Roza, Yenita
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i4.30900
Pembelajaran aktif membutuhkan siswa yang dapat berkomunikasi dengan baik. Kunci dari komunikasi adalah ekspresi pernyataan yang tepat. Salah satu sikap yang dapat membuka ekspresi ini adalah kepercayaan diri. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan matematis siswa dan kepercayaan diri siswa sekolah menengah kejuruan. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Data kemampuan komunikasi matematis siswa dikumpulkan dengan instrumen tes, sedangkan data kepercayaan diri siswa dikumpulkan dengan instrumen angket. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis asosiatif dengan uji korelasi bivariat. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan komunikasi matematis dan kepercayaan diri siswa sekolah menengah kejuruan dengan skor signifikansi 0.000 yang kurang dari 0.050 dan koefisien korelasi adalah 0.720.
Profil Pengelolaan Kelas Guru Matematika Sekolah Menengah Pertama pada Materi Persamaan Kuadrat
Arifin, Rachmita Aulia Mekatronika;
Basmallah, Anandita Sheila;
Parentianova, Fisca Mara Konita;
Rofiki, Imam
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i4.31925
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan kelas guru matematika Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada materi persamaan kuadrat. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 8 Malang. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif ini menggunakan tiga metode pengumpulan data, yaitu observasi, angket, dan wawancara. Partisipan penelitian ini terdiri atas seorang guru matematika dan 28 siswa kelas IX G. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melakukan proses pembelajaran matematika pada materi persamaan kuadrat menggunakan model cooperative learning tipe Think Pair Share (TPS). Dari angket dengan empat indikator yang diamati didapatkan saat kegiatan pembelajaran guru menjalin komunikasi dengan siswa dengan skor 63,08%, kegiatan guru dalam menegakkan disiplin dalam mengelola pembelajaran sebesar 66,9%, kegiatan guru dalam menata atau mengatur lingkungan kelas sebesar 29,7%, dan kegiatan guru dalam menumbuhkan organisasi kelas yang efektif sebesar 67,9%. Penelitian menunjukkan pentingnya pengembangan profesionalisme guru dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kelas matematika, khususnya pada materi persamaan kuadrat.
Pengembangan Instrumen Asesmen Formatif untuk Mengukur Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Fase E pada Konten Aljabar
Senita, Arialis;
Maimunah, Maimunah;
Roza, Yenita
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i4.33508
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematika dan rendahnya kemampuan guru dalam mengembangkan soal untuk melatih kemampuan penyelesaian masalah matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Tessmer yang terbagi atas tahapan Preliminary, Self Evaluation, Expert Riview, one-to-one, Small Group dan Field test. Informasi data didapatkan melalui wawancara, angket respon, penilaian, dan dokumentasi. Data di analisis untuk mendapatkan produk yang valid, reliabel, mempunyai tingkat kesukaran dan daya pembeda yang baik. Saran dan komentar yang diterima dari validator dan peserta didik dijadikan dasar untuk merevisi soal penilaian formatif yang dikembangkan untuk menghasilkan prototipe II. Berdasarkan hasil analisis angket diketahui respon peserta didik terhadap soal penilaian formatif tergolong sangat baik dengan persentase sebesar 88,10%. Hasil pelaksanaan beserta saran dan masukan dari peserta didik dijadikan dasar perbaikan soal penilaian formatif yang akan dilanjutkan pada tahap uji lapangan. Setelah soal penilaian formatif direvisi, maka soal penilaian formatif diujikan pada tahap uji lapangan terhadap 33 subjek uji. Respon peserta didik dianalisis dan diperoleh 24 soal valid. Soal yang valid diuji reliabilitasnya dan diperoleh nilai 0,947 dengan kriteria reliabilitas sangat tinggi. Diperoleh produk akhir berupa 21 soal penilaian formatif untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik fase E pada konten aljabar yang valid, reliabel, mempunyai tingkat kesukaran dan daya pembeda yang baik.
Pemecahan Masalah Matematis Siswa berdasarkan Self-Confidence melalui Penerapan Model Discovery Learning
Fatmawati, Ririn;
Nelson, Zulkifli
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i4.31907
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta yang menunjukkan masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari self-confidence. Penelitian ini merupakan penelitian ekaperimen dengan desain penelitiannya yaitu Factorial Experiment. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VIII SMP Negeri 45 Pekanbaru, dengan kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, angket, observasi, dengan instrumen pengumpulan data berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis, angket self-confidence dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model discovery learning dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. 2) Tardapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki self-confidence tinggi, sedang dan rendah. 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi penerapan model pembelajaran dan self-confidence terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Dengan demikian, secara umum dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari self-confidence SMP Negeri 45 Pekanbaru.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) Topik Relasi dan Fungsi untuk Meningkatkan Kecakapan Komunikasi Matematis Peserta Didik Fase D
Amni, Rodhitul;
Yuanita, Putri;
Hutapea, Nahor Murani
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i4.33526
Kecakapan komunikasi matematis merupakan salah satu kecakapan yang sangat penting dimiliki peserta didik dalam pembelajaran matematika. Tujuan dilaksanakan penelitian yaitu untuk mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) topik relasi dan fungsi untuk meningkatkan kecakapan komunikasi matematis peserta didik fase D yang valid, praktis dan efektif. Penelitian yang dilakukan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian dilakukan di MTs Al Muhajirin Tapung kelas VIII tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data yaitu, wawancara, observasi, angket dan tes. Instrumen dan analisis data yang digunakan yaitu: (1) validitas berupa modul ajar dan tes soal; (2) analisis praktikalitas berupa angket respon peserta didik dan guru serta lembar pengamatan; (3) efektivitas berupa perbedaan rata-rata N-Gain skor postest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil validasi modul ajar yang dikembangkan menunjukkan kategori sangat valid dengan persentase 94,75%. Praktikalitas modul ajar ujicoba kelompok kecil berkategori praktis dengan persentase 78,93%. Keefektifan memperlihatkan perbedaan rata-rata peningkatan yang signifikan dengan nilai sig. (2 tailed) sebesar 0,017 dalam kecakapan komunikasi matematis peserta didik topik relasi dan fungsi pada fase D pada kedua kelas sampel dengan menggunakan uji t. Penelitian ini menambah referensi dan wawasan untuk penggunaan modul ajar berbasis PBL topik relasi dan fungsi serta dapat dijadikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.
Penerapan Pembelajaran dengan Pendekatan Blended Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP/MTs
Shefika, Wilga;
Suhandri, Suhandri
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i4.25976
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fakta dilapangan yang menunjukkan bahwa masih rendahnya kemampuan representasi matematis siswa. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan representasi matematis siswa SMP/MTs yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan blended learning. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kundur. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan VIII.5 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengumpulan data berupa tes kemampuan representasi matematis, lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan peneliti yaitu dengan menggunakan uji mann-whitney dan n-gain. Berdasarkan hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan representasi matematis siswa yang belajar menggunakan pendekatan blended learning dengan siswa yang menggunakan pembelajaran langsung; 2) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang belajar menggunakan pendekatan blended learning dengan siswa yang menggunakan pembelajaran langsung. Berdasarkan nilai posttest menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan representasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan blended learning lebih baik dari nilai rata-rata posttest siswa yang mengikuti pembelajaran langsung. Dengan demikian pendekatan blended learning efektif untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa.