cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 25982052     DOI : -
Core Subject : Social,
EMPOWERMENT adalah media penerbitan karya tulis berbasis hasil pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa, menerima tulisan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan/multidisipin. Jenis naskah yang dipublikasikan adalah naskah asli/orisinal hasil pengabdian kepada masyarakat, jurnal ini terbit dalam 6 (enam) bulanan. EMPOWERMENT diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
Kaizen dan Omotenashi sebagai Budaya Kerja dalam Meningkatkan Kinerja SMK Pusat Keunggulan Nusantara Weru Abidin, Zaenal; Hindriana, Anna Fitri; Arip, Asep Ginanjar
Empowerment Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.7479

Abstract

The purpose of holding a work culture activity workshop by Nusantra Weru Vocational School, Cirebon Regency is to train, develop and familiarize yourself with the work culture that applies in the global business and industrial world. Participants were given an understanding of two work cultures that originate from Japan and are global in nature, namely Kaizen and Omotenashi. How are the two work cultures implemented in work as teachers, employees and structural officials at SMK Nusantara Weru, Cirebon Regency. The material is delivered by lecture method, question and answer and recitation using power point media. The recitation was carried out by the participants at their respective homes, starting with technical instructions and examples of making Standard Operating Procedures (SOP). Participants create SOPs according to the main tasks of each participant. During the activity, all participants looked enthusiastic and enthusiastic and determined to apply it as a work culture in improving performance so as to improve the quality of output and outcomes for SMK Nusantara Weru graduates, Cirebon Regency
Pelatihan Pengelolaan Sampah Domestik melalui Pengukuran Timbulan Sampah di Desa Sakerta Timur, Darma, Kuningan Nurdin, Nurdin; Yudhayana, Bambang; Karyaningsih, Ika; Mulyanto, Age; Fatah, Eep Saeful; Rahardian, Haydar
Empowerment Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.7318

Abstract

The potential for the generation of organic and inorganic waste is increasing in line with the increase in population and lifestyle. Domestic waste generation data were obtained based on a family survey by sampling. For 8 (eight days). The data were analyzed according to the Indonesian National Standard (SNI) 19-3964-1994. The results obtained show that the amount of inorganic waste is greater than organic waste. This potential can be utilized as a business activity unit for BUMDESA by establishing 3R TPS. The community paradigm changes after assessing the economic potential of organic and inorganic waste generation.
Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Bioteknologi dan Virtual Laboratory di SMAN 2 Tasikmalaya Arip, Asep Ginanjar; Hindriana, Anna Fitri; Abidin, Zaenal
Empowerment Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.5439

Abstract

The aim this activity is to inform teacher about new technic in Biotechnology and the using of Virtual Laboratory. The knowledge of teacher about biotechnology very limited to the new technic using in Biotechnology. They did not know about PCR, Gel elechtroporesis, and gene sequencing. In this program the teacher informed about those method. Now they knew about the aims this method and understood how this method be done. The  Biotechnology methode to be done is very expensive. The equipment in the laboratory is too expensive.The other way to make it as like at laboratory is virtual laboratory. In Virtual laboratory  all step like the real in laboratory. All to do is per click mouse to do step by step of the laboratory activity from the beginning to the end of the activity. So student can work in the labor but with virtual laboratory. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menginformasikan kepada guru tentang teknik baru di bidang Bioteknologi dan penggunaan Virtual Laboratory. Pengetahuan guru tentang bioteknologi sangat terbatas pada teknik-teknik baru yang digunakan dalam Bioteknologi. Mereka tidak tahu tentang PCR, gel elechtroporesis, dan sequencing gen. Dalam program ini guru menginformasikan tentang metode tersebut. Sekarang mereka tahu tentang tujuan metode ini dan mengerti bagaimana metode ini dilakukan. Metode Bioteknologi yang akan dilakukan sangat mahal. Peralatan di laboratorium terlalu mahal. Cara lain untuk membuatnya seperti di laboratorium adalah laboratorium virtual. Di laboratorium Virtual semua langkah seperti nyata di laboratorium. Yang harus dilakukan adalah per klik mouse untuk melakukan langkah demi langkah kegiatan laboratorium dari awal hingga akhir kegiatan. Jadi mahasiswa dapat bekerja di dunia kerja tetapi dengan laboratorium virtual
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga dalam Rangka Meningkatkan Literasi Keuangan di Desa Kasturi Syarifudin, Syahrul; Nurfatimah, Siti Nuke; Wiharno, Herma
Empowerment Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.7389

Abstract

This article is the result of community service activities that the author did in Kasturi Village, Kuningan Regency. This community service program was carried out with the theme "Training in Family Financial Management in the Context of Increasing Financial Literacy in Kasturi Village". The methods used in the implementation of community service are socialization, assistance with an individual approach, training and evaluation regarding the mastery of digitizing financial information systems. The implementation of community service was carried out in September 2022. Household financial planning is an activity in managing household finances which is arranged based on the amount of income/income and the scale of household priorities. Family financial planning is needed by every family, not only for those with large incomes, everyone, whether rich or poor, needs to make financial planning to improve welfare and realize family life goals. In addition, financial planning also needs to be done because everyone basically has an uncertainty, namely fear of future financial life, because in essence, life is uncertainty. However, financial planning will provide options for dealing with the future. Tulisan ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang penulis lakukan di desa Kasturi Kabupaten Kuningan. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tema “Pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Keuangan Di Desa Kasturi”. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian yaitu sosialisasi, pendampingan dengan pendekatan individual, pelatihan dan evaluasi mengenai penguasaan digitalisasi sistem informasi keuangan. Sedangkan pelaksanaan pengabdian dilaksanakan pada bulan September 2022. Perencanaan keuangan rumah tangga adalah kegiatan dalam mengelola keuangan rumah tangga yang disusun berdasarkan jumlah pendapatan/penghasilan serta skala prioritas rumah tangga. Perencanaan keuangan keluarga diperlukan oleh setiap keluarga, tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang berpenghasilan besar, setiap orang baik yang kaya ataupun miskin perlu untuk membuat perencanaan keuangan guna meningkatkan kesejahteraan serta mewujudkan tujuan hidup keluarga. Selain itu, perencanaan keuangan juga perlu dilakukan karena setiap orang pada dasarnya memiliki sebuah ketidakpastian yaitu ketakutan akan kehidupan finansial di masa depan, karena pada hakikatnya, hidup adalah ketidakpastian. Namun, dengan adanya perencanaan keuangan akan memberikan pilihan untuk menghadapi masa depan.
Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan Penyusunan Laporan Laba Rugi Bagi Komunitas UMKM di Provinsi Lampung Hasnawati, Hasnawati; Wahyuni, Ika; Lestari, Ayu; Dewi, R. Rosiyana; Ariani, Marieta
Empowerment Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.6826

Abstract

The performance of a business can be seen from the income statement. To be able to calculate the profit or loss of a business, the calculation of the cost of production (HPP) is crucial. An inaccurate HPP calculation will result in an inaccurate pricing as well. If it turns out that the price set is too high to be able to cover the cost of production which is too high, it can have an impact on sales volume where the business can be unable to compete in the market. The UMKM community under the guidance of Bina UMKM Indonesia or Indonesia Small And Medium Enterprises Development (ISMED) is currently having difficulty calculating HPP and preparing their financial reports due to their limited knowledge. This prompted the DIII Tax Accounting Study Program, Faculty of Economics and Business, Trisakti University, to work together with the ISMED community to organize a Community Service Program (PKM) by providing Training Results for Calculation of Cost of Production (HPP) and preparation of financial reports. The results of the PKM activities show: 1) there is an increase in knowledge about calculating HPP and preparing financial reports from the training participants; 2) ongoing training is needed so that the trainees are able to calculate HPP and prepare financial reports independently. Kinerja sebuah usaha dapat dilihat dari laporan laba rugi. Untuk dapat menghitung laba atau rugi sebuah usaha, penghitungan harga pokok produksi (HPP) merupakan hal yang krusial. Penghitungan HPP yang kurang tepat, akan berdampak pada penetapan harga yang kurang tepat juga. Jika ternyata harga yang ditetapkan terlalu tinggi untuk dapat menutup harga pokok produksi terlalu tinggi, bisa berdampak pada volume penjualan dimana usaha tersebut bisa saja kalah bersaing di pasaran. Komunitas UMKM yang berada dibawah binaan Bina UMKM Indonesia atau Indonesia Small And Medium Enterprises Development (ISMED) pada saat ini masih kesulitan dalam menghitung HPP dan Menyusun laporan keuangan mereka dikarenakan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki. Hal ini mendorong Program Studi DIII Akuntansi Perpajakan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti, bekerja sama dengan komunitas ISMED untuk menyelenggarakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan memberikan Hasil pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan penyusunan laporan keuangan.  Hasil kegiatan PKM menunjukkan: 1) adanya peningkatan pengetahuan tentang penghitungan HPP dan pembuatan laporan keuangan dari para peserta pelatihan; 2) dibutuhkan pelatihan berkelanjutan agar para peserta pelatihan mampu menghitung HPP dan Menyusun laporan keuangan secara mandiri.
Pelatihan Usaha Budidaya Maggot sebagai Bahan Pakan bagi Peternak Lele Yudistria, Yuyus; Rusyandi, Deddy
Empowerment Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.6829

Abstract

After the implementation of the new Sariwangi catfish farming business program in Parongpong District, West Bandung Regency in RW 12 Sariwangi Village, the majority of youth were very enthusiastic in the program implemented and the number of youth involvement in the program increased, marked by the increase in the number of cultivation groups. The increasing number of youth involved still has problems in developing catfish farming business, one of which is feed (not relying on 100% pellet feed), because if you only rely on pellets the difference in relative profits is very small, besides the price of pellets continues to increase while the selling price of catfish ups and down. Our solution to this problem is that maggot cultivation is needed as a feed ingredient for catfish farming farmers, namely by carrying out training on making maggot cultivation sites, management (planning, finance) with the implementation of the establishment program, which is expected to increase productivity and independence of catfish cultivation.  Setelah dilaksanakannya program usaha baru budidaya peternakan lele sariwangi yang terdapat di wilayah Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat di RW 12 Desa Sariwangi mayoritas pemuda sangat antusias dalam program yang dilaksanakan dan semakin bertambah jumlah keterlibatan para pemuda dalam program tersebut, ditandai dengan bertambahnya jumlah kelompok budidaya. Bertambahnya jumlah pemuda yang terlibat masih memiliki masalah dalam pengembangan usaha budidaya peternakan lele salah satunya adalah pakan (tidak mengandalkan 100% pakan pelet), karena jika hanya mengandalkan pelet selisih keuntungan relative sangat sedikit, selain itu harga pelet yang terus mengalami kenaikan sedangkan harga jual lele naik turun. Solusi kami dengan adanya masalah tersebut maka diperlukan usaha budidaya maggot sebagai bahan pakan bagi peternak budidaya lele, yaitu dengan melaksanakan pelatihan pembuatan tempat budidaya maggot, pengelolaan (perencanaan, keuangan) dengan dilaksanakannya program pembentukan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktifitas dan kemandirian budidaya lele.
Pelatihan Pembukuan Sederhana, Pengelolaan Keuangan dan Kewirausahaan pada Anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Husnul Khotimah Bandung Fadhilah, Hana
Empowerment Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.6853

Abstract

Kondisi ekonomi global termasuk perekonomian Indonesia telah mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil survei KemenKopUKM pada Juli 2020, turbulensi ekonomi tersebut juga memberikan dampak bagi koperasi. Kelompok usaha koperasi yang paling terkena dampak pandemi adalah Koperasi Simpan Pinjam, yaitu salah satunya adalah KSP Husnul Khotimah Bandung. Selama tahun 2021, kinerja keuangan KSP Husnul Khotimah mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena beberapa anggota koperasi telah di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan diberhentikan sementara kegiatan usahanya. Akibatnya, penghasilan anggota koperasi menjadi menurun sehingga berdampak pada keterlambatan pembayaran cicilan, bahkan hingga terjadi kredit macet. Solusi yang akan pengabdi berikan atas permasalahan tersebut, yaitu pengabdi akan memberikan pelatihan pembukuan sederhana dan pengelolaan keuangan dengan berbasis teknologi informasi, seperti menggunakan aplikasi Money Lover dan Keuangan Keluargaku. Selanjutnya, pengabdi juga akan memberikan pengarahan bagaimana cara membangun usaha mikro baru serta strategi apa saja yang harus diterapkan agar usaha tersebut dapat berjalan dengan lancar.
Optimalisasi Penggunaan Produk QRIS PT Bank BJB pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jabar Juara 2021 di Kabupaten Sumedang Sulanjana, Rukanda Ahmad; Sujana, Duduh
Empowerment Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.6861

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat hampir seluruh masyarakat Indonesia, mau tidak mau, harus melakukan segala aktivitasnya secara terbatas. implikasi dari kondisi itu adalah transaksi pembayaran pun kini banyak dilakukan secara digital.  Sejalan dengan semakin maraknya penggunaan platform e-commerce dan instrumen digital di masa pandemi, serta kuatnya preferensi dan akseptasi masyarakat akan transaksi digital. QRIS merupakan salah satu solusi yang ditawarkan guna mempermudah dalam bertransaksi termasuk transaksi bisnis bagi UMKM. Berdasarkan data dari dinas UKM kabupaten Sumedang, jumlah UMKM tahun 2021 yaitu sebanyak 32.000 UMKM  termasuk didalammnya yaitu 200 UMKM binaan Jabar Juara, sementara UMKM yang sudah menggunakan Produk QRIS baru sebanyak 80 UMKM. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode pelatihan dan workshop tentang bisnis via online serta pengenalan penggunaan produk QRIS kepada UMKM  bekerjasama dengan Bank Bjb Cabang Sumedang. Jenis luaran yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu diantaranya bertambahnya keterampilan baru bagi UMKM mengenai cara menggunakan Online Marketing dan kemudahan dalam bertransaksi menggunakan QRIS serta dapat terdaftar sebagai anggota komunitas baru UMKM jabar juara guna memperluas pangsa pasar UMKM. Kemudian diperolehnya manual book atau modul pembuatan  e-marketing guna memasarkan dan melakukan promosi melalui internet,dan pendaftaran pada aplikasi di Go-jek serta bertambahnya jumlah UMKM yang telah menngunakan produk layanan QRIS diantaranya UMKM kopi Boehoen dan Hijabgrak yang saat ini dalam bertransaksinya sudah menggunakan QRIS.
Pelatihan Model-Model Bisnis bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Wirausaha Muda di Jurangmangu Tangerang Selatan Harmaini, Harmaini; Santosa, Budi; Erza, Osni
Empowerment Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.6854

Abstract

Kelurahan Jurang Mangu  Pondok Aren         merupakan bagian pemerintahan kota Tangerang selatan.                    Luas Area 2.988 km2 dengan jumlah penduduk  289.767 jiwa dan tingkat  kepadatan 9.698/km2       pada tahun 2021. Banyak diantara penduduknya yang bekerja disektor         informal, permasalahan yang dihadapi; Sulitnya menuangkan gagasan menjadi  peluang usaha yang dapat menghasilkan pendapatan, kurang memahami mengenai model-model bisnis, tidak memahami         pentingnya membuat perencanaan bisnis yang baik bagi sebuah usaha, dan berusaha secara otodidak, tanpa studi kelayakan bisnis.  Metode yang digunakan pada PKM ini  berupa penyuluhan dan pelatihan model bisnis menggunakan metode Canvas dan pembuatan Bisnis Plan dengan sasaran pelaku UMKM dan Wirausaha Muda. Hasil dari PKM para pelaku UMKM dan Wirausaha muda telah mengalami peningkatan wawasan  dan telah bisa melahirkan ide menjadi peluang bisnis dari 25 persen menjadi 75 persen, kemampuan pembuatan bisnis plan dari 30 persen menjadi 70 persen, peningkatan motivasi dalam  mengembangkan usaha dari 20 persen menjadi 76 persen. Hasil dari pelaksanaan PKM ini telah sesuai target karena peserta telah mengalami peningkatan wawasan dan pemahaman terhadap materi yang diberikan.
Penyuluhan Hukum tentang Kepastian Hukum dan Perlindungan Hak Pilih dalam Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih Pemilihan Umum 2024 Budiman, Haris
Empowerment Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.7682

Abstract

Artikel pengabdian ini membahas tentang kepastian pendataan dan pemutakhiran data pemilih sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Pendataan dan pemutakhiran data pemilih merupakan kegiatan yang penting untuk memastikan bahwa setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat memilih dan menggunakan hak suaranya dengan tepat pada saat pemilihan umum. Proses pendataan dan pemutakhiran data pemilih, termasuk metode yang digunakan dan tantangan yang dihadapi. Metode pelaksanaan yaitu melalui ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil pengabdian menunjukan bahwa penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu harus melakukan langkah-langkah proaktif dalam melaukan pendataan dan pemutakhiran data pemilih. Peran masyarakat juga sangat penting dalam membantu proses pendataan dan pemutakhiran data pemilih, serta pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Melalui artikel ini, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya pendataan dan pemutakhiran data pemilih dalam memastikan keabsahan pemilihan umum. Selain itu, diharapkan artikel ini dapat memberikan inspirasi bagi para peneliti dan praktisi di bidang demokrasi untuk terus mengembangkan metode dan teknologi yang lebih efektif dalam pendataan dan pemutakhiran data pemilih.