cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 25982052     DOI : -
Core Subject : Social,
EMPOWERMENT adalah media penerbitan karya tulis berbasis hasil pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa, menerima tulisan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan/multidisipin. Jenis naskah yang dipublikasikan adalah naskah asli/orisinal hasil pengabdian kepada masyarakat, jurnal ini terbit dalam 6 (enam) bulanan. EMPOWERMENT diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Penentuan Luas Lingkaran untuk Siswa Sekolah Dasar Sudarman, Sudarman; Budiono, Budiono; Suprianto, Herry; Hadi, Khusnul; Astuti, Ary Dwi
Empowerment Vol. 6 No. 02 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i02.7834

Abstract

Kurangnya ketertarikan siswa terhadap materi yang dipelajari dan penggunaan media yang kurang efektif yang berdampak pada aktivitas dan kompetensi yang seharusnya dikuasai siswa menjadi kurang maksimal. Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses konstruksi rumus luas lingkaran dengan media manipulatif dalam situasi pembelajaran kooperatif. Penelitian termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini, mahasiswa dapat mengonstruksi rumus lingkaran dengan media manipulatif dan situasi pembelajaran kooperatif. Pendekatan dalam penemuan rumus luas lingkaran ditunjukkan dengan bangun trapesium, persegi panjang, jajar genjang dan segitiga. Penggunaan media manipulatif dapat membantu proses konstruksi rumus luas lingkaran dengan pendekatan luas daerah segitiga, jajar genjang dan trapesium. Tersedianya media penting sekali untuk merangsang kegiatan belajar siswa. Kehadiran guru untuk mengarahkan kegiatan belajar, buku teks sebagai sumber informasi, dan media-media lain sangat diperlukan untuk merangsang kegiatan belajar siswa. Interaksi antara siswa dengan media inilah yang sebenarnya merupakan wujud nyata dari tindak belajar. Oleh karena itu target utama dalam program pengabdian ini adalah pendampingan dan pelatihan pada Guru dan Siswa mengenai media pembelajaran yang tepat untuk siswa dan pengenalan konsep matematika untuk peserta didik di Sekolah Dasar Muhammadiyah 08 Dau-Malang.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Tilu Daun dalam Pemanfaatan Sumberdaya Alam di Desa Cimara Cibeureum, Kuningan Hendrayana, Yayan; Adhya, Ilham; Herlina, Nina; Althaaf, Naufal; Syahban, Fahrul Shobarudin; Windayani, Silma; Anjani, Lidia Tamia
Empowerment Vol. 6 No. 02 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i02.6773

Abstract

The Mount Tilu forest area has the potential for various natural resources, starting from the existence of flora and various kinds of fauna found in it. The purpose of this community service activity is to hold counseling in the form of training for community groups to increase capacity in utilizing Mount Tilu's natural resources. The method of implementing community service activities is providing counseling in the form of lectures to members of the Tilu Daun group as well as interactive discussions. The implementation of this activity was carried out in Cimara Village which involved members of the Tilu Daun community group by training the participants' skills in bird observation activities, starting from preparation to carrying out field observations. This training activity received a good response from the activity participants even though there were still some obstacles encountered.Kawasan hutan Gunung Tilu mempunyai potensi sumberdaya alam yang beraneka ragam mulai dari keberadaan flora dan bermacam-macam fauna yang terdapat di dalamnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengadakan penyuluhan berupa pelatihan kepada kelompok masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dalam memanfaatkan sumberdaya alam Gunung Tilu. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu memberikan penyuluhan berupa ceramah kepada anggota kelompok Tilu Daun serta diskusi interaktif. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di Desa Cimara yang melibatkan anggota kelompok masyarakat Tilu Daun dengan melatih kemampuan peserta dalam kegiatan pengamatan burung, mulai dari persiapan sampai pada pelaksanaan pengamatan di lapangan. Kegiatan pelatihan ini mendapat respon yang baik dari peserta kegiatan meski masih ada beberapa kendala yang dihadapi.
Sosialisasi Laporan Keuangan PMI Kabupaten Blitar: Transparan, Akuntabel dan Kepercayaan Publik Kornitasari, Yenny
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.8742

Abstract

The Indonesian Red Cross (PMI) of Blitar District is a public sector organization responsible for managing social funds from various sources. However, its financial reporting does not meet Indonesian accounting standards, indicating a lack of accountability. This is due to the absence of specialized personnel in financial management. This community service activity aims to enhance transparency, accountability, and understanding of financial reports. It emphasizes the importance of transparency and accountability and provides hands-on practice in compiling financial reports and infographics, specifically for PMI Blitar District. By using Canva, the organization can enhance financial data visualization and presentation, making it easier for the public to understand. The results from this community service indicate that training using Canva can improve the quality of financial reports and strengthen public trust. Furthermore, collaboration in report creation and flexibility in presentation formats add value to the use of Canva.Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar merupakan organisasi sektor publik yang bertanggung jawab mengelola dana sosial dari berbagai sumber. Namun, pelaporan keuangannya belum memenuhi standar akuntansi Indonesia, menunjukkan kurangnya akuntabilitas. Hal ini disebabkan oleh tidak ada tenaga khusus dalam manajemen keuangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pemahaman terhadap laporan keuangan. Membahas pentingnya transparansi dan akuntabilitas serta memberikan praktik langsung dalam penyusunan laporan dan infografis keuangan, khususnya bagi PMI Kabupaten Blitar. Dengan menggunakan Canva, organisasi dapat meningkatkan visualisasi dan penyajian data keuangan, sehingga mempermudah pemahaman oleh publik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan menggunakan Canva dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan dan memperkuat kepercayaan publik. Selain itu, kolaborasi dalam pembuatan laporan serta fleksibilitas dalam format penyajian menjadi nilai tambah dalam penggunaan Canva.
Pelatihan Teknologi Biopori untuk Penanggulangan Permasalahan Banjir dan Sampah di Kecamatan Tambak Juanita, Juanita; Eka, Karma Iswasta
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.6839

Abstract

In 2020, Tambak - Banyumas, there was a flood disaster which caused hundreds of houses to float. The problems of flooding and waste not be separated and require joint awareness in control efforts. One method to overcome this is biopori. The partner is Aisyiyah, the Tambak District branch. Aisyiyah was chosen because considered capable of guiding the community on flood problems. Training aims to provide understanding and increase flood and waste control. Training activities include the delivery of material and practice. The material presented is the meaning of biopori, benefits, methods and techniques for treating biopori. Demonstrations of biopores continued selecting the right location for biopores, the number of biopores needed, stages, equipment, and manufacturing costs. The training results show an increased understanding of efforts to control floods and waste with the biopore method that is easy to apply at the household level. Besides that, the participants would use biopori for flood control rather than making compost. Tahun 2020 di Kecamatan Tambak terjadi bencana banjir yang menyebabkan ratusan rumah terendam banjir. Kurangnya kepedulian pada lingkungan dapat menimbulkan permasalahan banjir. Permasalahan banjir dan sampah tidak dapat dipisahkan sehingga perlu kesadaran bersama dan upaya pengendalian. Salah satu metode sederhana untuk mengatasi hal tersebut adalah biopori. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah Aisyiyah cabang Kecamatan Tambak. Aisyiyah dipilih karena dengan peran yang diamanatkan persyarikatan Muhammadiyah dapat memberikan pembinaan pada masyarakat dalam berpartisipasi menumbuhkan kepedulian pada lingkungan. Tujuan pelatihan adalah untuk memberi pemahaman dan peningkatan pengendalian banjir dan sampah. Kegiatan pelatihan berupa pelatihan yang disampaikan pada pengurus cabang Aisyiyah Kecamatan Tambak meliputi penyampaian materi dan praktek. Materi yang disampaikan meliputi pengertian biopori, manfaat, metode dan teknik perawatan biopori. Setelah itu dilanjutkan demonstrasi dan praktek pembuatan biopori termasuk didalamnya pemilihan lokasi yang tepat untuk biopori, jumlah biopori yang diperlukan, tahapan, peralatan, dan biaya pembuatan. Hasil diperoleh bahwa terdapat peningkatan pemahaman pada upaya pengendalian banjir dan sampah dengan metode biopori yang mudah diterapkan ditingkat rumah tangga. Disamping itu hasil pelatihan menunjukan bahwa para peserta akan menerapkan biopori tersebut untuk pengendalian banjir dibandingkan pembuatan kompos.
Peningkatan Kapasitas Anggota Badan Permusyawaratan Desa dalam Teknik Penyusunan Peraturan Desa Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Nasihin, Iing; Nurdin, Nurdin; Yuhandra, Erga; Alpiyah, Lilis Nur; Rachmat, Nurhaliza Ainur
Empowerment Vol. 6 No. 02 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i02.6787

Abstract

The availability of specific laws and regulations, public awareness, and household waste management are factors faced by rural communities in solving household waste problems. BPD is an institution that carries out government functions whose members are representatives of the Village population based on regional representation and are determined democratically. One of the duties and authorities of the BPD is to discuss draft village regulations with the village head. This Community Service aims to provide technical training in drafting village regulations on household waste management to members of the BPD and the Village Government. Community service activities are carried out using 2 (two) approaches, namely Participatory Rural Appraisal (PRA) and Transfer Technology (TT). The scope of the regulation of the Village Regulation includes the duties and authorities of the village government, the formation of a waste bank manager, waste management, supervision and guidance, cooperation and partnership, community participation, financing, incentives, and closing provisions, as well as principles that refer to the principles of responsibility, sustainability, justice, togetherness, participation, and economic value. After the Community service was implemented, the participants showed an increase in their knowledge and capacity in drafting the Village Regulation on household waste management by 42.76%.Ketersedian peraturan perundangan yang spesifik, kesadaran masyarakat, dan tata kelo sampah rumah tangga merupakan faktor-faktor yang dihadapi masyarakat perdesaan dalam menyelesaikan permasalahan sampah rumah tangga. BPD adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis. Salah satu tugas dan wewenang BPD adalah membahas rancangan peraturan desa bersama kepala desa. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan teknik penyususan peraturan desa tentang pengelolaan sampah rumah tangga kepada anggota BPD dan Pemerintantahan Desa. Kegiatan pengamdian kepada masyarakat dilakukan dengan 2 (dua) model pendekatan, yaitu Partisipatory Rural Appraisal (PRA) dan Teknologi transfer (TT). Ruang lingkup pengaturan Perdes meliputi tugas dan wewenang pemerintah desa, pembentukan pengelola bank sampah, pengelolaan sampah, pengawasan dan pembinaan, kerjasama dan kemitraan, peran serta masyarakat, pembiayaan, insentif, dan ketentuan penutup. Serta asas-asas yang mengacu pada asas tangung jawab, berkelanjutan, keadilan, kebersamaan, partisipatif, dan nilai ekonomi. Setelah dilaksanakanya PkM peserta menunjukan peningkatan pengetahutan dan kapasitasnya dalam penyususan Perdes pengelolaan sampah rumah tangga sebesar 42,76%.
Pengajaran Bahasa Inggris Dasar pada Kegiatan Pembelajaran Informal Kurniawan, Agung Budi
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.7668

Abstract

English teaching minimum portion for kindergarten and elementary student level is one factor that causes the students' basic English low competence. Based on this fact, this community service program is intended to increase the students' basic English knowledge and skill. The main objective is to increase English vocabulary and pronunciation skills in the level of vocabulary, clauses, and simple sentences. The program was conducted by following four main steps which are survey and asking permission from the community and students' parents, material and schema preparation, main service actions, and writing the program paper report. The writer conducted the program independently in 5 hours of one-day service occasion. The main benefit of this program is to increase the students' basic English knowledge and skill and positive personal character. The most visible verbal skill improvement is in pronunciation and the different use of intonation in different sentence types. The students' character improvement includes measurable confidence, respect, and politeness.Porsi pengajaran bahasa Inggris yang masih minim di level siswa usia dini dan sekolah dasar menjadi salah satu faktor yang membuat pengetahuan dan keterampilan para siswa tersebut juga minim. Berdasarkan hal tersebut, abdimas ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bahasa Inggris peserta yang merupakan para siswa usia dini dan sekolah dasar. Sasaran yang telah berhasil dijalankan adalah peningkatan kosa kata dan kemampuan dasar pelafalan kosa kata, klausa, dan kalimat pendek bahasa Inggris. Abdimas ini dilaksanakan melalui rangkaian empat tahapan utama yaitu survey lokasi dan perijinan pada masyarakat, wawancara dengan para peserta, persiapan dan perumusan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan penulisan laporan kegiatan. Pelaksanaan abdimas ini dijalankan secara mandiri dan tunggal oleh penulis selama satu hari dalam lima jam pelatihan. Manfaat yang tercapai adalah peningkatan dari aspek kemampuan bahasa Inggris dan karakter pribadi para peserta. Kosa kata yang tertanam adalah kosa kata yang paling relevan dengan level peserta. Kemampun verbal yang paling terdampak perbaikannya adalah pelafan atau pronunciation, dan perbedaan intonasi pada jenis kalimat yang berbeda. Perbaikan pada aspek karakter pribadi adalah peningkatan rasa percaya diri yang terukur, sikap hormat dan sopan santun yang baik.
Sosialisasi dan Pelatihan Pengelolaan Air Bersih di Pondok Pesantren Binaul Ummah Kuningan Akhmaddhian, Suwari; Rifai, Iman Jalaludin; Supartono, Toto; Agustian, Agung Gumelar; Hermansyah, Dadan; Royvaldo, Royvaldo
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.8764

Abstract

Water is one of the most important and useful substances for the survival of almost all living things on earth. Water is a material that covers about 71% of the earth's surface. Water is a very important primary need for humans and living creatures. More than 70% of the human body consists of water (75% in the brain, 75% in the heart, 86% in the lungs, 86% in the liver, 83% in the kidneys, 75% in the muscles, and 83% in the blood). Water is needed by all body organs in order to function perfectly, for example: in the process of eliminating toxins, lubricating the joints, helping the digestive process, stabilizing body temperature, and facilitating the body's metabolic processes. The method for carrying out service activities at this socialization stage is through lecture and discussion methods for activity participants, namely employees and students of the Binaul Ummah Kuningan Islamic Boarding School. The results of the activity are based on the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 2 of 2023 concerning Implementing Regulations of Government Regulation Number 66 of 2014 concerning Environmental Health. Water Standards for Hygiene and Sanitation Purposes is water used for individual and/or household hygiene purposes. Water sanitation includes monitoring, protecting and improving water quality. Conclusion Water resource management must meet health standards Air adalah salah satu zat paling penting dan berguna untuk kelangsungan hampir seluruh makhluk hidup di bumi. Air merupakan materi yang menutupi sekitar 71% dari permukaan di bumi. Air merupakan kebutuhan utama yang sangat penting bagi manusia dan makhluk hidup. Lebih dari 70% tubuh manusia terdiri dari air (75% di otak, 75% di jantung, 86% di paru-paru, 86% di hati 83% di ginjal, 75% di otot, dan 83% di darah). Air diperlukan oleh semua organ tubuh agar dapat berfungsi dengan sempurna, misal: dalam proses pembuangan racun (toxic), pelicin bagi sendi-sendi, membantu proses pencernaan, menstabilkan suhu tubuh, dan memperlancar proses metabolisme tubuh. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian tahap sosialisasi ini yaitu dengan metode ceramah dan diskusi peserta kegiatan yaitu  karyawan dan santri Pondok Pesantren Binaul Ummah Kuningan. Hasil kegiatan yaitu Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan  Standar Air untuk Keperluan Higiene dan Sanitasi adalah air yang digunakan untuk keperluan higiene perorangan dan/atau rumah tangga. Penyehatan air meliputi pengawasan, pelindungan, dan peningkatan kualitas air. Simpulan pengelolaan sumberdaya air harus memenuhi standar kesehatan
Pelatihan dan Pengajaran dengan Pendekatan Media Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Guru-Guru SDN Tundagan, Hantara, Kuningan Solihat, Dadang; Acesta, Arrofa; Fadhly, Fahrus Zaman; Lismaya, Lilis
Empowerment Vol. 6 No. 02 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i02.6949

Abstract

The teaching ability of teachers at SD Negeri 1 Tundagan still needs to be improved. The purpose of this study was to improve the teaching skills of teachers at SDN 1 Tundagan, Tundagan Village, Hantara District, Kuningan Regency. The approach used is Media Information and Communication Technology (ICT). This ICT can motivate elementary school teachers by providing concrete examples that communicating optimally accompanied by the application of information technology media in the classroom must continue to be carried out to get effective and efficient learning outcomes. After completing the training, the teachers were very enlightened and motivated to provide even better teaching by using technological media. One representative from the teacher submitted a request that the training be continued every semester on an ongoing basis.Kemampuan mengajar guru – guru  di Sekolah Dasar Negeri 1 Tundagan   masih perlu ditingkatkan. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan skill mengajar  para guru di SDN 1 Tundagan Desa Tundagan Kec Hantara Kabupaten Kuningan. Pendekatan yang digunakan adalah Media Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TIK). TIK ini dapat memotivasi guru – guru sekolah dasar dengan memberikan contoh konkrit bahwa berkomunikasi dengan maksimal disertai dengan penerapan media teknologi informasi dalam kelas harus terus dilakukan untuk mendapatkan hasil pembelajaran yang efektif dan efesien. Setelah selesai pelatihan guru – guru sangat tercerahkan dan termotivasi untuk menberikan pengajaran yang lebih baik lagi dengan penggunaan media teknologi. Salah satu perwakilan dari guru menyampaikan permohonan agar pelatihan terus dilakukan tiap semester secara berkelanjutan.   
Peningkatan Budaya Literasi Konsumen atas Label Pangan Kemasan dan Obat-Obatan Anggraini, Anna Maria Tri; Abrianti, Sharda; Bachry, Ramadhana Anindyajati
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.8618

Abstract

The labeling of processed food and medicines is needed as an effort to fulfill consumers' rights related with correct, clear and honest information in accordance with Article 4 of Law No. 8/1999 concerning Consumer Protection (UUPK). However, in practice it is not easy for Micro Small and Medium Enterprise (MSME) business actors to fulfill production requirements considering the level of understanding and the cost of labeling. Therefore, it is necessary to know the form of consumer protection for processed food and medicines, especially for MSME business actors in the novice business community; and increasing the literacy culture among the community regarding processed food and medicine labels, particularly in Kebon Jeruk area, West Jakarta. Implementation of Community Service activities is carried out online through zoom meeting using counseling techniques. This theme is intended to provide education to novice MSME businessmen so that manufacturers of processed food and medicines carry out their obligations in accordance with regulatory provisions and policies of the relevant authorities. The target subject of this activity is carried out in the Kebon Jeruk area, West Jakarta, by involving the head partner of the local MSME entrepreneur association which is generally engaged in the processed food business. Counseling participants were so enthusiastic about the theme given considering that this information had never been conveyed to business actors or the public. Disseminating information on labeling obligations on food products is the duty and function of the food authority and all stakeholders in consumer protection. It requires the involvement of all parties, including the government, business actors, and observers of consumer protection to increase further understanding regarding clear, correct and honest labeling. In this way, it is hoped that it can improve the community's literacy culture towards achieving the consumer empowerment index at a more critical level.Pelabelan pangan olahan dan obat-obatan diperlukan sebagai upaya pemenuhan hak konsumen atas informasi yang benar, jelas, dan jujur sesuai Pasal 4 UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Namun pada praktiknya tidak mudah bagi pelaku usaha UMKM untuk memenuhi persyaratan produksi mengingat tingkat pemahaman dan biaya pencantuman label. Karenanya perlu diketahui bentuk perlindungan konsumen pangan olahan dan obat-obatan khususnya bagi pelaku usaha UMKM pada komunitas pebisnis pemula; dan peningkatan budaya lliterasi bagi masyarakat terkait label pangan olahan dan obat-obatan khususnya di wilayah Kebon Jeruk Jakarta Barat. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan secara daring melalui media zoom meeting dengan menggunakan teknik penyuluhan. Tema ini dimaksud untuk memberikan edukasi kepada pebisnis pemula UMKM agar produsen pangan olahan dan obat-obatan melaksanakan kewajibannya sesuai ketentuan regulasi dan kebijakan otoritas terkait. Sasaran subyek kegiatan ini dilaksanakan di daerah Kebon Jeruk Jakarta Barat dengan melibatkan mitra ketua asosiasi pengusaha UMKM setempat yang pada umumnya bergerak di bisnis pangan olahan. Peserta penyuluhan sangat antusias dengan tema yang diberikan mengingat informasi tentang hal ini belum pernah disampaikan kepada pelaku usaha maupun masyarakat. Penyebarluasan informasi kewajiban pelabelan pada produk pangan merupakan tugas dan fungsi otoritas pangan dan semua pihak pemangku kepentingan perlindungan konsumen. Perlu keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, dan pemerhati perlindungan konsumen untuk meningkatkan pemahaman lebih jauh terkait pelabelan yang jelas, benar dan jujur. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan budaya literasi masyarakat menuju pencapaian indeks keberdayaan konsumen ke tingkat lebih kritis.
Peningkatan Kapabilitas Pengelolaan Kearsipan Pemerintahan Kampung Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia Andriyus, Andriyus; Herawaty, Yulia; Said, Mohd Syahril; Safitri, Bella Hidiyan
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.8702

Abstract

Archives are records or records of all activities carried out by both organisations and individuals, archives are a very important source of information in an activity or activity in the form of a collection of documents or records to provide information about a place. Meanwhile, archiving is a storage process in the form of materials or records systematically. Archives are closely related to correspondence activities, both in government agencies. Archival management is an important part of running the wheels of the organisation, archives are a source of information and the centre of the organisation's memory, archival management problems occur in various organisations, including the government. Archives are the identity of a government organisation, therefore the ability to manage archives is needed by government agencies. The purpose of this service activity is to improve the management capability of government archives so that they are well organised according to the principles of archival management and make it easier to find them when needed again. This activity was carried out by providing counselling on government archives management using lecture and discussion methods attended by government officials of Kampung Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia. The results of the service showed that the service participants had very high enthusiasm in participating in the service carried out, this could be seen from the active participants in the discussion and question and answer sessions. From the results of monitoring and evaluation carried out both by using a partner satisfaction questionnaire and from direct communication with participants, they were greatly helped by these activities because they needed information about government archive management.Arsip merupakan catatan atau rekaman semua kegiatan baik yang dilakukan oleh organisasi maupun orang perorangan, arsip adalah sumber informasi yang sangat penting dalam sebuah kegiatan atau aktivitas yang berupa kumpulan dokumen atau warkat untuk memberikan informasi mengenai suatu tempat. Sedangkan kearsipan adalah suatu proses penyimpanan yang berupa bahan- bahan atau warkat secara sistematis. Kearsipan erat hubungannya dengan kegiatan surat menyurat, baik di instansi pemerintah. Pengelolaan  kearsipan  merupakan  bagian  penting  dalam  menjalankan  roda  organisasi, arsip  merupakan  sumber  informasi  dan  pusat  ingatan  organisasi,  permasalahan  pengelolaan kearsipan terjadi diberbagai organisasi tidak terkecuali pada pemerintahan. Arsip merupakan jati diri suatu organisasi pemerintah oleh karena itu dibutuhkan kemampuan pengelolaan kearsipan oleh lembaga pemerintah. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapabilitas pengelolaan kearsipan pemerintahan supaya tertata dengan baik sesuai prinsip-prinsip manajemen kearsipan serta memudahkan untuk menemukannya ketika dibutuhkan kembali. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan tentang pengelolaan kearsipan pemerintahan dengan metode ceramah dan diskusi yang dihadiri oleh perangkat pemerintah Kampung Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta pengabdian memiliki antusias yang sangat tinggi dalam mengikuti pengabdian yang dilakukan hal ini terlihat dari aktifnya peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan baik dengan menggunakan angket kepuasan mitra maupun dari komunikasi langsung dengan peserta mereka sangat terbantu dengan kegiatan tersebut karena mereka membutuhkan informasi tentang pengelolaan kearsipan pemerintahan.