cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer
ISSN : 20854822     EISSN : 25796089     DOI : -
Program Studi Magister Teknik Elektro UMB menerbitkan Jurnal InComTech sebagai wadah bagi para akademisi, praktisi dan penggiat lainnya dalam bidang telekomunikasi dan computer (Information and Communication Technology/ICT) untuk menerbitkan karya tulisnya. Bidang-bidang yang menjadi bahasan jurnal ini meliputi teknologi, bisnis dan regulasi di bidang ICT, seperti (namun tak terbatas), teknologi IP, Wireless technology, Internet of Things, Microwaves, digital broadcasting, Fiber optik, strategi bisnis ICT, sumber daya manusia ICT, perencanaan bisnis, regulasi NGN, security in ICT, cyberlaw.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
Reduksi Peak-To-Average Power Ratio Pada Sistem STBC MIMO-OFDM dengan Metode Selected Mapping dan Partial Transmit Sequence Andi Maddanaca
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v3i1.1115

Abstract

Teknik OFDM merupakan teknik multicarrier yang mengefisienkan bandwidth. Penggunaan teknik OFDM dapat mengatasi multipath fading dan intersymbol interference (ISI). Namun demikian, OFDM mempunyai dua kelemahan, salah satunya adalah peak-to-average power ratio (PAPR) yang tinggi. PAPR yang tinggi akan menyebabkan distorsi nonlinear pada high power amplifier (HPA) karena HPA membatasi keluaran dengan nilai tertentu dan mengurangi efisiensi daya amplifier. Oleh karena itu, PAPR yang tinggi harus direduksi. Metode reduksi PAPR yang diajukan adalah dengan menggunakan metode Selected Mapping (SLM) dan Partial Transmit Sequence (PTS). Kedua metode ini memiliki kekurangan dalam hal kompleksitas multiplikasi dan penjumlahan dan adanya bit side information yang harus dikirimkan ke receiver. Oleh karena itu, penulis mengajukan pengembangan dari metode tersebut dengan memodifikasi faktor rotasi fasa menjadi pattern konversi terdefinisi yang lebih adaptif pada SLM, dan mengurangi iterasi pembangkitan faktor rotasi fasa pada metode PTS dengan pendefinisian faktor rotasi fasa yang terbatas. Hasil simulasi dengan 1000 simbol OFDM menunjukkan bahwa kemampuan reduksi PAPR pada metode m-SLM dan m-PTS mendekati kemampuan reduksi metode konvensional. Bit error rate (BER) yang dihasilkan juga mengalami perbaikan dibandingkan BER tanpa reduksi. m-SLM secara keseluruhan mengungguli kinerja dari m-PTS, baik pada nilai reduksi PAPR maupun pada perbaikan BER.
Studi Transisi Saluran Transmisi Planar – Substrate Integrated Waveguide Alaydrus, Mudrik
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v7i2.1170

Abstract

Perkembangan sistim komunikasi wireless mendorong dipergunakannya spectrum frekuensi yang tinggi untuk mendapatkan peluang memberikan sistim dengan kecepatan transfer data yang tinggi. Substrate Integrated Waveguide (SIW) adalah saluran transmisi yang mampu menghantarkan sinyal frekuensi tinggi dengan kerugian yang kecil, tetapi memiliki kemampuan mengintegrasikan banyak komponen. Untuk melewatkan sinyal dari saluran planar ke SIW diperlukan struktur transisi yang memiliki factor refleksi yang kecil. Di penelitian ini pertama-tama dilakukan studi dasar struktur SIW dengan variasi besaran pentingnya, yaitu efek dari diameter silinder metal d dan jarak pitch antar silinder p dan studi terhadap macam-macam jenis dan bentuk transisi yang telah diperkenalkan berbagai publikasi dan dilakukan telaah terhadap realibilitasnya dan kemungkinan pengembangannya.
Pergeseran Transmission Zeros Akibat Perubahan Komponen Penggandeng Silang Alaydrus, Mudrik
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v5i2.1138

Abstract

Filter memainkan peranan yang penting dalam pemprosesan data. Di dalam teknik telekomunikasi, filter memilih sinyal terima/pancar yang diinginkan dengan membuang sinyal lainnya. Filter digunakan untuk memisahkan sinyal-sinyal yang memiliki frekuensi yang berbeda. Filter digunakan untuk memilih atau membatasi sinyal frekuensi radio atau gelombang mikro ini dalam batas spektral yang telah disepakati. Aplikasi-aplikasi telekomunikasi yang muncul memberikan batasan-batasan yang sangat kritis, sehingga spesifikasi filter yang diberikan memiliki kinerja yang sangat tinggi, seperti performansi yang lebih tinggi, fungsionalitas yang lebih, kemampuan untuk bisa di-tuning, bisa direkonfigurasi, ukuran yang mini, bobot yang ringan serta bisa diproduksi dengan biaya yang rendah. Pendekatan Butterworth dan Chebychev dalam mendapatkan spesifikasi filter adalah cara awal yang diperkenalkan melalui teknik penggandengan langsung antar resonator, baik dalam teknologi koaxial, waveguide ataupun mikrostrip. Teknik penggandengan secara silang antara resonator yang tidak saling berdekatan memperbaiki selektivitas filter di sekitar wilayah transisi lolos dan stop karena kemunculan transmission zeros (TZ). Tergantung dari jenis penggandengan silang ini, induktif ataupun kapasitif, dan tergantung dari nilai komponennya, TZ akan memiliki suatu posisi-posisi tertentu. Penggandengan silang simetris memberikan TZ ganda di bagian atas dan bawah dari wilayah lolos, sedangkan penggandengan silang asimetris hanya memberikan TZ tunggal, di sebelah atas wilayah lolos untuk penggandeng induktif dan sebelah bawah untuk penggandeng kapasitif. Nilai kapasitor atau induktor ini berada pada suatu interval tertentu sehingga dihasilkan faktor transmisi yang sesuai dengan spesifikasi kerja dari filter
Analisis Pertumbuhan Layanan Data Berbasis Ethernet di Wilayah Kota 2 Leni Devera Asrar
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v2i2.1106

Abstract

PT. X adalah perusahaan yang intensif mengakomodir keinginan konsumen untuk mendapatkan akses informasi. Saat ini perangkat router terbaru yang digunakan adalah Metro Ethernet Network (MEN) yang memiliki kapasitas 80 port dan digunakan pada awal September 2008. Tulisan ini pertama menganalisis pertumbuhan layanan pada periode September 2008-September 2009, dan dengan dasar ini, digunakan untuk mengestimasi penambahan perangkat ethernet jangka waktu 5 tahun ke depan (60 bulan). Beberapa metoda digunakan, diantaranya linear, eksponensial dan polinomial orde 2 dan 3. Dengan analisis ketepatan, dapat ditentukan bahwa perkembangan layanan ethernet adalah y (jumlah port) = 0,091x3-2,322x2+18,38x+6,160, dengan ketelitian hampir 95%. Hasil penelitian menunjukkan jika tidak terjadi perubahan pertumbuhan pelanggan maka penambahan perangkat Ethernet baru dilakukan pada bulan ke 16,seperti halnya jika perubahan pertumbuhan pelanggan diasumsikan sama dengan pertumbuhan penduduk kota Jakarta Utara (2005-2009) yang besarnya 0,32%. Jika perubahan pertumbuhan pelanggan 5%, 10% dan 15% maka penambahan perangkat Ethernet baru dilakukan pada bulan ke 15. Sedangkan pada bulan ke 60 atau Agustus 2013 dengan perubahan pertumbuhan pelanggan 0.32%, 5%, 10% dan 15% maka total perangkat ethernet yang digunakan masing-masing adalah 156 unit, 163 unit, 171 unit dan 179 unit.
Analysis of Cloud Computing Information Security Strategy in Biznet Networks Heri Sutrisno
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v4i2.1129

Abstract

Information security on cloud computing requires goodplanning and understanding of the risks, threats and vulnerabilities ofdata or information that is managed in a cloud computing environment.Measurement of information security in cloud computing is no differentto conventional information technology, which uses an approach basedon confidentiality, integrity and availability of information. Whereas thestandard used on information security such as NIST, CSA and COBITare often used to assess information security analysis of the cloudcomputing service providers. This research will review the informationsecurity strategy at Biznet Networks as a provider of cloud computingservices.
Perencanaan Strategi Penerapan Teknologi DVB-T di LPP TVRI Jamroni Jamroni
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v1i2.1097

Abstract

Dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Komunikasi dan InformasiNo.07/P/M. KOMINFO/3/2007, yang ditandatangani MenkominfoSofyan Djalil, pada 21 Maret 2007, tentang Standar Penyiaran DigitalTeresterial untuk Televisi Tidak Bergerak di Indonesia, disebutkanbahwa Pemerintah menetapkan DVB-T sebagai standar penyiaran TVdigital untuk pengguna tidak bergerak di Indonesia. Teknologi TVdigital ini dipilih karena memiliki banyak kelebihan dibandingkandengan TV analog. Teknologi ini punya ketahanan terhadap efekinterferensi, derau dan fading, serta kemudahannya untuk dilakukanproses perbaikan (recovery) terhadap sinyal yang rusak akibat prosespengiriman/transmisi sinyal. Perbaikan akan dilakukan di bagianpenerima dengan suatu kode koreksi error (error correction code)tertentu. Teknologi ini juga mampu memultipleks beberapa programsekaligus, di mana enam program siaran dapat ”dimasukkan” ke dalamsatu kanal TV berlebar pita 8 MHz, dengan kualitas jauh lebih baik.Berdasarkan hal tersebut diatas, maka TVRI sebagai TV publikmemerlukan suatu perencanaan strategi yang tepat karena hal ini bisamenjadi peluang sekaligus tantangan baik yang bersifat teknologis,ekonomis, maupun psikologis. Dengan menganalisa data yang adadengan analisa matrik internal dan eksternal, SWOT dan matrik grandstrategy maka posisi LPP TVRI berada pada kuadran II yakni posisi WO(weakness – opportunity) aggressive maintenance, maka diperlukanstrategi-strategi sebagai berikut: membeli peralatan transmisi dan studioberteknologi digital secara bertahap, meningkatkan kualitas SDM gunamendukung pelaksanaan penyiaran TV digital dan memperbaikiperalatan transmisi yang rusak (analog) sehingga masyarakat yg kurangmampu masih dapat menangkap siaran TVRI dengan baik.
Strategi LPS-RTV Dalam Era Siaran Digital Yang Menjadi Salah Satu Penyelenggara Multipleksing Di Wilayah Jabodetabek Muslim Muslim; Iwan Krisnadi
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v7i1.1161

Abstract

Dengan perkembangan Teknologi konvergensi, serta mengacu padaperaturan Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Nomor36/PER/M. KOMINFO/11/2012. tentang Persyaratan Teknis Alat danPerangkat Pemancar Televisi Siaran Digital Berbasis Standar DigitalVideo Broadcasting Terrestrial – Second Generation DVB-T2. Yangmana standar generasi kedua ini memiliki keunggulan dari generasisebelumnya diantaranya ada penghematan 50% daya dan tambahankapasitas data ratenya mencapai 40 Mbit/s. Dengan menggunakanCOFDM – Modulasi 64QAM untuk penerimaan tidak bergerak dan256QAM untuk HDTV. Digital Video Broadcasting generasi kedua(DVB-T2) ini sebagai standar yang resmi digunakan di Indonesia.Dengan menggunakan Analisa SWOT kinerja di suatu instansi dapat dilihat apakah Strategi perusahaan tersebut masih sesuai untuk dijalankanoleh manajemen perusahaan itu untuk mencapai tujuan yang diharapkankedepannya.
Analisa Layanan Keamanan, Performansi Pensinyalan dan Kualitas Panggilan Interkoneksi SIP International Direct Dialing Menggunakan Softswitch Class 4 dan Session Border Controller Purwo Panggalih Gentayu; Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v3i2.1120

Abstract

Dalam aplikasi SIP-Based VoIP, dua end point / User Agent (UA)dapat berkomunikasi secara peer to peer / peering menggunakan SIP,begitu juga interkoneksi antar SIP server sehingga implementasi SIPBasedVoIP tidak hanya dapat diterapkan untuk jaringan akses, namunjuga interkoneksi antar operator melalui jaringan IP. Penelitian inimencoba memberikan analisa interkoneksi antar operator untukInternational Direct Dialing (IDD) yang diterapkan di internasionalswitching center PT. Indosat, Tbk. menggunakan protokol SIP yangmencakup mekanisme layanan keamanan (security service), performansipensinyalan SIP dan kualitas panggilan. Layanan keamanan mencegahterjadinya kemungkinan serangan DOS dari jaringan luar. Performansipensinyalan setelah adanya layanan keamanan menunjukan performayang sangat baik SEER 99.6% untuk incoming dan 98.94% untukoutgoing, SER sebesar 22.68 % untuk incoming dan 47.11% untukoutgoing. Kinerja kualitas panggilan dengan perspektif penilaianpengguna (end user), menggunakan parameter MOS didapatkan nilai 4.4dan R-Factor diantara 93-93.2 setiap jam.
Riset Band Pass Filter Mikrostrip – State of the Art Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v6i2.1152

Abstract

Riset bandpass filter telah mengalami perjalanan panjang, seiring dengan perkembangan teknologi wireless dan aplikasi sensor serta radar. Sampai dengan pertengahan 2015 ditemukan sangat banyak riset tentang bandpass filter di pelbagai publikasi yang ada. Dasar perancangan bandpass filter didominasi dengan metoda insertion loss yang menggunakan aproksimasi Butterworth, Chebyshev dan Elliptis. Realisasi dari elemen yang muncul dari aproksimasi di atas diimplementasikan dalam bentuk penggandengan beberapa resonator. Resonator yang tergandeng ujung (end-coupled) dan tergandeng parallel (parallel-coupled) memberikan realisasi fisik dari penggandengan langsung, sedangkan untuk penggandengan silang digunakan open-loop resonator. Modifikasi filter dengan open-loop resonator digunakan untuk merancang dual bandpass filter dengan mengorbankan hilangnya transmission zeros.
Analisa Performansi Mobile Learning dengan Konten Multimedia pada Jaringan Wireless Studi Kasus pada Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana Riad Sahara
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v5i3.1143

Abstract

Perkembangan ICT yang semakin pesat, melahirkan sebuah model pembelajaran baru yang dikenal sebagai mobile learning (M-Learning) yang aktifitas utamanya adalah mendistribusikan bahan belajar kepada peserta didik agar dapat diakses dimana saja dan kapan saja dengan menggunakan perangkat komunikasi portabel semacam Smart Phone, Tablet PC, PDA, dsb. Namun, M-Learning tidak begitu saja bisa langsung diimplementasikan pada suatu institusi pendidikan, mengingat kemampuan komputasi dan media untuk menyajikan konten dari M-Learning yang dimiliki oleh perangkat telepon genggam terbatas. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan diteliti bagaimana mengimplementasikan M-Learning dengan menggunakan MLE dan Moodle yang menggunakan platform J2ME sebagai aplikasinya. Serta akan dilakukan analisa performansi M-Learning pada jaringan wireless menggunakan aplikasi wireshark dengan dua metode pengukuran. Pertama, menggunakan satu client yang akan diberikan bandwidth yang berbeda-beda dalam mengkases kursus dan konten M-Learning. Kedua, menggunakan pengukuran skalabilitas, menggunakan lima client untuk mengkases kursus dan konten M-Learning. Berdasarkan hasil penelitian MLE dan Moodle sebagai aplikasi M-Learning merupakan sebuah solusi dalam pembelajaran jarak jauh. Untuk hasil pengukuran performansi mobile learning pada jaringan wireless didapatkan nilai throghput paling besar didapatkan pada bandwidth 1024 kbps dengan ukuran MLO 603 kb, yaitu sebesar 113958,63763565 bps. Packet loss paling besar didapatkan pada bandwidth 512 kbps dengan ukuran MLO 454 kb, yaitu sebesar 0,0039795918 %. Nilai packet loss ini tergolong baik pada komunikasi data TCP karena masih dibawah 0,1 % (berdasarkan ITU-T Y.1541). Nilai delay paling besar didapatkan pada bandwidth 28 kbps dengan ukuran MLO 274 kb, yaitu sebesar 0,0003207908 detik. Waktu untuk reload dan konten MLO sampai ke pengguna paling tercepat didapatkan pada bandwidth 1024 kbps dengan ukuran MLO 454 kb, yaitu sebesar 9,294064 detik. Berdasarkan pengujian, parameter performansi seperti throughput, packet loss, delay, dan time sangat dipengaruhi oleh besar bandwidth, ukuran file, dan jumlah user.

Page 7 of 25 | Total Record : 242