JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikanis a journal in the field of educational technology which contains literature review, action reserach, case study research, and empirical findings in scientific disciplines of educational technology theories and practices. The covered topics are involved the foundation and philosophy of educational technology, design and implementation, assessment and evaluation, strategies and models of general and specific learning, research and development methods, research and development methods, emerging technologies, and technology integration in learning. Journal of JKTP is willing to facilitate writers to disseminate conceptual ideas, development, and research findings which are useful in the development of science, study programs, and educational technology profession.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 1 (2021)"
:
12 Documents
clear
Motivasi Belajar Mahasiswa Teknologi Pendidikan dalam Pembelajaran Online
Nala Nafilata Fadilah;
Punaji Setyosari;
Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um038v4i12021p090
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar dan mengetahui faktor motivasi belajar dalam pembelajaran online mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang. Motivasi belajar merupakan sebuah penggerak dalam diri peserta didik untuk melakukan pembelajaran sehingga mencapai tujuannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan menggunakan kuesioner berbentuk pernyataan dengan menggunakan skala likert, yang kemudian dianalisis menggunakan persentase, dari hasil akhir analisis kemudian dideskripsikan. Subjek penelitian ini adalah semua mahasiswa Teknologi Pendidikan angkatan 2017 yang telah mengikuti pembelajaran online. Pada hasil penelitian motivasi belajar dalam pembelajaran online berada pada kategori positif, sedangkan untuk hasil penelitian faktor motivasi belajar dalam pembelajaran online berada pada kategori positif, tidak semua mahasiswa memiliki motivasi belajar yang baik. Oleh karena itu, motivasi belajar mahasiswa dapat ditingkatkan kembali dengan mengatasi beberapa faktor pemghambat motivasi belajar supaya motivasi belajarnya meningkat sehingga tujuan belajarnya tercapai.
Hubungan Kompetensi Guru dengan Hasil Belajar IPS di Sekolah Menengah Atas
Shinta Candra Karnaningsih;
Sulton Sulton;
Arafah Husna
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um038v4i12021p051
Abstract: This study aims to determine the relationship of social studies teacher competencies with student learning outcomes in Tulungagung High School. Teacher competence is a matter to support teaching and learning activities. Where a learning outcome can be improved through competent teachers. Learning outcomes are the learning achievements achieved by students in the process of teaching and learning activities. The data was obtained through secondary data from social studies teachers (Economics, Geography, History and Sociology) conducted by Tulungagung High School, namely Gondang High School, Pakel High School, PGRI High School, and Al Azhar Islamic High School. Hypothesis test results in this study obtained the results of a correlation of 0.792 and p = 0.00 <0.05. So the correlation coefficient is so high that there is a reliable relationship. So there is a relationship between the competence of social studies teachers with learning outcomes in Tulungagung High School. This study gets results if the competency of the teacher is high, so the learning outcomes achieved by the students also increase.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kompetensi guru IPS dengan hasil belajar siswa di Sekolah Menengah Atas Tulungagung. Kompetensi guru adalah suatu hal untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Dimana suatu hasil belajar dapat ditingkatkan melalui guru yang berkompeten. Hasil belajar adalah prestasi belajar yang diraih siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar. Data didapatkan melalui data sekunder guru IPS (Ekonomi, Geografi, Sejarah, dan Sosiologi) yang dilaksanakan SMA Tulungagung yaitu Sekolah Menengah Atas Gondang, Sekolah Menengah Atas Pakel, Sekolah Menengah Atas PGRI, dan Sekolah Menengah Atas Islam Al Azhar. Hasil uji hipotesis dalam penelitian ini diperolah hasil korelasi 0,792 dan p = 0,00 < 0,05. Sehingga koefisien korelasi sangat tinggi bahwa ada hubungan yang bisa diandalkan. Sehingga ada hubungan antara kompetensi guru IPS dengan hasil belajar di Sekolah Menengah Atas Tulungagung. Penelitian ini mendapatkan hasil jika kompetensi yang dimiliki oleh guru tinggi, maka semakin meningkat pula hasil belajar yang dicapai oleh siswanya.
Pengembangan Multimedia Tutorial Materi Tata Surya Untuk Membantu Siswa Belajar Di Rumah
Yoyong Trye Abdillah;
Susilaningsih Susilaningsih;
Agus Wedi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um038v4i12021p098
Abstrak: Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk Multimedia Tutorial Materi Tata Surya yang layak pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman materi secara visual dan meningkatkan hasil belajar siswa. Prosedur pengembangan multimedia pembelajaran interaktif tutorial ini menggunakan model dari Lee & Owens. Hasil analisis deskriptif dari ahli media menunjukkan bahwa pengembangan multimedia tutorial Tata Surya layak digunakan. Komentar, kritik dan saran ahli media terdapat bahwa media secara umum sudah baik dan istilah pengoperasian materi sebaiknya diubah menjadi penggunaan media. Hasil analisis deskriptif dari ahli materi menunjukkan bahwa pengembangan multimedia tutorial Tata Surya layak digunakan. Komentar, kritik dan saran ahli materi terdapat bahwa keseluruhan materinya sudah sesuai dengan kurikulum SMP dan pengembang diharapkan bisa mengembangkan terus multimedianya yang lebih kreatif, bervariasi dan lebih detail. Hasil tersebut dapat diperoleh bahwa multimedia tutorial layak untuk digunakan pada proses pembelajaran.Abstract: The objective of the development is to produce multimedia tutorials of the solar system's subject in science lessons to help the students increase the comprehension of the subject visually and improve student learning results. This multimedia tutorial learning procedure used the model based on Lee & Owens. The result of the descriptive analysis from media experts shows that multimedia tutorial development of the solar system is worthy to use. The comments, criticisms and advice of media experts are found that media generally good and the term for material operation should be converted into media use. The result of the descriptive analysis of materials suggests that multimedia tutorial development of the solar system is worthy to use. Comments, criticisms and advice from material experts are that the entire material is suitable with a junior high school curriculum and researchers hope to further research more creative, varied, and detail. The results can be obtained that multimedia tutorials are worthy to use on the learning process.
Implementasi Penilaian Autentik Dalam Kurikulum 2013
Fadhillah Millah Abdillah;
Sulton Sulton;
Arafah Husna
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um038v4i12021p041
Abtract: This study aims to describe the implementation of authentic assessment in the 2013 curriculum at junior high level in both public and private schools. The research method used is descriptive qualitative approach. Based on the results of research that has been done, the researcher obtained overall data on the three aspects of assessment that teachers already understood the theory of authentic assessment. The teachers also comprehended the authentic assessment and how to plan authentic assessment well. However, there were some teachers who only did what they could do without adhering to the rules which applied to authentic assessment. The teachers mentioned that there were many obstacles encountered in the process of implementing authentic assessment, one of which was the large number of students that resulted in the process of taking scores on aspects of attitudes and skills only on the surface. Therefore, teachers need to carefully interpret the rules in carrying out authentic assessments covering in the aspects of attitude, knowledge, and skills.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi penilaian autentik dalam kurikulum 2013 pada jenjang SMP baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan didapatkan data secara keseluruhan pada ketiga aspek penilaian bahwa pengajar sudah mengetahui secara teori tentang penilaian autentik, para pengajar juga memahami dengan baik penilaian autentik beserta cara merencanakan penilaian autentik hingga pelaksanaannya. Tetapi masih ada beberapa pengajar yang dalam proses perencanaan dan pelaksanaan hanya melakukan seadanya tanpa mematuhi rambu-rambu yang berlaku pada penilaian autentik. Para pengajar juga mengatakan bahwa banyak kendala yang dihadapi dalam proses implementasi penilaian autentik, salah satunya adalah banyaknya jumlah anak didik sehingga proses pengambilan nilai pada aspek sikap dan keterampilan hanya seadanya. Oleh karena itu, para pengajar perlu memperhatikan dengan seksama rambu-rambu dalam melaksanakan penilaian autentik baik pada aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Pengembangan Multimedia Interaktif Mobile Learning Pengurusan Jenazah
Muhamad Tri Panunggal Aprianto;
Saida Ulfa;
Arafah Husna
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um038v4i12021p023
Abstract: Technology is expected to be used as one way to advance education in Indonesia. The purpose of developing interactive multimedia mobile learning body management is to produce products, which are attractive, interactive, growing interest and the learning spirit of students, learning without barriers and can play a role in the flexibility of learning more personalized and worthy of use. The Mobile learning interactive Multimedia product contains both dialogue, text, audio, animated video and images. The research methods used are research and development and on this development model used in the form of Model Lee & Owens. This research uses models from multimedia development according to Lee & Owens with three stages of completion, namely assessment/analysis, design and development. Development Results Interactive Multimedia Mobile Learning Body Management is a positive response and worth using. Abstrak: Teknologi diharapkan mampu dijadikan salah satu cara untuk memajukan Pendidikan di Indonesia. Tujuan pengembangan multimedia interaktif mobile learning pengurusan jenazah ini yaitu menghasilkan produk yang menarik, interaktif, menumbuhkan minat dan semangat belajar siswa, belajar tanpa hambatan dan dapat berperan dalam fleksibilitas belajar yang lebih personal dan layak digunakan. Produk Multimedia Interaktif mobile learning terdapat materi berupa dialog, teks, audio, video animasi dan gambar. Metode Penelitian yang digunakan yakni penelitian dan pengembangan dan pada pengembangan ini model yang digunakan berupa model Lee & Owens. Penelitian ini menggunakan model dari pengembangan multimedia menurut Lee & Owens dengan tiga tahap penyelesaian, yaitu assessment/analysis, design dan development. Hasil pengembangan Multimedia Interaktif Mobile Learning Pengurusan Jenazah ini mendapatkan respon positif serta layak digunakan.
Parents’ Involvement In Learning Assessment During Remote Learning In Pandemic Era
Haiyudi Haiyudi;
Sittiphon Art-In
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um038v4i12021p108
Abstract: This study is aimed at providing an assessment scheme during learning at home by involving parents. Teachers as well as parents’ role in an intensive communication were emphasized under collaboration to help each other. The method used in this research was argumentative literature review on standard document of Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan (Kemendikbud, 2017). The purpose of this research is focusing on reducing teachers’ workload and confusion on how to assess students during learning at home. On the other side, it is to give an understanding of the importance of parental involvement. As a result, a new manipulated assessment scheme had been introduced in this research. It could be used not only during the Covid-19 pandemic but in a normal program of education. Lastly, the communication between parents and school should be well maintained in order to get the best result of students’ achievements as well.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan skema penilaian baru selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan melibatkan orang tua. Peran guru dan orang tua dalam komunikasi intensif sangat ditekankan untuk meningkatkan hasil prestasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka argumentatif terhadap dokumen Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan oleh Kemendikbud (2017). Kajian ini bertujuan untuk mengurangi beban kerja guru dan kebingungan tentang cara menilai siswa selama belajar di rumah serta mememberikan pemahaman tentang pentingnya keterlibatan orang tua. Hasilnya, skema penilaian yang dimanipulasi telah diperkenalkan dalam penelitian ini. Ini dapat digunakan tidak hanya selama pandemi Covid-19, tetapi juga dalam program pendidikan normal. Di sisi lain, komunikasi antara orang tua dan sekolah harus terus dijaga untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari prestasi siswa
Peningkatan Antusiasme Siswa Kelas V Belajar Materi Panas dan Perpindahannya Melalui Multimedia Linier
Lisa'yiha Rodhiyah;
I Nyoman Sudana Degeng;
Eka Pramono Adi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um038v4i12021p080
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia linier yang layak, serta untuk mengetahui peningkatan antusiasme siswa dalam belajar. Dalam hasil penelitian membuktikan bahwa, pengembangan multimedia linier dapat memenuhi standar kelayakan bila digunakan untuk menunjang proses pembelajaran. Hasil penilaian yang diberikan oleh ahli media dan ahli materi diperoleh dengan hasil kategori layak dan hasil penerapan media untuk siswa termasuk dalam kategori layak. Berdasarkan hasil analisis indikator antusiasme, terdapat perbedaan peningkatan antusiasme belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan Multimedia Linier. Peningkatan indikator terbesar terdapat pada konsentrasi, keterlibatan diri pada siswa dan perhatian saat belajar. Dalam hal ini penggunaan Multimedia Linier merupakan salah satu alat perantara belajar siswa untuk memahami materi yang dipelajari dan dapat memberikan pengaruh positif terhadap antusiasme dan motivasi dalam proses pembelajaran.Abstract: This study aims to develop a feasible linear multimedia, as well as to determine the increase in student enthusiasm in learning. The research results prove that linear multimedia development can meet the feasibility standard when used to support the learning process. The results of the assessment given by media experts and material experts were obtained with the results of the feasible category and the results of applying the media to students in the feasible category. Based on the results of the enthusiasm indicator analysis, there are differences in the increase in student enthusiasm for learning between before and after using Linear Multimedia. The biggest increase in indicators is concentration, self-involvement in students and attention while learning. In this case, the use of linear multimedia is an intermediary tool for student learning to understand the material being studied and can have a positive influence on enthusiasm and motivation in the learning process.
Pengembangan Multimedia Drill and Practice untuk Meningkatkan Kemampuan Vocabulary Bahasa Jepang
Rani Vita Sari;
Sulton Sulton;
Yerry Soepriyanto
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um038v4i12021p001
Abstrak: Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu untuk menghasilkan suatu produk berupa multimedia drill and practice yang layak digunakan dan juga valid dalam meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Jepang. Penelitian pengembangan ini termasuk dalam jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) Lee dan Owens. Pada penelitian pengembangan multimedia drill and practice ini menghasilkan produk dalam kriteria valid/layak digunakan dengan hasil rata-rata yang diperoleh dari ahli media sebesar 3,7, dari ahli materi 3,8, dan hasil uji coba siswa sebesar 3,88.Abstract: The purpose of this development research is to produce a product in the form of multimedia drill and practice that is feasible to use and is also valid in improving the ability of Japanese vocabulary. Research and development are included in the type of research and development (Research and Development) Lee and Owens. In this multimedia development research, the drill and practice product produced a valid criteria / feasible to use with the average results obtained from media experts at 3,7,from material experts 3,8, and the results of student trials 3,88.
Pengembangan Adaptive E-Learning Sistem Berbasis Vark Learning Style Pada Materi IP Address
Nindia Rada Kusworo;
Yerry Soepriyanto;
Arafah Husna
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um038v4i12021p070
Abstract: The learning system in SMK targets 25% material and 75% practice. The students' time while in school will spend with practices and less time exploring materials. An alternative is needed so that students can optimize their understanding of the materials without cutting practicals time at school. Adaptive E-Learning System (AES) implements learning which refers to differences in student characteristics in the form of learning styles. Learning styles are the ways and conditions in which students efficiently and effectively understand, process, store, and recall what they have learned. Development models applied in this study is the multimedia instructional design model by Lee & Owens. To see the feasibility of the AES program, a feasibility test from media experts and material experts is required using a questionnaire with a scale of 1-5. The results of review from media experts and material experts show positive values with the majority of value being 5 and 4 so that the application program is categorized as suitable for use. The result of this development is an AES program that can identify student learning styles and provide material according to their learning styles. Abstrak: Sistem pembelajaran di SMK menargetkan 25% materi dan 75% praktik. Waktu siswa selama di sekolah akan habis dengan praktik dan sedikit waktu dalam mendalami materi. Diperlukan alternatif sehingga siswa dapat mengoptimalkan pemahaman materi tanpa perlu memotong waktu praktik di sekolah. Adaptive E-Learning System (AES) menerapkan pembelajaran yang mengacu pada perbedaan karakteristik siswa berupa gaya belajar. Gaya belajar merupakan cara dan kondisi dimana siswa secara efisien dan efektif memahami, mengolah, menyimpan dan mengingat kembali apa yang mereka pelajari. Model pengembangan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah model multimedia instructional design oleh Lee & Owens. Untuk mengetahui kelayakan program AES maka diperlukan uji kelayakan dari ahli media dan ahli materi dengan menggunakan angket dengan skala 1-5. Hasil review dari ahli media dan ahli materi menunjukkan nilai positif dengan mayoritas nilai adalah 5 dan 4 sehingga program aplikasi dikategorikan layak digunakan. Hasil pengembangan ini merupakan program Adaptive e-learning system yang dapat mengidentifikasi gaya belajar siswa dan memberikan materi sesuai dengan gaya belajarnya.
Hubungan Antara Self Efficacy dengan Hasil Plagiasi Karya Tulis Mahasiswa
Dinni Badiaturrochmah;
Henry Praherdhiono;
Sulthoni Sulthoni
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um038v4i12021p013
Plagiarisme merupakan tindakan mengambil atau menyalin karya milik orang lain sebagai miliknya, hal ini semakin marak dilakukan di bidang akademik. Terlebih tingkat perguruan tinggi, mahasiswa seharusnya memiliki kemampuan kognitif yang baik dan self efficacy yang tinggi agar membantu dalam banyak hal, menghasilkan berbagai karya tulis atau menyelesaikan tugas serta ujian. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara self efficacy dengan plagiasi yang dilakukan oleh mahasiswa. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil teknik purposive sampling, sebanyak 52 subjek mahasiswa di jurusan Teknologi Pendidikan angkatan 2017 Universitas Negeri Malang yang terbagi dalam 3 kelas offering A, B, dan, C. Jenis data yang digunakan dalam penelititian ini adalah kuantitatif melalui metode pendekatan korelasional. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa data menunjukkan adanya korelasi signifikan negatif antara self efficacy dan plagiasi. Hal itu diartikan ketika seseorang memiliki self efficacy yang rendah maka plagiasi akan menjadi tinggi dan sebaliknya ketika seseorang memiliki self efficacy tinggi akan mengurangi melakukan plagiarisme.